transmisi sinyal digital dan analog zenius

Transmisi Sinyal Digital dan Analog Beserta Contoh Alatnya – Materi Fisika Kelas 12

Tahu nggak, apa sih yang dimaksud dengan transmisi sinyal digital? Ada digital artinya ada analog, dong? Cari tahu keduanya di sini, yuk!

Halo, Sobat Zenius! Kali ini kita akan ngomongin tentang teknologi. Perkembangan teknologi saat ini semakin masif, terlebih lagi saat pandemi Covid-19. Siswa dituntut untuk belajar daring (dalam jaringan), para pekerja juga dituntut untuk bekerja dari rumah (work from home). Tentu saja, belajar dan bekerja dari rumah membutuhkan teknologi digital, yaitu teknologi yang menggunakan sinyal elektrik komputer dalam programnya.

Pernah dengar nggak, tentang sistem bilangan biner? Nah, bilangan tersebut digunakan dalam proses transmisi sinyal digital. Jadi, si bilangan biner itu akan membentuk kode yang merepresentasikan suatu informasi dan diolah menggunakan komputer. Contohnya ketika elo lagi memotret pemandangan. Nah, pemandangan yang elo ambil menggunakan kamera itu akan diubah menjadi bentuk digital dalam satuan pixel.

foto dalam bentuk pixel kamera merupakan aplikasi transmisi sinyal digital
Gambar yang diambil kamera akan diubah menjadi bentuk digital. (dok. Pixabay/Pexels)

Apa Itu Transmisi Sinyal Digital?

Nah, sebelumnya gue udah menyinggung tentang transmisi sinyal digital. Memangnya itu apaan, sih? 

Transmisi sinyal digital merupakan transfer data dari satu titik ke titik lainnya dalam bentuk sinyal digital.

Data apa yang ditransfer? Data yang ditransfer bisa berupa pesan digital atau informasi yang berasal dari sumber data. Jadi, informasi atau pesan digital itu nggak bisa dikirim langsung dalam bentuk angka (0 dan 1). Namun, harus dikodekan dulu dalam bentuk sinyal. Nah, informasi biner yang tadi gue sampaikan itulah yang menjadi sinyal. Oh iya, satuan terkecil data yang disimpan secara digital yaitu 1 bit.

Contohnya ada pada televisi, radio, dan kamera. Sebelumnya, data-data tersebut perlu dikonversikan terlebih dahulu dari analog ke digital. 

Baca juga: Kabel Serat Optik Sebagai Media Transmisi Sinyal – Materi Fisika Kelas 12

Cara Mengubah Sinyal Analog ke Digital

Untuk mengkonversikan sinyal analog ke digital perlu melalui proses yang bernama PCM (pulse code modulation). Perubahan sinyal tersebut terjadi pada alat ADC (analog to digital converter) melalui tiga proses, yaitu sampling, kuantisasi, dan pengkodean.

Selain ADC, ada alat lain yang digunakan dalam proses mengubah sinyal analog ke digital, yaitu clock. Clock digunakan untuk membantu ADC menghasilkan pulsa yang teratur.

Oh iya, gue juga perlu menyampaikan dulu nih, apa sih yang dimaksud sinyal analog dan apa aja contoh-contohnya? Sinyal analog merupakan sinyal dalam bentuk gelombang yang kontinyu. Jadi, sinyal tersebut membawa atau mentransfer data dalam bentuk gelombang, bukan digital seperti pada sinyal digital. Contohnya suara, sinyal sonar, sinyal seismik, dan sinyal audio.

transmisi digital cara mengubah sinyal analog ke digital
Cara mengubah sinyal analog ke digital. (dok. Gerd Altmann)

Sekarang, kita balik lagi nih, ke cara mengubah sinyal analog ke digital, yaitu dengan melalui proses sampling atau pencuplikan, kuantisasi, dan pengkodean.

Sampling

Proses ini merupakan pengambilan nilai-nilai sinyal analog pada interval waktu yang tetap. Misalnya, sinyal analog punya frekuensi sebesar 50 Hz. Berdasarkan teorema Nyquist, kalau frekuensi tersebut 50 Hz, maka laju samplingnya adalah 2x frekuensi sinyal, artinya ada 100 sample/s.

Kuantisasi

Setelah disampling, maka akan masuk ke proses selanjutnya, yaitu kuantisasi atau mengambil nilai tiap sampel pada sinyal analog.

Pengkodean

Proses ini merupakan memberikan kode pada tiap level kuantum dengan aturan tertentu.

Materi tentang transmisi sinyal digital bisa kamu pelajari dalam bentuk video belajar Zenius dengan klik banner di bawah ini.

CTA materi belajar zenius fisika

Cara Mengubah Sinyal Digital ke Analog

Sebaliknya, cara mengubah sinyal digital ke analog bisa menggunakan alat yang bernama DAC (digital to analog converter). Alat tersebut sering elo temukan pada rangkaian elektronik. Kalau dipikir secara logika, perubahan dari digital ke analog itu nggak jauh beda seperti dari analog ke digital, kok. Tinggal elo balik aja prosesnya.

Baca juga: Rumus Efek Compton dan Contoh Soalnya – Materi Fisika Kelas 12

Contoh Soal dan Pembahasan Transmisi Sinyal

Untuk menguji sejauh mana pemahaman elo mengenai materi di atas, gue ada beberapa contoh soal dan pembahasan yang bisa dijadikan sebagai referensi.

Ilustrasi cek selengkapnya di bawah ini zenius education
Ilustrasi cek tulisan di bawah ini (Arsip Zenius)

Contoh Soal 1

Sebutkan alat yang dapat mengubah sinyal analog ke digital dan sebaliknya!

Jawab: alat yang digunakan untuk mengubah sinyal analog ke digital adalah ADC (analog to digital converter). Sedangkan alat yang digunakan untuk mengubah digital ke analog adalah DAC (digital to analog converter).

Contoh Soal 2

Sebutkan proses yang digunakan dalam mengkonversi sinyal analog ke digital!

Jawab: ada 3 proses yang digunakan untuk mengkonversi sinyal analog ke digital, yaitu sampling, kuantisasi, dan pengkodean.

Contoh Soal 3

Contoh dari sinyal analog adalah ….

Jawab: sinyal analog mentransfer data dalam bentuk gelombang, sehingga contoh dari sinyal ini adalah suara.

*****

Gimana nih, sampai sini udah paham kan tentang transmisi sinyal digital dan analog? Buat yang lebih menyukai belajar dengan nonton video, elo bisa mengakses materi ini di video belajar Zenius menggunakan akun yang sudah didaftarkan di website dan aplikasi Zenius sebelumnya, ya!

Baca juga: Jenis-Jenis Media Penyimpanan Data – Materi Fisika Kelas 12

Referensi:

Digital Transmission (The Ever Changing Technical Landscape) — Science Direct (2015).

Telecommunication — Britannica.

Bagikan Artikel Ini!