kumpulan rumus fisika

10 Rumus Fisika yang Sering Digunakan

Artikel ini berisi kumpulan rumus Fisika yang bisa digunakan dalam membantu mengerjakan berbagai soal Fisika.

Siapa di sini yang suka banget mengerjakan soal Fisika? Atau malah merasa kesulitan dalam mengerjakan soal-soalnya? Kalau kamu merasa kesulitan, kemungkinan karena kamu bingung rumus mana yang harus digunakan untuk mengerjakan soal tersebut. Betul atau betul? Untuk memudahkan kamu dalam mengerjakan berbagai soal yang sering muncul atau umum digunakan, aku udah merangkum 10 rumus Fisika untuk membantumu dalam mengerjakan berbagai soal. Simak selengkapnya di bawah ini, yuk

Rumus Massa Jenis

Rumus Fisika yang pertama adalah massa jenis, yaitu suatu ukuran untuk menunjukkan kerapatan dan kepadatan suatu partikel tersusun.Lambang dari massa jenis adalah “ρ” (dibaca: rho). Menurut sistem Satuan Internasional (SI), satuan massa jenis adalah kg/m3 atau kg.m-3.

Rumus massa jenis:

ρ = m/v

Keterangan:

ρ = massa jenis (kg/m3).

m = massa (kg).

v = volume (m3).

Rumus Gaya

Rumus gaya adalah salah satu rumus fisika yang paling sering digunakan. Gaya adalah salah satu dari besaran turunan yang dapat menyebabkan sebuah benda bermassa mengalami pergerakan. Satuan gaya menurut SI adalah Newton (N) dengan lambangnya yaitu F. Rumus gaya adalah sebagai berikut:

F = m x a

Keterangan:

F : gaya (Newton atau kg.m/s2)

m : massa benda (kg)

a : percepatan (m/s2)

Rumus Frekuensi

Frekuensi juga merupakan salah satu rumus fisika yang paling sering digunakan. adalah jumlah getaran yang dihasilkan setiap satu detik. Menurut sistem Satuan Internasional (S1), satuan frekuensi adalah Hz (Hertz) dengan lambangnya adalah f. Rumus frekuensi juga tidak hanya satu, melainkan ada banyak lho. Kamu bisa cek rumus-rumusnya di bawah ini.

rumus fisika gelombang
Rumus Fisika tentang gelombang atau getaran

Rumus 1

Rumus yang pertama digunakan untuk mencari frekuensi dari suatu getaran atau gelombang dengan mengetahui jumlah getaran dan waktunya terlebih dahulu.

f = n/t

Keterangan:

f : Frekuensi (Hz)

n : Jumlah getaran

t : Waktu yang dibutuhkan untuk melakukan getaran (s)

Rumus 2

Rumus ini digunakan ketika kecepatan dan panjang gelombangnya diketahui.

f = v/𝜆

Keterangan:

f : Frekuensi (Hz)

v : kecepatan gelombang (m/s)

𝜆 : panjang gelombang (m).

Rumus 3

Yap, frekuensi memang erat kaitannya dengan periode. Ketika nilai periode diketahui, kamu bisa mencari frekuensi dengan menggunakan rumus ini. Lebih mudah, bukan?

f = 1/T

Keterangan:

f : Frekuensi (Hz)

T : Periode (s)

Rumus Periode

Rumus fisika yang akan aku bahas selanjutnya adalah rumus periode. Periode adalah lama waktu yang diperlukan untuk melakukan satu getaran atau gelombang. Lambang periode adalah T dengan satuannya detik atau sekon (s). Rumus periode ada berbagai macam lho, guys. Berikut ini adalah rumus periode yang umum digunakan:

Rumus 1

Rumus ini bisa kamu gunakan untuk mencari periode dari jumlah getaran dan waktu.

T = t/n

Keterangan:

T : Periode (s)

t : Waktu yang dibutuhkan untuk melakukan getaran (s)

n : Jumlah getaran

Rumus 2

Rumus yang kedua bisa digunakan ketika frekuensinya diketahui. Maka, kamu bisa menghitung periode getaran atau gelombang dengan mudah menggunakan rumus ini.

T = 1/F

Keterangan:

T : Periode (s)

f : Frekuensi (Hz)

Rumus 3

Terakhir, kamu bisa menggunakan rumus periode ini ketika kecepatan gelombang dan panjang gelombang diketahui.

T = v.𝜆

Keterangan:

T : Periode (s)

v : kecepatan gelombang (m/s)

𝜆 : panjang gelombang (m).

Cepat Rambat Gelombang

Cepat rambat gelombang adalah jarak yang ditempuh oleh gelombang setiap detik. Satuannya adalah m/s dan dilambangkan dengan huruf “v”. Rumusnya adalah sebagai berikut:

v = s / t

v = 𝜆 x f

v = 𝜆 / T

Keterangan:

v : cepat rambat gelombang (m/s)

s : jarak (m)

t : waktu (s)

𝜆 : panjang gelombang (m)

f : frekuensi (Hz)

T : periode (s)

Rumus Energi Potensial

Energi potensial adalah energi yang dimiliki oleh benda karena adanya pengaruh kedudukan dari benda tersebut. Jadi, sekalipun benda tersebut diam, ia memiliki energi potensial. Contohnya buah apel di atas pohon, apel tersebut memiliki energi potensial. Ketika buah apel jatuh, maka energi potensial berubah menjadi energi kinetik.

kumpulan rumus fisika
Ilustrasi buah apel yang memiliki energi potensial dan energi kinetik (foto oleh Kaboompics.com dari Pexels)

Rumus energi potensial adalah sebagai berikut:

Ep = m.g.h

Keterangan:

Ep : energi potensial (Joule)

m : massa benda (kg)

g : gravitasi bumi (m/s2)

h : ketinggian suatu benda (m)

Rumus Energi Kinetik

Energi kinetik adalah rumus fisika selanjutnya yang paling sering digunakan. Energi kinetik merupakan suatu energi yang dimiliki oleh suatu benda karena pergerakannya. Seperti tadi aku gambarkan ketika apel masih berada di pohonnya, maka energi yang dimiliki adalah potensial, namun ketika apel tersebut jatuh, maka ia mengalami energi kinetik. Rumusnya bisa dilihat sebagai berikut:

Ek = ½ mv2

Keterangan:

Ek : energi kinetik (Joule)

m : massa (kg)

v : kecepatan (m/s)

Rumus Rangkaian Listrik

Rumus Fisika selanjutnya yang akan aku bahas adalah seputar rangkaian listrik. Listrik merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Hampir semua aktivitas manusia berhubungan dengan listrik. Untuk menghasilkan listrik, maka diperlukan sumber listrik yang kemudian dihubungkan ke benda yang membutuhkan listrik seperti TV dan kulkas. Nah, listrik tersebut mengalir melalui suatu rangkaian, yang kemudian disebut rangkaian listrik. Ada dua hukum yang berhubungan langsung dengan rangkaian listrik, yaitu hukum Ohm dan hukum Kirchoff.

Hukum Ohm

Hukum Ohm berbunyi: “Besar arus listrik (I) yang mengalir melalui sebuah penghantar akan berbanding lurus dengan tegangan/beda potensial (V) yang diterapkan kepadanya dan berbanding terbalik dengan hambatannya R“. Dari bunyi tersebut, maka dapat diambil kesimpulan bahwa rumus dari hukum Ohm adalah sebagai berikut:

V = I.R

Keterangan:

V : tegangan listrik (Volt) 

I : kuat arus (Ampere)

R : hambatan (Ω atau Ohm)

Hukum Kirchoff

Hukum Kirchoff berbunyi: “Jumlah kuat arus yang masuk ke suatu titik cabang sama dengan jumlah kuat arus yang keluar dari titik cabang tersebut”. Seperti inilah rumus hukum kirchoff:

𝝨 I masuk = 𝝨 I keluar

Keterangan:

I : kuat arus (Ampere)

Hambatan Pengganti

Hambatan pengganti adalah besarnya hambatan setara dengan total hambatan yang dihasilkan dari suatu rangkaian listrik.

Kamu bisa gunakan rumus di bawah ini untuk rangkaian seri:

R = R1 + R2 + R3 + …

Sedangkan, untuk rangkaian paralel gunakan rumus berikut ini:

1/R = 1/R1 + 1/R2 + 1/R3 + …

Keterangan:

R : hambatan (Ω atau Ohm)

Itu dia kumpulan rumus Fisika yang sering muncul dalam soal dan umum digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutmu, manakah rumus yang paling sering kamu temukan dalam soal? Kalau masih ada beberapa rumus yang membuatmu bingung, kamu bisa banget lho belajar materi bareng Zenius di sini. Atau kamu ada kesulitan terkait matematika, chat whatsapp ZenBot aja!

Baca Juga Artikel Lainnya

Kupas Tuntas Materi Gelombang Bunyi

Usaha dan Energi

Materi Lengkap Besaran dan Satuan Fisika

Bagikan artikel ini: