Konsep Ketahanan Pangan – Materi Geografi Kelas 11

konsep ketahanan pangan

Holla sobat Zenius! Sudah makan kah? Hayo buat yang perutnya keroncongan, mendingan lo makan dulu deh, dijamin belajar elo bakal lebih optimal dengan perut terisi. Makanan emang ibarat bahan bakar buat manusia dalam beraktivas. Mari kita bahas lebih lanjut peranan pangan dalam kehidupan bermasyarakat! 

Sekarang kita bakal membahas konsep ketahanan pangan. Inget kan sama istilah sandang, papan, pangan? Yep, pangan merupakan salah satu kebutuhan dasar utama bagi manusia yang harus dipenuhi setiap saat. Buat elo yang ingin memahami arti pangan terlebih dahulu, gue saranin baca ini: Apa itu Pangan dan Bagaimana cara Menjaga Ketahanannya?

Definisi Ketahanan Pangan

Sebenarnya apa sih yang dimaksud dengan ketahanan pangan itu? Pertahanan pakai makanan? Eits, bukan begitu ya. Kalau berdasarkan Undang-Undang No. 18 tahun 2012, Ketahanan pangan itu adalah kondisi terpenuhinya pangan bagi negara hingga perseorangan yang ditinjau dari kecukupan ketersediaan pangan, baik jumlah, mutu, keamanan, ragam, gizi, dan terjangkau untuk dapat hidup sehat, aktif, dan produktif secara berkelanjutan.

Peran pangan memang penting banget bagi kehidupan suatu bangsa. Ketika ketersediaan pangan lebih kecil dibanding kebutuhannya seketika kondisi ekonomi negara bakal ikutan gonjang-ganjing. Ini lah kenapa mengatasi masalah kelaparan menjadi langkah awal bagi pemerintah untuk membentuk masyarakat yang sehat dan produktif. 

Pentingnya ketahanan pangan ini mendorong pemerintah untuk mencapai ketahanan pangan nasional, yaitu sebuah keadaan saat seluruh penduduk indonesia memiliki akses terhadap pangan yang aman dan bergizi. 

Ketahanan Pangan Dalam Perspektif Geografi

Ketahanan pangan erat kaitannya dengan masalah kelaparan. Terus kenapa permasalahan ini menjadi bagian dari geografi? Oke– sebagai pemanasan kita bahas dulu, sebenarnya gimana sih menggali persoalan ketahanan pangan dalam perspektif geografi?

Pertama, ketika elo melihat fenomena kelaparan, aspek pertama yang perlu elo perhatikan adalah persebarannya. Elo bisa mempertanyakan apakah fenomena kelaparan ini tersebar dalam beberapa wilayah, atau mengelompok dalam wilayah tertentu? Persebaran ini disebut dengan dispersion. 

Dari sini elo bisa melihat dari sisi density alias kepadatannya. Seberapa banyak kah orang-orang yang mengalami kelaparan ini? Ketika elo udah menganalisa dari sisi persebaran dan kepadatannya maka elo akan menyadari sebuah pattern atau pola sudah terbentuk. Ketika fenomena tersebut terjadi berkali-kali maka ada sebuah pola yang bisa elo analisa, kenapa dan mengapa hal ini bisa terjadi? 

Nah ketika elo sudah melakukan langkah-langkah tadi, elo baru aja menganalisa sebuah fenomena dengan sudut pandang spatial distribution. Dalam perspektif geografi, hal ini erat banget kaitannya sama potensi, persebaran, dan pengelolaan. Jadi kedepannya, kita bakal mengaitkan setiap materi dengan ketiga hal tersebut ya. 

Komponen dan Faktor Utama Penentu Ketahanan Pangan

Ada beberapa komponen yang harus dipenuhi untuk mencapai ketahanan pangan, yaitu:

  • Ketersediaan pangan
    Adanya kemampuan dalam menyediakan pangan untuk memenuhi kebutuhan dasar. 
  • Akses pangan
    Akses di sini maksudnya kemampuan masyarakat untuk mendapatkan bahan pangan bernutrisi.
  • Akses ekonomi
    Adanya kecukupan pendapatan dan kesempatan kerja yang membuat masyarakat bisa mencukupi kebutuhan pangannya. 
  • Akses fisik
    Adanya sarana dan prasarana dalam melakukan distribusi pangan agar dapat diakses seluruh masyarakat.
  • Pemanfaatan pangan
    Adanya pengetahuan seorang individu terkait pangan yang membuat mereka bisa memanfaatkan pangan dengan optimal.

Nah, komponen-komponen tersebut merupakan indikator ketahanan pangan yang dapat digunakan untuk mengukur  ketahanan pangan suatu negara. Kalau kita kaitkan dengan geografi yang merupakan studi keruangan maka kita bisa membagi faktor-faktor yang mempengaruhi komponen tersebut berdasarkan dua hal yaitu, aspek fisik dan aspek sosialnya. 

  • Lahan
    Lahan sangat berhubungan dalam menentukan sumber pangan dari budidaya pertanian dan perkebunan. Dari relief, para petani harus menganalisa teknik bercocok tanam apa yang sesuai dengan lahan tersebut? Jenis-jenis tanah juga perlu elo perhatikan untuk mengetahui potensi masing-masing daerah.
  • Iklim dan cuaca
    Faktor ini sangat mempengaruhi cara masyarakat mendapatkan sumber pangan. Contohnya, sebagian nelayan di Indonesia masih bergantung pada kondisi angin saat pergi melaut untuk menangkap ikan. Petani pun masih mengandalkan hujan sebagai cara mereka untuk mengairi sawah.
  • Teknologi
    Teknologi perperan dalam membantu kegiatan kita menjadi efektif dan efisien. Berkembangnya sistem daring juga turut berkontribusi dalam memudahkan distribusi pangan di Indonesia. Sebuah teknologi bernama Sistem Informasi Geografi (SIG) diciptakan untuk menunjang keberlanjutan pertanian. Sistem ini dapat membantu inventaris hasil pangan, dan memantau lahan lewat satelit untuk menganalisa kondisinya.
  • Infrastruktur
    Sebagai negara kepulauan, Indonesia membutuhkan infrastruktur perhubungan yang baik. Ketersediaan sarana prasarana yang menghubungkan laut dan udara menjadi hal krusial sebagai kunci penyebaran pangan yang merata. 

Sumber Daya Pangan

Indonesia sebagai negara yang memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi memiliki sumber daya pangan yang beragam, mulai dari pertanian, perkebunan, perikanan dan peternakan. Yuk kita bahas satu persatu!

Kondisi Pertanian Indonesia

Elo pasti udah familiar sama Indonesia yang disebut sebagai negara agraris.  Hal ini terjadi karena sebagian besar penduduknya bekerja di bidang pertanian. Pertanian kita memang identik sama beras karena jenis pangan ini merupakan makanan pokok utama masyarakat kita. 

Tapi meskipun begitu, sebenarnya banyak banget alternatif sumber karbo yang bisa elo coba selain beras. Sebelum ke sana, kita bahas dulu ya soal musim tanam di Indonesia. Coba kita lihat gambar di bawah ini.

Konsep Ketahanan Pangan - Materi Geografi Kelas 11 25
Musim tanam di Indonesia (sumber: arsip Zenius)

Pertanian Indonesia memiiki tiga kali masa tanam. Masa tanam ini ditentukan berdasarkan cuaca setiap bulannya, misal ketika padi butuh penggenangan maka musim tanam pertamanya dimulai ketika musim hujan yaitu dari November sampai Maret.

Ketika memasuki periode kering biasanya komoditas pun berganti jadi tanaman palawija seperti jagung mulai ditanam. 

Persebaran Pertanian

Lahan pertanian Indonesia dibagi menjadi dua, yaitu lahan basah dan lahan kering. Lahan basah yang biasa disebut sawah juga dibagi lagi gais, jadi sawah irigasi dan sawah tadah hujan. 

Lahan kering merupakan lahan yang hanya membutuhkan sedikit air contoh komoditasnya adalah jagung, ketela pohon (singkong), kacang tanah dan kedelai. Jadi kalau elo bosen makan nasi, jagung dan singkong bisa banget jadi pengganti sumber karbo elo.

Dari kedua lahan tersebut Indonesia menghasilkan banyak komoditas pertanian, berikut ini tabel yang diklasifikasikan berdasarkan daerah dan hasil produk olahannya. Dengan mempelajari ini elo bakal sadar betapa kayanya  potensi pertanian Indonesia. 

Jenis KomoditasDaerah PenghasilProduk Olahan
​​
Padi
Sumber, Sumsel, Kalsel, Sulsel, Pulau Jawa dan BaliNasi dan tepung beras
JagungSumut, Lampung, Jateng, Jatim, NTT, Sulsel dan SulutTepung jagung, maizena, pakan
SingkongSumsel, Lampung, Jateng, DIY dan JatimPengganti beras, tepung tapioka dan moka
Kacang tanahJabar, Jateng, Bali, NTB, Sulsel dan Pulau SumatraSusu, selai, kacang asin dan minyak
Kacang kedelaiJateng, Jatim dan SulselSusu, tahu, tempe dan minyak
tabel persebaran pertanian di Indonesia

Kondisi Perkebunan Indonesia

Sama kayak pertanian, perkebunan pun punya peranan besar dalam ketahanan pangan Indonesia. Apa sih bedanya pertanian dan perkebunan? 

Menurut UU No. 39 Tahun 2014, perkebunan adalah segala kegiatan pegelolaan SDA, SDM, sarana produksi, alat & mesin, budidaya, panen, pengolahan, dan pemasaran terkait tanaman perkebunan. 

Sebenarnya perkebunan merupakan sub sektor pertanian. Kita bisa membagi perkebunan berdasarkan jenis tanaman dan jenis pengelola seperti berikut ini.

Jenis tanaman perkebunan

  • Tanaman musim
    Memiliki umur yang relatif pendek, karena hidup tergantung dari musimnya. Contoh, tembakau dan tebu.
  • Tanaman tahunan
    Memiliki umur yang relatif panjang seperti sawit, teh, kakao dan karet. 

Jenis pengelola perkebunan

  • Perkebunan besar
    Biasanya dikelola oleh swasta atau pemerintah dengan pemodalan yang besar
  • Perkebunan rakyat
    Dikelola oleh rakyat dengan pemodalan seadanya. 

Kondisi Perikanan Indonesia

Indonesia yang merupakan negara kepulauan tentunya juga memiliki potensi perikanan yang kaya. Laut yang begitu luas ini bisa dibagi menjadi dua yaitu menjadi:

Wilayah Barat IndonesiaWilayah Timur Indonesia
Kedalaman laut+- 75m+- 4.000m
Jenis ikanIkan pelagis kecil (Teri, kembung, dsb.)Ikan pelagis besar (tuna, cakalang, dsb.)
tabel jenis laut di Indonesia

Penangkapan dan budidaya perikanan

Tahukah sobat Zenius bahwa dalam setahun penangkapan ikan di Indonesia mencapai 6,5 juta ton? Wow! Penangkapan ikan ini nggak hanya terjadi di laut aja ya, dalam budidaya perikanan masyarakat kita juga memanfaatkan danau menjadi keramba atau jaring apung. 

Kondisi Peternakan Indonesia

Apa sih ternak itu? Kalau kita ngerawat cupang atau kelinci di rumah apakah itu namanya ternak? Nggak semua hewan yang kita pelihara disebut hewan ternak, di sini elo harus melihat dari tujuan elo memelihara hewan itu.. Peternakan adalah kegiatan mengembangbiakkan dan membudidayakan hewan ternak  untuk mendapat manfaat dan hasil dari kegiatan tersebut. 

Peternakan di Indonesia dibagi menjadi dua berdasarkan ukuran hewan ternak, yaitu:

  • Peternakan hewan besar
    Sapi (sapi perah & sapi potong), kerbau, kuda
  • Peternakan hewan kecil
    Kambing, ayam, itik, kelinci, belut, ulat sutera, lebah madu. 

Di Indonesia, peternakan hewan besar lebih lebih dikembangkan sebab permintaan akan daging yang terus meningkat. Kondisi iklim disertai lahan yang luas juga turut membantu dalam berkembangnya peternakan hewan besar.  

Persebaran Peternakan

Persebaran peternakan di Indonesia dipengaruhi oleh kondisi udara, yang mana artinya lokasi dipengaruhi oleh morfologi alias ketinggiannya. 

  • Dataran tinggi
    Di tempat yang sejuk, menjadi menjadi tempat peternakan sapi perah seperti di Lembang, Jawa barat. 
  • Dataran rendah
    Cocok untuk peternakan sapi potong dan kerbau yang seperti di Sumatera Barat dan Sumatera Utara. Lahan berupa sabana juga menjadi tempat yang cocok untuk beternak kuda seperti di NTT. 

Pengelolaan Sumber Daya Peternakan

Pengolahan peternakan bisa kita bagi jadi dua cara, yaitu:

  • Sistem agribisnis
    Sistem ini biasa terjadi di peternakan unggas di mana segala tahapan peternakan memiliki peranan masing-masing yang penting yang berkesinambungan. Contoh usaha yang berkembang mulai dari adanya perusahaan pakaan ternak, pembibitan ayam, peternakan ayam, hingga rumah potongnya.
  • Sistem peternakan terpadu
    Sistem ini terjadi di peternakan sapi. Peternakan terpadu artinya saling memanfaatkan limbah yang tersisa. Contohnya adalah pemanfaatan dari kotoran sapi yang bisa dijadian pupuk untuk pertanian. Seperti simbiosis, sisa dari pertanian pun bisa diolah lagi jadi makan pakan peternakan. Karena terjadinya siklus yang saling melengkapi ini lah dinamakan peternakan terpadu.

Pentingnya Ketahanan Pangan Bagi Negara

Hidup-matinya suatu bangsa bisa dipengaruhi oleh pangan. Besarnya peranan pangan menjadikan pemenuhan kebutuhan pangan bagi warga negara identik dengan hak asasi. Undang-Undang pangan yang kita miliki memperkuat tentang pentingnya pencapaian ketahanan pangan dengan mewujudkan kedaulatan pangan (food soveregnity), kemandirian pangan (food resilience), serta keamanan pangan (food safety). 

Ketahanan pangan ini udah menjadi fokus global. Isu ini sudah menjadi masalah bersama karena setiap negara menyadari bahwa kita nggak bisa berjalan sendiri-sendiri dalam mendorong pembangunan global. Sebuah agenda global bernama Sustainable Development Goals (SDGs) yang diperkenalkan oleh PBB menjadi pedoman dalam berbagai pembangunan di dunia yang bertujuan untuk mengurangi kemiskinan, kesenjangan dan kerusakan lingkungan. Di antara banyaknya tujuan yang mereka kejar, salah satu fokus utama SDGs adalah Zero Hunger.

Organisasi pangan dan pertanian dunia, yaitu Food and Agriculture Organization (FAO) menyatakan bahwa suatu negara harus dilandasi suatu ketahanan pangan agar memiliki masyarakat yang sehat. 

Pemenuhan pangan merupakan faktor penting dalam penentu kualitas sumber daya manusia. Jika kebutuhan pangan seseorang tidak terpenuhi, maka kehidupan orang itu pun tidak dapat dikatakan layak. Mengakhiri kelaparan di Indonesia merupakan salah satu aksi yang  harus pemerintah lakukan. 

Terus gimana sih kondisi ketahanan pangan Indonesia sekarang? Melihat tidak selarasnya  laju pertumbuhan penduduk dengan kecukupan pangan sebenarnya membuat ketahanan pangan Indonesia belum stabil. 

Seperti yang gue sebut di atas, kita bisa menganalisa permasalahan ketahanan pangan dengan prinsip geografi. Dengan melihat dari aspek distribusi Indonesia di mana pemerataan kecukupan pangan belum merata, banyak bagian daerah yang tidak memiliki akses makan dengan mudah. 

Pembangunan yang tidak terjadi secara merata membuat kesenjangan menjadi sesuatu yang nyata di Indonesia. Dilihat dari sektor pangan, Indonesia memiliki beban dengan anak stunting berada di posisi tertinggi ke-2 dia asia tenggara dan ke-5 di dunia. 

Memahami konsep ketahanan pangan nasional dapat memperkaya perspektif elo soal pentingnya pangan. Ilmu geografi ini bisa ngebantu elo dalam memahami kesenjangan ruang serta menjadi titik awal sebelum sobat-sobat Zenius jadi pemimpin yang kelak akan merancang berbagai kebijakan di Indonesia. 

Oke, sampai di situ pembahasan kita soal konsep ketahan pangan nasional. Kalau elo makin penasaran sama materi geografi lainnya tinggal klik banner di bawah ini! 

Konsep Ketahanan Pangan - Materi Geografi Kelas 11 26

Geografi doang nih? Materi lain?
Eits, tenang aja, Zenius juga punya berbagai pilihan paket belajar asik yang kita sesuaikan dengan kebutuhan elo. Coba aja klik banner di bawah ini!

Konsep Ketahanan Pangan - Materi Geografi Kelas 11 27
Bagikan Artikel Ini!