Tips Belajar Pronunciation Bahasa Inggris

Sebelum Belajar Pronunciation Bahasa Inggris, Kamu Perlu Tahu Ini!

Artikel ini membahas berbagai informasi yang perlu diketahui orang Indonesia ketika ingin mempelajari pelafalan atau pronunciation bahasa Inggris berdasarkan informasi dari pelatih pronunciation, Yenny Satriawan. Semoga bermanfaat!

Hai sobat Zenius, kembali lagi bersama gue, Grace! Gue mau tanya deh. Pernah nggak sih lo ngerasa kayak bahasa Inggris itu pelafalannya kok tricky ya. Maksud gue gini, kalo kita baca dan lafalin bahasa Indonesia, pelafalannya itu jelas banget sesuai dengan huruf yang tertera. Tapi kalo bahasa Inggris itu nggak selalu konsisten. Banyak pengecualiannya. Contohnya nih lo lafalin kata opposite dan site. Itu sama-sama tulisannya “s-i-t-e” kan? Tapi yang satu dibaca “opposit”, sedangkan satunya dibaca “sait” (kalo kita baca dengan pelafalan bahasa Indonesia). 

Pengecualian-pengecualian kayak gini nggak cuma satu dua lho, tapi relatif cukup banyak. Pertanyaannya, kok ada orang-orang non pembicara asli atau mungkin bahkan orang Indonesia, yang pronunciation bahasa Inggrisnya bagus banget hampir kayak penutur asli. Apa rahasianya?

Nah, kali ini gue akan ngebahas serba-serbi pronunciation bahasa Inggris melalui sudut pandang dari seorang pelatih atau instruktur pronunciation bahasa Inggris yang memiliki pengalaman bertahun-tahun mengajarkan pronunciation. Kebetulan banget kita lagi beruntung bisa dapat ilmu dari Yenny Satriawan, edukator bahasa Inggris sekaligus pelatih pronunciation yang juga aktif berbagi ilmu melalui kanal YouTubenya di EPIC by Yenny Satriawan. Gue paling suka banget sama “shorts” yang diunggah di kanal itu. Gue jadi tahu pronunciation bahasa Inggris yang benar untuk beberapa kata yang sering banget salah dilafalkan. Kalo lo tertarik untuk belajar pronunciation dengan Yenny, coba deh sering-sering cek jadwal kelas English Pronunciation Course for Indonesian Speakers (EPCIS) di Interskill.

Interskill Yenny Satriawan Trainer Pronunciation Bahasa Inggris

Apakah pronunciation penting dalam bahasa Inggris? Mengapa?

Menurut lo, pronunciation dalam bahasa Inggris itu penting nggak sih?

View Results

Loading ... Loading ...

Menurut Yenny, pronunciation sangat penting dalam bahasa Inggris lisan. Lafal (pronunciation) adalah salah satu elemen kunci dalam komunikasi lisan dalam bahasa apa pun, bukan hanya bahasa Inggris. 

Ya kalo dipikir-pikir iya juga ya. Kalo kita salah ucap, bisa jadi berubah arti kata tersebut. Atau bahkan, lawan bicara kita nggak ngerti sama sekali apa kata yang kita maksud. Jadi, pelafalan memang penting dalam bahasa Inggris dan juga untuk bahasa apapun.

Apa kesalahan pronunciation yang sering dilakukan orang Indonesia?

Kesalahan Pronunciation Bahasa Inggris oleh Orang Indonesia

Kesalahan lafal yang sering dilakukan orang Indonesia adalah dalam pengucapan fonem-fonem (bunyi bahasa) yang tidak ada dalam bahasa Indonesia (misalnya, /i:/, /u:/, /ʌ/, /æ/, /ei/, /ou/, dan /au/) dan yang relatif sulit diucapkan (misalnya, //, /ð/, dan /Ʒ/). Jangan terkejut ya sobat, simbol-simbol yang baru saja lo lihat itu namanya phonetic symbols — simbol yang dipakai untuk menunjukan pelafalan suatu kata. Lalu bagaimana contoh kesalahan pronunciation yang dimaksud?

Coba kita ambil salah satu simbol ya, misalnya /æ/. Dalam bahasa Indonesia, itu seperti “ae” dibunyikan dengan cepat. Nah, kalau dalam bahasa Inggris, simbol itu dipakai untuk melafalkan cat (simbol: [ˈkæt]) yang artinya kucing. Tapi kalau di dalam bahasa Indonesia, kita benar-benar melafalkan cat dengan jelas kan, a ya dibaca a. 

Mengapa kesalahan pronunciation bahasa Inggris sering terjadi pada orang Indonesia?

Menurut pengamatan Yenny, ada beberapa penyebab. Pertama, secara nasional status bahasa Inggris di Indonesia adalah bahasa asing pertama, bukan bahasa pertama atau kedua. Jadi perlu dipahami bahwa dulu secara umum pajanan bahasa Inggris orang Indonesia kurang. Di kebanyakan sekolah pun dulu bahasa Inggris baru diajarkan di SMP. Walau memang ada sekolah-sekolah swasta yang mengajarkan bahasa Inggris sejak kelas IV SD, baik sebagai kegiatan intrakurikuler maupun sebagai kegiatan ekstrakurikuler.

Kedua, dulu tujuan pembelajaran bahasa Inggris di perguruan tinggi di Indonesia hanyalah untuk dapat membaca buku teks sehingga fokusnya ada pada bahasa tulisan. Sejak SD hingga perguruan tinggi lafal bahasa Inggris yang tepat kurang mendapat perhatian dalam pembelajaran di institusi-institusi formal.

Ketiga, seperti yang disebutkan sebelumnya, ada fonem-fonem bahasa Inggris yang tidak digunakan dalam bahasa Indonesia dan yang relatif sulit diucapkan.

Keempat, lafal bahasa Inggris kurang konsisten dengan ejaannya, alih-alih seperti dalam bahasa Indonesia. Dan ini sering tidak disadari oleh banyak orang Indonesia, yang sering mengandalkan ejaan sebagai cara ucap.

Kelima, dulu banyak guru bahasa Inggris di sekolah-sekolah, terutama di daerah- daerah terpencil di Indonesia, yang kurang kompeten dalam lafal bahasa Inggris sehingga murid-murid mereka pun mengalami kesulitan dalam lafal bahasa Inggris.

Apa saja cara terbaik meningkatkan pronunciation bahasa Inggris seseorang?

Ada berbagai cara yang bisa dipilih dan dikombinasikan sesuai kebutuhan dan gaya belajar seseorang. Intinya, kita harus mendapatkan banyak pajanan (exposure) bahasa Inggris lisan yang dituju dan meniru penutur jati (native speakers) bahasa Inggris dan bukan penutur jati (nonnative speakers) yang berlafal bahasa Inggris bagus, entah dengan menonton video-video di YouTube atau acara-acara dalam bahasa Inggris di televisi, mendengarkan siaran bahasa Inggris di radio atau podcast. Selain itu, membaca artikel dan buku serta mengikuti pelatihan tentang lafal bahasa Inggris juga perlu dilakukan, terutama bagi mereka yang masih memiliki kesulitan menguasai lafal bahasa Inggris.

Baca juga: 5 Tips Jitu Belajar Bahasa Inggris Anti-Bosan

Apa tips belajar pronunciation bahasa Inggris?

Untuk meningkatkan kemampuan pronunciation bahasa Inggris, sobat Zenius bisa coba mengikuti langkah-langkah di bawah ini.

  1. Melatih lafal bahasa Inggris tiap hari dengan mengucapkan fonem-fonem bahasa Inggris, membaca kata, frasa, kalimat, dan paragraf, menyanyi lagu-lagu dalam bahasa Inggris, menirukan lafal bahasa Inggris penutur jati, dll. 
  2. Berlatihlah mengucapkan kata-kata dengan tekanan suku kata yang tepat. Selain itu, berlatihlah melafalkan frasa dan kalimat dengan irama dan intonasi yang natural. Pelajari juga teknik-teknik untuk membuat lafal bahasa Inggris kita lebih lancar dan natural.
  3. Berbicaralah dengan penutur jati dan non-penutur jati bahasa Inggris untuk mengecek apakah mereka mengerti maksud lo.
  4. Minta masukan mereka atas lafal bahasa Inggris lo.
  5. Ulangi langkah pertama dan seterusnya.

Adakah mindset atau fundamental tertentu yang harus dipegang oleh orang Indonesia agar bisa menguasai pronunciation dengan baik?

Sobat Zenius, supaya lo bisa belajar dan kemudian menguasai pronunciation bahasa Inggris dengan baik, ada pemikiran dasar yang harus lo pegang sebagai berikut.

  1. Tujuan utama mempelajari lafal bahasa Inggris adalah sukses dalam komunikasi. Kalau berminat dan berbakat, silakan lanjutkan dengan mengejar tujuan yang lebih ambisius, yaitu berlafal seperti penutur jatinya.
  2. Dalam bahasa Inggris, lafal sering tidak sama dengan ejaannya. Lafal berkaitan dengan bunyi bahasa yang kita dengar atau ucapkan, sedangkan ejaan terdiri dari huruf-huruf.
  3. Ada pola-pola ejaan dan ucapan yang dapat kita pelajari, tetapi tetap ada banyak perkecualian. Jangan heran bila menemukan keanehan dalam lafal bahasa Inggris seperti dalam puisi terkenal karya Gerard Nolst Trenité.
  4. Dialek itu netral, jadi jangan merendahkan lafal bahasa Inggris yang berbeda dialek.
  5. Karena kita telah terbiasa dengan berbagai bahasa daerah di Indonesia, kita mampu sekali memiliki lafal bahasa Inggris yang bagus.

Kalo lo paham dan ingat betul sama poin-poin di atas, akan jadi lebih gampang buat lo belajar pronunciation bahasa Inggris kedepannya.

Penutup

Bagaimana sobat zenius, apakah lo ada pertanyaan seputar topik kita kali ini? Atau mungkin lo punya ide untuk artikel selanjutnya? Kalau lo punya pertanyaan maupun pernyataan, jangan ragu buat komen di kolom komentar, oke? Sampai sini dulu artikel kali ini dan sampai jumpa di artikel selanjutnya, ciao!

Bagikan artikel ini