cara menghitung REO (return on investment)

Rumus Return on Investment (ROI) dan Cara Menghitungnya

Artikel ini membahas tentang pengertian ROI atau return on investment, rumus ROI, manfaat ROI, kelebihan dan kekurangan ROI, dan contoh soal beserta pembahasannya.

Hi, guys! Kali ini, gue akan bahas salah satu materi dari ekonomi, nih. Seperti yang tertera di judul, ya, gue akan bahas rumus ROI atau return on investment. Oiya, sebelum membaca artikel ini, Sobat Zen juga bisa membaca materi yang lainnya seperti BEP (break even point) dan HPP (harga pokok penjualan).

Apa yang Dimaksud dengan ROI?

Seperti yang kita ketahui, ROI merupakan kependekan dari return on investment atau dalam bahasa Indonesia dapat disebut laba atas investasi. Return on investment adalah laba atas investasi yang dihitung dari hasil pembagian atas pendapatan yang dihasilkan dengan besaran modal yang ditanam.

Biasanya, ROI digunakan untuk menhitung berapa nilau suatu investasi. ROI juga digunakan untuk membayangkan biaya peluang atau pengembalian dari investasi yang diberikan investor untuk suatu perusahaan.

ROI memiliki peran penting untuk memberikan informasi mengenai ukuran profit secara jelas, sehingga kegiatan operasional dapat mengevaluasi kegiatan tingkat pengembalian investasi dari segala segiatan operasional.

Jika nilai yang didapat positif, berarti investasi yang direncanakan mengembalikan biaya investasi yang sudah dikeluarkan atau lebih baik lagi memberikan laba. Jika nilai yang didapat negatif, ada baiknya untuk tidak meneruskan investasi tersebut karena memiliki potensi kerugian. Nilai tersebut dikur dalam bentuk persentase.

Rumus ROI

Hal pertama yang harus dilakukan adalah mencari informasi yang diperlukan untuk memenuhi unsur-unsur dalam rumus ROI. Informasi yang diperlukan untuk memenuhi unsur rumus seperti laba atas investasi dan investasi itu sendiri. Rumus ROI adalah sebagai berikut.

Rumus ROI
Rumus ROI

Agar memudahkan Sobat Zen untuk memahami rumus ROI di atas, baiknya gue kasih contoh lansung dengan memasukkan angka-angka.

Misalnya nih, Sobat Zen berinvestasi pada salah satu proyek yang sedang ingin dijalankan suatu perusahaan. Sobat Zen berinvestasi senilai Rp10.000.000,00. Dari proyek itu, diperoleh laba senilai Rp15.000.000,00.

Nah, dari nilai yang sudah didapat tersebut, Sobat Zen masukan nilai tersebut ke dalam rumus ROI. Selanjutnya, Sobat Zen akan mendapat nilai seperti berikut.

Return On Investment
Contoh Perhitungan ROI

Hasil ROI yang didapat adalah bernilai positif, yaitu 50%, Sobat Zen. Dengan diketahuinya nilai ROI yang positif, berarti investasi yang Sobat Zen berikan dapat dikembalikan. 

Manfaat ROI

Manajemen suatu perusahaan dapat menggunakan analisis ROI untuk mengukur efisiensi modal, efisiensi produksi, dan efisiensi penjualan jika perusahaan sudah menjalankan akuntansi dengan baik.

Analisis ROI yang baik dapat menunjukkan segala praktik akuntansi dan manajemen keuangan yang lancar di dalam bisnis Sobat Zen. Dengan begitu, Sobat Zen dapat dengan tepat mengalokasikan biaya dan modal yang dibutuhkan.

Analisis ROI juga dapat digunakan untuk efisiensi masing-masing divisi atau bagian dan mengukur profit dari produk yang dihasilkan. Dengan demikian, akan dapat diketahui kelebihan dan kelemahaan dari perusahaan.

Kelebihan dan Kekurangan ROI

Terdapat kelebihan dan kekurangan pada rumus ROI seperti berikut.

Kelebihan:

  1. Sifat ROI yang menyeluruh memungkinkan perusahaan untuk dapat mengukur efisiensi berbagai aspek.
  2. ROI dapat digunakan sebagai perbandingan dengan perusahaan lain jika rasio dan praktik akuntansinya telah diketahui.
  3. ROI dapat digunakan sebagai dasar pertimbangan pengambilan keputusan investasi.

Kekurangan:

  1. Praktik akuntansi suatu perusahaan mungkin berbeda. Hal ini dapat mengakibatkan kesalahan perbandingan.
  2. ROI yang tinggi belum bisa dinilai efektif sebelum dibandingkan dengan biaya modalnya.
  3. Fluktuasi nilai uang berpengaruh pada perhitungan karena perbedaan saat pembelian saat inflasi dan saat tidak inflasi.

Contoh Soal dan Pembahasan

Bambang berinvestasi senilai Rp1.000.000,00. Setelah setahun, laba yang didapat senilai Rp7.000.000,00. HItunglah berapa nilai ROI-nya!

Jawab:

Diketahui investasi senilai Rp1.000.000,00 dan laba senilai Rp7.000.000,00. Kemudian, masukan nilai tersebut ke dalam rumus seperti berikut.

Rumus ROI

Jadi, nilai ROI yang diperoleh adalah positif senilai 600%.

Nah, selesai sudah materi kita. Jangan berhenti hanya pada referensi ini, ya, Sobat Zen. Sobat Zen harus banyak membaca referensi-referensi lainya untuk menambah pengetahuan.

Jangan lupa untuk terus ikuti keseruan lainnya dari Zenius di YouTube

Baca Juga Artikel Lainnya

Break Even Point

Harga Pokok Penjualan

Bunga Majemuk

Bagikan Artikel Ini!