belajar berhitung

7 Cara Mengajari Anak SD Belajar Berhitung Cepat

Bapak dan Ibu, perlu diketahui bahwa belajar berhitung merupakan salah satu hal yang biasanya sulit dilakukan oleh anak-anak terutama yang masih duduk di bangku SD kelas 1, 2, dan 3. Dengan demikian, perlu ada bimbingan dari guru maupun orang tua untuk mengajari anak berhitung di usia yang bisa dibilang masih dini tersebut.

Belajar berhitung anak SD atau anak usia dini tentu memerlukan waktu yang cukup lama apabila Bapak dan Ibu tidak memiliki cara mengajar yang tepat dan tidak membosankan. 

Oleh karena itu, di artikel ini, Zenius memberikan rekomendasi 7 cara mengajari anak berhitung cepat dan mengasyikkan. Jadi, apa saja cara-cara tersebut? Simak penjelasan berikut ini.

belajar berhitung

7 Cara Mengajari Anak Belajar Berhitung

Nah, Bapak dan Ibu sudah tahu ya kalau diperlukan cara mengajar yang tepat namun asyik agar anak dapat dan mau belajar berhitung. 

Untuk membantu Bapak dan Ibu lebih mudah dalam mengajar berhitung, berikut penjelasan strategi dan cara mengajari anak belajar berhitung dengan cepat. 

Baca juga: 7 Cara Mengajari Anak Menulis Agar Hafal Huruf dengan Mudah

1. Berhitung menggunakan jari

belajar berhitung
Illustrasi berhitung menggunakan jari (Dok. freepik.com)

Bapak dan Ibu pasti sudah tahu kalau berhitung menggunakan jari dapat dikatakan sebagai salah satu metode atau cara berhitung cepat yang sederhana namun paling efektif. 

Menghitung menggunakan jari dapat membantu anak menyelesaikan persoalan Matematika seperti pertambahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Cara ini juga dapat mengaktifkan otak anak karena mereka dapat belajar sambil menggerakkan bagian tubuh yang lain.

2. Menghitung hal yang berkaitan dengan kebutuhan sehari-hari

belajar berhitung
Illustrasi orang tua memasak dengan anak (Dok. freepik.com)

Nah, cara selanjutnya dalam mengajar anak belajar berhitung adalah kaitkan dengan kebutuhan harian. 

Sebagai contoh, saat mengajak anak berbelanja ke pasar atau ke supermarket, tanyakan berapa jumlah setiap barang yang telah dibeli, berapa total harganya, berapa jumlah barang tertentu (buah, sayur, minuman, dan sebagainya) yang ada di dalam keranjang belanja atau rak. 

Kemudian, contoh cara mengajari anak berhitung yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari lainnya adalah saat memasak atau membuat teh atau kopi. Bapak atau Ibu dapat menanyakan pada anak berapa sendok gula yang diperlukan untuk membuat satu gelas teh. 

Atau, saat memasak nasi, berapa kg beras yang perlu dimasak agar semua anggota keluarga mendapatkan bagian yang sama. 

Dengan mengaitkan pelajaran berhitung dengan kehidupan sehari-hari anak, tentu akan menjadi salah satu cara belajar berhitung cepat dan mudah karena anak-anak dapat mempraktikkannya secara langsung. 

3. Belajar melalui permainan dan roleplay

7 Cara Mengajari Anak SD Belajar Berhitung Cepat 9
Illustrasi permainan ular tangga (Dok. freepik.com)

Belajar berhitung anak SD atau anak usia dini harus dibarengi dengan sesuatu yang menyenangkan dan mampu membuat mereka termotivasi. 

Jadi, Bapak dan Ibu dapat menyediakan beberapa permainan yang berkaitan dengan hitung-menghitung. Contoh permainan yang dapat menstimulasi anak untuk belajar menghitung adalah congklak, ular tangga, monopoli, dan mainan tebak-tebakan angka. 

Nah, dengan melakukan permainan tersebut, secara tidak langsung Bapak dan Ibu telah menerapkan salah satu cara mengajari anak berhitung.

Selain melalui permainan-permainan tersebut, Bapak dan Ibu juga bisa melakukan permainan peran atau roleplay, seperti bermain peran penjual dan pembeli. 

Dalam roleplay, Bapak dan Ibu dapat berperan menjadi pedagang dan anak akan menjadi pembeli. Nah, anak akan belajar berhitung saat membayar barang yang akan mereka beli, seperti apakah uang yang mereka miliki cukup untuk membayar barang-barang tersebut. 

4. Menggunakan nyanyian angka

belajar berhitung
Illustrasi anak-anak bernyanyi nyanyian angka (Dok. freeepik.com)

Cara mengajari anak belajar berhitung selanjutnya adalah melalui nyanyian angka, seperti lagu “Balonku Ada Lima” dan “Satu-satu Aku Sayang Ibu”.

Menggunakan lagu akan menjadi salah satu cara belajar berhitung cepat bagi anak karena biasanya mereka akan lebih mudah menghapal lirik nyanyian. Selain itu, anak juga biasanya merasa lebih senang dan bersemangat saat mereka diberi kesempatan untuk bernyanyi. 

Sehingga, dengan menggunakan nyanyian angka, anak akan lebih mudah dalam memahami konsep berhitung.

5. Gunakan aplikasi belajar menghitung 

belajar berhitung
Illustrasi anak belajar berhitung melalui aplikasi handphone (Dok. freepik.com)

Tentunya, di era saat ini, di mana teknologi sudah semakin canggih, Bapak dan Ibu dapat dengan mudah menemukan berbagai macam aplikasi yang bisa membantu anak belajar berhitung. 

Zenius juga memiliki aplikasi belajar edukatif dan interaktif bernama ZeniusLand yang dapat Bapak dan Ibu gunakan untuk mengajari anak cara berhitung cepat dan asyik bersama karakter favorit mereka. 

6. Belajar melalui film atau video

Bapak dan Ibu dapat menggunakan film atau video yang tentunya memiliki konten materi mengenai hitung-menghitung sebagai salah satu cara mengajari anak berhitung dengan asyik dan menarik

Pada channel YouTube-nya, Zenius juga memiliki beberapa konten animasi yang bisa Bapak dan Ibu gunakan dalam sebagai acuan dalam mengajari anak cara berhitung cepat. 

Melalui film atau video pembelajaran, anak akan lebih mudah dalam belajar berhitung karena mereka dapat melihat visualisasi berupa gambar atau video yang bisa membuat mereka mengingat materi lebih cepat dan tahan lama.

7. Menghitung sambil membaca buku

belajar berhitung
Illustrasi anak belajar berhitung dengan membaca buku (Dok. freepik.com)

Nah, perlu diketahui kalau membaca buku juga dapat membantu anak dalam belajar hitung-menghitung karena kemampuan berbahasa dapat mempengaruhi kemampuan berhitung anak. 

Dengan demikian, Bapak dan Ibu dapat menggunakan buku yang berisi tentang perhitungan, sehingga, nanti anak dapat membaca buku sambil belajar berhitung. Agar lebih menarik, Bapak dan Ibu bisa memilih buku berhitung yang berisikan gambar. 

Baca juga: 7 Cara Belajar Membaca yang Bisa Diterapkan untuk Anak SD

Bapak dan Ibu, itulah beberapa cara mengajari anak belajar berhitung rekomendasi dari Zenius yang dapat diterapkan di rumah. Namun, perlu diingat bahwa jangan pernah memaksa anak khususnya yang masih berada di usia dini atau masih duduk di bangku SD kelas 1, 2, dan 3 untuk dapat berhitung dengan cepat. 

Belajar berhitung anak SD atau anak usia dini tentu akan berbeda dalam hal waktu dan strategi dengan anak yang sudah duduk di bangku sekolah yang lebih tinggi. Jadi, selalu usahakan untuk dampingi anak Bapak dan Ibu saat belajar berhitung dan sesuaikan dengan kemampuan mereka masing-masing. 

Penulis: Ni Kadek Namiani Tiara Putri – SEO Writer Intern Zenius

Bagikan Artikel Ini!