Salvador Dali, Seniman Surealisme yang Nyentrik

Biografi Salvador Dali

Tahukah kamu biografi Salvador Dali, tokoh seniman surealisme yang wajahnya dijadikan topeng serial film Money Heist? Simak selengkapnya disini ya!

Halo Sobat Zenius! Kalian tahu film money heist kan? Itu loh serial film Spanyol yang membahas tentang perampokan badan percetakan uang berencana. Kalau masih belum ring the alarm di memori lo, mungkin foto topeng dibawah ini bakalan terasa lebih familiar.

Salvador Dali, Seniman Surealisme yang Nyentrik 97
Topeng wajah Salvador Dali di serial film Money Heist (Dok. CNBC Indonesia)

Nah, tahukah kalian kalau ternyata wajah yang dijadikan topeng di salah satu serial film booming tersebut adalah wajah seniman besar Spanyol, Salvador Dali?

Siapa sih Salvador Dali?

Well, Salvador Dali yang namanya juga disebut di ajang pencarian bakat Show Me The Money 10 ini merupakan seniman yang memperkenalkan seni surealisme menjadi sebesar sekarang. Salah satu karya seni surealisnya yang paling terkenal adalah “The Persistence of Memory”, itu loh lukisan jam yang meleleh.

Salvador Dali, Seniman Surealisme yang Nyentrik 98
Salvador Dali (Dok. Wikiart)

Pada zaman Salvador Dali berkarya dulu, seni surealisme ini lagi ditentang banget Sobat Zenius! Namun, Dali tetap bodo amat dan terus berkarya sesuai dengan stylenya.

Salvador Dali ini memang terkenal eksentrik, ia mengakui kalau dia mencintai perilaku atau hal-hal yang tidak biasa untuk bisa menarik perhatian publik. Terkadang sifatnya ini sampai mengganggu penggemar dan para pengkritik seni, tapi memang sepertinya visi hidup Dali ini 

You do you, and I’ll do me

Kalian pasti penasaran kan sama kisah hidupnya Salvador Dali yang super eksentrik ini sampai bisa menjadi seniman surealis paling terkenal sepanjang masa? Langsung aja yuk, kita simak masa kecil dan seluruh perjalanan hidup doi sampai bisa menjadi Salvador Dali yang kita kenal sekarang.

Masa Muda Salvador Dali

Salvador Dali Muda
Potret Salvador Dali kecil, 1906 (Dok. The Collector)

Salvador Dali terlahir dengan nama lengkap Salvador Felipe Jacinto Dali y Domenech pada 11 Mei 1904 di Figueres, Spanyol. Bayangin kalo Dali lahir di Indonesia, kasihan banget kan kalo lagi ikut ujian tertulis, namanya ga bakal cukup ditulis di LKJ.

Ayahnya Dali, Salvador Dali y Cusi merupakan seorang pengacara dan notaris yang memiliki gaya asuh disiplin cukup keras. Berbeda dengan ibunya, Felipa Domenech Ferres yang memiliki gaya asuh lembut dan cenderung memanjakan Dali, khususnya dalam hal seni.

Dali dikenal sebagai anak yang cerdas dan dewasa sebelum umurnya, namun ia juga dikenal memiliki temperamen yang buruk. Hal ini menjadikan Dali sasaran yang empuk nih untuk menjadi korban amarah ayahnya.

Tapi ya, blood is thicker than water. Walaupun hubungan Dali dengan ayahnya tidak begitu baik dan penuh pertengkaran, ayahnya tetap mendukung Dali kecil terhadap hobi seninya. Sejak kecil Dali memang sudah menunjukkan bakat seni yang luar biasa Sobat Zen, orang tuanya sampai membangun studio seni khusus untuk Dali, bahkan sebelum ia memasuki usia sekolah.

Salvador Dali, Seniman Surealisme yang Nyentrik 99
Salvador Dali muda (Dok. Glossy)

Karena bakat seninya yang terus berkembang, pada tahun 1916, di usia Dali yang ke-12 orang tua Dali setuju untuk menyekolahkannya ke sekolah menggambar Colegio de Hermanos Maristas dan The Instituto di Figueres, Spanyol.

Dali bukan tipikal murid yang ambisius, doi bahkan lebih dikenal sebagai siswa yang eksentrik dengan gaya berpakaian aneh dan rambut yang panjang. Setelah setahun bersekolah seni, Dali menemukan gaya melukis modern pada saat liburan bersama keluarganya.

Pada tahun 1919, Dali menggelar pameran pertamanya dengan dibantu organisir oleh ayahnya. Dali memamerkan lukisan arangnya di Teater Municipal.

Namun sayangnya, pada tahun 1921, dua tahun setelah pameran pertamanya Dali harus kehilangan ibunya, Felipa, akibat kanker payudara. Tentu saja Dali merasa sangat terpukul, apalagi selama ini ibunya lah orang yang paling lembut dan menyayanginya.

Setelah ibunya meninggal, ayah Dali menikah lagi dengan adik ibunya. Hal ini tentu malah makin memperkeruh hubungan ayah dan anak satu ini. Bahkan sampai akhir hayatnya, hubungan mereka masih dipenuhi oleh argumentasi nih Sobat Zen.

Salvador Dali, Seniman Surealisme yang Nyentrik 100
Lukisan arang Salvador Dali (Dok. Salvador Dali Museum)

Awal Aliran Surealisme Dali

Salvador Dali, Seniman Surealisme yang Nyentrik 101
Salvador Dali (Dok. Wikipedia)

Mulai tahun 1922, Dali lanjut bersekolah seni di Academia de San Fernando, Madrid. Karena jauh dari rumah, Dali pun tinggal di asrama sekolah dan menjadi semakin bebas mengekspresikan dirinya.

Dali mulai memanjangkan rambut dan kumisnya, serta memakai pakaian bergaya Eropa di akhir abad ke-19. Pada zaman itu, apa yang Dali lakukan dicap aneh, tapi kalau sekarang mungkin sudah dianggap keren dan menjadi trendsetter kali ya Sobat Zen.

Btw, pada masa-masa ini gaya seni Dali mulai terpengaruhi oleh beragam gaya artistik, termasuk metafisika dan kubisme. Art style Dali ini membuatnya menonjol dan menjadi sorotan dari teman-teman sekolahnya.

Salvador Dali, Seniman Surealisme yang Nyentrik 102
Cubist Self-Portrait, 1923 by Salvador Dali (Dok. Dali Paintings)

Pada tahun 1923, Dali diskors dari sekolahnya karena mengkritik guru-gurunya. Tidak hanya itu, Dali juga diduga menjadi penyebab timbulnya kerusuhan para siswa pada saat pemilihan jabatan profesor di sekolahnya berlangsung.

Pada tahun yang sama, Dali ditangkap dan dipenjara sebentar di Gerona karena dugaan mendukung gerakan separatis walaupun sebenarnya tidak. Dali kembali masuk sekolah pada tahun 1926, tapi dikeluarkan secara permanen sesaat sebelum UAS karena dia merasa tidak ada orang yang cukup kompeten di sekolah untuk menilainya.

Wah ekstrim banget ya kehidupan sekolah Dali, kalau menurut Sobat Zenius gimana? Dali pantes gak sih dikeluarkan dari sekolahnya secara sepihak?

Walaupun dikeluarkan dari sekolah, sepanjang tahun 1926 sampai 1929 Dali tetap memperkaya pengetahuannya tentang seni, dengan melakukan perjalanan ke Paris di mana dia bertemu banyak pelukis ternama yang salah satunya adalah Picasso.

Dali juga bertemu seniman ternama lainnya yaitu Joan Miró, penyair Paul Éluard dan pelukis Magritte yang memperkenalkan Dali pada seni surealisme. Mulai dari sini semua karya Dali memiliki gaya Impresionisme, Futurisme, dan Kubisme.

Salvador Dali, Seniman Surealisme yang Nyentrik 103
The First Days of Spring oleh Salvador Dali, 1929 (Dok. Dali Paintings)

Semua pengalaman yang didapatkan Dali dari perjalanannya ke Paris ini membuatnya semakin dalam mengaplikasikan surealisme pada setiap karyanya.

By the way, surealisme sendiri merupakan seni yang tercipta dari alam bawah sadar manusia. Berdasarkan teori psikologi Sigmund Freud mimpi atau alam bawah sadar menunjukkan keinginan dan hasrat manusia yang sebenarnya, namun terkubur karena adanya tekanan sosial atau hal lain untuk tidak menunjukkannya. Meskipun ditutupi, bukan berarti hal yang menjadi hasrat atau keinginan sebenarnya dari seseorang adalah hal yang negatif.

Hal ini secara tidak langsung menunjukkan bahwa aliran seni surealis terhubung dengan psikologi manusia itu sendiri. Jadi, gambar surealis dapat dianggap sebagai penafsiran visual dari analisis psikologi sang seniman.

Kalau dilihat-lihat seni surealisme Dali ini memang banyak menggabungkan nuansa yang janggal seperti dalam mimpi dan alam bawah sadar sih, bagaimana menurut Sobat Zenius?

Pada tahun 1930, nama Salvador Dali semakin naik dan terkenal sebagai seniman bergaya surealis. Beberapa bangsawan seperti Marie-Laure de Noailles dan Viscount & Viscountess Charles bahkan sampai menjadi donatur tetap pada karya-karya Dali

Salvador Dali, Seniman Surealisme yang Nyentrik 104
Lukisan The Persistence of Memory oleh Salvador Dali (Dok. Wikiart)

Pada periode ini, Dali menciptakan salah satu karya terbesarnya yang sampai sekarang terkenal banget nih sobat Zen, yaitu “The Persistence of Memory”. Lukisan yang menampilkan beberapa jam meleleh ini berdasarkan The Dali Universe dapat diartikan bahwa waktu itu bersifat fleksibel, tidak relevan, dan sementara.

File:Salvador Dalí, 1934 (photo by Carl Van Vechten).jpeg - Wikimedia  Commons
Salvador Dali, 1934 (Dok. Wikimedia Commons)

Seiring dengan bertambahnya popularitas Dali, gayanya pun menjadi semakin nyentrik. Bahkan pada tahun 1934, ketika Dali diperkenalkan pada publik Amerika dalam sebuah pameran seni di New York, Dali malah muncul dengan menggunakan kotak kaca di dadanya yang berisi pakaian dalam. Aduh kontroversial sekali ya Dali ini!

Terusir dari Surealisme

Ketika periode perang di Eropa mulai meluas, khususnya di Spanyol, Dali mengalami bentrok pendapat dengan anggota pergerakan surealisme lainnya. Bahkan pada sidang tahun 1934, diambil keputusan bahwa Dali dikeluarkan dari kelompok surealisme karena menolak mengambil sikap terhadap militan Spanyol. 

Namun, publik percaya kalau pengusiran Dali ini sebenarnya disebabkan gayanya yang nyentrik dan perseteruannya dengan pemimpin kelompok surealis, André Breton.

Salvador Dali, Seniman Surealisme yang Nyentrik 105
André Breton (Dok. Wikimedia Commons)

Terlepas pengusirannya dari kelompok surealis, Dali tetap lanjut berpartisipasi dalam beberapa pameran surealis internasional sampai tahun 1940. 

Gaya Dali pun semakin nyeleneh Sobat Zen, bahkan pada tahun 1936 ketika sedang menyampaikan kuliah umum berjudul “Fantomes paranoiaques athentiques” Dali mengenakan pakaian selam, membawa tongkat bermain billiard sambil berjalan dengan sepasang serigala.

Salvador Dali, Seniman Surealisme yang Nyentrik 106
Salvador Dali di studio nya (Dok. Getty Images Gallery)

Selama masa Perang Dunia II, Dali dan istrinya pindah dan menetap di Amerika Serikat sampai tahun 1948. Selama periode ini, Dali mendapatkan publikasi pamerannya sendiri di Museum of Modern Art New York pada tahun 1941. Tahun berikutnya Dali menerbitkan otobiografinya yang berjudul The Secret Life of Salvador Dali (1942).

Selama periode ini juga Dali mulai fokus beralih kembali ke gaya seni klasik dari surealis. Perseteruannya dengan kelompok pergerakan surealis masih berlanjut, tapi Dali tetap bersikap bodo amat dan terus fokus mengembangkan dirinya.

Pada tahun 1960-1974, Dali mendedikasikan sebagian besar waktunya untuk membangun Teatro-Museo Dalí di Figueres, Spanyol. 

Salvador Dali, Seniman Surealisme yang Nyentrik 107
Museum Teater Dali (Dok. Wikipedia)

Pensiun dari Seni

Pada tahun 1980, Salvador Dali terpaksa pensiun dari melukis karena adanya gangguan motorik yang menyebabkan tangannya melemah dan bergetar permanen. Tidak lagi bisa memegang kuas cat, Dali menjadi kehilangan kemampuan dan kebebasannya dalam mengekspresikan dirinya.

Tragedi lainnya terjadi pada tahun 1982 ketika Dali harus kehilangan istri yang juga merupakan teman terbaiknya, Gala Dali. Hal buruk yang terjadi ini membuat Dali menjadi sedih dan mengalami depresi, hingga Dali pindah ke sebuah kastil di Pubol untuk mengasingkan diri.

Salvador Dali, Seniman Surealisme yang Nyentrik 108
Salvador Dali, 1980 (Dok. Iroon.com)

Pada tahun 1984, kastil Dali di Pubol mengalami kebakaran hebat, yang membuat Dali harus menghabiskan waktunya menggunakan kursi roda. Beberapa rekan dan kerabatnya lalu menyelamatkan dan memindahkan Dali ke Figueres, Spanyol.

Hingga pada 23 Januari 1989, Dali meninggal dunia di usianya yang ke-84 akibat penyakit gagal jantung yang dimilikinya. Pemakaman Dali dilangsungkan di Teatro-Museo miliknya.


Bahkan hingga akhir hayatnya, Salvador Dali ini benar-benar seniman yang ikonik banget ya Sobat Zen, diluar dari kemampuan seninya yang hebat, sifat Dali yang tegas dan berani dalam mengkritik pemerintahan juga keren banget loh. Bahkan Dali sampai beberapa kali kena tuduhan palsu hanya karena perilakunya tersebut.

Kalau menurut Sobat Zen sendiri pesan moral apa saja sih yang bisa diambil kisah Salvador Dali ini? Coba tulis di kolom komentar ya!


Baca Juga

Sigmund Freud dan Analisis Mimpinya

Louis Armstrong, Tokoh Jazz Paling Berpengaruh di Dunia

PT Barnum, Bapak Pertunjukan Terhebat di Bumi

Bagikan Artikel Ini!