Notasi Sel Volta: Penulisan – Kimia SMA Kelas 11

Notasi Sel Volta: Penulisan - Kimia SMA Kelas 11 25

Sobat Zenius, kali ini kita akan membahas cara penulisan notasi sel volta. Eits, tapi sebelum masuk ke materi, gue mau tanya! Elo lebih suka alat elektronik yang menggunakan baterai atau yang disambungkan ke listrik?

Banyak banget alat elektronik di kehidupan sehari-hari yang menggunakan baterai sebagai sumber daya karena praktis dan mudah dibawa ke manapun. Tapi elo tau nggak, sih? Baterai yang elo pake nggak akan bisa berfungsi kalo nggak ada reaksi kimia. Wah kenapa bisa, ya?

Hasil reaksi kimia anoda dan katoda pada baterai menghasilkan energi karena adanya perbedaan tegangan. Eitss, tapi elo nggak boleh asal-asalan ya membuat batu baterai. Banyak hal yang harus diperhatikan, salah satunya adalah dalam menyatakan notasi sel. Simak pembahasan berikut, ya! 

Pengantar Notasi Sel Volta 

Sel volta adalah sel elektrokimia, di mana memiliki prinsip kerjanya adalah memisahkan 2 bagian dari reaksi redoks, yaitu reaksi oksidasi pada anoda dan reaksi reduksi pada katoda sehingga menghasilkan sumber listrik. 

Untuk menggambarkan reaksi redoks yang berlangsung di dalam rangkaian sel volta, maka diperlukan penulisan notasi sel volta. 

Contoh notasi sel volta (Arsip Zenius)
Contoh notasi sel volta (Arsip Zenius)

Komponen Anoda dan Komponen Katoda

Seperti yang tadi sudah gue bahas, batu baterai dapat menghasilkan listrik karena perbedaan tegangan pada hasil reaksi kimia anoda dan katoda. Sebelum kita lanjut lebih jauh, elo masih ingat nggak sih apa itu anoda dan katoda? 

  1. Anoda adalah elektroda yang mengalami reaksi oksidasi dan bermuatan negatif 
  2. Katoda adalah elektroda yang mengalami reaksi reduksi dan bermuatan positif 

Elektroda itu sendiri dapat didefinisikan sebagai objek penghantar arus listrik. Contoh elektroda yakni tembaga, seng, besi, nikel, emas, karbon, dan lain sebagainya.

Baca Juga: 

Sel Volta – Pengertian, Rumus, Rangkaian, dan Contohnya

Bagaimana Menyatakan Suatu Notasi Sel Volta? 

Gue langsung ambil contoh nyata, ya! Misal, sel volta yang terdiri dari elektroda Zn dalam larutan ZnSO4 dan elektroda Cu dalam larutan CuSO4 notasi selnya dituliskan sebagai berikut: 

Zn(s) | Zn2+(aq) || Cu2+(aq) | Cu(s)

Reaksi oksidasi (anoda) dituliskan pada sisi kiri kemudian dilanjutkan dengan reaksi reduksi (katoda) dituliskan pada sisi kanan. 

Aturan penulisan notasi sel (Arsip Zenius)
Aturan penulisan notasi sel (Arsip Zenius)

Baca Juga: 

Sel Elektrolisis – Pengertian, Reaksi, Contoh Soal dan Pembahasan

Contoh Soal Notasi Sel 

Contoh Soal 1

Notasi sel volta yang dapat disusun dari potensial elektrode di bawah ini adalah ….

Cr3+ + 3e ⇌ Cr E◦ = -0, 74 V

Zn2+ + 2e ⇌ Zn E◦ = -0, 76 V

Jawab: 

Diketahui: 

Cr3+ + 3e ⇌ Cr E◦ = -0, 74 V

Zn2+ + 2e ⇌ Zn E◦ = -0, 76 V

Ditanya: Notasi sel volta?

Dijawab: 

Pada sel volta terjadi reaksi redoks yang menghasilkan listrik 

  1. Zat yang memiliki nilai E◦ kecil, mengalami oksidasi dan berada di anode
  2. Zat yang memiliki nilai E◦ besar, mengalami reduksi dan berada di katode

Reaksi elektrode: 

Anode: Zn ⇌ Zn2+ + 2e  

Katode: Cr3+ + 3e ⇌ Cr 

Jadi notasi sel volta yang dapat disusun adalah Zn∣ Zn2+∣∣ Cr3+ ∣ Cr

Contoh Soal 2

Tulislah notasi sel volta yang menggunakan data potensial elektrode berikut: 

Zn2+ + 2e → Zn E◦ = -0,76 V

Cu2+ + 2e → Cu E◦ = +0,34 V

Jawab: 

Diketahui: 

Zn2+ + 2e → Zn E◦ = -0,76 V

Cu2+ + 2e → Cu E◦ = +0,34 V

Ditanya: notasi sel volta? 

Dijawab: 

Dari data E◦ diatas, E◦Cu > E◦Zn sehingga Cu yang akan mengalami reduksi dan Zn akan mengalami oksidasi pada proses sel volta. Jadi, notasi selnya: Zn∣ Zn2+∣∣ Cu2+ ∣ Cu

Contoh Soal 3 

Diketahui 2 elektrode sebagai berikut: 

Mg2+ (aq) + 2e →  Mg (s) E◦ = -2,37 V

Ag+ (aq) + e →  Ag  (s) E◦ = +0,79 V

Tentukan notasi sel voltanya!

Jawab: 

Diketahui: 

Mg2+ (aq) + 2e →  Mg (s) E◦ = -2,37 V

Ag+ (aq) + e →  Ag (s) E◦ = +0,79 V

Ditanya: notasi sel volta? 

Dijawab: 

Dari data E◦ diatas, E◦Ag > E◦Mg sehingga Ag yang akan mengalami reduksi dan Mg akan mengalami oksidasi pada proses sel volta. Jadi, notasi selnya: Mg∣ Mg2+∣∣ Ag+ ∣ Ag

Contoh Soal 4 

Tuliskan reaksi sel volta secara lengkap dari notasi sel berikut

Fe∣ Fe2+∣∣ Ag+ ∣ Ag

Jawab: 

Notasi sel biasa ditulis dengan format Anoda ∣∣ Katoda

Fe∣ Fe2+∣∣ Ag+ ∣ Ag

Dari notasi tersebut, dapat diketahui bahwa pada anoda, Fe teroksidasi menjadi Fe2+ dan pada katoda, Ag+ tereduksi menjadi Ag 

Sehingga, reaksi kimianya adalah 

Fe (s) + Ag+ (aq) → Fe2+ (aq) + Ag (s)

Contoh Soal 5

Sel volta tersusun dari elektroda Ni dan Al, jika diketahui: 

Ni2+ + 2e → Ni E◦ = 0,25 V

Al3+ + 3e → Al E◦ = -1,66 V

Tulislah reaksi di anoda dan katoda! 

Jawab:

Dari data E◦ diatas, E◦Ni > E◦Al  sehingga Ni yang akan mengalami reduksi dan Al akan mengalami oksidasi pada proses sel volta. 

Reaksi di anoda (melakukan oksidasi) 

Al → Al3+ + 3e

Reaksi di katoda (melakukan reduksi) 

Ni2+ + 2e → Ni

Wah, ternyata begitu ya cara kerja baterai karena adanya perbedaan tegangan pada katoda dan anoda. Gali terus tentang materi notasi sel volta dengan klik banner di bawah, ya!

Notasi Sel Volta: Penulisan - Kimia SMA Kelas 11 26

Elo juga bisa belajar kapanpun dan dimanapun juga akses try out dan live class dengan elo berlangganan paket belajar di Zenius!

Notasi Sel Volta: Penulisan - Kimia SMA Kelas 11 27

Penulis: Syifa Aulia Dewi

Referensi 

Nasution, M. (2021). Mengaplikasikan Sel Volta Dalam Pembuatan Baterai Sebagai Penyimpa Energi. JET (Journal of Electrical Technology), 6(3), 152-154.

Bagikan Artikel Ini!