6 Contoh Hikayat Berdasarkan Jenisnya

Di sini, kamu akan memahami lebih jauh tentang hikayat atau cerita rakyat, karena artikel ini akan membahas tentang contoh-contoh hikayat.

Hi, guys! Kali ini aku mau bahas tentang contoh-contoh hikayat. Tapi, sebelumnya kamu harus tau apa itu hikayat terlebih dahulu. Kamu bisa langsung cek di sini untuk mengetahui apa sih sebenarnya hikayat itu! Singkatnya, hikayat adalah salah satu bentuk prosa yang menceritakan tentang kehidupan manusia, bisa tentang kehidupan raja, khayalan dan impian, si baik dan si jahat, dll. Oh iya, hikayat juga biasa disebut sebagai cerita rakyat lho, guys. Jadi, udah gak asing lagi kan ya kalau kita bahas tentang hikayat? Yuk, langsung aja kita bahas contoh-contohnya!

 

Contoh Hikayat #1: Cerita Melayu Asli

Hikayat disampaikan terutama dalam Bahasa Melayu, jadi banyak hikayat yang beredar menggunakan bahasa tersebut. Ada yang benar-benar diceritakan dalam Bahasa Melayu klasik atau asli maupun Bahasa Indonesia. Cerita melayu asli merupakan cerita yang terlahir pada masyarakat tradisional dan terikat oleh adat istiadat. Contohnya adalah Hikayat Hang Tuah.

Contoh Hikayat Melayu Asli Hikayat Hang Tuah

Kenapa kok cerita di atas termasuk dalam hikayat? Yap, karena isi ceritanya mirip dengan dongeng, berisi khayalan, dan seputar kerajaan. Hikayat Hang Tuah menceritakan tentang kehidupan di istana dan sekitarnya, serta seseorang yang gagah berani.

 

Contoh Hikayat #2: Epos India

Epos India itu sebenarnya apa sih? Kamu pernah mendengar cerita tentang Ramayana atau Mahabharata? Atau pernah membaca tentang Hikayat Hang Tuah? Nah, ketiga cerita tersebut merupakan contoh dari epos India. Jadi, epos India merupakan jenis hikayat yang menceritakan tentang kepahlawanan. Sebutan lainnya dari epos adalah wiracarita, yang dimana wira berarti pahlawan dan carita berarti cerita/kisah. Cerita Ramayana di bawah ini merupakan contoh dari epos:

Contoh Epos India Ramayana

Dari epos Ramayana di atas kita bisa melihat bahwa cerita tersebut adalah tentang kepahlawanan. Selama ini cerita Ramayana memang sangat erat kaitannya dengan romance Rama-Sinta yang tak lekang oleh waktu. Tentu di balik itu ada perjuangan besar yang dialami oleh Rama berupa pertarungan sengit, pun dialami oleh Dewi Sinta berupa ujian kesucian dan kesetiaan. Namun, setelah melewati masa sulit itu, akhirnya Sinta kembali ke pangkuan Rama dan mendapatkan tahta kerajaan. Hmm.. masih ingat ciri khas hikayat? Yap, mayoritas ceritanya selalu berakhir happy ending, guys.

 

Contoh Hikayat #3: Cerita Jawa

Cerita jawa merupakan hikayat yang mengisahkan tentang cerita-cerita terbaik dari pulau Jawa yang diceritakan secara turun-temurun dari nenek moyang kita. Kamu tentu pernah mendengar cerita Jaka Tarub dan Tujuh Bidadari, bukan? Nah, itu adalah salah satu contoh cerita jawa yang beredar di masyarakat. Contoh lainnya adalah Roro Jonggrang, Ande-ande Lumut, dll. Sebagai gambaran aku kasih contoh cerita Roro Jonggrang ya, guys.

Contoh Cerita Jawa Hikayat Roro Jonggrang

Siapa sih yang tidak kenal dengan Candi Prambanan? Komplek candi terbesar di Indonesia ini selain memiliki kekayaan budaya dan keindahan bangunannya, ternyata juga tidak jauh dari cerita rakyatnya yang mengisahkan Roro Jonggrang dengan Bandung Bondowoso. Cerita yang diturunkan dari nenek moyang dari mulut ke mulut ini berasal dari Sleman, Yogyakarta.

 

Contoh Hikayat #4: Hikayat Keagamaan

Hikayat keagamaan merupakan hikayat yang terpengaruh unsur-unsur agama, seperti Islam dan Hindu. Kamu bisa mengelompokkannya ke dalam tiga jenis berikut:

  • Hikayat berunsur Hindu

Hikayat ini mengandung unsur-unsur budaya Hindu. Kamu bisa lihat pada contohnya pada cerita Ramayana dan Mahabharata.

  • Hikayat yang berunsur Hindu-Islam

Hikayat ini mengandung kedua unsur budaya, yaitu Islam dan Hindu. Contohnya adalah Hikayat Inderaputera dan Hikayat Si Miskin.

  • Hikayat berunsur Islam

Hikayat ini mengandung unsur budaya Islam. Kamu bisa lihat contohnya pada Hikayat 1001 Malam (Abu Nawas) dan Hikayat Bayan Budiman.

Kamu bisa lihat salah satu contohnya sebagai berikut:

Contoh Hikayat Keagamaan Abu Nawas

Yap, cerita yang satu ini datang dari Kisah 1001 Malam, Abu Nawas. Selain menggambarkan sosok yang jenaka dan berupa sindiran, ternyata kisah ini termasuk dalam Hikayat Keagamaan yang berunsur budaya Islam. Hal ini karena tokoh Abu Nawas dikisahkan hidup pada masa khalifah Harun Al-Rasyid, dimana pada masa ini ilmu pengetahuan sedang berkembang pesat dan melahirkan berbagai ilmuwan besar, termasuk pujangga dan penyair yang karyanya populer sampai saat ini.

 

Contoh Hikayat #4: Cerita Berbingkai

Berbingkai, maksudnya bentuk ceritanya seperti bingkai? Hmmm… maksudnya bukan begitu ya, guys. Gak salah juga sih, tapi gak 100% begitu juga. Eh gimana tuh? Jadi, cerita berbingkai merupakan cerita yang di dalamnya terdapat cerita lain. Simpelnya bisa dibilang cerita dalam cerita. Sifat dari cerita berbingkai yaitu terdapat sisipan, dan biasanya sisipan itu terjadi melalui tokoh dalam cerita yang menceritakan suatu hal. Udah kebayang belum? Contoh dari cerita berbingkai yaitu Hikayat 1001 Malam dan Hikayat Bayan Budiman. Langsung kita lihat aja yuk contohnya biar gak bingung!

Contoh Cerita Berbingkai Hikayat Bayan Budiman

Perlu kamu ketahui bahwa dalam cerita berbingkai umumnya ada tokoh manusia dan binatang. Bisa kamu lihat pada cerita di atas, bahwa tokohnya ada dari manusia dan burung.  Ciri khasnya terdapat sisipan ya, guys. Cerita di atas hanyalah ringkasan, jadi di cerita aslinya kamu akan semakin tergambar ada banyak cerita di dalam cerita intinya.

 

Contoh Hikayat #5: Hikayat Biografi

Sama sepertinya namanya, hikayat biografi mengisahkan tentang riwayat atau sejarah hidup seseorang. Contohnya adalah Hikayat Abdullah dan Hikayat Indera Bangsawan. Kamu bisa lihat kisahnya di bawah ini.

Contoh Hikayat Biografi Indera Bangsawan

Setelah membaca penggalan Hikayat Indera Bangsawan di atas, kamu sudah bisa menyebutkan kalau hikayat tersebut masuk dalam kategori hikayat biografi. Hal itu karena hikayat tersebut menceritakan tentang riwayat Indera Bangsawan.

Nah, itu dia contoh-contoh hikayat berdasarkan jenisnya. Dari contoh di atas, sekarang kamu bisa mengelompokkan hikayat, bukan? Semoga penjelasan di atas bisa membantu dan bermanfaat bagimu. Have a nice day, guys!

 

Baca Juga Artikel Lainnya

Materi Bahasa Indonesia: Resensi Buku

Contoh Resensi Buku

Teks Deskripsi: Pengertian, Struktur, hingga Contohnya