Rumus Cermin Cekung

Sifat dan Rumus Cermin Cekung

Artikel ini membahas dan mempelajari sifat dan rumus cermin cekung dengan contoh soal serta pembahasannya.

Untuk mencintai seseorang sepenuhnya kita dituntut untuk memahaminya. Untuk belajar fisika kita juga tentu harus memahaminya dengan usaha yang jauh lebih keras daripada cinta. Ceritanya kali ini kita bakal ngebahas tentang cermin cekung nih. 

Gua yakin temen-temen Zenius sering bercermin sebelum ketemuan sama orang spesial di hidup kita. Tapi lu pada udah paham belum sudut fisika dari cermin? Kasihan cermin, cuma refleksi diri kita yang diperhatiin, cerminnya mah diabaikan. Oke kalau udah pada bersimpati sama cermin, yuk kita bahas sifat dan rumus cermin cekung! Dibaca sampai habis yaaa.

Apa Itu Cermin Cekung?

Cermin cekung adalah cermin memantulkan cahaya pada cekungan bagian dalam. Sebelum gua unjukin gambar cermin cekung yang bakalan ditemuin dalam soal fisika, gua pengen bahas dikit dulu fungsi-fungsi cermin cekung.

Sadar atau ga sadar, kita memanfaatkan cermin cekung dalam kehidupan sehari-hari kita. Temen-temen yang hobi dandan mungkin tau cermin kosmetik yang memperbesar refleksi wajah kita untuk ngebantu nyari komedo atau jerawat di wajah kita. Lebih umum lagi, pasti kalian pernah memakai senter genggam atau lampu senter mobil. Sebenarnya senter-senter itu menggunakan cermin cekung untuk mengarahkan lurus sinar yang dihasilkan. 

Rumus Cermin Cekung
Dok: Unsplash

Itu semua adalah contoh-contoh pemakaian cermin cekung di kehidupan sehari-hari kita. Tentu ada benda lain yang memanfaatkannya seperti teleskop bintang, tapi gua rasa contoh yang benda-benda umum udah cukup deh. Sekarang kita langsung aja lihat bentukan cermin cekung.

Rumus Cermin Cekung

Sedikit penjelasan nih, gambar yang seperti sebagian dari lingkaran itu adalah cermin cekung. Bagian belakangnya adalah bagian yang udah gua kasih garis arsir, bagian depannya itu jelas yang ga gua arsir. Garis lurus horizontal yang tembus ke belakang cermin cekung itu disebut sebagai sumbu utama. 

Terus huruf R itu apa ya? R ini adalah pusat kelengkungan cermin. R juga sering disebut sebagai jari-jari kelengkungan cermin bila kita menghitung jaraknya dari pusat kelengkungan ke cermin. 

Sementara itu, f ini adalah titik fokus. Jika kita membagi dua jarak dari pusat kelengkungan cermin ke permukaan cermin, maka kita mendapat sebuah titik fokus tersebut. Titik fokus ini adalah titik di mana cahaya-cahaya yang menuju ke cermin akan difokuskan.

Rumus Cermin Cekung

Untuk mengetahui rumus cermin cekung kita membutuhkan persamaan umum pembentukan bayangan, yaitu:

Sifat dan Rumus Cermin Cekung 105

Keterangan:

f: fokus

s: jarak benda

s’: jarak bayangan

Setelah itu, rumus lain yang dapat membantu dalam cermin cekung adalah rumus perbesaran bayangan, yaitu:

Sifat dan Rumus Cermin Cekung 106

Keterangan

M: perbesaran bayangan

s: jarak benda

s’: jarak bayangan

h’: tinggi bayangan

h: tinggi benda

Tunggu temen-temen, jangan pada cabut dulu. Bekal rumus cermin cekung ini ga cukup berdiri sendiri aja. Kalian juga harus pahamin aturan ruang pada cermin biar bisa menguasai konsep dan hitung-menghitung cermin cekung. Perhatiin baik-baik ya!

Apa Itu Aturan Ruang Pada Cermin?

Semua cermin dibagi menjadi beberapa ruang, termasuk cermin cekung. Ruang-ruang inilah yang akan menentukan berbagai hal seperti posisi dan sifat bayangan pada cermin. Untuk mempermudah temen-temen, berikut ini adalah gambar cermin cekung yang udah dibagi dengan ruang-ruangnya.

Rumus Cermin Cekung

Pertama-tama kita bisa menggunakan ruang cermin untuk menentukan posisi bayangan.

  • Benda yang berada di ruang II, bayangannya akan muncul di ruang III
  • Benda yang berada di ruang III, bayangannya akan muncul di ruang II
  • Benda yang berada di ruang I, bayangannya akan muncul di ruang IV

Biar gampang diinget, kalian cukup tau kalau angka ruang benda ditambah ruang bayangan hasilnya pasti 5. Cobain deh, misal ada benda di ruang II, bayangan muncul di ruang III. Dijumlahin: II + III = 5, gampang kan?

Selain itu ruang benda dipakai untuk menentukan sifat nyata atau maya bayangan. 

  • Jika bayangan berada di depan cermin maka sifatnya adalah nyata
  • Sementara itu, jika bayangan berada di dalam cermin maka sifatnya itu maya

Jika bayangan bersifat nyata maka nilai jarak benda (s), jarak bayangan (s’) dan fokus (f) itu positif, sementara jika bayangan maya maka nilainya negatif

Untuk menentukan sifat tegak atau terbalik, kita kembali melihat posisi benda/bayangan. 

  • Jika benda/bayangan berada di ruang 1 atau 4, maka sifatnya tegak
  • Jika benda/bayangan berada di ruang 2 atau 3, maka sifatnya terbalik.

Banyak juga ya aturan-aturannya? Terakhir banget nih, untuk menentukan bayangan diperkecil atau diperbesar kita harus melihat perbandingan ruang bayangan dan ruang benda. 

  • Jika ruang bayangan lebih kecil dari benda maka sifatnya diperkecil
  • Sebaliknya, jika ruang bayangan lebih besar dari benda maka sifatnya diperbesar. 
Rumus Cermin Cekung
Dok: Pexels, reaksi temen-temen melihat sifat-sifat cermin cekung

Contoh Soal dan Pembahasan

Gimana udah pusing belum? Tenang guys, dalam praktek kalian bisa pahamin lebih jelas gimana sifat dan rumus cermin cekung. Kalau gitu kita langsung aja gas ya ke contoh soal!

Sebuah benda dengan tinggi 15 cm terletak 10 cm di depan cermin cekung dengan jari-jari kelengkungan 8 cm. Carilah tinggi dan sifat bayangan benda tersebut!

Diketahui:

h = 15 cm

S = 10 cm

r = 8 cm

f = Sifat dan Rumus Cermin Cekung 107 = 4 cm

Ditanya: h’ dan sifat bayangan

Jawab:

Rumus Cermin Cekung

Sifat bayangan: 

Benda di ruang III = Bayangan di ruang II

Karena bayangan berada di ruang II: nyata, terbalik 

Karena ruang bayangan lebih kecil dari ruang benda: diperkecil

Sifat dan Rumus Cermin Cekung 105

Sifat dan Rumus Cermin Cekung 109

Sifat dan Rumus Cermin Cekung 110

Sifat dan Rumus Cermin Cekung 111

Sifat dan Rumus Cermin Cekung 112

Sifat dan Rumus Cermin Cekung 113

Oleh karena itu:

Sifat dan Rumus Cermin Cekung 106

Sifat dan Rumus Cermin Cekung 115

Sifat dan Rumus Cermin Cekung 116

Sifat dan Rumus Cermin Cekung 117

h’ = 10 cm

Jadi tinggi bayangan tersebut adalah 10 cm dan bersifat nyata, terbalik dan diperkecil.

Begitu deh guys segala  informasi tentang sifat dan rumus cermin cekung, semoga ga pada mabok ya. Kalian nanti pasti bisa pahamin cermin cembung lebih mudah kalau udah paham cermin cekung (amin). Kalau temen-temen ada pertanyaan langsung aja dihajar kolom komentar di bawah. Selain itu kalian bisa cek materi-materi berikut yang pastinya bakal bantu kalian di pelajaran fisika.

Link Materi:

Persamaan Umum Cermin Lengkung

Cahaya dan Alat Optik

Baca Juga:

Rumus Kesetaraan Energi dan Massa, Rumus Einstein yang Paling Mendunia

Energi Potensial: Rumus, Contoh Soal, dan Penerapan Sehari-Hari

Materi Fisika SMA: Gelombang Cahaya