Karbohidrat Disakarida dan Polisakarida

Karbohidrat Disakarida dan Polisakarida – Materi Kimia Kelas 12

Hai, guys! Kali ini, gue akan mengajak elo untuk kenalan dengan karbohidrat disakarida dan polisakarida. Well, kalau mendengar karbohidrat, apa sih yang terlintas di benak elo? Nasi putih? Kentang? Oatmeal? Yap, itu semua merupakan contoh-contoh dari karbohidrat.

Namun, di artikel kali ini gue nggak akan ngebahas tentang contoh-contoh karbohidrat nih, guys. Melainkan, gue akan mengajak elo untuk membahas jenis-jenis dari karbohidrat. 

So, berdasarkan jenis gula penyusunnya, karbohidrat dibagi menjadi tiga jenis yakni monosakarida, disakarida, dan polisakarida. Namun, di artikel ini kita akan fokus untuk mengenal disakarida dan polisakarida saja. Yuk, langsung saja kita mulai! 

Karbohidrat Disakarida

Apa itu karbohidrat disakarida? Disakarida merupakan karbohidrat yang terbentuk dari 2 monosakarida. Rumus kimia disakarida yaitu C12H22O11. Disakarida memiliki rasa yang manis dan mudah larut dalam air. 

Well, elo juga harus tahu nih kalau karbohidrat yang tergolong disakarida terbagi menjadi tiga yakni maltosa, laktosa, dan sukrosa. 

1. Maltosa

Salah satu contoh senyawa yang termasuk disakarida yakni maltosa. Maltosa merupakan disakarida yang jarang ditemukan dalam keadaan bebas. Maltosa tersusun atas glukosa + glukosa. Nah, maltosa ini sering kita temukan pada beberapa jenis makanan seperti roti, sereal, biskuit, dan lainnya. 

karbohidrat maltosa
Roti merupakan salah satu contoh maltosa. (Dok. Pixabay)

2. Laktosa

Senyawa karbohidrat disakarida berikutnya yakni laktosa. Laktosa tersusun atas galaktosa + glukosa dan dapat ditemukan pada air susu mamalia. 

3. Sukrosa

Sukrosa merupakan senyawa karbohidrat disakarida yang tersusun atas glukosa + fruktosa. Sukrosa dapat elo temukan pada buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian. Tumbuhan yang sering dimanfaatkan karena kandungan sukrosa adalah tebu. 

tebu karbohidrat sukrosa
Tebu merupakan salah satu contoh sukrosa. (Dok. Pixabay)

Baca Juga: Struktur Protein Beserta Sifat dan Fungsinya

Karbohidrat Polisakarida

Apa yang dimaksud dengan karbohidrat polisakarida? Polisakarida merupakan polimer yang terbentuk dari monosakarida yang tersusun banyak. Polisakarida biasanya memiliki rasa yang hambar dan sulit larut dalam air. 

Kegunaan polisakarida yakni sebagai nutrisi, contohnya amilum dan glikogen. Tak hanya itu, polisakarida juga bermanfaat sebagai zat pembangun seperti selulosa. 

1. Amilum/Pati

Amilum atau pati merupakan polisakarida yang tersusun atas α-D-glukosa. Amilum sendiri terdiri atas dua komponen, yakni amilosa dan amilopektin. 

Amilosa memiliki struktur linear dan dapat larut dalam air sedangkan amilopektin memiliki struktur bercabang dan tidak larut dalam air. Sementara itu, komposisi amilosa dan amilopektin pada amilum itu berbeda-beda. Umumnya, komposisi amilosa yaitu 15-35% sedangkan amilopektin sekitar 65-85%. Contoh amilum/pati yang sering kita temukan di kehidupan sehari-hari antara lain jagung, gandum, kentang, dan lainnya. 

jagung contoh amilum pati karbohidrat
Jagung merupakan salah satu contoh amilum/pati. (Dok. Pixabay)

2. Glikogen

Glikogen merupakan polisakarida yang monomernya berupa α-D-glukosa. Strukturnya sendiri mirip amilopektin, namun lebih banyak cabang. Glikogen dapat ditemukan pada sel hati dan sel otot. 

3. Selulosa

Selulosa merupakan polisakarida yang monomernya berupa β-D-glukosa. Untuk strukturnya, selulosa memiliki struktur linear. Selulosa banyak ditemukan di dalam dinding sel tumbuhan, seperti dahan dan kayu.

Baca Juga: Kegunaan Senyawa Turunan Alkana

Contoh Soal Karbohidrat Disakarida dan Polisakarida

  1. Dibawah ini yang merupakan monomer dari polisakarida amilum adalah ….

A. β-D-fruktosa.

B. α-D-glukosa

C. D-glikosida

D. α-D-fruktosa

E. β-D-glukosa

Jawaban: 

Amilum dan glikogen merupakan suatu polimer dengan monomer penyusunnya berupa αglukosa. Sementara itu, selulosa merupakan suatu polimer dengan monomer penyusunnya berupa βglukosa. Maka jawaban yang tepat adalah B.

2.  Disakarida terbentuk dari dua molekul monosakarida melalui ikatan glikosida. Apa itu ikatan glikosida?

A. Menghubungkan monosakarida dengan melepas satu ikatan OH

B. Menghubungkan dua monosakarida menggunakan atom O yang terbentuk melalui reaksi kondensasi

C. Menggabungkan dua ikatan karbohidrat melalui pelepasan satu atom H

D. Dua gugus OH yang saling bergabung membentuk suatu ikatan

E. Tidak ada jawaban yang tepat

Jawaban: 

Ikatan glikosida terbentuk ketika molekul molekul monosakarida bergabung menjadi molekul yang lebih besar. Ikatan glikosida terbentuk melalui proses kondensasi dari dua gugus OH dan akan dilepas molekul H2O. Maka, jawaban yang tepat adalah B.

Baca Juga: Karbohidrat Monosakarida dan Contohnya – Materi Kimia Kelas 12

So, itu dia guys pembahasan tentang karbohidrat disakarida dan polisakarida. Setelah menyimak artikel di atas, pastinya elo udah paham dong tentang senyawa di atas? Well, kalau masih penasaran dan ingin latihan soal lebih banyak lagi, elo bisa tonton videonya di aplikasi Zenius. Yuk, download aplikasinya dengan klik banner di bawah ini!

belajar materi pelajaran kimia di zenius
Bagikan Artikel Ini!