Teori konflik kepentingan dalam Sejarah Indonesia

Konflik dan Pergolakan yang Berkaitan dengan Kepentingan

Kalau ngomongin konflik kepentingan atau pemberontakan di Indonesia, kira-kira ada sebuah peristiwa yang menyangkut di benak elo, nggak?

Kalau di benak gue, otomatis langsung keinget sama salah satu peristiwa terkenal, nih. Yap! Pemberontakan Gerakan Darul Islam dan Tentara Islam Indonesia (DI/TII) di tahun 1948. 

Pada saat itu, DI, salah satu gerakan politik di Indonesia, berniat membangun Negara Islam Indonesia dengan pasukan militer TII. Sayangnya, niat itu nggak bisa direalisasikan yang berujung dengan lahirnya pemberontakan DI/TII. 

Gue sih nggak jadi salah satu saksi mata yang ngeliat peristiwa itu secara langsung, ya. Tapi, kalau menurut laman belajar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), pemberontakan ini sangat sulit dihadapi Indonesia kala itu karena terjadi di beberapa pulau sekaligus.

Memangnya, pemberontakan DI/TII ini atas dasar kepentingan apa, sih? Daripada elo bertanya-tanya sendiri, kita cari tahu dulu tentang konflik kepentingan lebih jelasnya aja, ya. 

Yuk, temenin gue ngebahas materinya di sini!

Apa Itu Konflik Kepentingan?

Di dalam materi Sejarah yang bakal kita bahas hari ini, gue mau bahas tentang konflik kepentingan yang termasuk ke salah satu perjuangan masyarakat Indonesia melawan disintegrasi bangsa.

Tunggu, tunggu. Apa itu disintegrasi bangsa? Coba gue jelasin pelan-pelan, ya. Simpelnya, disintegrasi bangsa merupakan konflik sosial yang bisa melahirkan masalah baru yang lebih besar.

Kenapa disintegrasi bangsa bisa terlahir, sih? Ya … simpelnya, ini tuh jadi salah satu risiko dari multikulturalisme dalam masyarakat. Terutama, karena adanya perbedaan pendapat. 

Nah, sekarang elo udah tahu akar permasalahan dari adanya konflik sosial. Yap! Disintegrasi bangsa. Nah, konflik sosial ini juga termasuk ke pemberontakan, gengs. Tapi menurut elo sendiri, pemberontakan itu apa, sih? 

Kalau menurut informasi yang gue dapatkan dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pemberontakan merupakan sebuah perbuatan memberontak atau penentangan terhadap kekuasaan yang sah.

Salah satu jenis pemberontakan yang memunculkan adanya disintegrasi bangsa yaitu konflik kepentingan atau pemberontakan atas dasar kepentingan.

Kenapa disebut sebagai konflik kepentingan, sih? Bukannya masalah atau konflik yang muncul di hidup kita itu dikarenakan adanya kepentingan, ya? Jadi, perbedaannya di mana?

Nah, konflik kepentingan yang dimaksud di sini yaitu pihak yang mempunyai kepentingan sendiri di luar kepentingan ideologi atau nilai, serta di luar kekecewaan terhadap pemerintah.

Apa Penyebab Terjadinya Konflik Kepentingan?

Terus, apa penyebab terjadinya konflik kepentingan? Adanya konflik kepentingan ini biasanya didasari oleh kepentingan pribadi atau bisnis

Tapi, nggak cuma itu aja, gengs. Penyebab terjadinya konflik kepentingan ini juga terkandung di Pasal 43 ayat 1 dari Undang-Undang Nomor 30 tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan.

Menurut UU, penyebab konflik kepentingan juga dikarenakan adanya hubungan dengan pihak yang terlibat dari konflik tersebut.

Simpelnya, seseorang bisa terpengaruh untuk membantu adanya pemberontakan juga kalau berada di lingkungan yang sama dengan pihak yang berkonflik. 

Makanya, penyebab terjadinya konflik kepentingan ini terutama karena ada kepentingan pribadi dan pengaruh lingkungan.

Tapi ngomong-ngomong, kapan terjadinya konflik dan pergolakan yang berkaitan dengan kepentingan, sih? Kira-kira, ada waktu tertentu, nggak? Simpelnya, konflik kepentingan bakal berubah menjadi pemberontakan kalau dilatar belakangi tujuan yang kuat.

Tapi, nggak semua individu atau kelompok bakal punya kepentingan yang sama, ya. Yap! Ternyata, perbedaan pendapat dan kepentingan juga bisa memunculkan konflik, lho. 

Mengapa perbedaan kepentingan dapat menyebabkan konflik? Simpelnya, kalau tujuan kepentingan elo berbeda-beda dengan individu atau kelompok lainnya, bakal banyak individu atau kelompok lain yang sama-sama bersaing hingga memunculkan konflik.

Biar elo nggak bingung, gue kasih contoh peristiwa konflik kepentingan di bawah ini, ya.

Baca Juga: Peran Pemuda dalam Perjuangan Menuju Kemerdekaan – Materi Sejarah Kelas 12 

Contoh Peristiwa Konflik dan Pergolakan yang Berkaitan dengan Kepentingan

Oke, jadi apa aja contoh dari peristiwa konflik kepentingan? Kalau yang ada di Indonesia, tiga peristiwa di bawah ini dikenal sebagai contoh peristiwa konflik dan pergolakan yang berkaitan dengan kepentingan.

1. Angkatan Perang Ratu Adil (APRA)

Peristiwa konflik kepentingan pertama yang paling terkenal yaitu APRA. Peristiwa ini berlokasi tepat di Bandung pada tanggal 23 Januari 1950. Ada kejadian apa, sih?

Jadi, awalnya gini. Kebetulan, Indonesia pada saat itu masih berbentuk RIS atau Republik Indonesia Serikat. Menurut informasi yang gue dapatkan dari CNN, peristiwa ini dipimpin oleh kelompok APRA.

Ada siapa aja di kelompok tersebut? Jadi, anggotanya terdiri dari satuan pro-Belanda yang dipimpin oleh mantan kapten tentara Kerajaan Hindia Belanda atau KNIL, Raymond Westerling.

Raymond Westerling, pemimpin pasukan pemberontakan APRA di tahun 1950
Raymond Westerling (dok. Wikimedia Commons oleh Dutch Ministry of Defence)

Padahal, Pasundan ini kan masih jadi bagian dari Indonesia, ya. Tapi, saat itu APRA mau punya tentara sendiri yang berbeda dari TNI. 

Dari situlah, mereka melanjutkan langkah-langkah pemberontakannya dengan cara melakukan kudeta atau berusaha menggulingkan kekuasaan terhadap pemerintahan RIS. 

Tapi untungnya, pemberontakan atas konflik kepentingan ini gagal dikarenakan pasukannya yang nggak membantu usaha Westerling.

2. Andi Azis

Tentara KNIL
Tentara KNIL (dok. Wikimedia Commons)

First thing first, siapa itu Andi Azis? Jadi, Andi merupakan seorang mantan perwira KNIL nih, gengs. Konflik kepentingan apa yang dilakukan sama Andi Azis?

Dikenal sebagai pemberontakan Andi Azis, konflik ini berdasarkan keinginan Andi yang berniat untuk menjadikan pasukannya sebagai angkatan perang Negara Indonesia Timur, salah satu negara bagian dari RIS.

Pemberontakan ini terjadi pada tanggal 5 April 1950 di Makassar, Sulawesi Selatan. Gimana sih, kronologinya? Gue jelasin secara singkat, ya.

Jadi, gini. Kayak yang udah sempat gue jelasin di atas, tahun 1950 ini kan masa di mana Indonesia masih berbentuk RIS, ya. Nah, RIS ini punya kemiliteran bernama Angkatan Perang Republik Indonesia Serikat (APRIS).

Terus, KNIL ini ada kesalahpahaman soal wewenang dengan APRIS. Jadi, Andi ingin pasukan KNIL-nya aja yang menjadi pasukan militernya RIS. Karena itu lah, terjadi pemberontakan Andi Azis yang mulai menyerang markas APRIS di Makassar.

Sempat menguasai Makassar, pemberontakan Andi Azis nggak berlangsung lama. Pada tanggal 15 April 1950, Andi menyerahkan diri yang berujung pada hukuman penjara selama 14 tahun.

3. Republik Maluku Selatan (RMS)

Simbol Republik Maluku Selatan (RMS) pada zamannya
Simbol Republik Maluku Selatan (dok. Wikimedia Commons oleh Staatswapen)

Terakhir, salah satu konflik kepentingan yang paling terkenal sampai sekarang yaitu Republik Maluku Selatan atau RMS.

Peristiwa RMS ini terjadi pada tahun 1950. Lagi dan lagi, elo tahu kalau pada tahun itu Indonesia masih berbentuk RIS. Nah, dengan bentuknya yang masih RIS, ada beberapa negara bagian di Indonesia, nih.

Salah satunya yaitu Negara Indonesia Timur (NIT) yang terdiri dari wilayah Maluku, Nusa Tenggara, Sulawesi, dan yang lainnya. Nah, pada saat itu, kebetulan NIT dibubarkan oleh parlemennya dan tergabung ke NKRI.

Pas NIT dibubarkan, Maluku nggak mau gabung ke NKRI. Mereka ingin membangun negaranya sendiri sebagai republik di luar Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). 

Karena itu lah, terjadi pemberontakan RMS. Kalau elo mau tahu lebih lanjut soal pemberontakannya, bisa langsung dengar penjelasan dari tutor kita di sini, ya.

Nah, sejauh ini, semoga materi yang barusan gue jelasin ini bisa elo mengerti dengan baik, ya. Kalau elo masih belum paham, tenang aja!

Gue punya solusinya. Elo bisa banget belajar tentang materi ini lebih lanjut lewat video yang dijelasin sama tutornya Zenius. Penasaran? Langsung klik banner di bawah ini, ya!

Pelajari materi Sejarah di video materi belajar Zenius

Contoh Soal Konflik Kepentingan

Gimana sejauh ini? Semoga, elo paham sama materi kita kali ini. Nah, biar pemahaman elo semakin tajam, gue punya kuis, nih.

Coba elo jawab satu contoh soal di bawah ini, ya. Semangat! 

Contoh Soal 1

Berikut merupakan fakta yang tepat mengenai pemberontakan Angkatan Perang Ratu Adil (APRA) adalah ….

A. Pemberontakan APRA dipimpin oleh Raymond Westerling

B. Pemberontakan APRA terjadi di wilayah Surakarta

C. Pemberontakan APRA dipimpin oleh Kolonel Ahmad Husein

D. Pemberontakan APRA dilandasi oleh ideologi komunis

Jawaban:

Pemberontakan APRA yang dipimpin oleh mantan Kapten KNIL, Raymond Westerling berlangsung di Bandung dan Jakarta. 

Pemberontakan ini dilatarbelakangi oleh keinginan Westerling untuk mempertahankan negara bagian Pasundan. Peristiwa ini melibatkan pemerintah Indonesia dan Belanda.

Jadi, jawaban yang benar adalah A.

 Baca Juga: Sukarno: Kehidupan & Perjuangan Sang Pendiri Bangsa 

Kesimpulan

Selesai juga materi kita hari ini tentang konflik kepentingan, gengs. Intinya, konflik kepentingan ini termasuk ke salah satu masalah yang bisa memunculkan disintegrasi bangsa. 

Contoh pemberontakannya pun udah banyak banget. Mulai dari APRA, Andi Azis, sampai RMS.

Nah, selain contoh soal di atas, Zenius juga menyediakan puluhan soal buat elo persiapan try out, lho. Lumayan banget nih, bisa sambil mengasah kemampuan elo mengerjakan soal-soal nantinya. Penasaran mau langsung coba, kan? Elo bisa langsung klik link di bawah ini aja, ya!

Latihan Try Out Bareng Zenius 

Nggak cuma pilihan soal, Zenius juga punya materi pembelajaran Sejarah lainnya yang nggak kalah keren dan menarik, nih. Apalagi, video materi Sejarah di bawah ini langsung diajarin sama salah satu tutor kita yang gokil abis! Penasaran? Tonton aja videonya langsung, ya!

Baca Juga: Perjuangan Diplomasi dalam Mempertahankan Kemerdekaan – Materi Sejarah Kelas 11 

Reference:

Perlawanan Berdasarkan Kepentingan – Materi UTBK Zenius

Tentang Disintegrasi Bangsa dan Faktor Penyebabnya yang Penting Diwaspadai – Detik (2021)

Disintegrasi Adalah Proses Perpecahan, Ini Penjelasannya – Katadata (2022)

Peristiwa APRA, Aksi Kudeta Milisi ‘Ratu Adil’ Gulingkan RIS – CNN Indonesia (2021)

Latar Belakang Pemberontakan Andi Azis – Kompas (2021)

Tragedi Nasional Mengancam Keutuhan NKRI – Sumber Belajar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Bagikan Artikel Ini!