daging wagyu memiliki kualitas yang sangat baik

Kenapa Daging Wagyu Harganya Mahal?

Artikel ini akan membahas seputar sapi wagyu dan alasan mengapa daging wagyu memiliki harga jauh lebih tinggi dibandingkan daging sapi biasa.

Halo pembaca setia Zenius! Seperti biasa, kali ini aku akan membahas topik ‘insight’ yang gak akan jauh-jauh dari dunia peternakan, yaitu daging sapi. Sebelumnya, aku juga udah pernah bahas tentang persapian >> Bagaimana Sapi Bisa Bunting?.

Kalau sebelumnya aku ngomongin tentang sistem reproduksi, kali ini aku akan membahas tentang perdagingan. Pasalnya, daging sapi memang cukup diminati oleh masyarakat Indonesia lho, guys. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), pada tahun 2020 ada sebanyak 717,15 ton daging sapi dan kerbau yang dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Coba bandingkan dengan total penduduk Indonesia pada saat itu, ada sekitar 269 juta jiwa!

Tingkat konsumsi daging sapi di Indonesia
Konsumsi per kapita daging sapi dan kerbau menurut pulau di Indonesia tahun 2020 (dalam ton)

Kalau dilihat pada diagram di atas, Pulau Jawa menempati posisi teratas dengan rata-rata konsumsi sebanyak 3,64 kg per kapita selama satu tahun. Tentu saja hal itu dipengaruhi oleh banyaknya penduduk di setiap pulau dan tingkat daya beli dagingnya. Kalau dibandingkan dengan tingkat konsumsi ayam, udah jelas jauh banget lah ya, pasti lebih tinggi tingkat konsumsi ayam. Salah satu faktornya adalah harga.

Perbandingan Harga Daging Tiap Komoditas

Yap, harga daging sapi jauh lebih tinggi dibandingkan dengan harga daging ayam. Coba kamu lihat perbandingan rata-rata harga konsumen pedesaan komoditas daging per bulan di tahun 2019 berikut ini.

perbandingan harga daging di indonesia

Oh iya, grafik dari rata-rata harga di atas memang berasal dari tahun 2019. Namun, jika kita lihat grafiknya cenderung stagnan ya, guys. Jadi, grafik di atas bisa dijadikan gambaran juga di tahun ini kalau harga daging sapi memang yang paling mahal dibandingkan dengan komoditas lainnya. Tapi, itu rata-rata harga daging sapi yang umum ditemukan lho, guys. Seperti daging sapi Ongole, Brahman, Simmental, dll. Nah, ada salah satu jenis sapi yang dagingnya punya harga selangit! Namanya sapi Wagyu.

Apa Itu Wagyu?

Kamu suka makan steak? Pasti gak asing donk sama nama wagyu. Wagyu merupakan nama umum untuk sapi di Jepang, jadi semua sapi di Jepang memang bernama wagyu. Hal itu karena dalam Bahasa Jepang, Wa berarti Jepang dan Gyu berarti sapi.

Sapi wagyu ini sangat terkenal akan rasanya yang gurih dan juicy. Hal ini karena pola marmer pada dagingnya dan kualitasnya yang sangat baik. Perawatan dari sapi wagyunya juga gak main-main lho, guys. Beberapa daerah di Jepang menghasilkan wagyu yang memiliki kualitas terbaik dan diberi nama sesuai dengan wilayah produksinya, seperti daging Kobe, Matsusaka, Mishima, Omi, dan Sanda. Selain Jepang, ternyata Australia dan Amerika Serikat juga ada wagyu lho. Ini dia informasinya:

  • Wagyu Jepang

Wagyu Jepang tidak diragukan lagi kualitasnya. Hal itu karena Jepang sendiri punya standar tertinggi dan terketat dalam masalah daging dibandingkan dengan negara lain. Ada yang perawatannya harus perfect, pakan yang diberikan khusus, harus sapi asli atau keturunan asli, dan masih banyak lagi.

Ada dua golongan daging yang didasarkan pada tingkatannya, yaitu yield grade dan quality grade.

1. Yield Grade
Tingkatan pada yield grade dilambangkan dengan huruf, nilai A untuk yang kualitasnya paling tinggi karena berasal dari sapi ras wagyu asli, B untuk kualitas sedang karena merupakan hasil persilangan wagyu dengan sapi lain, dan C untuk kualitas rendah yang dagingnya berasal dari sapi asal Eropa.

2. Quality Grade
Tingkatan yang satu dilambangkan dengan angka, di mana angka 1 paling rendah dan angka 5 paling tinggi kualitasnya. Penilaiannya dari mana? Dari marbling, tekstur, warna, dan lemaknya.

  • Wagyu Australia

Australia memiliki wagyu sejak tahun 1990. Tahukah kamu kalau Australian Wagyu Association adalah asosiasi ras wagyu terbesar selain Jepang? Ada banyak sekali wagyu di Australia, termasuk yang telah dikawin silangkan. Untuk wagyu Australia ada 9 tingkatan yang digunakan untuk menilai kualitas wagyu berdasarkan marblingnya. Untuk yang tidak ada marbling sama sekali termasuk dalam tingkatan 0, sedangkan daging dengan marbling yang kaya termasuk dalam tingkatan 9.

  • Wagyu Amerika

Gimana ceritanya wagyu bisa sampai Amerika? Cerita ini dimulai pada tahun 1976, di mana ada 4 jenis sapi wagyu yang berasal dari Prefektur Tottori (Jepang) ke Amerika. Nah, sapi-sapi wagyu yang ada di Amerika ini disilangkan dengan sapi Angus dan hasil persilangannya diberi nama American Style Kobe Beef. Selain itu, The United States Department of Agriculture (USDA) memberikan label sebanyak 8 tingkatan pada daging wagyu di Amerika, yaitu USDA Prime, USDA Choice, USDA Select, Standard, Commercial, Utility, Cutter, dan Canner. Tapi, restoran-restoran di Amerika umumnya hanya menyediakan daging pada ketiga kelas teratas, yaitu USDA Prime, USDA Choice, dan USDA Select.

Oh iya, harga wagyu terkenal sangat mahal lho, guys. Nah, ini yang menarik dan akan kita bahas lebih dalam ke depannya.

Harga Daging Wagyu

“Memang berapa sih harga daging wagyu? Kok banyak banget yang bilang mahal. Apakah harganya sampai jutaan?”

Untuk menjawab pertanyaanmu, aku udah merangkum beberapa harga wagyu yang dijual di e-commerce. Langsung cek harganya (per Mei 2021) di bawah ini, yuk!

harga daging wagyu 2021

Woaah.. luar biasa ya selisih harga antara daging sapi biasa dan wagyu. Kalau kita lihat harga di atas memang sangat mahal, tapi ada kok yang harganya Rp800.000-an. Apa sih yang menjadi perbedaan harga tersebut? Tentu saja kualitasnya. Nah, di Jepang sendiri ternyata hanya wagyu dengan sertifikasi A3 hingga A5 yang bisa diperjual belikan di sana lho. Semakin tinggi sertifikasinya, harganya akan semakin mahal juga.

Untuk sapi yang paling mahal adalah jenis wagyu Matsusaka yang berasal dari Kota Matsusaka, Prefektur Mie. Kenapa bisa mahal? Karena daging yang dihasilkan itu berasal dari sapi betina yang masih dara atau belum pernah melahirkan. Selain Matsusaka, ada juga jenis wagyu Kobe yang paling terkenal. Wagyu Kobe berasal dari Kota Kobe, Prefektur Hyogo. Daging tersebut berasal dari sapi rambut hitam yang merupakan keturunan asli sapi Tajima (bukan hasil perkawinan silang) dan berasal dari sapi jantan yang dikebiri. Lalu, apa sih yang membuat daging wagyu sangat mahal?

Ini Alasan Mengapa Daging Wagyu Mahal

daging wagyu memiliki kualitas yang sangat baik
Permarblingan daging wagyu (foto oleh leeyounghee dari pixabays).

Apa aja sih yang bikin daging wagyu harganya selangit? Sebelumnya aku udah bilang kalau wagyu terkenal dengan marblingnya, sehingga rasanya lebih lezat. Hmmm… kira-kira ada alasan apa lagi ya, guys? Simak uraiannya di bawah ini, yuk!

1. Pemeliharaan yang Super Ketat

Alasan pertama mengapa wagyu mahal adalah pemeliharaan yang super ketat dari para peternaknya. Menurut American Wagyu Association (AWA), produksi wagyu harus dipelihara dan diberi makan sesuai dengan pedoman yang ketat dari pemerintah Jepang. Salah satu prosesnya adalah dengan pengujian genetik dan hanya sapi dengan genetika terbaiklah yang diizinkan oleh Pemerintah Jepang untuk tetap dikembangbiakkan. Semakin tinggi peringkat DNA-nya, maka harga wagyu tersebut juga akan lebih mahal.

Contoh pemeliharaan ketat yaitu sapi pembibitan dan sapi bunting harus digembalakan di padang rumput. Sapi muda (setelah lepas sapih) juga diberi susu pengganti dengan tangan peternak langsung. Maksudnya, cara ngasih minum susu ke sapi muda gak lewat botol gitu ya, guys. Melainkan disuapi oleh tangan peternak langsung.

2. Penambahan Bobot Badan Berlangsung Alami dan Perlahan

Saat masuk masa penggemukan, sapi wagyu dibesarkan di lumbung dan diberi nama lho. Pemberian pakannya menggunakan jerami padi, silase, dan konsentrat tanaman utuh dengan kualitas terbaik. Para wagyu ini dibiarkan tumbuh hingga bobotnya mencapai sekitar 700 kg. Hmm… untuk mencapai bobot tersebut kira-kira membutuhkan waktu sekitar 3 tahun. Sangat jauh bila dibandingkan dengan sapi pada umumnya. Kalau sapi pada umumnya sekitar 15 bulan penggemukan.

Kenapa sih kok penggemukan sapi wagyu lama banget sampe 3 tahun? Hal itu karena proses pertambahan bobot badannya berlangsung alami tanpa penambahan hormon pertumbuhan.

3. Wagyu Dijauhkan dari Stress

Selama pemeliharaan, wagyu harus jauh dari keadaan stress. Ibarat anak manusia, wagyu ini dimanja banget deh pokoknya. Kenapa sih kok harus dijauhkan dari stress? Karena, stress bisa membakar kalori dan meningkatkan detak jantung, selain itu juga bisa menurunkan nafsu makan. Kalau kalori terbakar, maka lemak yang kurang enak akan menumpuk di serat otot (marbling). Dengan begitu, kualitas rasa daging wagyu akan menurun.

4. Sertifikasi Daging Wagyu

Oh iya, setiap potongan daging wagyu juga akan diberikan nomor ID atau sertifikasi lho. Tujuannya untuk melacak keaslian dari potongan daging tersebut. Jadi, ketika kamu beli wagyu, kamu bisa melacak dari peternakan manakah wagyu tersebut dibesarkan. Keren banget!

5. Daging Wagyu Termasuk Langka

Yap, daging wagyu hanya berasal dari salah satu empat ras, yaitu Japanese Black, Japanese Polled (hasil persilangan), Japanese Shorthorn, dan Japanese Brown. Nah, aku juga udah pernah menyinggung sedikit tentang wagyu yang diberi nama sesuai daerahnya kan? Pemberian nama itu gak asal-asalan lho, guys. Wagyu yang diberi nama sesuai dengan daerahnya harus yang benar-benar ras asli daerah tersebut, diberi makan dari rumput daerahnya, dan juga disembelih di daerah tersebut.

Memang betul bahwa wagyu juga ada yang merupakan hasil persilangan, tapi yang memiliki harga mahal, terbatas, dan eksklusif adalah wagyu Jepang asli. Bahkan, dilansir dari A Five Meats, hanya sekitar 10% dari wagyu Kobe asli yang diekspor langsung dari Jepang. Kebayang ‘kan betapa eksklusifnya daging wagyu ini.

6. Rasa Daging Wagyu yang Juicy

Dari segi rasa, wagyu memang juara. Hal itu karena lemak lezat yang terkandung pada serat otot wagyu dan sekitarnya. Lemak tersebut disebut dengan lemak intramuskular. Warna daging wagyu yang merah muda pucat ini juga nampak serat-serat putih seperti anyaman, itulah yang disebut dengan serat otot atau marbling. Semakin banyak marbling, maka kualitas wagyu semakin baik dan tentu saja rasanya semakin lezat.

Saat melewati proses pemasakan yang baik dan tepat, maka lemak tersebut akan meleleh dan tertarik ke dalam serat daging. Itulah yang membuat rasanya lezat dan juicy. Kamu udah pernah coba daging wagyu? Coba donk ceritakan di kolom komentar gimana pengalaman menggigit daging dengan cita rasa mendunia ini, supaya teman-teman yang belum sempat merasakan bisa ikut kebayang!

7. Daging Paling Sehat

Pemeliharaan wagyu yang super ketat dan eksklusif membuatnya dinobatkan sebagai daging paling sehat. Gimana gak sehat, dilansir dari A Five Meats, dagingnya memiliki kandungan garam paling rendah jika dibandingkan dengan ikan, daging rusa, ayam, kalkun, dan babi, yaitu sekitar 0,12 gram per 100 gram. Kandungan kolesterol wagyu secara keseluruhan 20% lebih rendah dari daging sapi biasa dan 22% lebih rendah dari daging babi. Selain itu, wagyu mengandung 63 kali lipat lemak tak jenuh tunggal daripada yang ada pada ikan.

Kamu tau gak apa itu lemak tak jenuh tunggal? Lemak tak jenuh tunggal secara aktif akan menurunkan jumlah kolesterol LDL (Low-Density Lipoprotein) atau kolesterol jahat di dalam darah orang yang mengonsumsinya.

Nah, jadi sekarang kamu bisa menyimpulkan gak kenapa sih harga daging wagyu bisa semahal itu? Betul sekali, hal itu karena para peternak sangat memperhatikan kualitas dari wagyu tersebut. Bahkan, pemerintahnya juga langsung turun tangan untuk memberikan pedoman ketat tentang pemeliharaan dan kualitas dari wagyunya. Karena pemeliharaan yang super ketat dan membuat wagyu jauh dari stress, sehingga kualitas dagingnya juga tinggi, mulai dari marbling, tekstur, warna dan lemaknya. Selain itu, QC (Quality Control) juga sangat baik, mulai dari pemeliharaan hingga pemotongan dagingnya, yaitu ada pemberian ID untuk melacak asal usulnya.

Oke, segitu dulu deh pembahasan tentang daging wagyu. Dari pembahasan di atas, kita bisa tau alasan di balik wagyu yang super duper mahal. Tertarik buat beli dan mengonsumsi dagingnya? Menurutmu worth-it gak sih beli daging super mahal ini? Sampaikan pendapatmu di kolom komentar ya! Oh iya, kamu juga bisa lho request topik apa lagi sih yang seru buat dibahas di blog Zenius insight.

Baca Juga Artikel Lainnya

Berkenalan dengan Hewan Hasil Perkawinan Silang, Yuk

Kenapa Warna Telur Berbeda-beda?

7 Fakta Menarik Tentang Sapi