Mengenal Konsep Paguyuban dan Patembayan – Materi Sosiologi Kelas 11

Paguyuban patembayan sosiologi kelas 11

Paguyuban dan patembayan adalah salah satu hal yang akan elo pelajari dalam materi kelompok sosial di pelajaran Sosiologi kelas 11. Mau lebih ngerti soal ciri-ciri dan contoh keduanya? Kuy disimak!

Hai, Sobat Zenius! Kali ini, gue akan mengajak kalian belajar bareng soal kelompok sosial dari sisi sosiologi.

Ada apa aja sih, klasifikasi kelompok sosial? Trus, apa ciri-ciri dari tiap kelompok sosial tersebut? Simak sampai habis, ya!

Klasifikasi Kelompok Sosial Menurut Ferdinand Tonnies

Kita kenalan dulu yuk sama Ferdinand Tonnies. Jadi, guys, Tonnies merupakan seorang sosiolog dan filsuf asal Jerman yang sangat berpengaruh. Tonnies banyak menyumbangkan hasil pikirannya pada dunia ilmu pengetahuan, salah satunya pada mata pelajaran yang kita bahas sekarang, yakni Sosiologi. 

Dalam teorinya, Tonnies membagi kelompok sosial menjadi dua macam, yaitu gemeinschaft dan gesellschaft. Waduh, apaan tuh?

Mungkin kalau gue sebut bahasa Indonesianya elo bakal lebih familiar ya: paguyuban dan patembayan. Nahh, jadi lebih kebayang kan?

Apa perbedaan paguyuban dan patembayan? Tentu saja, Tonnies membagi kedua kelompok ini nggak ngasal ya, melainkan dengan memperhatikan beberapa dasar pembedaan yang dimiliki kedua kelompok tersebut. 

Aspek-aspek yang dinilai oleh Tonnies sebagai dasar pembedaan ada 4 nih, guys. Ada sifat hubungan antaranggota, kesamaan atau perbedaan, keanggotaan, dan durasi hidup kelompok. Keempat aspek inilah yang menjadi ciri-ciri pembeda paguyuban dan patembayan.

Untuk ciri-ciri paguyuban, elo bisa mengingatnya sebagai kelompok yang lebih dekat atau intim. Kenapa bisa lebih intim? Karena kelompok paguyuban ini terbentuk dari adanya kesamaan antar anggotanya.

Karena itu pula, kelompok paguyuban ini sifatnya limited members alias tidak semuanya bisa masuk circle kita. Keanggotaannya terbatas dan hubungannya lebih long lasting atau langgeng.

Kalau ciri-ciri kelompok patembayan, kurang lebih kebalikannya. Anggota kelompok ini tuh tidak punya hubungan yang personal-personal banget atau bisa dibilang hubungannya cuma sebatas formal aja dan keanggotaanya terbuka.

Bisa kayak gitu karena kelompok ini terdiri dari orang-orang yang berbeda-beda dan saling membutuhkan satu sama lain. Nah, karena itu, hubungan kelompok ini lebih bersifat sementara dan nggak langgeng. 

Baca Juga: 4 Faktor Pendorong Integrasi Sosial dan Contohnya – Materi Sosiologi Kelas 11

Nah, gue bakal bahas lebih detailnya soal paguyuban dan patembayan di bawah. Tapi sebelum itu, gue mau kasih dulu tabel perbedaan yang tadi sudah kita bahas, supaya makin jelas aja ya. Cekidot!

Perbedaan ciri-ciri paguyuban dan patembayan
Perbedaan ciri-ciri paguyuban dengan patembayan (Arsip Zenius)

Paguyuban

Dari ciri-ciri paguyuban yang udah gue sebut di atas, mudah-mudahan elo udah kebayang ya apa itu paguyuban. Nah, kalau dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) sendiri, pengertian paguyuban adalah “perkumpulan yang bersifat kekeluargaan”.

Baca Juga: Kelompok Sosial – Materi Sosiologi Kelas 11

Paguyuban, atau kalau pake bahasanya Tonnies: gemeinschaft, merupakan kelompok masyarakat yang sifatnya personal atau intim. Misalnya, elo sama circle pertemanan elo. Elo bisa cerita-cerita soal crush elo atau bahkan rahasia-rahasia elo.

Selain sifatnya personal, kelompok paguyuban dicirikan oleh adanya kesamaan antar anggotanya. Misalnya, kalau elo pernah lihat Paguyuban Pecinta Oppa atau Paguyuban Ojek Online Cipete, orang-orang yang join ke paguyuban ini kan pastinya karena memiliki interest yang sama.

Paguyuban driver ojol, paguyuban pedagang kaki lima, paguyuban pasundan contoh paguyuban
Contoh kelompok paguyuban (Arsip Zenius).

Yang selanjutnya, menurut Ferdinand Tonnies, ciri-ciri paguyuban adalah yang keanggotaannya terbatas dan bersifat langgeng. Ini juga berkaitan ya sama ciri-ciri yang sebelumnya. Karena paguyuban merupakan kelompok yang terbentuk dari adanya kesamaan, ya kayak yang tadi gue bilang sebelumnya, yang bisa bergabung ya yang punya kesamaan aja.

Karena kelompok ini lebih eksklusif, jadi hubungan yang terjalin bisa lebih langgeng. Rasanya nggak pernah ada deh, orang yang bersahabat atau berkeluarga bikin perjanjian kayak: eh, nanti kita bersahabat 2 tahun aja, ya! Iya nggak, sih?

Karena, selama masih punya hal yang sama, termasuk sharing mutuals feelings atau membagi perasaan yang sama, kelompok paguyuban ini bakalan terus jalan, guys.

Nah, Ferdinand Tonnies bikin nih penjelasan soal kesamaan apa saja yang bisa bikin masyarakat membentuk kelompok paguyuban. Terdapat gemeinschaft by blood, gemeinschaft of mind, dan gemeinschaft by place.

Gemeinschaft by blood adalah paguyuban yang terbentuk atas dasar persamaan darah keturunan atau keluarga. Sementara itu, yang kedua ada gemeinschaft of mind. Nah, kalo ini merupakan paguyuban yang terbentuk karena adanya kesamaan pikiran, prinsip, atau ideologi antar anggotanya. Ibaratnya ya sefrekuensi, gitu ya. 

Yang terakhir ada gemeinschaft by place. Paguyuban yang ini terbentuk karena tempatnya yang sama. Contoh paguyuban atau gemeinschaft by place adalah misalnya kalau elo sudah kuliah, biasanya ada tuh forum daerah, yaitu kelompok mahasiswa yang berasal dari kota yang sama yang lagi sama-sama kuliah di kampus itu.

Keluarga mahasiswa cipete sebagai contoh gemeinschaft by place.
Contoh gemeinschaft by place yaitu kelompok mahasiswa daerah (Arsip Zenius)

Sekarang kita lanjut bahas patembayan, kuy!

Patembayan

Kita langsung masuk aja ya ke pengertian patembayan. Nah, tidak seperti paguyuban yang sifatnya personal, masyarakat patembayan adalah masyarakat yang bersifat formal.

Kelompok patembayan juga tidak terbentuk dari adanya kesamaan, melainkan perbedaan. Perbedaan ini membuat mereka membutuhkan satu sama lain sampai bisa tercipta suatu kelompok sosial.

Kelompok patembayan ini punya sistem keanggotaan yang lebih terbuka. Maksudnya terbuka adalah orang yang mau masuk atau keluar kelompok ini relatif lebih mudah dan nggak se-eksklusif kelompok paguyuban.

Terakhir, hubungan kelompok patembayan ini tidak berlangsung dalam waktu yang sangat lama. Hubungan patembayan ini biasanya bubar jalan setelah tujuannya berhasil tercapai. 

Hal ini dikarenakan, biasanya kelompok ini terbentuk karena anggota-anggotanya punya satu tujuan untuk dicapai, jadi pas sudah tercapai ya nggak ada salahnya kan bubar?

Nah, kalo sekarang elo udah kebayang seperti apa itu patembayan, kita lanjut bahas contohnya aja. Patembayan adalah kelompok yang banyak dijumpai dalam kehidupan masyarakat. Contoh patembayan yang paling sederhana dan gue yakin pernah elo lakukan adalah kerja kelompok.

Kerja kelompok ini sesuai kan, sama semua ciri-ciri patembayan. Iya dia informal, iya anggotanya punya keahlian dan tugas yang beda-beda dan saling membutuhkan buat menyelesaikan tugasnya, dan habis kerja kelompoknya selesai, bubar kan?

Baca Juga: Masalah dan Konflik Masyarakat Multikultural di Indonesia – Materi Sosiologi Kelas 11

Nah, selesai deh pembahasan kita soal paguyuban dan patembayan ini. Buat ngecek-ngecek lagi pemahaman elo, kita latihan soal kuy!

Contoh Soal

1. Di bawah ini yang termasuk pernyataan yang benar adalah….

a. Menurut Ferdinand Tonnies, contoh kelompok patembayan adalah yang memiliki hubungan langgeng.

b. Yang termasuk pada contoh kelompok patembayan adalah keluarga, kerabat, dan saudara.

c. Kelompok kekerabatan termasuk kelompok paguyuban karena berdasarkan hubungan darah (gesellschaft by blood)

d. Masyarakat paguyuban adalah masyarakat yang bersifat impersonal atau formal.

e. Pengertian gesellschaft adalah kelompok masyarakat yang memiliki hubungan yang intim dan didasari pada adanya kesamaan.

Jawaban: c. Kelompok kekerabatan termasuk kelompok paguyuban karena berdasarkan hubungan darah (gesellschaft by blood).

Semua pernyataan selain c merupakan pernyataan yang keliru. Kalau elo masih kebalik-balik, scroll lagi materi di atas, ya!

2. Dari pilihan di bawah, manakah yang sesuai dengan apa yang dimaksud dengan gemeinschaft?

a. Gemeinschaft adalah kelompok sosial bersifat personal dan terbentuk karena memiliki kesamaan antaranggota.

b. Gemeinschaft adalah kelompok sosial patembayan

c. Gemeinschaft adalah kelompok sosial bersifat intim, contohnya partai politik.

d. Gemeinschaft memiliki keanggotaan yang sifatnya terbuka, artinya setiap orang relatif mudah untuk masuk dalam kelompok gemeinschaft.

e. Gemeinschaft merupakan kelompok yang bersifat sementara.

Jawaban: a. Gemeinschaft adalah kelompok sosial bersifat personal dan terbentuk karena memiliki kesamaan antaranggota.

Selain opsi c, pernyataannya semuanya ngaco ya guys ya, semoga elo teliti!

Kalau udah berhasil jawab dua soal di atas, kita naik level pake pertanyaan essai, yuk! Tapi tenang, nggak susah-susah kok. Coba elo jawab pertanyaan di bawah dengan jawaban singkat-singkat aja, bisa elo tulis di kolom komentar ya!

3. Coba elo jelaskan apa itu gesellschaft!

4. Berikan perbedaan antara gemeinschaft dan gesellschaft!

Nah, segitu dulu pembahasan kita kali ini. Gue harap dengan baca tulisan ini bisa bikin elo makin paham sama materi kelompok sosial, ya!

Mengenal Konsep Paguyuban dan Patembayan - Materi Sosiologi Kelas 11 9

Kalau elo mau lanjut belajar materi Sosiologi kelas 11 yang lain, elo bisa banget liat di sini. Materi ini juga bisa elo temukan versi videonya dengan klik banner di bawah. See you! Jangan lupa, kalau mau bikin paguyuban pecinta makan ajak gue ya!

Bagikan Artikel Ini!