Jenis-jenis Kerumunan Beserta Motif dan Contoh Aktivitasnya – Materi Sosiologi Kelas 11

Jenis-jenis Kerumunan dan Contohnya.

Halo, Sobat Zenius! Kali ini gue mau bahas materi Sosiologi tentang jenis-jenis kerumunan nih. Kira-kira ada apa aja ya jenisnya? Langsung aja bahas yuk, cekidot!

Sebelumnya gue mau tanya, nih. Elo pernah nggak sih dateng ke pesta ulang tahun temen elo? Atau mungkin nonton bioskop dan konser musik? Tempat-tempat tersebut ramai dan banyak orang ya pastinya!

Konser musik masuk ke jenis kerumunan formal audience.
Ilustrasi Kerumunan di Konser Musik (Dok. Freepik)

Nah, ternyata saat elo berkumpul untuk mengikuti acara atau aktivitas yang melibatkan banyak orang, elo sedang berada dalam yang namanya kerumunan, lho.

Dalam kerumunan orang di pesta ulang tahun, konser musik, dan bioskop, artinya elo sedang berada di dalam jenis kerumunan formal audience.

Terus kalau di dalam kerumunan yang lagi ngeliatin orang kecelakaan di jalan, itu jenis kerumunan apa, ya?

Buat tau lebih lengkapnya, gue bakal bahas nih tentang jenis-jenis kerumunan dan jenis kerumunan lainnya, simak kuy!

Pengertian Kerumunan 

Sebelum masuk ke dalam jenis kerumunan, elo perlu tau dulu nih dalam ilmu Sosiologi, kerumunan itu apa, sih?

Dalam ilmu Sosiologi, kerumunan adalah sekumpulan orang yang bersama-sama ada di suatu tempat yang sama dan tidak teratur karena sering terjadi secara spontan.

Kerumunan adalah sekumpulan orang yang bersama ada di suatu tempat yang sama.
Kerumunan di Fasilitas Umum (Dok. Freepik)

Kumpulan orang-orang itu punya berbagai macam jenis, lho. Perbedaannya bisa dilihat dari tujuan dan aktivitas yang dilakukan orang-orang tersebut.

Baca Juga: Kelompok Sosial – Materi Sosiologi Kelas 11 SMA

Nah, berikut adalah jenis-jenis kerumunan yang perlu elo tau!

1. Formal Audience

Ini yang gue bahas tadi, nih! Formal audience adalah sekelompok orang yang memiliki tujuan dan pusat perhatian yang sama. 

Contohnya kumpulan orang yang sedang nonton bioskop atau menghadiri pesta ulang tahun.

Formal audience adalah kerumunan yang memiliki tujuan dan pusat perhatian yang sama.
Ilustrasi Formal Audience (Arsip Zenius)

Kalau elo perhatiin, tentunya kerumunan yang lagi nonton bioskop dan pesta ulang tahun itu perhatiannya tertuju ke satu pusat perhatian. Ya, kan? Terus mereka juga punya tujuan yang sama yaitu menikmati acara tersebut.

2. Planned Expressive Groups

Agak lain nih dari formal audience. Kalau formal audience tadi kerumunannya punya pusat perhatian yang sama, planned expressive groups ini cuman punya tujuan untuk berkumpul yang sama, tapi pusat perhatiannya nggak sama!

Planned expressive groups adalah kerumunan yang memiliki tujuan yang sama namun pusat perhatiannya tidak hanya satu.
Ilustrasi Planned Expressive Groups (Arsip Zenius)

Contohnya ketika siswa kelas 12 sedang merayakan hari kelulusan mereka, atau orang yang berdansa di pesta. Bagi mereka, pusat perhatian itu nggak terlalu penting, tapi mereka datang ke acara tersebut untuk tujuan yang sama.

Baca Juga: Mengenal Konsep Paguyuban dan Patembayan – Materi Sosiologi Kelas 11

3. Inconvenient Causal Crowds

Pernah lihat kumpulan orang di stasiun kereta api atau halte bus? Nah, itu termasuk ke dalam jenis kerumunan inconvenient causal crowds.

Inconvenient causal crowds adalah kerumunan yang terjadi di fasilitas publik.
Ilustrasi Inconvenient Causal Crowds (Arsip Zenius)

Inconvenient causal crowds adalah kerumunan yang memiliki kesamaan tujuan karena ingin menggunakan fasilitas yang sama. Namun, kerumunan ini hanya bersifat sementara. 

4. Spectator Causal Crowds

Elo pernah nggak sih ngeliat kecelakaan di jalan? Nah, kemungkinan besar pas kecelakaan itu terjadi, banyak orang yang berkumpul untuk menyaksikan hal tersebut. Itu namanya spectator causal crowds.

Spectator causal crowds adalah kumpulan orang-orang yang terbentuk karena ingin melihat atau menyaksikan suatu kejadian secara langsung. 

Spectator causal crowds adalah kumpulan orang yang ingin menyaksikan suatu kejadian secara langsung.
Ilustrasi Spectator Causal Crowds (Arsip Zenius)

Contohnya itu kerumunan orang-orang yang ingin menyaksikan kecelakaan, atau penonton pas di lapangan ada lomba 17-an. Kerumunan ini terbentuk dari individu yang berbeda dan biasanya hanya karena sekadar penasaran atau hobi.

5. Panic Causal Crowds

Dari namanya aja kita udah melihat kata “panic”. Apakah mereka kerumunan orang yang sedang kepanikan? Bener banget, gengs!

Panic causal crowds adalah kerumunan orang yang disebabkan karena kepanikan atau ketegangan dari suatu peristiwa. Sehingga mereka mencoba menyelamatkan diri mereka.

Panic causal crowds adalah kumpulan orang yang kepanikan karena ingin menyelamatkan diri.
Ilustrasi Panic Causal Crowds (Arsip Zenius)

Contohnya ketika orang berbondong-bondong keluar dari gedung yang kebakaran untuk menyelamatkan diri. Atau bisa juga ketika orang berkumpul di satu titik aman untuk menghindari gempa bumi.

Baca Juga: Stratifikasi Sosial: Pengertian, Fungsi, Sifat, dan Contohnya – Materi Sosiologi Kelas 11

6. Acting Lawless Crowds 

Acting lawless crowds adalah jenis kerumunan yang memiliki tujuan tertentu, menggunakan kekuatan fisik, dan melanggar norma yang ada. 

Biasanya jenis kerumunan acting lawless crowds disebut juga dengan kerumunan emosional. 

Acting lawless crowds terjadi ketika adanya bentrokan dalam kumpulan orang
Ilustrasi Acting Lawless Crowds (Arsip Zenius)

Kenapa emosional? Elo pernah nggak liat bentrokan atau kerusuhan yang disebabkan oleh suporter sepak bola? Mereka akan cenderung mengabaikan norma yang ada pas udah mengalami bentrokan dengan suporter sepak bola lainnya.

7. Immoral Lawless Crowds

Terakhir, ada immoral lawless crowds yang merupakan kerumunan yang melakukan tindakan melanggar norma di masyarakat. 

Eh terus apa bedanya sama acting lawless crowds? Nah, immoral lawless crowds ini emang udah sedari awal berniatan untuk membuat kerusuhan atau tindakan yang melanggar norma.

Immoral lawless crowds adalah kumpulan orang yang melanggar norma dan aturan di masyarakat.
Ilustrasi Immoral Lawless Crowds (Arsip Zenius)

Contohnya sekelompok remaja yang melakukan vandalisme, atau kerumunan pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm di jalan raya.

Jenis Kerumunan Lainnya

Diluar tujuh jenis kerumunan yang tadi gue sebutin, ternyata masih ada 3 jenis kerumunan lainnya yang masih menjadi perdebatan para ahli dan sosiolog, lho.

Perdebatan dalam dunia ilmu pengetahuan wajar, kok! Termasuk di dunia pakar sosiologi juga nggak kebal dari yang namanya perbedaan pendapat. Mengingat sifat ilmu Sosiologi yang bersifat kumulatif atau bisa ditentang jika ada penelitian yang lebih baru dan kredibel.

Jenis kerumunan lainnya adalah sebagai berikut:

1. Passive Crowds

Yang pertama ada passive crowds, yaitu kumpulan orang yang tidak melakukan apa-apa tapi ada di satu tempat. 

Passive crowds adalah kumpulan orang yang ada di satu tempat yang sama tapi tidak melakukan apa-apa
Ilustrasi Passive Crowds (Dok. Freepik)

Nah, passive crowds ini banyak dikritik oleh sosiolog, lho. Karena, jika orang tersebut ada di satu tempat tapi tidak melakukan apa-apa, apa bedanya dengan agregat? 

Agregat akan kita bahas di poin berikutnya, ya!

2. Demonstrasi atau Massa

Hayo siapa yang pernah ngeliat demo buruh atau kakak-kakak mahasiswa di jalan? Sebenarnya, kalau elo perhatiin, mereka itu kerumunan yang terorganisir lho. 

Demonstrasi adalah jenis kerumunan yang terorganisir dan memiliki tujuan tertentu.
Ilustrasi Demonstrasi atau Massa (Dok. Pixabay)

Di dalam demonstrasi atau massa biasanya ada beberapa orang yang memimpin aksi demonstrasi dan menuntun jalannya para demonstran.

Tapi, demonstrasi atau massa ini juga dikritik oleh sosiolog karena menurut mereka yang mengkritik, apa bedanya demonstrasi dengan kelompok sosial?

Secara, 2 syarat dari terjadinya kelompok sosial dan demonstrasi itu sama, lho. Yaitu adanya pola interaksi dan kumpulan orangnya terorganisir.

3. Publik atau Agregat

Publik atau agregat adalah orang-orang yang berada di tempat yang sama baik secara fisik atau tempat yang sama. Tapi, mereka bisa jadi terhubung secara digital atau internet.

Kerumunan agregat dibagi menjadi dua, yaitu residential aggregate (orang yang bertempat tinggal sama seperti orang-orang di apartemen, rumah susun, atau perumahan) dan functional aggregate (orang yang punya status dan peran masing-masing tapi nggak bisa dibilang sebagai kelompok sosial).

So, itu dia, guys, jenis-jenis kerumunan beserta jenis kerumunan lainnya! Kesimpulannya adalah kerumunan bisa dibedakan menurut tujuan dan aktivitas yang dilakukan kerumunan tersebut.

Contoh Soal Jenis-jenis Kerumunan

Kalau udah paham dengan materi ini, langsung aja coba ngerjain soal yang udah gue buat di bawah ini. Cusss!

Contoh Soal 1

Jenis kerumunan yang terjadi ketika orang-orang berbondong-bondong untuk menyelamatkan diri adalah…

A. Planned expressive groups

B. Inconvenient causal crowds

C. Spectator causal crowds

D. Panic causal crowds

E. Immoral lawless crowds

Jawaban:

Kalau berbondong-bondong untuk menyelamatkan diri, pastinya elo udah tau nih ini jenis kerumunan apa. Kuncinya ada di kata “panic”, yaitu panic causal crowds! Karena kerumunan ini terjadi ketika sekumpulan orang mencoba menyelamatkan diri dan berkumpul di suatu tempat. Jadi, jawabannya adalah D. Panic causal crowds!

Contoh Soal 2

Inconvenient causal crowds adalah…

A. Kerumunan yang melakukan tindakan menyimpang dan di luar norma

B. Kerumunan yang memiliki tujuan tertentu dan menggunakan kekuatan fisik atau kerusuhan

C. Kerumunan yang memiliki tujuan sama namun tidak terdapat pusat perhatian yang sama

D. Kerumunan yang memiliki tujuan sama dan terdapat pusat perhatian yang sama

E. Kerumunan yang bersifat sementara karena menggunakan fasilitas umum

Jawaban:

Ketika elo ngantri untuk menggunakan fasilitas umum yang ramai, pastinya elo akan merasa harus bersabar diri dong untuk menggunakannya? Nah, hal tersebut akan menyebabkan rasa nggak nyaman atau kesulitan dalam menggunakan fasilitas umum. Kuncinya ada di kata “inconvenient” yang berarti menyebabkan kesulitan atau ketidaknyamanan. So, jawabannya adalah E. Kerumunan yang bersifat sementara karena menggunakan fasilitas umum.

Contoh Soal 3

Ada 3 jenis kerumunan lainnya yang banyak dikritik oleh para sosiolog, yaitu…

A. Immoral lawless crowds, panic causal crowds, formal audience

B. Passive crowds, demonstrasi atau massa, formal audience

C. Massa, inconvenient causal crowds, spectator causal crowds

D. Agregat, planned expressive group, demonstrasi

E. Demonstrasi atau massa, passive crowds, publik atau agregat

Jawaban:

3 jenis kerumunan yang nggak termasuk dalam 7 kerumunan yang lebih umum jadi bahasan adalah e. Demonstrasi atau massa, passive crowds, dan publik/agregat. Kerumunan ini banyak dikritik karena kumpulan orang-orang dalam kerumunan ini dinilai tidak ada bedanya dengan jenis kelompok masyarakat lainnya dalam ilmu Sosiologi.

Oke, deh! Sekian dulu materi jenis kerumunan dari gue kali ini. Kalau masih merasa kurang dengan materi ini, elo bisa banget liat materi ini dalam bentuk video.

Link-nya gue kasih di bawah ini, ya. Tinggal klik aja banner-nya. Selamat belajar and have a nice day!

Jenis-jenis Kerumunan Beserta Motif dan Contoh Aktivitasnya - Materi Sosiologi Kelas 11 9

Referensi

Sosiologi Suatu Pengantar – Soerjono Soekanto, Rajawali Pers, Raja Grafindo Persada, 2017

Bagikan Artikel Ini!