Perseroan Terbatas (PT) – Pengertian, Ciri, Karakteristik, dan Contohnya

perseroan terbatas

Guys, elo semua pasti pernah kan beli produk kemasan berupa makanan, pakaian, atau alat-alat elektronik. Saat megang kemasannya, tentu elo pernah dong, baca-baca sekilas informasi yang tertulis?

Biasanya sih,  dalam kemasan produk pasti tertera bahan baku, cara penggunaan, dan deskripsinya. Selain itu, ada juga nih, informasi yang ditandai kata “diproduksi oleh” buat nunjukkin nama produsen alias pihak yang menghasilkan produk itu.

Nah, gue paling sering nemuin nama produsennya tuh, diawali pakai kata “PT”. Waktu pertama kali lihat, gue langsung nanya nih, ke orang tua gue. Soalnya, penasaran PT itu apaan sih? Terus, orang tua gue ngejelasin kalau PT itu singkatan dari perseroan terbatas yang merujuk bentuk bisnis dari produsen tersebut.

Hmm … kenapa disebut terbatas ya? Memang apa sih, maksud dari perseroan ini? Apa ini maksudnya tuh, pabrik gitu? 

Pertanyaan kayak gini pasti sering terlintas juga di benak elo. Ya, gue juga sih. Makannya nih, gue mau mencoba jelasin seluk beluk perseroan terbatas. Siapa tahu, ini juga bakalan muncul di UTBK nanti. Yuk, simak ya!

Apa Pengertian Perseroan Terbatas (PT)?

Perseroan terbatas
Ilustrasi Perseroan Terbatas (Dok. Freepik)

Sebelum ngebahas perseroan terbatas lebih rinci, gue mau jelasin dulu nih, tentang definisi si PT. Jadi, pengertian dari perseroan terbatas adalah badan usaha berbadan hukum yang modalnya terkumpul dari saham-saham.

Pengertian di atas sesuai sama kata dasar dari “perseroan”, yakni “sero” yang artinya saham. Sebagai tambahan informasi, saham merupakan bukti kepemilikan modal dalam perusahaan. Jadi, jumlah saham itu mencerminkan jumlah modal yang udah gue kasih.

Nantinya, gue bakal nerima imbalan dalam bentuk laba alias keuntungan yang didapat dari bisnis perseroan terbatas. Jumlah imbalan buat masing-masing pemegang saham ini bakal beragam, sesuai sama besarnya modal mereka.

Selain kata “sero”, ada juga kata “terbatas”. Ternyata kata ini tuh menjelaskan tentang tanggung jawab pemegang saham, yang cuma terbatas sama jumlah saham mereka.

Misalnya gini, gue merupakan salah satu pemegang saham di PT ABX dan punya 10% saham dari total modal PT ABX. Kalau dihitung, jumlah saham gue ada 1.000 lembar. Harga selembar saham PT ABX adalah Rp10.000,00. Dengan demikian, modal yang gue punya di PT. ABX ada Rp10 juta.

Kalau suatu hari nanti bisnis PT ABX rugi sampai ratusan juta rupiah, maka gue cuma menanggung kerugian maksimal senilai Rp10 juta. Jadi, tanggung jawab gue terhadap PT. ABX terbatas pada jumlah saham yang gue punya, tanpa harus mengurangi harta pribadi gue.

Terus, kenapa perseroan terbatas bisa dikategorikan ke dalam badan usaha? Simpelnya sih, karena perseroan terbatas tuh, menjalankan usaha atau bisnis di bidang tertentu dengan tujuan memperoleh keuntungan.

Pengertian badan usaha
Pengertian Badan Usaha (Dok. Arsip Zenius)

Buat penjelasan lebih lengkap, elo bisa nemuin jawabannya di infografis sederhana berikut ini.

Jenis-jenis badan usaha
Jenis-jenis badan usaha (Dok. Arsip Zenius)

Baca Juga: Konsep Badan Usaha – Materi Ekonomi Kelas 10

Karakteristik Perseroan Terbatas

Jadi, perseroan terbatas itu punya beberapa karakteristik, di antaranya modalnya berasal dari saham dan tanggung jawab pemegang sahamnya terbatas sesuai jumlah modal.

Selain yang gue sebutin di atas, karakteristik alias ciri-ciri perseroan terbatas adalah bisnisnya bertujuan buat nyari keuntungan. Selain itu, ada juga imbalan ke pemegang saham dalam bentuk deviden atau pembagian keuntungan yang diperoleh dari bisnis.

Kenapa gue bilang tujuan bisnis perseroan terbatas itu buat nyari untung? Sebab,  setiap kali elo ingin menikmati produk atau jasa mereka, elo harus membayar sesuai harga yang ditetapkan mereka.

Beda halnya ketika tujuan perseroan terbatas ini buat kegiatan sosial atau amal, tentu elo bisa nikmatin produknya secara gratis atau membayar seikhlasnya aja.

Pembagian deviden untuk pemegang saham perseroan terbatas
Ilustrasi mekanisme pembagian deviden (Dok. Arsip Zenius)

Selanjutnya, terkait pembagian imbalan ke pemegang saham, kita bisa balik lagi ke contoh perseroan terbatas PT ABX tadi. Seperti yang udah gue jelasin di atas, gue memegang 10% saham dari PT ABX. Tentunya, karena udah kasih modal usaha ke perseroan terbatas, nantinya mereka bakal kasih gue imbalan, dong.

Imbalan ini namanya deviden, yakni pembagian keuntungan perusahaan berdasarkan jumlah modal yang kita miliki. Jadi, semisal PT ABX dapet keuntungan Rp50 juta, nantinya gue selaku pemegang 10% saham bakal dapet bagian deviden sebesar 10% dari Rp50 juta. Hayoo, ada berapa tuh hasilnya?

Jenis Jenis Perseroan Terbatas

Setelah elo tahu pengertian dan apa ciri-ciri perseroan terbatas, gue juga bakal nambahin pengetahuan elo tentang jenis-jenis perseroan terbatas. Yuk, perhatiin gambar di bawah ini!

jenis jenis PT
Jenis-jenis Perseroan Terbatas (Dok. Arsip Zenius)

Dari jenis-jenis perseroan terbatas di atas, yang paling penting buat elo pahami adalah pembagian perseroan terbatas menjadi tertutup dan terbuka. Apa sih arti penting dari dua pengelompokan ini? Apa cuma buat bedain jangkauan penjualan sahamnya?

Ternyata nggak cuma itu, guys. Pembagian kategori jadi tertutup dan terbuka itu juga berdampak pada aturan hukum yang harus mereka patuhi. 

Suatu perseroan terbatas yang tertutup hanya perlu mematuhi Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. Undang-Undang ini merinci tentang organ perseroan terbatas, tata cara pendirian, dan mekanisme pengelolaannya.

Sedangkan kalau perseroan terbatas itu udah jadi terbuka, mereka nggak hanya patuh ke undang-undang tersebut, tapi juga harus patuh sama Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal dan aturan-aturan Otoritas Jasa Keuangan dan Bursa Efek Indonesia selaku pengawas dan penyelenggara jual beli saham.

Elo mungkin juga bertanya-tanya, apa aja sih, contoh perseroan terbatas yang masuk kategori terbuka dan tertutup? Nah berdasarkan hasil riset gue, yang termasuk perseroan terbatas terbuka itu PT Telekomunikasi (Persero) Tbk., sedangkan untuk yang tertutup adalah Bakrie Group.

Baca Juga: 5 Syarat Pembayaran Perusahaan Dagang – Materi Ekonomi Kelas 12

Susunan Organisasi Perseroan Terbatas 

Setelah resmi berdiri, perseroan terbatas bakal dijalankan oleh dewan direksi yang diwakili oleh direktur. Jabatan ini bakal berperan selaku pemimpin yang bertanggung jawab atas kelangsungan bisnis. 

Namun dalam mengambil keputusan, direktur bakal diawasi oleh dewan komisaris, yakni pejabat yang berwenang buat mengawasi kinerja direktur. Jadi, nggak heran kalau kedudukan dewan komisaris tuh setara atau bahkan lebih tinggi dari direktur.

Meskipun demikian, kekuasaan tertinggi pada perseroan terbatas ditentukan melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Rapat ini merupakan pertemuan rutin antara direksi, komisaris, dan para pemegang saham yang nominalnya tertinggi.

Biar makin jelas kedudukan masing-masing pihak, yuk simak bagan di bawah ini!

susunan organisasi PT
Susunan Organisasi Perseroan Terbatas (Dok. Arsip Zenius)

Bagaimana Cara Mendirikan Perseroan Terbatas?

Kalau tadi kita udah belajar soal teori-teori berkaitan sama perseroan terbatas, sekarang gue mau ajak elo buat memahami apa aja yang harus elo siapin buat mendirikan suatu perseroan terbatas.

Pertama-tama, tentu elo harus memahami dasar hukumnya, yakni UU Perseroan Terbatas atau Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007. 

Syaratnya, dibutuhkan minimal dua orang buat mendirikan perseroan terbatas. Jadi, misalnya elo pengen mendirikan perseroan terbatas, bisa nih bareng sama gue, hehe. Asalkan modalnya cukup, ya!

Selain itu, perlu adanya akta notaris, yakni dokumen resmi yang ngebuktiin kalo perseroan terbatas itu udah didirikan secara sah menurut hukum. Nantinya, akta notaris ini bisa dipakai sebagai alat bukti kalau ada sengketa di pengadilan. 

Dalam pendirian perseroan terbatas penting adanya pengesahan menjadi badan hukum. Pengesahan ini bakal dimuat dalam Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia. 

Tujuannya adalah biar ada pemisahan kekayaan antara milik pemegang saham dengan milik perseroan terbatas. Jadi, harta pribadi elo di rumah nggak bakal dilibatkan ke kegiatan bisnisnya.

Kelebihan dan Kekurangan Perseroan Terbatas

Sebenarnya, di sekitar kita ada banyak banget contoh perseroan terbatas. Beberapa di antaranya adalah PT Pertamina yang bergerak di bidang industri minyak dan gas, PT Kimia Farma Tbk yang memproduksi obat-obatan, serta PT Zona Edukasi Nusantara (Zenius) yang bergerak di bidang pendidikan.

Pemilihan bentuk perseroan terbatas bagi usaha-usaha yang mereka jalankan tentu telah dipertimbangkan dengan melihat keuntungan dan kerugian bentuk badan usaha ini. Kira-kira apa saja kelebihan dan kekurangan dari bentuk perseroan terbatas? 

Kelebihan dan kekurangan PT
Kelebihan dan Kekurangan Perseroan Terbatas (Dok. Arsip Zenius)

Contoh Soal

Setelah elo belajar banyak soal pengertian, jenis, karakteristik, dan ciri-ciri perseroan terbatas, kurang seru rasanya kalau kita nggak coba latihan soal. Jadi, buat mengecek pemahaman elo, gue udah sediain 2 pertanyaan nih. Yuk sikat!

  1. Kekuasaan tertinggi dalam perseroan terbatas terletak pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Berikut ini beberapa hal yang dibahas dalam RUPS, kecuali…
  1. Laporan keuangan dan kondisi perusahaan kepada para pemegang saham.
  2. Pengangkatan dan pemberhentian direksi atau dewan komisaris.
  3. Rencana penggabungan dua perusahaan atau lebih menjadi satu perusahaan baru (merger).
  4. Penarikan modal oleh pemegang saham

Jawaban: D

Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) adalah rapat rutin yang diadakan oleh perseroan terbatas. Rapat ini dihadiri oleh dewan direksi, komisaris, dan para pemegang saham tertinggi. Menurut Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas, RUPS membahas beberapa hal berikut:

  • Perubahan anggaran dasar.
  • Pengangkatan, penggantian, dan pemberhentian anggota direksi dan komisaris.
  • Penggabungan (merger), Peleburan, Pengambilalihan (akuisisi), atau Pemisahan Perseroan Terbatas.

Jadi, jawaban yang tepat dari soal di atas adalah opsi D.

Baca Juga: Perbedaan Merger dan Akuisisi Beserta Tujuannya – Materi Ekonomi Kelas 10

  1. Apa keuntungan menjadi pemilik modal pada suatu perseroan terbatas?

Jawaban:

Dari apa yang udah gue jelasin di atas, tentunya elo bisa menyimpulkan bahwa keuntungan menjadi pemilik modal di perseroan terbatas adalah bisa dapetin bagian dari laba perusahaan (deviden). 

Selain itu, ketika elo menjadi pemegang saham mayoritas, elo juga bisa ikut mengawasi jalannya perusahaan dan ikut serta dalam pengambilan keputusan.

Nah, itu tadi penjelasan yang bisa gue kasih tentang pengertian, jenis, dan ciri-ciri perseroan terbatas. Gimana, pastinya elo udah makin paham kan soal materi ini? Elo juga bisa akses materi di atas dalam bentuk video dengan cara klik banner di bawah ini!

Materi TKA Ekonomi

Elo juga bisa belajar langsung lewat contoh soal UTBK Ekonomi plus pembahasannya di channel Youtube Zenius, lho. Yuk, klik link di bawah ini!

Free Persiapan UTBK – Ekonomi 

Selain perseroan terbatas, masih ada bentuk-bentuk badan usaha lain, seperti, firma, CV, dan perusahaan perseorangan. Biar elo juga paham sama materi itu, yuk download aplikasi Zenius, daftar, trus simak penjelasan tutornya yang super lengkap dan asik!

Ditulis oleh: Ardalena Romantika dari Universitas Gajah Mada, bagian dari Kampus Merdeka 2022

Editor: Tentry Yudvi Dian Utami

Referensi:

  • Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas
  • Prolog Materi Perseroan Terbatas – Zenius
  • Pengertian Badan Usaha, Fungsi dan Jenis-Jenisnya – Kompas.com
  • Hukum Perseroan Terbatas dan Perkembangannya di Indonesia – M. Teguh Pangestu dan Nurul Aulia (Universitas Islam Indonesia)
  • PT (Perseroan Terbatas): Pengertian, Jenis, Ciri-ciri, dan Unsur-unsur PT- Accurate
  • Pengertian PT (Perseroan Terbatas) dan Hal Lain yang Perlu Diketahui – Voffice.co.id
Bagikan Artikel Ini!