Pengertian, Tujuan, Manfaat, dan Cara Membaca Ekstensif

teknik membaca ekstensif adalah membaca bacaan sebanyak-banyaknya untuk kesenangan.

Elo udah tahu belum, apa itu teknik membaca ekstensif? Emang, gimana ciri-cirinya, contohnya, dan langkah-langkah membaca ekstensif? Yuk, pelajari selengkapnya!

Cuy, elo termasuk orang yang suka baca novel nggak?

View Results

Loading ... Loading ...

Kalau elo termasuk tim pertama, tos dulu ama gue. Gue juga suka baca novel. Bagi gue, baca novel ibarat obat buat lelahnya kehidupan yang gue jalanin selama seharian (ceileh).

Apalagi, kalau gue baca novel dengan genre misteri yang emang gue suka, mood gue bakal membaik. Otak gue langsung auto ke-refresh gitu rasanya.

Btw, elo tahu nggak sih, kalau baca novel jadi salah satu bentuk membaca ekstensif? Udah kenalan belum sama membaca ekstensif?

Kalau belum, yuk lah, gue kenalin. Apalagi buat elo yang mau ikut UTBK, membaca ekstensif perlu untuk elo pelajari. Soalnya, materi ini bisa aja keluar di soal Penalaran Verbal UTBK.

Yuk, langsung meluncur ke materinya .…

Pengertian Membaca Ekstensif

Seperti biasanya, sebelum elo pedekate lebih dalam sama seseorang, elo perlu tahu dia itu siapa dan kayak gimana. Dalam hal ini, elo perlu paham dulu apa itu membaca ekstensif.

So, apa yang dimaksud dengan membaca ekstensif?

Menurut buku berjudul Membaca Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa (2008), membaca ekstensif adalah ketika elo membaca suatu bacaan maupun banyak bacaan, dan elo bisa memahami isi bacaan itu dalam waktu yang singkat.

Membaca ekstensif adalah ketika elo membaca suatu bacaan tanpa harus mikir serius tentang makna tiap kata atau kalimat, tata bahasanya kayak gimana, dan apa pesan dalam bacaan tersebut. Soalnya, membaca ekstensif dilaksanakan dalam rangka nyari kesenangan atau kepo-kepo informasi.

Intinya, membaca ekstensif adalah cara membaca yang bikin elo bisa paham isi menyeluruh dari teks yang elo baca dalam waktu singkat, dan nggak bikin elo pusing mikirin makna tiap kata atau gimana tata bahasanya.
 

Pengertian, Tujuan, Manfaat, dan Cara Membaca Ekstensif 49
Ilustrasi kucing membaca ekstensif. (Dok. tenor.com)

Baca Juga: Cara Meningkatkan Kemampuan Membaca dengan Optimal

Ciri-Ciri Membaca Ekstensif

Biar lebih ada bayangan, gue kasih ciri-ciri membaca ekstensif, nih.

Menurut buku Extensive Reading (2014), berikut adalah ciri-ciri membaca ekstensif.

  1. Teks yang dibaca berjumlah besar dan panjang, kayak cerita pendek, novel, artikel berita, atau majalah;
  2. Pembaca memilih sendiri teks yang mau dibaca, sesuai topik atau genre yang diminati atau dicari;
  3. Kosakata dan penggunaan bahasa dalam bacaan lebih mudah dipahami pembaca;
  4. Menangkap isi bacaan secara menyeluruh dalam waktu singkat;
  5. Dilakukan buat hiburan atau kepo-kepo tentang informasi tertentu, kayak nyari materi tugas sekolah;
  6. Dilakukan secara konsisten dari waktu ke waktu, secara sering dan teratur.

Gue kasih contoh membaca ekstensif. Misalnya, elo lagi patah hati dan ingin segera move on. Elo pun mengetik “cara cepat move on” di Google, dan keluarlah berbagai artikel di layar HP elo.

Pengertian, Tujuan, Manfaat, dan Cara Membaca Ekstensif 50
Ilustrasi browsing tentang cara cepat move on di internet. (Arsip Zenius)

Elo membaca artikel-artikel tersebut satu per satu buat ngumpulin info sebanyak-banyaknya tentang cara cepat move on. Dari sekian artikel yang udah elo baca, elo nangkap poin-poin pentingnya. Hasilnya, elo tahu apa aja tips kilas buat move on dari si dia.

Misalnya, tips yang elo dapatkan adalah menerima kenyataan, berhenti stalking media sosialnya, berhenti nontonin dia online di WhatsApp, sampai nyingkirin barang-barang pemberian dia.

Jadinya, elo udah dapat ilmu dari informasi yang elo kumpulin tentang tips move on. Sisanya, tinggal elo lakukan, deh.

Gue kasih bonus contoh membaca ekstensif lainnya. Elo hobi baca cerita drama remaja. Elo pun baca cerpen berjudul Ani yang Tersakiti.

Setelah baca Ani yang Tersakiti, elo menangkap inti ceritanya kayak gini. Ani dan Adi udah pacaran sebulan, tapi Adi justru selingkuh sama sohibnya Ani yang bernama Ina. Ani merasa tersakiti dan mutusin buat self healing ke Bali sebagai langkah move on dari Adi.

Pengertian, Tujuan, Manfaat, dan Cara Membaca Ekstensif 51
Ilustrasi membaca cerpen Ani yang Tersakiti. (Arsip Zenius)

Sesuai contoh di atas, membaca cerpen termasuk membaca ekstensif karena elo bebas memilih apa yang mau elo baca. Tujuan elo juga buat cari hiburan, kosakata cerpen yang elo pilih mudah dipahami dan sesuai sama kapasitas elo dalam membaca drama remaja, elo pun bisa nangkap inti cerita dalam sekali baca.

Sementara itu, ciri keenam, yaitu dilakukan secara konsisten dari waktu ke waktu, berlaku kalau misalnya elo membaca novel yang elo sukai. Elo akan hanyut dalam cerita novel tersebut, dan bakal lanjut terus ngebacanya dari waktu ke waktu.

“Bentar deh, kan ada istilah membaca intensif, ya? Terus, apa perbedaan membaca intensif dan ekstensif?”

Membaca ekstensif dilaksanakan terutama dalam rangka hiburan aja, dan mendapatkan informasi umum dari apa yang dibaca. Elo juga santuy ketika membaca ekstensif.

Beda sama membaca intensif. Namanya juga intens. So, ketika elo membaca intensif, elo harus membacanya secara cermat dan teliti.

Soalnya, tujuan membaca intensif adalah mendapat pemahaman yang detail dan komprehensif tentang teks yang elo baca. Kalau elo masih mau kepoin tentang teknik membaca intensif, elo bisa baca di sini, ya.

Jadinya, elo butuh konsentrasi dan fokus maksimal waktu membaca intensif. Sebaliknya, elo lebih santuy dan ngalir aja ketika membaca ekstensif.

Baca Juga: Ketahui 7 Cara Mengajari Anak Membaca Tanpa Mengeja, Yuk!

Tujuan Membaca Ekstensif

Sebenarnya, kenapa sih kita perlu membaca ekstensif? Kenapa kita ngebaca atau ngumpulin sebanyak-banyaknya bahan yang kita sukai atau kita cari?

Jadi, beberapa tujuan membaca ekstensif adalah sebagai berikut:

  1. Biar pembaca kenalan sama kosakata baru atau gaya bahasa yang belum pernah ditemui.

Waktu membaca ekstensif, elo ngumpulin bahan bacaan buat nyari informasi yang elo cari. Dalam proses itu, elo akan menemukan berbagai kosakata baru atau gaya bahasa yang mungkin belum pernah elo temui sebelumnya.

Misalnya, elo baca bacaan berbahasa Inggris. Dengan membaca ekstensif, elo akan nemu vocabulary atau grammar yang masih asing buat elo. Atau, ketika elo membaca artikel di blog Zenius, elo nemuin istilah-istilah baru, gaya bahasa yang santuy, yang mungkin nggak elo temukan dari buku sekolah.

  1.  Membantu pembaca memahami inti bacaan secara umum.

Membaca ekstensif bertujuan agar pembaca bisa lebih mudah memahami inti bacaan secara umum, kayak contoh cerpen Ani yang Tersakiti tadi. Bahasa dan kosakata yang mudah dipahami bikin elo bisa nangkap inti bacaan lebih mudah.

  1. Memudahkan pembaca menyelesaikan bacaan dalam waktu yang singkat.

Tujuan ini nyambung sama poin kedua. Ketika elo udah tahu inti teks yang elo baca, elo bisa nyimpulin isi ceritanya kayak gimana. So, membaca jadi lebih cepat.

  1. Membantu kelancaran membaca.

Membaca bacaan yang elo pilih sendiri bikin elo termotivasi buat lebih banyak membaca. Jadinya, membaca ekstensif membantu meningkatkan kelancaran elo dalam membaca ke depannya.

  1. Jadi sarana hiburan.

Membaca ekstensif bisa membantu elo mendapatkan kesenangan dengan menemukan informasi yang elo cari atau dapatkan dari bacaan tersebut.

Baca Juga: Tanda Baca – Pengertian, Fungsi, Contoh, dan Penggunaannya

Manfaat Membaca Ekstensif

Menurut buku Reading for Pleasure (1995), manfaat membaca ekstensif bisa elo simak pada gambar di bawah ini.

Pengertian, Tujuan, Manfaat, dan Cara Membaca Ekstensif 52
Ilustrasi manfaat membaca ekstensif. (Arsip Zenius)

Baca Juga: Cara Menulis Cerita Pendek dan Manfaat Membaca Cerpen

Cara Membaca Ekstensif

Buat tahu cara membaca ekstensif, elo perlu tahu dulu tentang teknik membaca ekstensif. Ada empat teknik membaca ekstensif, yaitu:

  1. Skipping : membaca cepat dengan melompati bagian yang nggak terlalu penting.
  2. Selecting : membaca cepat dengan fokus nemuin kata kunci yang dicari.
  3. Skimming : membaca cepat buat dapat intisari bacaan.
  4. Scanning : membaca cepat dengan cermat dalam memilih informasi spesifik selektif yang dibutuhkan.

Btw, gue ada pembahasan khusus nih, tentang teknik membaca intensif khusus skimming dan scanning. Elo bisa baca di sini ya.

So, elo bisa menerapkan keempat teknik itu dalam langkah-langkah membaca ekstensif.

Misalnya, elo mau nyari informasi melalui membaca ekstensif. Maka, langkah-langkah membaca ekstensif bisa elo simak melalui gambar di bawah ini.

Pengertian, Tujuan, Manfaat, dan Cara Membaca Ekstensif 53
Ilustrasi manfaat membaca ekstensif. (Arsip Zenius)

Contoh Soal Membaca Ekstensif dan Pembahasan

Gimana, udah mantap belum sama materi di atas? Biar makin yaqueen, saatnya elo menguji pemahaman elo dengan ngerjain contoh soal di bawah ini.

Pertanyaan

Perbedaan membaca intensif dan ekstensif adalah .…

A. Membaca intensif bisa dilakukan dengan membaca artikel di internet, sedangkan membaca ekstensif dilakukan dengan membaca buku pelajaran.

B. Membaca ekstensif membutuhkan konsentrasi mendalam, sedangkan membaca intensif hanya sebagai hiburan.

C. Membaca intensif memiliki teks yang lebih panjang dan mendalam, sedangkan membaca ekstensif diterapkan untuk teks yang lebih pendek.

D. Membaca intensif membutuhkan konsentrasi mendalam, sedangkan membaca ekstensif lebih santai untuk memahami isi bacaan.

E. Membaca ekstensif kurang memberikan banyak kosakata baru, sedangkan membaca intensif mengajarkan tata bahasa baru.

Pembahasan

Buat memahami perbedaan membaca intensif dan ekstensif, kita perlu tahu dulu ciri-ciri membaca ekstensif yang udah dijelaskan pada materi di atas.

Ciri-ciri membaca ekstensif antara lain membantu pembaca kenalan sama kosakata baru, membutuhkan waktu yang singkat buat memahami isi bacaan, bahan bacaan lebih banyak dan lebih panjang, dan dilakukan buat kesenangan atau ngumpulin informasi, sehingga pembawaannya lebih santuy, nggak serius-serius amat.

Sebaliknya, membaca intensif memerlukan konsentrasi dan fokus yang mendalam buat mendapatkan pemahaman yang detail tentang teks yang dibaca.

Jadi, jawaban yang benar adalah D. Membaca intensif membutuhkan konsentrasi mendalam, sedangkan membaca ekstensif lebih santai untuk memahami isi bacaan.

Yuk, Belajar UTBK Bareng Zenius!

Akhirnya, elo udah belajar banyak tentang materi membaca ekstensif. Buat elo yang mau ikut UTBK dan ingin mempelajari teknik membaca lainnya, Zenius punya video materi yang bisa elo akses.

Elo tinggal klik gambar di bawah ini. Pastikan elo udah punya akun Zenius, ya.

Pengertian, Tujuan, Manfaat, dan Cara Membaca Ekstensif 54

Elo juga bisa mengasah skill Penalaran Verbal UTBK dengan ngerjain berbagai latihan soal dari Zenius. Klik link sebelah ya, buat ngakses soal-soalnya>>>Soal Penalaran Verbal PBM dan PPU UTBK.

Sekian dari gue. Semoga materi di atas bisa membantu elo dalam ngerjain UTBK dan ujian-ujian lain nantinya. Hang out sama Dua Lipa sambil makan pepaya, sampai jumpa di materi selanjutnya!

Baca Juga: Teknik Membaca Puisi – Materi Bahasa Indonesia Kelas 10

Referensi

Intensive Reading – Video Materi Zenius Education

Extensive Reading: Why It is Good for Our students and for Us – Teaching English British Council

Mikeladze, Tamar. 2014. Extensive Reading. Telavi Lakob Gogebashvili: University of Latvia.

Ono, Leslie, Richard Day, & Kenton Harsch. (2004). “Tips for Reading Extensively”. English Teaching Forum, Vol 42(4), 12-18.

Steiner, J. (1995). Reading for Pleasure. State of Israel Ministry of Education, Culture and Sport. English Inspectorate. 

Tarigan, Henry Guntur. 2008. Membaca Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa Bandung.

What is Extensive Reading? – Extensive Reading Central

Bagikan Artikel Ini!