jenjang manajemen

Pengertian dan Konsep Manajemen – Materi Ekonomi Kelas 10

Artikel ini membahas mengenai materi ekonomi kelas 10 yaitu konsep manajemen yang terdiri dari pengertian manajemen, konsep manajemen, jenjang manajemen, prinsip manajemen, fungsi manajemen, teori manajemen sampai bidang manajemen.

Kalo kita ngomongin soal konsep manajemen sebenarnya itu luas banget, setiap pekerjaan, setiap bidang harus memasukkan konsep manajemen, bahkan dalam belajar setiap hari pun sangat penting bagi kita untuk memiliki manajemen waktu yang baik, begitu pula konsep manajemen dalam hidup berkelompok, seperti di dalam organisasi, atau perusahaan. 

Pada artikel ini, kita akan membahas mengenai konsep manajemen mulai dari pengertian manajemen, jenjang manajemen, prinsip manajemen, fungsi manajemen, teori manajemen sampai bidang manajemen, dimana materi ini akan kalian temui di mata pelajaran ekonomi kelas 10. Untuk lebih detailnya, yuk baca artikel ini sampai habis 🙂

Definisi dan Konsep Manajemen

konsep manajemen
Konsep manajemen tidak hanya dilihat dari proses dan ilmunya saja, tetapi juga sebagai seni.

Dalam KBBI Manajemen memiliki 2 pengertian yaitu penggunaan sumber daya secara efektif untuk mencapai sasaran, dan juga pimpinan yang bertanggung jawab atas jalannya perusahaan dan organisasi. Namun untuk definisi yang lebih kompleks, manajemen ditinjau menjadi 3 aspek, yaitu: 

Manajemen Sebagai Seni (Art)

Menurut Mary Parker Follett, manajemen adalah seni dalam menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. 

Manajemen Sebagai Ilmu Pengetahuan (Science)

Menurut Luther Glick, konsep manajemen adalah bidang ilmu pengetahuan yang secara sistematis mengetahui bagaimana dan mengapa manusia itu kerjasama untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat. 

Manajemen Sebagai Suatu Proses (Process)

Menurut James Stoner, manajemen adalah proses perencanaan perorganisasian kepemimpinan dan pengawasan. 

Dari ketiga definisi ini bahwa Manajemen adalah proses perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, pengendalian kegiatan anggota organisasi dan proses penggunaan sumber daya organisasi lainnya untuk mencapai tujuan organisasi.

Jenjang Manajemen

jenjang manajemen dalam konsep manajemen
Penjelasan mengenai jenjang manajemen (sumber gambar: easymnotes.in).

Setelah membahas tentang konsep manajemen, kita bisa lanjut ke jenjang manajemen, nih.

Yang namanya jenjang pasti ada tingkatan dimana ada yang lebih tinggi ada yang lebih rendah, dimana semakin keatas semakin sedikit. Dimana seperti gambar diatas, jenjang manajemen terdiri dari yang teratas adalah manajemen puncak, manajemen menengah, dan yang paling bawah manajemen pelaksana. 

Manajemen puncak misalnya seperti direktur atau direksi, manajemen menengah (kepala departemen, atau pemimpin cabang) bertugas menjalankan perintah manajemen puncak dan mengembangkan kebijakan puncak, sementara manajemen pelaksana bertanggung jawab atau menjalankan atas kebijakan menengah dan mengawasi para pekerja, dan pekerja bertanggung jawab ke manajemen pelaksana (supervisor)

Prinsip Manajemen

Secara sederhana, prinsip manajemen menurut Henry Fayol ada 14 (empat belas), yaitu:

  1. Pembagian kerja, berguna untuk agar suatu pekerjaan bisa berada di orang yang tepat sehingga manajemen lebih efisien. 
  2. Otoritas, supaya semuanya berjalan teratur, agar pekerjaannya selesai. 
  3. Disiplin, diperlukan adanya hukuman atau reward tertentu.
  4. Kesatuan perintah, perintah atau otoritas berasal dari satu sumber yang sama. 
  5. Arah, ada satu tujuan yang sama, atau arah yang sama. 
  6. Kepentingan bersama, dimana dalam organisasi atau perusahaan kepentingan bersama lebih penting dari kepentingan pribadi. 
  7. Gaji, pemberian upah atau gaji harus adil atau rata, 
  8. Pemusatan, arah dan perintah harus berasal dari pusat. 
  9. Ada jenjang jabatan, adanya struktur jabatan yang jelas untuk memperjelas tugas dan tanggung jawab masing-masing. 
  10. Tata tertib, semuanya di posisi yang benar
  11. Adil, seorang atasan harus adil dengan seluruh karyawannya. 
  12. Stabil, merujuk ke pekerjanya, 
  13. Inisiatif, bawahan diberikan kebebasan dalam melakukan pekerjaan atau tugasnya. 
  14. Semangat korps, membuat semangat kerja dalam kelompok dimana pekerjaan itu sebagai suatu kesatuan kelompok, bukan hanya individu. 

Fungsi Manajemen

Fungsi manajemen dibagi menjadi 4, yaitu

fungsi manajemen
Ilustrasi fungsi manajemen (sumber gambar: zenius.net).

Perencanaan

Fungsi dari manajemen tentunya membuat rencana atau menentukan langkah selanjutnya, dimana dalam perencanaan ada 3 jenjang perencanaan yaitu jenjang atas, jenjang menengah, dan jenjang bawah.

Sama halnya dengan jenjang manajemen, jenjang atas merupakan perencanaan yang menyeluruh atau jangka panjang, jenjang menengah merupakan perencanaan yang berhubungan dengan perencanaan atas, sementara perencanaan bawah mengenai bagaimana melaksanakan perencanaan menengah.

Pengorganisasian

Dalam manajemen sumber daya-sumber daya (baik sumber daya alam maupun sumber daya manusia) yang ada diatur dan dikelompokkan sedemikian rupa sehingga satu sama lain bisa digunakan atau dimanfaatkan untuk tujuan yang telah disiapkan. 

Dipengorganisasian ini ada yang namanya bentuk- bentuk organisasi yaitu garis, fungsional, dan garis staff. Garis itu dari atasan langsung ke pekerja. Kalo fungsional dari pimpinan dibagi lagi menjadi berbagai departemen yang sudah memiliki fungsinya masing-masung baru ke bawahan, sehingga tugas pimpinan hanya memperhatikan proses pekerjaannya. Sementara garis dan staf, dimana staff tersebut mendapat perintah langsung dari pimpinan, staf tersebut mengepalai departemen yang sudah memiliki fungsinya masing-masing, atau secara sederhana bentuk organisasi ini merupakan gabungan antara organisasi garis dan juga fungsional.

Pelaksanaan atau Pengarahan

Merupakan fungsi yang menggerakkan orang-orang yang sudah di organisasi atau perusahaan tersebut untuk melakukan hal yang telah direncanakan atau sesuai dengan rencana. Dalam fungsi ini pasti membutuhkan sosok pemimpin yang mampu mengarahkan, berikut ciri-ciri pimpinan dalam pelaksanaan ada 3 (tiga), yaitu:

  1. Otoriter, keputusan mutlak di pegang oleh pimpinan. 
  2. Demokratis, sebaliknya otoriter, dimana semua orang punya suara, pimpinan yang akan mengakomodasi pilihan-pilihan tersebut.
  3. Bebas, pimpinan memberikan kebebasan, sehingga pimpinan tidak menentukan suatu keputusan, namun hanya memberi nasehat. 

Pengawasan atau Pengendalian

Selain itu, fungsi manajemen juga sebagai pengawasan atau pengendalian, dimana dalam manajemen tentunya setiap proses pekerjaan dan juga hasil akan diteliti atau diamati pelaksanaan pekerjaan yang ada sudah bagus apa belum, sudah optimal atau belum, dan sebagainya. 

Teori Manajemen

Teori manajemen sendiri memiliki 6 (enam) aliran, yaitu aliran klasik, perilaku, manajemen ilmiah, analisis sistem, manajemen berdasarkan hasil, dan manajemen mutu.

  1. Aliran klasik, menitik beratkan pada fungsi-fungsi manajemen. 
  2. Aliran perilaku, menitikberatkan pada hubungan manusia, maksudnya bagaimana para pegawai pekerjaannya bisa efektif.
  3. Aliran manajemen ilmiah, menitikberatkan pada ilmu matematika dan statistik (data), dalam menentukan perencanaan. 
  4. Aliran analisis sistem, menitik beratkan pada Sistemnya dianalisis secara menyeluruh, seperti memperhitungkan faktor gaji, kesejahteraan, jam kerja, dan lain-lain. 
  5. Aliran manajemen berdasarkan hasil, menitikberatkan pada Yang penting hasilnya, rencananya tidak terlalu diperhitungkan.
  6. Aliran manajemen mutu, menitikberatkan pada Kualitas barang untuk kepuasan konsumen. 

Bidang Manajemen

Tidak hanya teori manajemen, Bidang manajemen juga dibagi menjadi 5 (lima), yaitu: bidang manajemen produksi, pemasaran, keuangan, personalia, dan bidang manajemen administrasi, jangan sampai kebalik ya guys sama teori manajemen 🙂

  1. Bidang manajemen produksi, dimana produksi itu sendiri adalah mengubah input menjadi output, semua sumber dikumpulkan dan diproses menjadi suatu hasil produksi atau output
  2. Bidang manajemen pemasaran, mengenai gimana caranya barang atau produk dari produsen bisa nyampe ke konsumen. 
  3. Bidang manajemen keuangan, mengenai gimana caranya dapet pemasukan, dan gimana cara menggunakannya atau mengolahnya. 
  4. Bidang manajemen personalia, bidang ini menitikberatkan pada pegawainya, gimana caranya merekrut orang dan caranya tetap bekerja ditempat tersebut, dan meningkatkan kinerja pekerja (pemeliharaan pegawai).
  5. Bidang manajemen administrasi, bidang ini menitikberatkan pada data dan alat, yaitu mengatur data dan alat yang ada, seperti data karyawan, data client, data alat, dan lain-lain. Kemudian bagaimana membagikan atau mengorganisir alat tersebut agar bisa digunakan dengan baik, sesuai dengan fungsi dan kebutuhannya. 

Nah, kurang lebih itu ya guys, mengenai konsep manajemen, gak sulit dipahami kan? Buat kalian yang lebih suka atau lebih prefer pembahasan dalam bentuk video, kalian bisa akses materi konsep manajemen yang bisa kalian akses gratis, cuma perlu daftar dan verifikasi! Sekian ya guys, semoga artikel ini membantu, Selamat belajar!

Baca Juga Artikel Materi Soshum Lainnya

Sosialisasi

Belajar Sosiologi Buat Apa?

PTS Sosiologi Kelas 10