bentuk dan klasifikasi eubacteria

Eubacteria: Materi Biologi Kelas 10

Artikel ini akan membahas tentang pengertian, ciri-ciri, struktur tubuh, dan klasifikasi dari eubacteria.

Hi, guys! Kalau kamu udah membuka artikel ini, berarti kamu juga udah membaca tentang archaebacteria donk pastinya. Nah, di artikel mengenai archaebacteria dijelaskan bahwa archaebacteria dan eubacteria kalau dilihat dari klasifikasi 5 Kingdom oleh Robert H. Whittaker, berarti termasuk dalam anggota Kingdom Monera. Dimana keduanya termasuk organisme prokariotik yang tidak memiliki membran inti. Lebih lengkap lagi mengenai eubacteria akan aku bahas di artikel ini. Jadi, yuk pantengin terus artikel ini sampai kamu paham!

Apa Itu Eubacteria?

Sama seperti archaebacteria, bahwa eubacteria merupakan organisme uniseluler prokariotik, yaitu bersel satu dan tidak memiliki membran inti. Kalau dilihat dari penampakannya, eubacteria ini memang mirip dengan archaebacteria. Namun, kalau dilihat dari struktur RNA-nya, ternyata eubacteria yang paling memiliki perbedaan signifikan di antara archaea dan eukarya.

Eubacteria diambil dari bahasa Yunani, yaitu kata eu, yang berarti sejati. Itulah mengapa eubacteria seringkali hanya disebut bakteri (bacteria). Kira-kira siapa ya yang udah menemukan bakteri ini? Seorang ilmuwan dan bisnisman asal Belanda bernama Antonie van Leeuwenhoek, pada tahun 1674 menemukan bakteri untuk pertama kalinya. Kamu pasti udah gak asing sama namanya tersebut ‘kan? Yap, ia juga penemu mikroskop lensa tunggal. Sedangkan, istilah bakteri itu baru diperkenalkan pada tahun 1828 oleh Ehrenberg, seorang ilmuwan asal Jerman.

Ciri ciri Eubacteria

Setelah tau pengertian dari eubacteria, sekarang kita bahas ciri-cirinya yuk! Berikut adalah ciri-ciri dari eubacteria:

  • Organisme uniseluler prokariotik.
  • Berukuran sekitar 1-5 mikrometer.
  • Dinding sel terdiri dari peptidoglikan.
  • Apabila berada pada kondisi yang kurang menguntungkan, maka bakteri akan membentuk endospora.
  • Eubacteria menghasilkan membran lipid yang terdiri dari asam lemak yang dihubungkan oleh ikatan ester ke molekul gliserol.
  • Eubacteria mengandung RNA polimerase sederhana yang terdiri dari 4 polipeptida.
  • Eubacteria memiliki inisiator tRNA atau RNA transfer yang mengandung metionin termodifikasi.

Struktur Tubuh Eubacteria

Sebelumnya kita udah membahas tentang pengertian dan ciri-ciri dari eubacteria. Nah, agar pengetahuanmu terkait dengan mikroorganisme ini semakin mantap, kamu juga perlu mengetahui struktur tubuhnya. Struktur tubuh antara archaebacteria dan eubacteria hampir sama. Perbedaannya hanya satu, yaitu pada komposisi strukturnya. Jadi, kalau gambaran umumnya sih sama aja, guys.

struktur tubuh eubacteria
Struktur organisme uniseluler prokariotik (sumber gambar: thoughtco.com)

Kromosom

Kromosom pada bakteri berbentuk sirkular. Fungsi kromosom adalah untuk menyimpan materi genetik, yaitu DNA yang dapat digunakan untuk reproduksi dan untuk hidup selnya. Nah, kromosom biasanya disebut dengan materi inti, tapi bukan membran inti ya, guys.

Ribosom

Ribosom adalah organel kecil yang berfungsi untuk sintesis protein.

Plasmid

Plasmid hampir sama dengan kromosom yang berisi materi genetik, namun kromosom plasmid terpisah dari kromosom utama. Plasmid ini terletak di sitoplasma. Plasmid ini berfungsi dalam rekayasa genetika.

Sitoplasma

Sitoplasma adalah cairan tidak berwarna yang ada di sel, tersusun dari air. protein, karbohidrat, lemak, garam mineral, ribosom, asam nukleat, dan garam mineral. Fungsinya sebagai tempat berlangsungnya sintesis protein, mencerna makanan, dan reaksi-reaksi lainnya mengenai metabolisme sel.

Inklusi

Fungsinya untuk menyimpan hasil metabolisme.

Dinding Sel

Dinding sel eubacteria terdiri dari peptidoglikan, yaitu polisakarida yang berikatan dengan protein. Fungsinya untuk perlindungan dan struktur bakteri. Kalau dilihat dari lapisan dinding selnya, eubacteria dibedakan menjadi dua, yaitu bakteri gram positif dan gram negatif.

Membran Sel

Fungsi membran sel adalah sebagai perlindungan sekaligus transfer materi (mengatur keluar masuk zat). Membran sel atau membran plasma ini bersifat semipermeabel yang terdiri dari fosfolipid dan protein.

Kapsul

Mungkin kamu bertanya-tanya, kok ada bakteri yang memiliki kapsul dan ada juga yang gak punya kapsul. Apakah mereka termasuk bakteri? Yap, tidak semua bakteri memiliki kapsul lho, guys. Bakteri yang memiliki kapsul adalah bakteri patogen. Hal itu berfungsi untuk mencegah fagositosis sebagai bentuk pertahanan dirinya.

Flagel

Flagel juga sama seperti kapsul, tidak semua bakteri memiliki flagel. Biasanya, flagel ini juga disebut sebagai rambut getar.

Klasifikasi Eubacteria

Eubacteria dibagi menjadi dua kelompok besar lho, guys. Kira-kira ada apa aja ya? Dua kelompok besar tersebut adalah bakteri gram positif dan gram negatif.

Gram Positif

Bakteri gram positif memiliki dinding sel berupa peptidoglikan yang tebal pada lapisan terluarnya. Nah, kalau diberi pewarnaan gram, maka akan menunjukkan hasil positif atau warna ungu setelah proses pewarnaannya.

Gram Negatif

Sebaliknya, bakteri gram negatif memiliki dinding sel yang lebih tipis. Ketika diberi pewarnaan gram, maka akan memberikan hasil negatif atau berwarna merah.

Selain itu, bakteri juga dibedakan berdasarkan bentuknya, yaitu basil (batang), kokus (bola), dan spirillum (spiral).

bentuk dan klasifikasi eubacteria
Klasifikasi eubacteria berdasarkan bentuknya (sumber gambar: biologydictionary.net)

Basil (Batang)

Merupakan bakteri yang berbentuk batang. Ada monobasil (batang tunggal), diplobasil (batang berkelompok), dan juga streptobasil (batang berantai).

Kokus (Bola)

Dari namanya jelas ya kalau bakteri jenis kokus ini berbentuk seperti bola atau bulat. Ada monokokus (tunggal), diplokokus (berkelompok dua-dua), streptokokus (rantai), dan stafilokokus (menggerombol seperti anggur.

Spirillum (Spiral)

Terakhir, ada bakteri jenis spirillum atau berbentuk spiral. Yap, berbentuk S. Ada koma dan spirochaeta (spiral berekor).

Nah, kurang lebih seperti itu penjelasan dari eubacteria ya, guys. Ayo perdalam lagi materimu dengan menonton video materi pembelajaran dari Zenius di sini supaya makin mantap lagi pengetahuanmu tentang eubacteria ini. Semoga artikel ini bermanfaat ya buat kamu. Have a nice day, guys!

Baca Juga Artikel Lainnya

Ciri-ciri dan Klasifikasi Makhluk Hidup

Mengenal Sistem Imun dan Imunisasi

Sistem Pernapasan Manusia

Lihat Juga Proses Belajar Ala Zenius di Video Ini