Pengertian Penyimpangan Sosial, Teori, dan Bentuknya – Materi Sosiologi Kelas 10

Penyimpangan Sosial

Salah satu hal yang perlu kita ikuti dalam kehidupan adalah norma atau aturan. Tapi, kadang banyak orang yang suka ngelanggar aturan yang ada. Kalo ditegur, eh galakan dia! “Peraturan itu ada untuk dilanggar,” gitu pembelaannya. Ya, kalo elo udah berani untuk ngelanggar norma, elo termasuk dalam kategori perilaku menyimpang, loh.

Apa sih, contoh perilaku menyimpang itu? Well, daripada elo sibuk mikirin aturan apa aja yang udah elo langgar di sekolah, mending kita belajar bareng-bareng aja kali ya?

Dua, tiga, bahu membahu, mari kita cari tahu!

Pengertian Penyimpangan Sosial

Jadi, apa sih yang dimaksud penyimpangan sosial? Penyimpangan sosial merupakan perilaku yang tidak sesuai dengan norma atau aturan yang ada di lingkungan masyarakat.

Sobat Zenius, coba deh elo bayangin, kalo gak ada aturan atau norma di masyarakat, udah pasti langsung berantakan semuanya. Nah, maka dari itu, kita harus tau apa aja penyebab dari timbulnya penyimpangan sosial, nih gue kasih tau ya…

Penyebab perilaku menyimpang dibagi menjadi dua, yaitu:

1. Sosialisasi tidak sempurna

Jadi, sistem ini pembelajaran normanya tidak utuh. Contohnya, pembelajaran pertama anak pada umumnya adalah dari orang tua, tapi ada anak yang tidak mendapatkan pembelajaran sosialisasi yang utuh dari kedua orang tuanya. 

Next, misalnya di sekolah elo dapat pelajaran tentang sikap yang disiplin dan teratur, tapi pas di rumah elo nggak perlu menggunakan sikap teratur itu, karena elo lebih ditekankan untuk santai dan bebas. Beda kan pelajarannya? Jadi, salah satu pembelajaran norma itu tidak tercapai.

2. Sub-kebudayaan menyimpang

Jadi, ada satu kelompok yang nilai normanya tidak sesuai dengan masyarakat pada umumnya. Contohnya, di Jakarta ada peraturan tentang judi yang dilarang. Nah, kalo elo mainnya di lingkungan orang yang suka main judi, ya berarti elo berinteraksi dengan kelompok yang normanya menyimpang dan elo bisa terpengaruh untuk melanggar norma yang ada.

Baca juga: Nilai dan Norma Sosial – Materi Sosiologi Kelas 10

Teori Penyimpangan Sosial

Nah, tadi kita udah belajar tentang pengertian dari penyimpangan sosial. Nah, kalo teorinya ada apa aja sih?

1. Teori Differential Association (Edwin H. Sutherland)

Dalam teori ini, munculnya penyimpangan sosial diakibatkan oleh pergaulan berbeda. Jadi, perilaku menyimpang didasari oleh proses alih budaya (cultural transmission). Melalui proses ini, seseorang belajar untuk mengetahui perilaku yang menyimpang, contohnya adalah mengisap ganja.

2. Teori Labelling (Edwin M. Lemert)

Nah, kalau menurut teori yang dikemukakan Lemert, penyimpangan dianggap terjadi karena adanya cap/label yang negatif terhadap seseorang yang telah melakukan penyimpangan primer (primary deviation). Seseorang yang sudah pernah mencuri atau menipu, dianggap cenderung akan mengulangi tindakan menyimpangnya kembali dan seringkali sudah dicap tidak bisa berubah oleh masyarakat.

3. Teori Anomie (Robert K. Merton)

Dalam teori ini, perilaku menyimpang dianggap tidak ada kaitannya dengan kebudayaan sosial. Melainkan struktur sosial yang dapat menghasilkan tekanan untuk seseorang melakukan penyimpangan. Jadi, teori ini menjelaskan bahwa penyimpangan merupakan akibat dari ketegangan dalam struktur sosial yang menyebabkan ketidakharmonisan antara budaya dengan cara yang dipakai untuk mencapai tujuan tersebut.

4. Teori Fungsi (Emile Durkheim)

Emile Durkheim menjelaskan bahwa kesadaran moral setiap individu berbeda satu sama lain. Hal ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, contohnya adalah keturunan, lingkungan sosial dan lingkungan fisik. Perilaku menyimpang dianggap akan selalu ada dan sulit untuk dihilangkan. Dengan adanya moralitas dan hukum serta lembaga penegaknya, penyimpangan dapat berkembang lebih normal dan melahirkan solidaritas masyarakat dalam menghadapi penyimpangan sosial.

Kalo elo udah paham, bisa dong kita lanjut ke pembahasan selanjutnya? Yuk, yuk, yuk!

Bentuk Penyimpangan Sosial

1. Penyimpangan berdasarkan sifat

– Penyimpangan positif

Penyimpangan ini merupakan perilaku yang memiliki dampak positif terhadap kehidupan, karena memiliki unsur yang inovatif, kreatif dan menambah wawasan masyarakat.

Contohnya adalah, emansipasi wanita. Kalau mengacu pada budaya patriarki, emansipasi wanita merupakan salah satu bentuk penyimpangan. Tapi, sebenarnya ini justru bisa membawa perubahan yang positif. Apalagi, emansipasi wanita merupakan konsep yang muncul akibat perkembangan zaman dengan kepercayaan bahwa wanita dapat memiliki karir sendiri, mandiri dan tidak

mengandalkan orang lain.

Penyimpangan negatif

Penyimpangan ini merupakan perilaku yang memberikan dampak negatif terhadap sistem sosial karena adanya unsur yang merendahkan dan menyebabkan hal buruk, seperti adanya pencurian hingga pemerkosaan.

Penyimpangan negatif dibagi menjadi dua, yaitu:

a. Penyimpangan primer

Penyimpangan yang sifatnya sementara dan dilakukan tidak terus menerus.

b. Penyimpangan sekunder

Penyimpangan negatif yang dilakukan terus menerus dan merugikan diri sendiri dan orang lain.

2. Penyimpangan berdasarkan perilaku

  • Penyimpangan individual, penyimpangan ini dilakukan oleh satu orang individu.
  • Penyimpangan kelompok, penyimpangan yang dilakukan lebih dari satu orang, tetapi sekelompok orang yang melanggar norma.
  • Penyimpangan campuran, penyimpangan ini biasanya dilakukan oleh individu yang merupakan bagian dari suatu kelompok tertentu yang melanggar norma.

Wah, kita udah bahas penyimpangan sosial secara lengkap nih. Inget ya, hindari penyimpangan sosial, dekati latihan soal! Loh? Hehehe, coba gue tes kalian di latihan soal, berani?

Latihan Soal

1. “Makassar – Seorang anak usia 14 tahun diamankan Polsek Tallo, Makassar setelah kedapatan mengedarkan narkoba jenis sabu di Jalan Panampu, Lorong II, kampung Gotong, Kecamatan Tallo…Dari hasil interogasi pelaku ternyata mendapatkan barang tersebut dari rekanya yang merupakan pelajar SD di Makassar…Kini polisi masih melakukan pemeriksaan dan pencarian terhadap rekan pelaku.” (Sumber: news.detik.com)

Berdasarkan berita di atas, teori penyimpangan sosial yang tepat adalah ….

a. Differential association

b. Labelling

c. Konflik

d. Fungsi

e. Tipologi adaptasi

Jawaban: A

Pembahasan:

C dan D merupakan jawaban yang kurang tepat, sebab, tidak ada konflik dan fungsi bukanlah teori penyimpangan sosial.

A. Merupakan sub. budaya menyimpang, individu melakukan penyimpangan karena belajar dari orang lain. 

B. Orang memberikan cap atau label atas penyimpangan yang terjadi kepada seseorang.

E. Ada tekanan dari masyarakat, contohnya dia suka main game tapi malah disuruh belajar, akhirnya jadi tertekan.

2. Berikut ini yang termasuk dalam gaya hidup menyimpang adalah …

a. Nenek Inah terpaksa mencuri beras karena kelaparan dan tidak punya uang

b. Setelah masuk kuliah, Jefri sering clubbing dan lama-kelamaan menjadi pemadat

c. Sumanto membunuh Reynhard setelah ketahuan mencuri

d. Keanu berbohong agar tidak dihukum

e. Ahmad sering dicap nakal oleh warga sekitar rumahnya.

Jawaban: B

Pembahasan:

Semuanya negatif, tapi yang ditanya “gaya hidup” dan biasanya orientasinya bukan kebutuhan tapi gengsi, kebutuhannya yang merupakan kebutuhan sekunder. Jadi, jawabannya B karena itu merupakan gaya hidup.

Nah, kalo elo masih mau tau pembahasan atau latihan soal tentang penyimpangan sosial dari berbagai aspek, elo bisa langsung klik banner di bawah ini dan tonton videonya di aplikasi Zenius!

Pengertian Penyimpangan Sosial, Teori, dan Bentuknya - Materi Sosiologi Kelas 10 9

Sampai juga kita di akhir pembahasan, semoga bermanfaat ya! Sampai ketemu di artikel selanjutnya, sayonara!

Bagikan Artikel Ini!