Nilai dan norma sosial

Materi Nilai dan Norma Sosial

Artikel ini akan membahas tentang nilai dan norma sosial yang berlaku di masyarakat, mulai dari pengertiannya, macam-macamnya, hingga sanksi pelanggarannya.

Sebagai makhluk sosial, kita hidup berdampingan dengan orang lain, baik itu orang tua, adik, kakak, tetangga, sahabat, dll. Dalam berhubungan dengan masyarakat, kita harus senantiasa menunjukkan nilai dan norma yang baik. Nilai-nilai tersebut yang nantinya akan menjadi pedoman untuk kita berperilaku dalam masyarakat, seperti saat bekerja sama, menjaga ketertiban, kebersihan, rasa kekeluargaan dan solidaritas, dll.

Nilai dan norma sosial
Manusia sebagai makhluk sosial harus menjaga nilai dan norma kehidupan (sumber gambar: pixabay.com/bob_dmyt)

Tidak bisa kita hidup tanpa menjunjung nilai dan norma yang berlaku di masyarakat. Begitu pentingnya nilai dan norma dalam bermasyarakat, sehingga juga terdapat sanksi bagi pelanggarnya. Nilai dan norma yang diterima oleh masyarakat akan disosialisasikan secara turun-menurun, sehingga terciptalah keteraturan sosial. Lalu, sebenarnya apa itu nilai dan norma sosial? Yuk, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!

 

Apa Itu Nilai Sosial?

Nilai sosial merupakan nilai yang berlaku di masyarakat mengenai baik buruknya sesuatu. Bisa juga dikatakan sebagai standar budaya yang menunjukkan kebaikan dan diinginkan oleh masyarakat untuk kehidupan sosial yang terstruktur. Maksudnya gimana sih? Misalnya, kamu sedang makan bersama keluarga besarmu. Tiba-tiba kamu mendahului mengambil makanan dan langsung memakannya sambil berdiri, apakah itu termasuk nilai yang baik? Tidak dong. Kamu harusnya menunjukkan tingkah laku yang baik dan sopan, dengan cara mempersilakan orang yang lebih tua untuk mengambil makanan terlebih dahulu, dan saat makan juga kamu harusnya duduk dengan sopan. Dari kegiatan makan bersama aja udah ada nilai sosial di sana, kalau tidak ada nilai sosial, siapapun bisa mengambil makanan terlebih dahulu, alhasil saling berebut dan tidak terstruktur.

Pengertian Nilai Sosial Menurut Pendapat Ahli

Supaya lebih jelas, kamu bisa baca pendapat ahli mengenai pengertian dari nilai sosial berikut ini:

  • Woods: ”Nilai sosial merupakan petunjuk-petunjuk umum yang telah berlangsung lama untuk mengarahkan tingkah laku dalam kehidupan sehari-hari”.
  • Theodorson: “Nilai sosial merupakan sesuatu yang abstrak, dijadikan pedoman, dan  prinsip-prinsip umum dalam bertindak atau bertingkah laku di masyarakat”.
  • Koentjaraningrat: ”Nilai sosial adalah konsepsi yang hidup dalam alam pikiran mayoritas masyarakat mengenai hal-hal yang dianggap mulia”.
  • Cylde Kluckhohn: “Nilai sosial adalah konsensi umum yang teroganisir, mempengaruhi perilaku yang berhubunan dengan alam, keududukan manusia dalam alam, hubungan antar orang, dan hal-hal yang diinginkan dan tidak diinginkan yang mungkin bertalian dengan hubungan antara orang dengan lingkungan dan sesama manusia”.
  • J.S. Purwadarminta: “nilai adalah sifat-sifat (hal-hal) yang penting atau berguna bagi kemanusiaan”.

Macam-macam Nilai Sosial

Nilai sosial juga ada macam-macamnya, guys. Berdasarkan sifatnya, nilai sosial dibagi menjadi dua, yaitu nilai yang terencana dan nilai dominan.

  • Nilai yang terencana

Kalau nilai ini sudah tertanam dalam alam sadar kita, guys. Jadi, udah otomatis kita punya kontrol tersendiri terhadap tindakan atau perilaku yang akan kita lakukan. Kalau nilai tersebut dilanggar, maka akan muncul rasa bersalah dan malu dalam diri sendiri.

  • Nilai dominan

Sesuai namanya, nilai dominan adala nilai yang muncul karena banyaknya orang yang menganut nilai tersebut, lamanya nilai tersebut muncul dan dipertahankan, serta kedudukan orang yang menganut nilai tersebut. Jadi, nilai ini ya dianggap lebih penting gitu dibandingkan dengan nilai-nilai lainnya.

Nilai-nilai lainnya juga bisa bersumber dari para ahli lho, guys. Seperti yang diutarakan oleh Prof. Notonegoro yang membagi nilai menjadi nilai material, vital, dan rohani.

Ciri-ciri Nilai Sosial

Ciri-ciri dari nilai sosial bisa kamu lihat di bawah ini, guys!

  • Biasanya terbentuk dari proses interaksi sosial di masyarakat.
  • Setiap anggota kelompok biasanya memiliki perbedaan nilai-nilai sosial.
  • Dampaknya berbeda-beda terhadap tindakan yang dilakukannya.
  • Nilai sosial mempengaruhi kepribadian individu dalam bermasyarakat.

Fungsi Nilai Sosial

Setelah kamu tau pengertian, macam, dan ciri-ciri nilai sosial, berarti kamu bisa dong menyebutkan apa aja fungsi dari nilai sosial tersebut. Kira-kira apa aja sih fungsinya?

  • Untuk mengarahkan tingkah laku masyarakat agar lebih sesuai dengan nilai-nilai yang berlaku.
  • Sebagai petunjuk bagi masyarakat dalam melakukan tindakan dan berpikir.
  • Bisa dijadikan sebagai alat untuk menentukan kelas sosial.
  • Sebagai motivasi suatu individu untuk melakukan suatu hal.
  • Sebagai pendorong, pengawas, dan benteng perlindungan bagi indivisu untuk selalu berbuat baik.
  • Sebagai penjaga stabilitas budaya masyarakat, agar lebih terstuktur dalam bermasyarakat.
  • Untuk mendorong masyarakat saling bekerjasama dan disiplin.

Dengan adanya nilai sosial, tatanan kehidupan bermasyarakat bisa terlaksana dengan baik. Nilai-nilai yang berlaku di masyarakat, jika dilakukan dan diperhatikan dengan baik dapat memperbaiki moral bangsa kita. Tahukah kamu, kalau nilai-nilai yang berlaku tersebut tidak bisa dilaksanakan sendiri, harus disertai dengan yang namanya norma sosial. Lalu, sebenarnya apa sih norma sosial itu?

Apa Itu Norma Sosial?

Kalau tadi kita udah belajar nilai, yang dimana nilai adalah baik buruknya sesuatu. Nah, norma ini adalah petunjuk yang harus dijalankan, berisi perintah, anjuran, dan larangan dalam bermasyarakat. Kamu juga bisa menyebut norma sebagai suatu standar sikap/tingkah laku dalam kelompok. Contohnya dalam lingkup keluarga, seorang anak harus menghormati orang tuanya dan mematuhi perintahnya. Norma merupakan kumpulan dari nilai-nilai sosial, yang di mana norma sosial itu harus sesuai dengan fakta atau kondisi yang berlaku saat ini. Misalnya, pada zaman kerajaan itu semua orang tunduk pada raja, tidak boleh menentang, yang menentang akan mendapatkan hukuman. Sedangkan sekarang, sebagai negara demokrasi yang pemimpinnya dipilih oleh masyarakat, maka kita bisa menentang aturan yang dibuat pemerintah dengan alasan-alasan tertentu demi kepentingan bersama.

Macam-macam Norma Sosial

Setelah kamu tau pengertiannya, sekarang kita ketahui juga bentuk-bentuk dari norma sosial itu sendiri, yuk! Berikut macam-macam norma berdasarkan daya pengikatnya:

Macam-macam norma sosial
Adat Istiadat termasuk salah satu macam norma sosial (sumber gambar: pixabay.com/Daniel_Nebreda)

Usage (Cara)

Norma cara adalah suatu perilaku yang dilakukan oleh individu dalam satu kelompok masyarakat, namun tidak dilakukan secara berulang/terus-menerus. Norma ini tidak tertulis ya, guys. Contohnya apa sih? Kamu pernah gak sering pake baju dengan style tertentu, kemudian tiba-tiba kamu ganti style yang berkebalikan dengan sebelumnya. Kamu pasti akan mendapatkan teguran dari teman-temanmu. Itu salah satu contoh norma cara/usage, guys.

Folkways (Kebiasaan)

Kalau kebiasaan adalah suatu perbuatan/tingkah laku yang dilakukan secara sadar dan dilakukan secara berulang-ulang, sehingga diturunkan dan berlaku di masyarakat. Kamu pernah dengar kalimat seperti ini?

Perilaku dia udah susah diubah soalnya udah tradisinya begitu

Nah, tradisi yang dimaksud itu adalah norma kebiasaan, guys. Dilakukan secara berulang dan turun-menurun. Norma ini juga tidak tertulis. Contohnya adalah menyalami orang tua/guru saat berangkat/pulang sekolah, makan dan minum menggunakan tangan, memberikan angpao saat lebaran, dll. Sanksi bagi yang melanggarnya akan mendapatkan teguran.

Mores (Tata Kelakuan)

Norma tata kelakuan adalah aturan-aturan yang diterima oleh masyarakat, biasanya sih berhubungan dengan kepercayaan atau keyakinan. Contohnya tidak boleh membunuh manusia, larangan memakan yang haram, larangan mencuri, dll.

Custom (Adat Istiadat)

Norma adat biasanya berlaku hanya di daerah tertentu saja dan bersifat kekal. Norma adat istiadat adalah kumpulan tata kelakukan yang dijadikan pedoman tertinggi dalam hidup bermasyarakat. Kenapa pedoman tertinggi? Karena, pengaplikasian norma tersebut sudah terintegrasi sangat kuat pada masyarakat yang menganutnya, guys. Hati-hati, karena bagi siapa saja yang melanggar akan mendapatkan sanksi cukup keras dari masyarakat sekitarnya. Contohnya ketika ada orang yang melanggar pelaksanaan upacara adat akan dikenakan sanksi berupa pengucilan dari kelompok/masyarakat sekitarnya.

Law (Hukum)

Kalau norma yang satu ini, sudah pasti dibuat oleh pihak/pejabat yang berwenang. Tentunya norma hukum itu ditulis ya, guys. Jadi, apabila ada yang melanggar norma hukum, maka akan dijatuhkan sanksi oleh pihak yang berwenang. Contohnya apa sih? Orang yang melakukan tindakan pembunuhan, pencurian, pencemaran nama baik, dll akan dijatuhi sanksi hukuman yang sesuai dengan perundang-undangan.

Ciri-ciri Norma Sosial

Selanjutnya, apa sih ciri-ciri dari norma sosial itu?

  • Biasanya sih norma sosial itu tidak tertulis.
  • Merupakan hasil kesepakatan bersama anggota masyarakat.
  • Ditaati bersama oleh anggota masyarakat.
  • Norma bisa mengalami perubahan, disesuaikan dengan kondisi saat ini/fakta.
  • Terdapat hukuman/sanksi bagi yang melanggarnya.

Fungsi Norma Sosial

Berikut ini merupakan fungsi dari berlakunya norma sosial:

  • Sebagai aturan atau pedoman tingkah laku masyarakat yang sifatnya turun-temurun.
  • Untuk mengontrol dan mengarahkan tingkah laku masyarakat.
  • Alat untuk menjaga ketertiban, keadilan, dan stabilitas di dalam masyarakat.
  • Membantu masyarakat dalam mencapai tujuan bersama.
  • Menjadi dasar dalam memberikan sanksi kepada masyarakat yang melanggar.

Nah, itu dia pembahasan mengenai nilai dan norma. Agar hidup bermasyarakat bisa terstruktur dan stabil, kita memerlukan nilai dan norma. Semoga penjelasan di atas mudah dipahami dan bisa membantumu dalam mengetahui seluk beluk nilai dan norma.

Baca Juga Artikel Lainnya

Belajar Sosiologi Buat Apa?

Kisi-kisi UNBK Sosiologi SMA 2020

Tips dan Trik Belajar UTBK Sosiologi