akibat sering begadang

Akibat Sering Begadang, Bagaimana Dampaknya untuk Tubuh?

Siapa nih yang suka banget nugas tengah malam atau marathon nonton Jisoo BLACKPINK sama Jung Hae-In di drama Snowdrop (2021) sampai nggak sadar waktu? Yah … kalau ini gue juga ngerasain banget, sih. Apalagi kalau lagi nonton series/drama, rasanya nggak mau berhenti sampai benar-benar kelar.

Tapi kadang elo suka kepikiran nggak sih, apa yang bakal terjadi akibat sering begadang? Orang tua kita kan suka tuh ngomel kalau anaknya begadang terus, katanya mah, jadi kayak kalong!

Terlepas dari larangan orang tua, sering begadang kayaknya memang jahat deh untuk tubuh kita. Di tahun 2021 kemarin, ada film Thailand dengan judul Deep (2021). Film ini terinspirasi dari mahasiswa yang doyan begadang dan akhirnya kurang tidur.

Kalau elo pernah nonton film itu, plotnya sebenarnya simpel: dibayar mahal dengan syarat nggak boleh tidur. Buat yang suka begadang, mungkin bakalan ngerasa relate dan tertarik banget sama tawaran itu, ya nggak sih?

Tapi sayangnya, banyak banget dampak buruk yang terjadi akibat sering begadang sampai nggak tidur. Salah satunya yaitu adegan di mana teman si pemeran utama hampir kehilangan nyawa karena nggak tidur-tidur!

Wah, serem juga ya ….

Benar nggak sih akibat sering begadang bisa separah itu di kehidupan nyata? Terus, sebenarnya kenapa ya kita butuh tidur?

Nah, biar elo nggak penasaran lagi, kita ulik penjelasannya bareng-bareng, yuk!

Baca Juga: Mengenal Perbudakan Modern dan Dampaknya

Ini Alasan Kenapa Tubuh Butuh Tidur

Selama ini gue kalau tidur ya tahunya karena memang ngantuk, elo gitu juga nggak sih? Apalagi tidur tuh salah satu aktivitas yang paling gue suka, karena enak banget menghabiskan waktu dengan tidur!

Ternyata, tidur punya manfaat yang jauh lebih besar daripada sekadar menghilangkan capek, lho.
Melansir dari Healthline, The Centers for Disease Control and Prevention (CDC) mengatakan rata-rata waktu tidur yang cukup untuk orang dewasa yaitu sekitar 7 jam. Kalau waktu tidurnya kurang, hal ini bisa memicu efek samping yang buruk, kayak menimbulkan penyakit di dalam tubuh seperti penyakit jantung.

Selama tidur, tubuh bakalan mempersiapkan otak dan energi supaya elo bisa beraktivitas dengan lancar esok hari. Jadi, bisa dibilang kalau tidur ini sama pentingnya kayak makan, minum, dan bernapas.

Tidur juga merupakan waktu di mana sel tubuh kita memulihkan dirinya sendiri. Contohnya kayak melakukan perbaikan otot, pertumbuhan jaringan, dan pelepasan hormon.

Nggak cuma itu, tidur juga penting banget buat otak. Selama seharian melakukan aktivitas, otak elo pastinya penuh sama banyak hal, kan? Nah, tidur bakalan ngebantu otak mulai membersihkan zat-zat toxic yang sudah menumpuk selama seharian itu.

Bahkan, sebuah penelitian menunjukkan kalau tidur berkontribusi pada fungsi memori dengan mengubah ingatan jangka pendek menjadi ingatan jangka panjang. Jadinya daya ingat elo bakalan lebih baik lagi nantinya.

Selain meningkatkan daya ingat, tidur juga bisa membantu otak kita untuk menghapus atau melupakan informasi yang nggak dibutuhkan tubuh, yang mungkin malah bisa mengacaukan sistem saraf.

Oh iya, ada yang lebih penting lagi nih. Ternyata tidur juga diperlukan buat menjaga kesehatan emosional. Pas tidur, aktivitas otak di area yang bertugas buat mengatur emosi ini paling aktif, jadinya bisa mendukung fungsi otak yang lebih sehat dan menjaga stabilitas emosi ketika bangun.

Akibat Sering Begadang, Bagaimana Dampaknya untuk Tubuh? 34
Infografis beda cukup tidur dan kurang tidur. (Arsip Zenius)

Baca Juga: Quarter Life Crisis, Keresahan Tentang Masa Depan

Perbedaan Begadang dan Insomnia

Eits, tapi jangan salah mengira kebiasaan begadang itu berarti insomnia, ya. Insomnia juga belum tentu akibat sering begadang. Dua hal ini berbeda, lho. Sini deh, gue jelasin biar tahu bedanya, ya!

Mungkin masih banyak dari kita yang ngira kebiasaan begadang itu insomnia, padahal insomnia ini nggak disengaja, sedangkan begadang merupakan aktivitas yang kita sengaja lakukan.

Melansir dari Land of Sleep, orang yang suka begadang disebut sebagai night owl. Nah biasanya mereka ini punya suatu sindrom yang dinamakan delayed sleep phase syndrome (DSPS).

Apa tuh DSPS? Ini merupakan keadaan di mana elo ngerasa susah tidur cepat, jadi siklus tidurnya berantakan gitu. Akhirnya, elo malah jadi kekurangan jam tidur karena baru bisa tidur di atas jam 12 malam.

Jadi, bisa dibilang kalau orang yang suka begadang memang punya jam tidur yang berbeda dengan jam tidur normal.

Untuk insomnia sendiri, durasinya memang berbeda setiap orang, tergantung dari seberapa parah gangguannya ini.

Kalau elo merasa punya gejala insomnia, ada baiknya buat segera diperiksakan ke dokter, ya! Ini juga penting supaya elo nggak self-diagnosed dan cepat dapat penanganan terbaik.

Melansir dari Psychology Today, ketika elo melakukan self-diagnosed, elo menanamkan pikiran kalau apa yang elo alami memang sesuai sama gejala dari sebuah disorder. Ini bisa berbahaya juga buat elo sendiri. Karena elo bisa saja jadi mengonsumsi obat yang seharusnya nggak perlu elo konsumsi.

Baca Juga: Menangis Malam Hari Bisa Menurunkan Berat Badan, Masa Iya?

Jadi, Akibat Sering Begadang tuh …

Nah, setelah kita sudah bahas kenapa tubuh butuh tidur dan apa bedanya begadang sama insomnia, sekarang gue mau ngasih tahu akibat sering begadang, nih.

Buat sebagian orang, mungkin begadang kayak hal yang biasa aja. Ya, buktinya sampai sekarang pasti masih banyak banget orang yang tidur di atas jam 12 dan nggak punya waktu tidur cukup dalam sehari.

Tapi, elo harus hati-hati juga nih. Karena kalau sampai elo kekurangan waktu tidur, efeknya bisa merugikan banget. Salah satunya yaitu bisa memicu stres berkepanjangan.

Melansir dari American Psychological Association (APA), mereka menerima laporan kalau banyak orang yang merasa semakin stres ketika kualitas tidurnya menurun. Bahkan, datanya menunjukkan 45% orang dewasa yang kurang tidur memiliki tingkat stres yang tinggi.

Akibat Sering Begadang, Bagaimana Dampaknya untuk Tubuh? 36
Dampak kurang tidur untuk remaja. (Arsip Zenius)

Dari sini saja sudah bisa kita lihat akibat sering begadang bisa bikin suasana hati semakin buruk pas bangun keesokan harinya. Bahkan, dampaknya juga bisa menimbulkan penyakit. Bukan cuma penyakit masuk angin yang biasa kita alami, tapi bisa menimbulkan ke penyakit yang serius kayak diabetes hingga penyakit jantung.

Nah, Sobat Zenius, setelah baca penjelasan tadi, semoga elo semakin aware sama bahaya yang mungkin terjadi akibat sering begadang, ya. Kalau memang mengalami susah tidur cepat, elo bisa kok coba pelan-pelan memperbaiki jam tidur supaya nanti tubuh elo jadi terbiasa ngantuk sebelum jam 12 malam.

Yuk, usahakan buat nggak terlalu memaksakan tubuh buat terus terjaga sampai larut malam, ya!

Referensi

Mahasiswa yang Begadang Jadi Inspirasi Film DEEP – CNN Indonesia (2021)

Why Do We Sleep? What Happens During Sleep? – Healthline (2020)

Why Do We Need Sleep? – Sleep Foundation (2021)

5 Reasons Why Our Body Needs Sleep – How much sleep do you need – Dr John Bennett (2017)

A Night Owl? Or an Insomniac – Mind Tribe

The Dangers of Self-Diagnosis – Psychology Today (2010)

Are You a Night Owl or Just Insomnia? How to Tell the Difference!) – Land of Sleep

Stress and sleep – American Psychological Association (2013)

Bagikan Artikel Ini!