hewan amfibi

Ciri dan Klasifikasi Hewan Amfibi – Materi Biologi Kelas 10

Artikel ini akan menjelaskan tentang hewan Amfibi, mulai dari pengertiannya, ciri-ciri, hingga klasifikasinya.

Hi, guys! Tahukah kamu kalau di dalam kingdom Animalia terdapat salah satu filum yang anggotanya bisa hidup di dua alam, yaitu air dan daratan? Iya, bisa hidup di dua alam lho! Kalau kita lihat ikan, mereka itu hanya bisa hidup di perairan. Ayam, mereka hidup di daratan. Nah, sekarang ada hewan yang hidup di dua alam tersebut. Siapakah mereka? Yap, mereka adalah amfibi. Supaya gak kelamaan bingung, langsung aja deh masuk ke pembahasan di bawah ini!

Apa Itu Hewan Amfibi?

Kamu udah tau belum amfibi itu apa sih? Kok serem banget bisa hidup di dua alam. Hmmm… kalau dilihat dari bahasanya, amfibi berasal dari kata amphi yang berarti ganda dan bio yang berarti hidup. Jadi, dari kata tersebut kalau kita artikan bahwa hewan amfibi adalah hewan yang hidup di dua alam, yaitu darat dan air. Oh iya, amfibi termasuk dalam kelompok hewan bertulang belakang atau vertebrata ya, guys.

Mereka juga merupakan hewan yang sangat bergantung pada suhu lingkungannya. Menurut Mistar, dalam Panduan Lapangan Amfibi Kawasan Ekosistem Leuser tahun 2003, amfibi termasuk hewan poikiloterm (berdarah dingin) yang artinya mereka gak bisa menggunakan proses metabolisme di dalam tubuhnya untuk dijadikan sebagai sumber panas. Nah, mereka mendapatkan sumber panas dari lingkungannya untuk mendapatkan energi. Itulah alasannya amfibi sangat ketergantungan terhadap suhu lingkungan.

Ciri-ciri Hewan Amfibi

katak amfibi
Hewan amfibi umumnya mengalami metamorfosis sempurna (Source: Pixabay).

Supaya kamu makin kenal sama filum hewan yang satu ini, kamu juga harus tau ciri cirinya. Berikut ini merupakan ciri ciri hewan amfibi:

  • Merupakan hewan poikiloterm atau berdarah dingin.
  • Memiliki kulit halus sampai kasar dan banyak kelenjar, serta berlendir.
  • Jantung terdiri dari tiga ruang, yaitu satu ventrikel dan dua atrium.
  • Memiliki telur yang terbungkus gelatin.
  • Mengalami metamorfosis sempurna.
  • Termasuk hewan tetrapoda (berkaki empat) memiliki alat gerak berupa dua pasang kaki yang terdapat selaput renang di antara jari-jarinya.
  • Alat pernapasan saat masih larva/berudu berupa insang, setelah dewasa menggunakan paru-paru dan kulit.
  • Memiliki mata yang terdapat selaput (membrana niktitans) untuk menyelam.
  • Melakukan reproduksi dengan cara bertelur dan pembuahan eksternal, dimana betina melepaskan telurnya, kemudian akan dibuahi oleh pejantan di luar tubuh.

Klasifikasi Hewan Amfibi

Selama ini yang kita tau bahwa hewan yang termasuk dalam amfibi itu hanyalah katak dan kerabatnya. Tapi, apa iya sih hanya katak? Ternyata, amfibi ini dibagi lagi menjadi 3 ordo, yaitu Caudata, Apoda, dan Anura. Yuk, kita pastikan bersama-sama!

hewan amfibi
Contoh hewan Amfibi berdasarkan klasifikasinya.

Caudata

Ordo pertama dari kelas Amfibi yang akan aku bahas adalah Caudata. Anggota dari ordo ini yaitu salamander dan kadal. Mereka itu unik lho, guys. Antar spesiesnya memiliki sistem pernapasan yang berbeda. Ada yang bernapas dengan paru-paru, dan yang tidak punya paru-paru akan bernapas menggunakan insang, bahkan mereka juga memanfaatkan kulitnya untuk melakukan pertukaran gas tersebut.

Sama seperti yang lainnya, kulit salamander juga mengeluarkan lendir yang bertujuan untuk membantu mereka agar tetap lembap saat di daratan dan menjaga keseimbangan garam saat berenang.

Contoh hewan Caudata: Andrias davidianus (salamander raksasa cina).

Gymnophiona

Selanjutnya ada ordo Gymnophiona atau Apoda yang mencakup bangsa sesilia. Ciri ciri anggota Gymnophiona adalah bertubuh panjang seperti cacing besar dan ular, karena gak punya anggota badan.

Mereka juga memiliki kulit yang berlipat-lipat. Namun, mereka merupakan amfibi penggali lubang lho. Tentu saja mereka dibekali kepala yang kuat dan tulang untuk membantu mereka menggali.

Contoh hewan Gymnophiona: Ichthyophis bernisi (Indonesia sesilia).

Anura

Di antara kedua ordo lainnya, Anura merupakan yang paling terkenal sebagai hewan amfibi. Anggota dari ordo ini adalah katak dan kodok. Ada banyak famili di dalam ordo ini, namun di Indonesia hanya ada 7 famili, yaitu Bufonidae, Ranidae, Dicroglossidae, Megophoridae, Rhacophoridae, Microhylidae dan Bombinatoridae.

Ciri-ciri Anura adalah memiliki tubuh yang pendek, melompat, lidah terbelah dua, mata menonjol dan tidak memiliki ekor.

Contoh hewan Anura: Fejervarya cancrivora (kodok sawah) dan Ansonia latidisca (katak pelangi).

Klasifikasi makhluk hidup berdasarkan kingdom
Klasifikasi makhluk hidup berdasarkan kingdom

Itu dia informasi mengenai hewan amfibi di dalam kingdom Animalia. Ternyata anggota amfibi bukan hanya katak ‘kan, guys. Ada salamander juga.

Nah, setelah membaca artikel di atas, kamu jadi semakin dekat mengenal tentang amfibi, termasuk pengertiannya, ciri ciri, hingga klasifikasinya. Sekarang pertanyaannya, buaya itu amfibi bukan? Kok gak masuk kelas amfibi ya? Hihihi.

Kalau mau lanjut belajar, kamu bisa klik link materi belajar ini buat belajar. Tapi, kalau mau diskusi dulu, langsung lari ke kolom komentar, yuk!

Baca Juga Artikel Materi Biologi Lainnya

Berkenalan dengan Hewan Coelenterata, Yuk!

Mengenal Mollusca (Hewan Lunak) dari Kingdom Animalia

Kingdom Animalia

Bagikan artikel ini: