cara menghitung laba

Ini Dia Cara Menghitung Laba dengan Mudah

Artikel ini akan menjelaskan tentang seluk beluk laba atau keuntungan dalam bisnis dan bagaimana cara perhitungannya.

Hi, guys! Saat menjalankan bisnis, semua perusahaan pasti ingin mendapatkan keuntungan atau laba. Ya memang itulah yang dicari dari setiap aktivitas bisnisnya. Itulah mengapa cara menghitung laba harus dikuasai oleh para pebisnis. Kalau salah dalam perhitungan, alih-alih mendapatkan laba, kerugian yang justru diperolehnya. Kalau udah seperti itu, otomatis masa depan bisnis juga akan terancam. Betul apa betul?

Di pembahasan kali ini, aku akan membahas tentang seluk beluk laba nih. Kamu harus siapkan alat tulis juga untuk ikut praktik langsung dalam menghitung laba, karena di akhir penjelasan akan ada contoh soal lengkap dengan pembahasannya.

Apa Itu Laba?

Langsung aja yuk ke penjelasan pertama mengenai pengertian dari laba! Laba, keuntungan, atau profit adalah selisih antara uang yang diterima dari pelanggan dengan biaya yang dikeluarkan untuk menghasilkan barang atau jasa. Singkatnya, menurut Harahap Sofyan Syafri dalam buku Analisis Kritis atas Laporan Keuangan tahun 2008, laba adalah kelebihan penghasilan di atas biaya selama satu periode akuntansi.

cara menghitung laba
Laba yang tinggi membuat kinerja perusahaan meningkat (sumber gambar: pixabay.com/geralt)

Laba ini banyak sekali fungsinya lho dalam laporan laba rugi. Selain sebagai dasar dalam perhitungan pajak, laba juga berfungsi sebagai pedoman dalam menentukan kebijakan investasi dan pengambilan keputusan bagi perusahaan. Laba juga digunakan sebagai dasar perhitungan dan penilaian efisiensi, serta kinerja perusahaan. Tuh kan, banyak juga ya fungsi dari laba, dengan begitu kita harus bisa menghitung laba.

Cara Menghitung Laba

Secara umum, laba dibedakan menjadi dua jenis, yaitu laba bersih dan laba kotor. Masing-masing jenisnya memiliki pengertian dan perhitungan yang berbeda juga. Kok seperti piring ya ada bersih dan kotor hmmm… maksudnya gimana, kak? Kita lihat perbedaannya di bawah ini, yuk!

Laba Kotor

Pertama, ada jenis laba kotor yang merupakan selisih antara pendapatan dari penjualan bersih dan harga pokok penjualan. Seperti inilah rumusnya:

Laba Kotor = Penjualan Bersih – Harga Pokok Penjualan

Laba ini merupakan angka yang penting lho, guys. Kalau perusahaan gak mendapatkan hasil yang cukup dari penjualan barang atau jasa, maka perusahaan gak bisa menutup beban dari barang atau jasa tersebut. Kalau udah begitu, perusahaan akan sulit untuk bertahan lama. Gak mau kan seperti itu?

Oh iya, untuk menentukan laba kotor, kamu harus bisa menghitung penjualan bersih dan HPP terlebih dahulu. Kamu bisa lihat rumusnya di bawah ini:

Penjualan Bersih = Penjualan – Potongan Penjualan – Retur Penjualan

HPP = Persediaan Awal – Pembelian Bersih – Persediaan Akhir

Laba Bersih

Nah, setelah semua angka udah kamu peroleh, selanjutnya kamu bisa menghitung laba bersih. Apa sih yang dimaksud dengan laba bersih? Laba bersih adalah ukuran besaran harta yang masuk (pendapatan dan keuntungan) yang melebihi biaya pengeluaran. Rumusnya bisa kamu lihat di bawah ini:

Laba Bersih = Laba Kotor – Beban Usaha (Biaya Operasional + Non Operasional)

Setelah semuanya dihitung, coba kamu teliti lagi ya hasil perhitungan dan catatan pengeluaran selama satu periode, termasuk pajak. Dengan kamu tau cara menghitung laba secara tepat, kamu juga jadi tau seberapa untung sih bisnis yang kamu jalankan.

Semoga penjelasan di atas bisa dengan mudah kamu pahami dan bisa bermanfaat juga buat kamu ya, guys. Nah, sekarang kamu udah lancar menghitung laba usaha sendiri ‘kan?

Baca Juga Artikel Lainnya

Indeks Harga
Konsep Manajemen
Ilmu Ekonomi dan Permasalahannya