Rumus Efisiensi Trafo

Rumus Efisiensi Trafo dan 2 Contoh Soal

Artikel ini mempelajari pengertian dan rumus efisiensi trafo dengan contoh soal dan pembahasannya.

Kenapa kepala charger bentuknya gede-gede gitu ya? Coba bandingin deh sebuah colokan (steker) kipas angin dengan kepala charger, pasti jauh lebih gede yang kepala charger kan? Jawaban gampangnya, kepala charger itu ada transformator untuk mengubah tegangan listrik. Coba lu perhatiin deh kepala charger lu, pasti ada tulisan ‘Output’ yang kemungkinan besar nilainya 5 Volt. 

Kali ini kita akan mempelajari transformator dengan fokus ngebahas tentang efisiensi trafo. Tenang, kita bakalan bahas singkat juga tentang transformatornya kok! Kalau gitu, langsung aja guys dibaca sampai habis artikelnya. 

Apa Itu Transformator?

Karena kita mau ngebahas tentang rumus efisiensi trafo, kita harus bahas dikit tentang transformatornya. Transformator atau sering juga disebut sebagai trafo adalah alat listrik yang fungsinya mengubah taraf suatu tegangan AC ke taraf yang lain. Maksudnya, trafo ini bisa menaikkan atau menurunkan tegangan AC.

Berdasarkan fungsinya, transformator dibagi menjadi dua. Pertama adalah transformator step down, yaitu trafo yang digunakan untuk menurunkan tegangan listrik menjadi lebih kecil dari sumbernya. Trafo step down ini dapat kita temui di berbagai adaptor seperti kepala charger dan charger laptop. Contohnya, tegangan listrik di rumah yang sebesar 220 Volt diubah menjadi 19 Volt untuk charger laptop.

Rumus Efisiensi Trafo
Dok: Pixabay

Kedua adalah transformator step up, yaitu trafo yang digunakan untuk menaikkan tegangan listrik menjadi lebih besar dari sumbernya. Trafo step up ini biasa dimanfaatkan pada generator listrik. 

Rumus Efisiensi Trafo
Dok: Wikimedia

Kenapa sih tegangan listrik ini harus kita ubah-ubah? Jawaban gampangnya adalah biar alat-alat elektronik di rumah lu kaga rusak hahaha. Setiap alat elektronik punya fungsinya sendiri dan membutuhkan tegangan yang berbeda-beda. 

Apa Itu Efisiensi Transformator?

Sebelum kita masuk ke rumus efisiensi trafo, kita harus pahamin dulu konsep efisiensi trafo ini. Transformator adalah alat yang bisa mentransmisikan energi, yang berarti ada energi yang masuk ke transformator dan ada energi yang keluar. Pada proses transmisi energi ini ada energi yang hilang. Akibatnya, energi yang keluar lebih kecil besarnya daripada energi yang masuk.

Rumus Efisiensi Trafo
Dok: Wikimedia

Nah efisiensi trafo ini merupakan perbandingan antara daya listrik yang keluar dengan daya listrik yang masuk. Berdasarkan efisiensinya, transformator dibagi menjadi dua. Pertama adalah transformator ideal, yaitu transformator yang memiliki efisiensi 100%. Artinya daya listrik yang masuk sama dengan daya listrik yang keluar. 

Sayangnya di dunia nyata transformator ideal ini tidak ada. Yang ada adalah transformator tidak ideal, di mana energi yang keluar selalu lebih kecil dari energi yang masuk. Artinya ada energi yang hilang, terbuang melalui panas dan faktor-faktor lainnya. 

Rumus Efisiensi Transformator

Seperti yang kita baru aja bahas, rumus efisiensi trafo dapat kita cari melalui perbandingan antara daya listrik yang keluar (output) dengan daya listrik yang masuk (input). Oleh karena itu rumusnya adalah sebagai berikut:

Rumus Efisiensi Trafo dan 2 Contoh Soal 65

Keterangan

ɳ: Efisiensi trafo

Po: Daya output (Watt)

Pi: Daya input (Watt)

Kita bisa memasukkan rumus daya output dan input sehingga rumus efisiensi trafo juga dapat berbentuk seperti berikut:

Rumus Efisiensi Trafo dan 2 Contoh Soal 66

Keterangan:

ɳ: Efisiensi trafo

Vo: Tegangan output (Volt)

Vi: Tegangan input (Volt)

Io: Arus output (Ampere)

Ii: Arus input (Ampere)

Sedikit catatan untuk temen-temen, kalau di soal diberitahu daya listrik, tegangan dan kuat arus yang primer atau sekunder, kalian ga usah bingung. Primer ini artinya sama aja dengan input dan sekunder itu sama aja dengan output. Contohnya daya listrik primer sama aja dengan daya listrik input. 

Contoh Soal dan Pembahasan

Contoh Soal 1

Sebuah trafo memiliki daya input 25 W, sedangkan hanya memiliki daya output 20 W. Berapakah efisiensi trafo tersebut?

Pembahasan:

Diketahui:

Po: 20

Pi: 25

Ditanya: ɳ 

Jawab:

Rumus Efisiensi Trafo dan 2 Contoh Soal 65

Rumus Efisiensi Trafo dan 2 Contoh Soal 68

ɳ = 80%

Jadi efisiensi trafo tersebut adalah sebesar 80%.

Contoh Soal 2

Sebuah trafo memiliki efisiensi sebesar 75%. Tegangan inputnya 220 V dan tegangan outpunya 100 V. Jika kuat arus primer yang mengalir adalah 1 A, maka berapakah kuat arus sekundernya?

Pembahasan:

Diketahui:

ɳ: 75%

Vo: 100 V

Vi: 220 V

Ii: 1 A

Ditanya: Io

Jawab:

Rumus Efisiensi Trafo dan 2 Contoh Soal 66

Rumus Efisiensi Trafo dan 2 Contoh Soal 70

Rumus Efisiensi Trafo dan 2 Contoh Soal 71

Rumus Efisiensi Trafo dan 2 Contoh Soal 72

Io = 1,65 A

Jadi kuat arus sekundernya adalah 1,65 Ampere.

Rumus efisiensi trafo ga gitu susah kan? Tinggal masukin output, input, dan doa terus dapet deh jawabannya. Kalau temen-temen ada kesulitan dan pengen nanya, tulis aja di kolom komentar ya. Mau ngobrol-ngobrol curhat atau diskusi juga bolehh aja. Untuk temen-temen yang pengen belajarin lebih lanjut tentang transformator, gua bakalan cantumin video materinya di bawah ini. Selain itu, kalau kalian mau belajar materi fisika lainnya jangan lupa untuk baca artikel-artikel Zenius berikut.

Video Materi

Fisika Kelas 12 – Transformator 

Baca Juga

4 Rumus Daya Listrik dalam Fisika Beserta 3 Contoh Soal

Tegangan Listrik : Rumus, 5 Contoh Soal dan Pembahasan

Rumus Kuat Arus Itu Apa Sih?

Bagikan artikel ini: