Pengertian, Penyebab, Dampak, dan Cara Mengatasi Kekeringan

Pengertian, Penyebab, Dampak, dan Cara Mengatasi Kekeringan.

Hai sobat Zenius! Gue mau tanya nih, apa yang elo rasain kalau misalnya nggak minum air putih seharian? Pastinya bakal aus banget dan terasa kering ya tenggorokannya?

Eh tapi tau nggak sih, ternyata bumi juga bisa mengalami kekeringan dan aus kayak yang kita rasain kalau nggak dapat asupan air untuk waktu yang lama!

Lapisan bumi kita yang udah lama nggak dapat air dari hujan juga bakal mengalami yang namanya kekeringan.

Sama kayak tubuh kita juga, tanah yang mengalami kekeringan juga akan mengalami berbagai macam dampak yang bakal berpengaruh ke ekosistem.

Nah, di artikel ini gue bakal bahas satu persatu tentang kekeringan. Mulai dari pengertian, penyebab, dampak, dan cara mengatasi kekeringan. Simak sampai habis yuk!

Apa yang dimaksud dengan kekeringan?

Ilustrasi Bencana Kekeringan
Ilustrasi Kekeringan (Dok. Freepik)

Terus apa itu kekeringan di bumi? Apakah buminya lagi puasa jadi dia nggak boleh minum? Hehe nggak gitu kok, guys!

Kekeringan merupakan keadaan di mana suatu wilayah mengalami kekurangan sumber daya air baik di permukaan, tanah maupun udara.

So, kekeringan berlawanan dengan yang namanya banjir. Kalau suatu wilayah mengalami kekeringan berarti wilayah itu kekurangan air. Tapi kalau lagi banjir, berarti wilayah tersebut lagi kelebihan air.

Oh ya, kekeringan termasuk dalam kejadian bencana lho, guys! Lebih spesifiknya bencana hidrometeorologi. 

Apa itu bencana hidrometeorologi? Hidro artinya jumlah air dan meteorologi artinya ekstremitas cuaca.

Jadi bencana hidrometeorologi itu bencana atau kejadian yang disebabkan oleh cuaca dan ada hubungannya sama air. Contohnya ada kekeringan dan banjir kayak yang udah gue sebutin di atas tadi!

Kekeringan adalah keadaan saat suatu wilayah kekurangan sumber air.
Pengertian Kekeringan (Arsip Zenius)

Baca Juga: Dinamika Hidrosfer (Siklus Air) dan Manfaatnya Bagi Kehidupan

Penyebab Bencana Kekeringan

Terus, kira-kira kenapa ya suatu wilayah bisa mengering? Kok air sulit banget kayaknya di sana? Nah setidaknya, ada 3 penyebab terjadinya kekeringan di suatu wilayah.

  1. Alamiah

Salah satu penyebab bencana kekeringan adalah wilayah tersebut yang memang memiliki kelembaban yang rendah. Ada banyak banget faktor yang bisa menyebabkan rendahnya curah hujan

Lengkapnya, elo bisa baca di sini tentang Kenapa Intensitas Hujan Tiap Daerah Berbeda-beda.

Fun fact, salah satu hal yang bisa kita identifikasi dari wilayah yang mengalami kekeringan alamiah adalah daerah tersebut memiliki banyak sabana atau padang rumput! Karena rumput bisa hidup di tanah yang kadar airnya sedikit.

Beberapa contohnya ada di wilayah Nusa Tenggara Timur, Pulau Sulawesi, atau Papua.

  1. Fluktuasi Suhu

Next, dalang dari kekeringan di muka bumi ini adalah El Nino dan La Nina. Elo familiar nggak sama El Nino dan La Nina?

Peningkatan suhu ini berpengaruh sama tekanan udara gengs, yang nantinya bakal berpengaruh ke angin. Terus inget nggak, kalau angin bisa ngebawa awan ke berbagai daerah?

Itu dia El Nino La Nina, mereka adalah saudara kembar yang membawa cuaca kering atau cuaca hujan ke beberapa daerah di permukaan bumi.

Kalau di Indonesia sendiri kekeringan disebabkan oleh El Nino, gengs! El Nino ini ngebawa awan yang siap menghujam ke arah Amerika Selatan. Jadinya Indonesia nggak kedapatan hujan, dan malah kemarau yang Indonesia dapat!

  1. Perubahan Iklim

Last but not least, El Nino dan La Nina kan salah satu bentuk anomali atau keanehan iklim ya. 

Artinya mereka adalah salah satu penyebab terjadinya perubahan iklim juga. Yang nantinya bakal menyebabkan kekeringan di suatu wilayah.

Perubahan iklim ini bisa menyebabkan kekeringan karena peningkatan suhu. Nah kan meningkatnya suhu berarti panas yang bikin air di tanah menguap, nantinya hal tersebut bisa menyebabkan kekeringan.

Kekeringan terjadi karena curah hujan yang rendah.
Penyebab Kekeringan (Arsip Zenius)

Baca Juga: Apa Itu Bencana dan Mengapa Bencana Dapat Terjadi?

Jenis-jenis Kekeringan

Ada beberapa jenis kekeringan yang perlu elo tau. Jenisnya itu ada 3, yaitu:

  1. Kekeringan Meteorologis

Kekeringan yang terjadi akibat rendahnya curah hujan. Artinya, ini kekeringan yang berada di udara. Tapi kenapa ya bisa rendah curah hujannya? 

Karena awan yang ada di suatu wilayah tersebut sedikit. Ada banyak banget lho faktornya. Mulai dari ketinggian wilayah, kelembaban udaranya, aliran udara, sampai jauhnya wilayah tersebut dari titik penguapan air yang nantinya bakal mengubah air jadi awan.

  1. Kekeringan Agronomis

Nah, masih berhubungan nih sama kekeringan meteorologis. Adanya air di dalam tanah kan biasanya karena adanya hujan ya. Jadi kalau misalnya kandungan air di dalam tanah berkurang, itu merupakan dampak dari rendahnya curah hujan.

So, inget ya, kekeringan Meteorologis bisa menyebabkan kekeringan Agronomis.

Gambar bencana kekeringan yang ada di tanah
Gambar Kekeringan di Tanah (Dok. Freepik)
  1. Kekeringan Hidrologis

Kekeringan Hidrologis ini merupakan gabungan dari dua jenis kekeringan di atas. Rendahnya curah hujan yang berakibat pada menurunnya air tanah dan permukaan. 

Jadi bukan cuman air tanah aja yang berkurang, tapi air di permukaan juga, gengs!

Terdapat 3 jenis kekeringan.
Jenis-jenis Kekeringan (Arsip Zenius)

Dampak Kekeringan

Nah setelah paham dari penjelasan gue tentang penyebab dan jenis-jenis kekeringan itu sendiri, kira-kira ada dampaknya nggak ya buat manusia?

Tentu kekeringan ini bahaya banget buat manusia.

Apa aja bahayanya? Pertama karena karena kekeringan itu berkaitan dengan kurangnya air di permukaan tanah, di dalam tanah, dan di udara, maka pasokan air itu bakal berkurang juga. 

Kayak yang kita tau, air itu penting banget buat manusia. Kita minum sehari-hari dengan air, mandi pakai air, bahkan cuci piring aja pakai air. 

Kalau kekurangan air, berarti nantinya bakal terjadi krisis air. Terus kalo krisis air apa aja ya kira-kira yang bakal terjadi? 

By the way, bukan manusia aja loh yang butuh air. Tapi tanaman dan hewan juga butuh air.

Nah kalo tanaman dan hewan nggak dapat pasokan air yang cukup, mereka bakal mati dan layu. 

Ingat, tanaman butuh zat hara yang berasal dari tanah subur buat hidup. Terus hewan juga butuh air untuk minum dan melakukan aktivitas lainnya. 

Terus artinya kalau terjadi kekeringan yang berkepanjangan, tanaman dan hewan di sekitar kita juga udah nggak ada lagi.

Pada akhirnya, dari krisis air itu bakal berujung ke krisis kemanusiaan. Karena air yang merupakan sumber kehidupan di ekosistem kita udah nggak ada lagi.

Salah satu contoh dari dampak kekeringan bisa kita rasain lho saat ini. 

Sobat mungkin ada yang pernah beli air baik air minum maupun air bersih? Atau ngeliat di berita gagal panen padi dan tanaman lainnya? Nah itu beberapa contoh dampak kekeringan yang bisa elo rasain saat ini.

Kekeringan berdampak besar pada kehidupan manusia.
Dampak Kekeringan (Arsip Zenius)

Gimana Cara Mengatasi Kekeringan?

Terus bagaimana upaya untuk menanggulangi kekeringan?

Meskipun kekeringan adalah bencana yang berasal dari alam, tapi kita sebagai manusia juga bisa kok mencegah adanya bencana kekeringan ini. 

Ada beberapa solusi nih buat menghadapi kekeringan yang melanda. 

“Tapi kan, ini masalah yang berasal dari alam? Emang ada ya cara mengatasinya?” Harap tenang sobat, semua masalah pasti ada solusinya, cailah.

Dilansir dari laman Pusat Krisis Kementerian Kesehatan Indonesia, ada beberapa cara nih buat menghadapi kekeringan.

Pertama dari sisi pemerintah, membangun waduk adalah salah satu caranya. Waduk merupakan danau buatan untuk menampung air hujan.

Nah, nantinya air hujan ini bisa jadi cadangan air ketika musim kemarau atau ketika kekeringan melanda. 

Pembangunan waduk ini juga perlu disertai dengan irigasi yang baik ke tiap wilayah. Gunanya apa? Biar tanaman dan hasil pertanian bisa tetap subur dan hidup, gengs!

Abis itu apa lagi ya? Airnya udah ada dan saluran irigasinya juga udah ada. Tinggal tanamannya! 

Sobat nggak perlu nunggu dari pemerintah untuk menanam tumbuhan, tapi elo juga bisa mulai menanam pohon yang akarnya bisa berfungsi untuk menyerap air ke dalam tanah.

Penanaman kembali tanaman dan pohon yang telah digunakan ini biasa disebut juga sebagai reboisasi.

Dengan ketiga mitigasi bencana kekeringan tersebut, biasanya suatu wilayah akan jadi lebih subur dan terhindar dari yang namanya kekeringan.

Eh tapi nggak cuman itu, pemerintah juga perlu sosialisasi tentang bagaimana masyarakat harus menghemat air. Karena kalau misalnya nanti wilayah mereka terjadi kekeringan, hal tersebut bakal jadi imbasnya sendiri buat mereka.

Udah sip kan solusinya? Dari pelaksanaan beberapa hal tersebut, tinggal perawatan dan konservasinya aja yang perlu dipertahankan.

Terdapat 5 cara untuk mengatasi kekeringan.
Cara Mengatasi Kekeringan (Arsip Zenius)

Contoh Soal

Eh gimana-gimana? Udah cukup paham kan sama materi kekeringan ini? Biar makin paham dan siap buat ngerjain soal UTBK Geografi, langsung aja yuk kerjain contoh soal di bawah ini!

  1. Bencana kekeringan terjadi karena tingginya laju…

A. Hujan

B. Penguapan

C. Penyerapan

D. Penyubliman

E. Pengembunan

Sobat perlu tau dulu, kenapa kekeringan bisa terjadi. Kekeringan terjadi karena rendahnya curah hujan dan pasokan air di daratan, tanah, dan udara menurun kan? Nah sekarang bagaimana air bisa menghilang? Jawabannya karena tanah dan daratan yang basah itu kandungan airnya menguap dan nggak pernah terkena hujan lagi. Sehingga jawabannya adalah B. Penguapan

  1. Terdapat beberapa cara di bawah ini mengatasi bencana kekeringan, yang kurang tepat adalah…

A. Menjaga konservasi lahan dan air

B. Melakukan reboisasi

C. Tidak membuang sampah sembarangan

D. Membangun waduk

E. Menghemat air

Ada yang aneh nih, salah satu dari jawabannya kayak kurang tepat gitu. Kira-kira yang mana ya? C. Tidak membuang sampah sembarangan nggak ada hubungannya gengs sama kekeringan! Karena tidak membuang sampah sembarangan adalah cara untuk mengatasi banjir.

  1. Rendahnya curah hujan di Desa Kutalabali menyebabkan kekeringan yang mengganggu sumber mata air dan keringnya sungai di desa tersebut. Desa Kutalabali sedang mengalami jenis kekeringan…

A. Kekeringan agronomis

B. Kekeringan hidrometeorologis

C. Kekeringan El Nino

D. Kekeringan meteorologis

E. Kekeringan hidrologis

Kekeringan hidrologis merupakan kekeringan yang disebabkan oleh rendahnya curah hujan hingga mengakibatkan menurunnya pasokan air tanah dan permukaan. Berdasarkan peristiwa tersebut terjadi penurunan pasokan air yang bersumber dari mata air. Mata air merupakan keluaran dari air tanah sehingga berkurangnya air dari mata air berarti pasokan air tanah juga berkurang dan dapat dikatakan Desa Kutalabali mengalami E. Kekeringan hidrologis.

Yuk, Belajar UTBK Bareng Zenius!

Nah, gimana nih, Sobat Zenius, udah paham belum sama materi kekeringan ini? Buat ngerti lebih lengkapnya tentang materi bencana hidrometeorologi, elo bisa akses video materi dari Zenius. 

Cukup klik gambar di bawah ini, dan pastikan elo udah punya akun Zenius, ya.

Video Materi Geografi Zenius

Elo juga bisa nemuin materi Geografi lainnya dari Zenius di sini, buat bahan belajar UTBK. Kalau elo mau mengasah pemahaman elo dengan ngerjain latihan soal, langsung meluncur aja ke Soal Geografi UTBK.

Segitu dulu dari gue. Selamat belajar, guys, dan semoga lancar UTBK-nya!

Baca Juga: Mengenal Klasifikasi dan Jenis-Jenis Laut – Materi Geografi Kelas 10

Referensi

Penjelasan Tentang Kekeringan – Video Materi Bencana Meteorologi, Geografi, Zenius Education

Pusat Krisis Kementerian Kesehatan, Kemenkes RI. (2021). “Dampak dan Solusi Mengatasi Kekeringan Di Indonesia”. Jakarta, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia

Siklon Tropis: Emang Gue Pikirin? | #TehManisKamis
Bagikan Artikel Ini!