Pengertian, Sifat, Komponen, dan Fungsi Membran Sel – Materi Biologi Kelas 11

Ilustrasi siswa sedang mengamati membran sel.

Ternyata, proses pembuatan telur asin menggunakan prinsip difusi dan osmosis yang melalui membran sel, lho. Apa itu membran sel? Apa fungsi membran sel? Ada apa saja komponen penyusunnya? Temukan jawabannya di sini, ya!

Coba tebak, ini gambar apa?

ilustrasi telur asin.
Ini gambar telur asin, guys. (Arsip Zenius)

Telur asin itu terbuat dari apa, sih? Sebelumnya, elo sudah pernah praktik membuat telur asin belum? Dulu gue pernah praktik membuat telur asin di sekolah, dan berhasil!  Bahan utamanya sudah pasti telur bebek, ya. Selain telur, kira-kira apa lagi? Garam? Abu gosok? Batu bata?

Setelah praktikum, gue penasaran, gimana caranya telur yang direndam dalam abu gosok dan garam menjadi asin. Elo juga penasaran nggak, sih, gimana cara kerja pembuatan telur asin?

Ternyata, proses pembuatan telur asin itu menggunakan prinsip difusi, guys.

Difusi merupakan pergerakan partikel dari lokasi yang konsentrasi partikelnya tinggi ke lokasi yang konsentrasi partikelnya rendah.

Penasaran gimana prinsip tersebut diaplikasikan terhadap telur asin? Elo bisa menemukan jawabannya di bawah ini. Tapi, sebelum ke situ, elo perlu mengenal dulu yang namanya membran sel.

Apa Itu Membran Sel?

Kalau elo masih asing dengan istilah membran sel, apakah elo familiar dengan istilah membran plasma? Keduanya memiliki arti yang sama, ini dia pengertian membran sel.

Membran sel atau membran plasma merupakan membran semipermeabel tipis yang mengelilingi sitoplasma untuk melindungi bagian dalam sel.

Apa yang dimaksud dengan semipermeabel? Mengapa membran sel bersifat semipermeabel? Sifat membran sel adalah permeabel, impermeabel, semipermeabel atau selektif permeabel.

Karakteristik membran sel yang permeabel artinya zat atau cairan bisa melewatinya. Sebaliknya, impermeabel artinya zat atau cairan nggak bisa melewatinya.

Lalu, bagaimana dengan sifat membran sel yang selektif permeabel? Dari namanya saja sudah terlihat ya, yaitu “selektif” yang artinya penyaringan dan “permeabel” yang artinya zat bisa masuk melewatinya. 

Jadi, semipermeabel merupakan penyaringan beberapa molekul atau zat yang bisa dan nggak bisa melewati membran sel. Membran sel bersifat selektif permeabel sehingga dapat berfungsi untuk mengontrol transportasi zat yang keluar dan masuk sel.

Nah, di dalam membran sel itu ada transpor pasif (nggak membutuhkan energi) dan transpor aktif (membutuhkan energi). Penasaran seperti apa jalannya transportasi zat dalam membran sel? Elo bisa mempelajari lebih lanjut dengan nonton video belajar Zenius di sini.

Oh iya, perlu elo ketahui juga bahwa membran sel terdapat pada semua sel. Jadi, itu letak perbedaan membran sel dan dinding sel. Membran sel ada di semua sel, baik hewan maupun tumbuhan. Sedangkan, dinding sel hanya ada pada sel tumbuhan. Lalu, apa saja fungsi membran sel?

Baca Juga: Organel Sel – Pengertian, Macam, Ciri, Struktur, dan Fungsinya

Fungsi Membran Sel

Fungsi membran sel yang utama adalah untuk melindungi keutuhan bagian dalam sel. Kalau dipikir-pikir, kerja si membran sel ini seperti gerbang, guys. Ia mengelilingi setiap sel hidup, ia juga membatasi sel dari lingkungan di sekitarnya.

Jadi, membran sel ini akan membiarkan zat tertentu masuk ke dalam sel, di sisi lain juga menahan zat lain supaya nggak keluar. Kenapa sel harus dijaga?

Perlu elo ketahui bahwa sel itu merupakan unit struktural fungsional terkecil yang menyusun suatu organisme. Meskipun kecil, namun perannya nggak main-main bagi suatu organisme. Penting banget!

Sedangkan, di luar sel itu terdapat ion, asam, dan alkali yang beracun bagi sel. Bahaya, kan?  Ya, walaupun nggak sedikit juga nutrisi dari luar yang harus diserap oleh sel untuk tetap hidup dan tumbuh.

Oleh karena itu, membran sel punya fungsi ganda: pertama, gerbang transportasi nutrisi dan limbah (nutrisi masuk, limbah keluar); kedua, menopang dan membantu mempertahankan bentuk sel.

Lalu, Apa Hubungannya dengan Telur Asin?

Kita balik lagi ke proses pembuatan telur asin, ya.

Ilustrasi membuat telur asin
Kurang lebih seperti ini gambaran membuat telur asin. (Arsip Zenius)

Secara garis besar, proses pembuatannya itu dengan merendam atau menyelimuti telur bebek dengan campuran abu gosok atau batu bata yang sudah dihaluskan bersama dengan garam dan air.

Nah, dari situ lama-lama terjadilah difusi. Karena, di campuran serbuk batu bata tadi garamnya ada banyak, sedangkan di dalam telur hanya ada kandungan garam sedikit. Maka, sesuai dengan prinsip difusi—pergerakan partikel dari konsentrasi tinggi ke rendah—garam akan menembus pori-pori yang ada di cangkang dan meresap ke dalam melewati membran telur, hingga ke kuning telurnya.

Artinya, ada transportasi nutrisi dan limbah pada membran sel telur. Ion, molekul, dan senyawa tertentu masuk ke dalam membran sel telur hingga membuat telur menjadi asin. Sebaliknya, ion, molekul, dan senyawa tertentu yang sudah nggak dibutuhkan, dikeluarkan dari sel telur.

Pernah, kan, elo memperhatikan kuning telur asin itu “masir” atau agak kasar gitu? Karena, kuning telur mengandung banyak garam. Selain itu, elo juga memperhatikan putih telurnya, nggak? Yap betul, putih telur asin lebih kenyal dibandingkan dengan telur rebus biasa, iya kan? Di situ ada prinsip osmosis. Jadi, molekul air keluar melewati membran telur.

Baca Juga: Rumus Osmosis dan Penerapannya dalam Kehidupan Sehari-hari

Komponen Penyusun Membran Sel

Komponen utama membran sel adalah fosfolipid. Umumnya, lipid bisa menyusun 20-80% membran sel, sisanya adalah protein. Nggak percaya? Nih, elo bisa lihat komponen membran sel dalam gambar berikut ini.

komponen penyusun dan fungsi membran sel
Seperti ini penampakan membran sel. (Arsip Zenius)

Berdasarkan gambar di atas, gue akan menjelaskan struktur dan fungsi membran sel supaya elo makin mengenal si membran sel ini.

1. Fosfolipid

Struktur membran sel berupa dua lapis fosfolipid yang disebut dengan lipid bilayer. Bagian atas atau kepalanya bersifat hidrofilik (suka air) dan bagian ekornya bersifat hidrofobik (takut air). Saling melengkapi banget, nggak, tuh?

Lalu, apa fungsi dari protein dan lipid pada membran sel? Oke, akan gue bahas. Fungsi lipid pada membran sel adalah untuk membantu memberikan kelenturan membran. Kemudian, protein berfungsi untuk memantau dan menjaga iklim kimiawi sel, sekaligus membantu mentransfer molekul dalam melintasi membran.

2. Kolesterol

Pada gambar, elo melihat ada kolesterol, kan? Kenapa ada kolesterol pada membran sel? Kolesterol merupakan komponen lipid lain dari membran sel hewan—jadi nggak ditemukan di sel tumbuhan, ya.

Molekul kolesterol tersebut secara selektif tersebar di antara fosfolipid. Fungsinya apa? Untuk membantu menjaga kelenturan membran sel dengan mencegah fosfolipid supaya nggak terlalu rapat.

3. Glikolipid

Glikolipid terletak pada permukaan membran sel. Ia juga memiliki rantai gula karbohidrat (gugus gula) yang melekat. Fungsinya untuk apa? Glikolipid berfungsi untuk membantu sel dalam mengenali sel-sel lainnya dari tubuh. Bisa dibilang, glikolipid ini berperan pada interaksi sel dan lingkungannya. Semacam panitia ospek, nggak, sih?

4. Glikoprotein

Glikoprotein juga punya rantai karbohidrat yang melekat padanya. Nggak seperti glikolipid yang ada di permukaan membran sel, glikoprotein tertanam dalam membran sel. Fungsinya untuk membantu komunikasi antarsel dan transportasi molekul melintasi membran.

5. Protein Integral dan Protein Periferal

Elo lihat ada protein yang tertanam dalam lapisan ganda fosfolipid, kan? Nah, itu merupakan protein integral. Protein ini tertanam dalam lapisan ganda fosfolipid. Jadi, protein integral itu menyisip di antara membran yang terbentang dari atas sampai bawah secara permanen, sudah seperti bagian dari membran itu sendiri.

Nah, sedangkan protein periferal itu hanya menempel sementara pada lapisan membran. Fungsinya sebagai transpor elektron pada pembentukan energi. Kalau berhubungan sama energi, artinya peranannya ada pada transpor aktif. Paham ya sampai sini?

Mau lanjut belajar mengenai pengertian, struktur, dan fungsi membran sel? Elo bisa nonton video belajar Zenius dengan klik banner di bawah ini.

klik banner ini untuk mempelajari materi biologi lebih lanjut

Contoh Soal dan Pembahasan Membran Sel

Untuk menguji sejauh mana pemahaman elo mengenai materi pengertian, struktur, dan fungsi membran sel, gue ada beberapa contoh soal dan pembahasan yang bisa dijadikan sebagai referensi. Cekidot!

Contoh Soal 1

Membran sel bersifat impermeabel terhadap zat-zat berikut kecuali….

A. Pati.

B. Polisakarida.

C. Protein.

D. Asam amino.

E. Glikogen.

Jawab: E. Glikogen.

Pembahasan:

Impermeabel merupakan membran yang memungkinkan zat atau cairan nggak bisa melewatinya. Ia hanya bisa dilewati oleh air dan beberapa molekul lembut seperti gas, glukosa, asam amino, asam lemak, gliserol, dan berbagai ion.

Contoh Soal 2

Membran sel sangat penting karena alasan di bawah ini kecuali….

A. Bersifat diferensial permeabel.

B. Mengendalikan pertukaran zat antara sel.

C. Menjadi pembatas antara isi sel dan lingkungan luarnya.

D. Menjadi pembatas antara sitoplasma dan nukeloplasma.

E. Sebagai reseptor.

Jawab: A. Bersifat diferensial permiabel.

Pembahasan:

Pada uraian di atas, elo sudah mengetahui sifat membran sel, yaitu permeabel, impermeabel, dan semi permeabel. Nah, pada poin-poin di atas, hanya poin A yang nggak mendefinisikan membran sel. Sedangkan, poin lainnya merupakan fungsi dari membran sel.

Baca Juga: Siklus Sel, Tahapan & Fase pada Manusia

*****

Gimana nih, sampai sini udah paham kan tentang pengertian, struktur, dan fungsi membran sel? Pastikan pemahaman elo udah mantap ya, karena materi ini sering muncul di UTBK. Zenius juga udah siapin playlist video belajar materi UTBK Biologi lainnya di link berikut.

Materi UTBK Biologi

Elo juga bisa menguji sejauh mana pemahaman elo mengenai materi Biologi, termasuk pengertian dan fungsi membran sel dengan ikut try out Zenius. Caranya gampang, elo tinggal klik link di bawah ini, ya!

Try Out bareng Zenius

Referensi:

Cell Membrane Function and Structure — ThoughtCo (2019).

Bagikan Artikel Ini!