Annelida

Berkenalan dengan Annelida (Cacing Bersegmen), Yuk!

Artikel ini akan membahas tentang filum Annelida, mulai dari pengertiannya, ciri-ciri, hingga klasifikasinya.

Hi, guys! Kali ini aku akan membahas tentang salah satu filum cacing bersegmen. Sebelumnya, kamu udah baca artikel tentang filum Platyhelminthes dan Nemathelminthes belum? Mereka adalah cacing pipih dan cacing gilig. Lalu, Annelida itu cacing apa ya sebenarnya? Apakah anggota dari filum tersebut sering kita jumpai? Hmmm.. daripada penasaran, mendingan langsung aja deh kita baca informasi berikut ini yuk!

Apa Itu Annelida?

Berbicara mengenai cacing, ada banyak macamnya, seperti cacing gilig dan cacing pita. Nah, kalau cacing bersegmen itu apa ya? Cacing ini merupakan salah satu filum dalam kingdom Animalia yang berasal dari bahasa Latin annelus yang berarti cincin kecil dan oidos yang berarti bentuk. Jadi, Annelida adalah cacing dengan bentuk menyerupai cincin yang diuntai, karena tubuhnya tersusun atas segmen-segmen gitu, guys. Menurut John W. Kimball, dalam bukunya yang berjudul Biology tahun 1983, cacing jenis ini memiliki ciri khas yaitu simetri bilateral dan memiliki rongga tubuh yang besar berisi cairan. Oh iya, 

Ciri-ciri Annelida

Kurang lengkap rasanya kalau belum mengetahui ciri-ciri dari filum hewan yang satu ini. Iya gak, guys? Nah, maka dari itu, di sini aku bakal memberikan informasi mengenai ciri-ciri dari cacing bersegmen tersebut.

  • Merupakan hewan selomata, yaitu sudah memiliki rongga tubuh yang sempurna.
  • Memiliki tubuh yang bersegmen menyerupai rangkaian cincin atau gelang.
  • Habitatnya di perairan laut atau tawar, dan tanah lembap.
  • Hidup secara bebas dan ada yang parasit dengan menempel pada vertebrata.
  • Memiliki sistem pencernaan dan sirkulasi tertutup.
  • Bernapas menggunakan permukaan tubuhnya, karena di permukaannya tersebut terdapat pembuluh darah kecil sebagai organ pernapasan.

Klasifikasi Annelida

Selanjutnya, kita bahas tentang klasifikasinya, yuk! Di sini kamu bisa mengetahui kelompok dari berbagai jenis cacing di dalam filum tersebut. Jadi, kamu bisa membedakan kira-kira cacing tanah dan lintah apakah berada dalam satu kelas atau bukan. Cacing bersegmen diklasifikasikan menjadi tiga, yaitu Polychaeta, Oligochaeta dan Hirudinea.

Annelida
Contoh anggota Annelida berdasarkan klasifikasinya

Polychaeta

Kelas pertama dari filum Annelida yang akan aku bahas di sini adalah Polychaeta, berasal dari bahasa Yunani yaitu poli yang berarti banyak dan chaeta yang berarti rambut. Mereka memiliki sepasang struktur yang menyerupai dayung di tiap segmennya, namanya parapodia. Fungsi parapodia adalah sebagai alat gerak sekaligus insang. Umumnya, anggota kelas ini hidup di perairan laut.

Contoh hewan Polychaeta: Alitta virens.

Oligochaeta

Selanjutnya ada kelas Oligochaeta. Berbeda dengan Polychaeta yang memiliki banyak rambut, Oligochaeta merupakan cacing yang memiliki sedikit rambut. Mereka bersegmen dan bersifat hermaprodit, namun tidak bisa membuahi dirinya sendiri. Habitatnya di dalam tanah, tempat lembap dan air.

Contoh hewan Polychaeta: Lumbricus terrestris (cacing tanah).

Hirudinea

Terakhir ada kelas Hirudinea, nah anggota kelas ini gak punya rambut atau chaeta lho, guys. Tubuh mereka pipih dan ujungnya sedikit runcing. Mereka memiliki alat penghisap pada segmen ujung (awal dan akhir) yang berfungsi untuk menempel dan bergerak. Kebanyakan anggota Hirudinea merupakan ektoparasit, yaitu parasit yang hidup di luar tubuh inangnya. Mereka akan menghisap darah inangnya dengan cara menempel. Kamu pasti gak asing lagi ‘kan sama ciri-ciri di atas?

Contoh hewan Hirudinea: Hirudo javanica (lintah jawa).

Nah, itu dia informasi mengenai cacing bersegmen atau Annelida. Sebagai organisme yang tergabung dalam kingdom Animalia, mereka memiliki peran bagi manusia, baik itu peran yang menguntungkan maupun merugikan. Bisa digunakan sebagai obat, namun ada juga yang bisa menimbulkan penyakit. Sekarang kamu udah bisa ‘kan membedakan cacing Annelida berdasarkan klasifikasinya? Semoga informasi di atas bermanfaat ya buat kamu.

Baca Juga Artikel Lainnya

Kingdom Animalia

Archaebacteria

Terumbu Karang (Porifera), Hewan atau Tumbuhan?