Sejarah PPKI – Pembentukan, Anggota, Tugas, dan Fungsinya

PPKI

Selamat datang, di materi Sejarah yang akan membahas tentang PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia)!

Apakah elo pernah kepikiran, tentang betapa melelahkannya pejuang-pejuang kemerdekaan Indonesia saat itu, yang harus merintis sebuah negara baru?

Saat ini, kita bisa lahir di sebuah negara yang sudah mempunyai sistem pemerintahannya sendiri. Nah, sistem pemerintahan ini, tentu ada sejarah yang mengawalinya.

Coba bayangin, deh, Indonesia udah lama banget dijajah dan diperintah oleh bangsa asing. Menjadi negara yang merdeka, setelah dijajah pada periode waktu yang begitu panjang, tentu membutuhkan banyak persiapan.

Menjelang dan sesudah kemerdekaan, Indonesia tentu harus punya segala sesuatu yang membuat negara ini bisa menjalankan pemerintahannya sendiri, tanpa campur tangan negara jajahan.

perbedaan bpupki dan PPKI
Ilustrasi BPUPKI ke PPKI (Arsip Zenius)

Nah, hal inilah yang membuat BPUPKI dan PPKI menjadi begitu penting untuk kemerdekaan Indonesia. Kalau dilihat secara umum, perbedaan BPUPKI dan PPKI terletak dari tujuan dibentuknya lembaga dan kepanitiaan tersebut.

Dasar negara Indonesia, dirumuskan melalui BPUPKI. Sementara itu, PPKI bertanggung jawab dalam mengurus tatanan pemerintahan di Indonesia. Dari sini, kita bisa melihat bahwa PPKI adalah upaya lanjutan dari BPUPKI.

perubahan bpupki menjadi PPKI memperlihatkan keinginan rakyat Indonesia untuk merdeka
Ilustrasi BPUPKI (Doc. Wikimedia Commons)

Oke, kalau begitu, ayo kita kupas tentang PPKI, sebuah komite atau kepanitiaan yang selepas kemerdekaan Indonesia, jadi sibuk banget mengurus hal-hal yang dibutuhkan oleh sebuah negara baru, yaitu tatanan pemerintahan.

Baca Juga: Peristiwa Jepang Menyerah Tanpa Syarat kepada Sekutu – Materi Sejarah Kelas 11

Sejarah PPKI

Pemerintah Jepang sudah sejak lama menjanjikan kemerdekaan Indonesia, tetapi hal ini lama-lama dicurigai oleh rakyat Indonesia sebagai akal-akalannya Jepang saja, supaya mampu meraih simpati rakyat Indonesia. 

Namun, pada akhirnya Jepang membentuk BPUPKI dan PPKI sebagai upaya mempersiapkan kemerdekaan Indonesia.

Ibaratnya, kalau elo mau membuat sebuah organisasi baru di sekolah, tentu harus punya visi misi dan sistem yang mengelolanya. Nah, hal ini yang kira-kira mirip dengan dibentuknya BPUPKI dan PPKI.

PPKI dalam bahasa Jepang disebut Dokuritsu Junbi Iinkai. Dalam bahasa Indonesia, kepanjangan PPKI adalah Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia. Latar belakang dibentuknya PPKI awalnya disebabkan Jepang yang ingin mempersiapkan penyerahan kekuasaannya kepada Indonesia.

Terus, kapan PPKI dibentuk? Nah, PPKI dibentuk pada 7 Agustus 1945, sepuluh hari sebelum kemerdekaan Indonesia. Selanjutnya, PPKI otomatis akan dibubarkan ketika tugasnya telah terlaksana, yang dapat terlihat melalui keputusan sidangnya.

Oke, setelah elo tahu latar belakang dari PPKI, ayo kita lihat tujuan dari dibentuknya PPKI.

Baca Juga: Peran Pemuda dalam Perjuangan Menuju Kemerdekaan – Materi Sejarah Kelas 12

Apa Tujuan Pembentukan PPKI?

Jepang bilang kalau PPKI adalah sebuah wadah yang tujuannya mempersiapkan penyerahan kekuasaan Indonesia yang awalnya dimiliki oleh tentara Jepang. Kekuasaan inilah yang direncanakan bakal diserahkan untuk rakyat Indonesia sendiri.

PPKI bertanggung jawab untuk menyelesaikan serta mengesahkan Undang-Undang Dasar dan Falsafah Negara Indonesia Merdeka. Hal ini, sebelumnya telah dipersiapkan oleh BPUPKI, dan PPKI bertugas untuk mengesahkannya.

Selain itu, PPKI bertugas untuk memusyawarahkan dan menetapkan bagaimana pelaksanaan pemerintahan setelah Indonesia merdeka.

Selanjutnya, siapa tokoh-tokoh yang berperan di dalam PPKI? Ayo simak pembahasan selanjutnya!

Baca Juga: Dampak Pendudukan Jepang di Indonesia – Materi Sejarah Kelas 11

Bagaimana Komposisi Keanggotaan PPKI?

siapakah ketua PPKI? Jawabannya adalah Soekarno
Soekarno sebagai Ketua PPKI (Doc. Wikimedia Commons)

Soekarno dan Hatta adalah dua tokoh yang perannya masing-masing adalah ketua dan wakil PPKI. Nah, keanggotaan PPKI ini, memang diisi oleh tokoh-tokoh dari berbagai daerah di Indonesia.

Pada awalnya, jumlah anggota PPKI (termasuk ketua dan wakilnya) adalah 21 orang. Berikut ini kira-kira komposisi keanggotaan PPKI.

  1. 12 orang dari Jawa;
  2. 3 orang dari Sumatra;
  3. 2 orang dari Sulawesi;
  4. 1 orang dari Kalimantan;
  5. 1 orang dari Nusa Tenggara;
  6. 1 orang dari Maluku;
  7. dan 1 orang dari golongan Tionghoa

Namun, keanggotaan PPKI ini mengalami penambahan anggota. Hal tersebut disebabkan oleh peran golongan muda yang menginginkan kemerdekaan tanpa adanya komando dari pihak Jepang.

Golongan muda melihat momentum kemerdekaan Indonesia melalui sebuah revolusi terorganisir. Selain itu, golongan muda mendambakan kemerdekaan Indonesia atas upaya mandiri bangsa Indonesia sendiri, bukan kemerdekaan yang diberikan oleh Jepang.

tujuan golongan muda mencegah PPKI untuk mengumumkan kemerdekaan adalah membebaskan ketergantungan dari Jepang
Adam Malik yang Berperan sebagai Golongan Muda (Doc. Wikimedia Commons)

Sebagai golongan tua, Soekarno mencoba untuk mempertimbangkan pendapat dari golongan muda ini, yaitu Adam Malik, Wikana, Sutan Syahrir, Chaerul Sholeh, dan Soekarni. Hal ini dilakukan dengan cara menambah keanggotaan PPKI, sehingga terdapat total 27 orang anggota.

Berikut ini adalah daftar anggota-anggota PPKI secara lengkap.

NoNama Anggota dalam Ejaan Bahasa Indonesia
1Anang Abdul Hamidan
2Andi Pangeran Pettarani
3Bandoro Pangeran Hario Purubojo
4Bendoro Kanjeng Pangeran Ario Suryohamijoyo
5Dr. G.S.S.J. Ratulangie
6Dr. Kanjeng Raden Tumenggung Rajiman Wedyodiningrat
7Dr. M. Amir
8Drs. Muhammad Hatta
9Drs. Yap Tjwan Bing
10Haji Abdul Wahid Hasyim
11Haji Teuku Mohammad Hasan
12Ir. Sukarno
13Ki Bagus Hadikusumo
14Ki Hajar Dewantara*
15Mas Sutarjo Kartohadikusumo
16Mr. Abdul Abbas
17Mr. I Gusti Ketut Puja
18Mr. Raden Ahmad Subarjo*
19Mr. Raden Iwa Kusuma Sumantri*
20Mr. Raden Kasman Singodimejo*
21Mr. Yohanes Latuharhary
22Muhammad Ibnu Sayuti Melik*
23Prof. Dr. Mr. Raden Supomo
24Raden Abdul Kadir
25Raden Adipati Wiranatakusuma*
26Raden Oto Iskandardinata
27Raden Panji Suroso

Catatan: anggota tambahan ditunjukkan oleh tanda *

Sekarang, coba elo bayangkan, betapa ramainya suasana rapat dalam sidang yang dilakukan oleh PPKI. Elo telah melihat daftar tokoh-tokoh bangsa yang hasil musyawarahnya, menjadi latar belakang kehidupan berbangsa dan bertanah air di Indonesia.

Oke, setelah kita tahu latar belakang, tugas, dan anggota-anggota PPKI, selanjutnya ayo kita lihat hasil dari musyawarah yang dilakukan oleh PPKI. Hal tersebut dapat kita lihat dari poin-poin yang didapatkan dalam sidang PPKI.

Alur Sidang PPKI

Fungsi PPKI sebagai sebuah kepanitiaan, tentu membuat PPKI memiliki periode waktu tertentu dalam menjalankan perannya. Maksudnya, kepanitiaan ini akan dibubarkan ketika peranan PPKI telah selesai dilaksanakan.

Keputusan sidang PPKI: 8 provinsi yang dibentuk sebagai hasil sidang PPKI pertama
Suasana Sidang PPKI (Doc. Wikimedia Commons)

Ayo kita lihat periode aktif PPKI yang bisa elo lihat melalui alur sidang, melalui tanggal-tanggal pentingnya.

18 Agustus 1945

Sidang pertama PPKI dilakukan di bekas gedung Volksraad, Pejambon, Jakarta Pusat. Setidaknya, terdapat tiga poin utama yang menjadi hasil dari sidang pertama ini.

  1. Pengesahan pembukaan, batang tubuh, dan aturan peralihan Undang-Undang Dasar (UUD). Selain itu, Pancasila dimasukkan dalam pembukaan UUD yang disahkan.
  2. Menetapkan Soekarno dan Mohammad Hatta sebagai presiden dan wakil presiden.
  3. Mengusulkan pembentukan Komite Nasional untuk membantu presiden menjalankan tugasnya.

19 Agustus 1945

Keesokan harinya, sidang PPKI membahas prioritas program, susunan daerah, dan pembentukan departemen. Nah, hasil dari sidang PPKI pada tanggal ini dapat dibagi menjadi lima poin.

  1. Adanya kabinet presidensial dengan 12 kementrian dan 4 lembaga.
  2. Wilayah RI dibagi menjadi 8 provinsi (dikepalai oleh gubernur), yaitu Sumatra, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sunda Kecil, Maluku, Sulawesi, dan Kalimantan.
  3. Dibentuknya Tentara Kebangsaan Indonesia oleh presiden. Hal ini dikarenakan pembubaran Heiho, Peta, dan Laskar Rakyat.
  4. Soekarno menunjuk Abdul Kadir, Kasman, dan Otto Iskandardinata untuk mempersiapkan pembahasan tentara kebangsaan dan kepolisian. Ketua dari panitia kecil ini adalah Abdul Kadir.
  5. Anggota Komite Nasional berjumlah 60 orang dan rapat selanjutnya direncanakan pada 29 agustus 1945 di Gedung Komidi, Jalan Pos, Pasar Baru, Jakarta.

22 Agustus 1945

Di hari ketiga, rapat PPKI ini mendapatkan tiga keputusan, yaitu pembentukan Komite Nasional, Partai Nasional, dan Badan Keamanan Nasional. Di tingkat pusat dan daerah, Komite Nasional akan dipimpin oleh ketua dan dibantu beberapa anggota.

Nah, setelah PPKI berhasil mengadakan sidang dan telah menghasilkan keputusan-keputusan, maka PPKI dibubarkan pada 29 Agustus 1945, bersamaan pada rapat perdana Komite Nasional di hari yang sama.

Selanjutnya, tokoh-tokoh bangsa tersebut, masih harus membahas tentang Komite Nasional yang menjadi Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP) yang tugasnya membantu presiden.

Oke, setelah tahu hasil-hasil yang didapatkan dalam sidang PPKI, elo mungkin tertarik untuk mendalami cerita yang terjadi pada sidang tersebut.

Kalau elo ingin mendapatkan pembahasan yang lebih detail tentang sidang PPKI, gue udah menyertakan tautan video pembelajaran yang bisa elo akses di bawah ini.

Sejarah PPKI - Pembentukan, Anggota, Tugas, dan Fungsinya 9

Sip! Soal-soal di bawah ini, bisa langsung dikerjakan, supaya elo bisa mengulang kembali apa yang telah dibaca di pembahasan-pembahasan sebelumnya.

Contoh Soal

1. Setelah Indonesia merdeka pada 17 Agustus 1945, PPKI telah melaksanakan sidang sebanyak ….

a. 2 kali

b. 3 kali

c. 4 kali

d. 5 kali

e. 6 kali

Pembahasan:

PPKI telah melaksanakan 3 kali sidang sejak Indonesia merdeka pada 17 Agustus 1945.

  • sidang pertama 18 Agustus 1945
  • sidang kedua 19 Agustus 1945
  • sidang ketiga 22 Agustus 1945

Jawaban: b

2. Sidang kedua PPKI tanggal 19 Agustus 1945 membicarakan terkait hal ….

a. Dasar negara

b. Dasar ideologi

c. Organisasi pemerintahan

d. Pemilihan presiden dan wakil presiden

e. Pembentukan Komite Nasional Indonesia Pusat

Pembahasan:

Pada sidang PPKI kedua yang dilaksanakan sehari setelah sidang pertama, para anggota berdiskusi mengenai organisasi pemerintahan. Sebagai contoh, mereka membentuk kementrian dan menunjuk menteri negara. Selain itu, mereka juga menunjuk gubernur di berbagai provinsi di Indonesia seperti Soeroso yang menjadi gubernur Jawa Tengah.

Jawaban: c

3. Agenda sidang PPKI 22 Agustus 1945 adalah ….

a. Dasar negara

b. Dasar ideologi

c. Organisasi pemerintahan

d. badan kelengkapan negara

e. kementerian yang bertugas

Pembahasan:

Pada tanggal 22 Agustus 1945, PPKI membentuk banyak lembaga yang diperlukan bagi Indonesia sebagai negara berdaulat seperti BKR (Badan Keamanan Rakyat) yang berfungsi sebagai tentara dan Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP) yang kelak akan menjadi badan legislatif di Indonesia.

Jawaban: d

4. Pada sidang kedua PPKI, diputuskan bahwa di pemerintahan pusat terdapat … kementerian dan … lembaga.

a. 8 kementerian dan 9 lembaga

b. 12 kementerian dan 4 lembaga

c. 6 kementerian dan 3 lembaga

d. 5 kementrian dan 8 lembaga

e. 4 kementerian dan 2 lembaga

Pembahasan:

Terdapat 12 Kementerian pusat yang diputuskan pada sidang kedua PPKI, yaitu:

  • Menteri Dalam Negeri
  • Menteri Luar Negeri
  • Menteri Keuangan
  • Menteri Kehakiman
  • Menteri Kemakmuran
  • Menteri Keamanan Rakyat
  • Menteri Kesehatan
  • Menteri Pengajaran
  • Menteri Penerangan
  • Menteri Sosial
  • Menteri Pekerjaan Umum
  • Menteri Perhubungan

dan terdapat 4 menteri lembaga, yaitu Wachid Hasyim, M.Amir, R. Otto Iskandardinata, dan R. M. Sartono.

Jawaban: b

***

Oke, di akhir tulisan ini, gue mau menyampaikan kalau elo bisa melatih pemahaman tentang materi Sejarah ini, lewat soal-soal yang berkaitan dengan topik-topik UNBK. Nah, elo bisa melatih kemampuan dalam mengerjakan soal UTBK, lewat Try Out yang diselenggarakan oleh Zenius.

Semoga, pemahaman elo tentang materi PPKI ini, bakal semakin terlatih dengan pendalaman materi dan banyak mengerjakan soal-soal UTBK.

Sip! Kalau begitu, sekian pembahasan kita hari ini. Cheers!

Referensi:

BPUPKI dan PPKI: Mempersiapkan Kemerdekaan Indonesia – Kompaspedia (2021)

Pembentukkan PPKI dan Penetapan Pancasila dalam sidang PPKI – Kemdikbud

Bagikan Artikel Ini!