Peranan Protista dalam Kehidupan

Peranan Protista dalam Kehidupan 25

Halo Sobat Zenius!

Di artikel Zenius sebelumnya kita telah membahas definisi dan klasifikasi kingdom protista. Nah buat elo yang belum baca, coba elo baca dulu materinya di sini.   Kalau di artikel tersebut sudah membahas mengenai definisi dan klasifikasi, kali ini gue akan membahas apa saja peranan protista dalam kehidupan sehari-hari. 

Buat elo yang belum baca artikel tersebut atau mungkin udah lupa materinya, gue saranin untuk baca artikel tersebut yaa biar nyambung pas baca ini!

Kalau udah, yuk langsung aja kita mulai!

Pengantar Singkat Protista

protista, ganggang laut
Gambar oleh djedj dari Pixabay  

Dalam dunia taksonomi, Protista dikenal sebagai sebuah Kingdom yaitu Kingdom Protista.  Hal ini pertama kali diusulkan oleh Georg A. Goldfuss, seorang pakar biologi asal Jerman pada tahun 1830-an yang memperkenalkan istilah protozoa (protista) serta mengusulkannya agar dipisah dari makhluk hidup lainnya. Pada tahun 1860-an, John Hogg, seorang ahli Biologi asal Inggris menemukan istilah Protoctista lalu memasukkannya ke dalam empat kingdom. Menurut Irnaningtyas, dalam buku Biologi untuk SMA/MA Kelas X, Protista adalah organisme eukariotik (memiliki membran inti) yang umumnya uniseluler serta hidup soliter maupun berkoloni.

Protista sendiri memiliki anggota yang sangat beragam, agar lebih mudah dipelajari  para ahli taksonomi membagi Protista dalam tiga kategori, yaitu :

  1. Protista yang menyerupai hewan (Protozoa), memiliki sifat yang hampir sama dengan hewan yaitu tidak bisa membuat makanannya sendiri namun dapat bergerak secara aktif.
  2. Protista yang menyerupai tumbuhan (Protophyta), biasa dikenal sebagai alga atau ganggang. Protophyta memiliki ciri khas seperti tumbuhan yaitu bisa melakukan fotosintesis. 
  3. Protista yang menyerupai jamur, memiliki sifat heterotrof dan bisa membentuk struktur filamen. Namun, Protista jenis ini tidak bisa dimasukkan ke dalam kingdom Fungi karena ia tidak menghasilkan kitin. 

 Baca juga : Definisi dan Klasifikasi Kingdom Protista – Materi Biologi Kelas 10

Peranan Protista yang Menguntungkan dalam Kehidupan

Protista dikenal memberi banyak manfaat bagi manusia maupun organisme lainnya. Manfaat terbesarnya adalah sebagai penghasil oksigen dan sebagai produsen terbesar di laut. Berikut ini contoh protista yang membawa keuntungan: 

  1. Foraminifera, memiliki kerangka kosong yang mengendap di dasar laut lalu membentuk tanah globigerina yang berguna sebagai petunjuk adanya minyak bumi.
  2. Entamoeba Coli, bakteri yang hidup dalam usus besar manusia dan membantu proses pembusukan sisa-sisa makanan dan menyintesis Vitamin K.
  3. Radiolaria, hidup di dasar perairan untuk membentuk tanah radiolaria. Tanah ini mengandung zat kersik yang dapat digunakan sebagai bahan penggosok.
  4. Ganggang, pada ekosistem perairan ganggang bertindak sebagai fitoplankton yang dapat menghasilkan energi bagi organisme heterotrof karena kemampuannya melakukan fotosintesis. Sementara dalam bidang industri ganggang bisa dimanfaatkan sebagai bahan dalam pembuatan es krim, agar-agar, kosmetik, bahan penggosok, dan lainnya.
  5. Laminaria Lavaniea, memiliki kandungan kalsium yang bisa dimanfaatkan sebagai pupuk pertanian dan makanan ternak.
  6. Laminaria Digitalis, menghasilkan yodium yang dapat menjadi obat untuk penyakit gondok.
  7. Ganggang Hijau (Chlorophyta) merupakan sumber fitoplankton yang digunakan sebagai pakan ikan dan hewan air lainnya. Dengan kata lain, ganggang hijau merupakan produsen bagi hewan-hewan lainnya.
  8. Macrocystis  Pyrifera, mengandung yodium yang terdiri dari Na, P, N dan Ca yang dapat dimanfaatkan sebagai suplemen untuk hewan ternak.
  9. Porphyra, merupakan spesies alga merah yang dimanfaatkan dalam pembuatan suplemen kesehatan.

Peranan Protista yang Merugikan dalam Kehidupan

Selain membawa keuntungan, protista juga bisa membawa kerugian bagi manusia maupun organisme lainnya. Hal ini disebabkan karena banyak anggota dari protista yang bersifat parasit. Berikut ini contoh jenis protista yang membawa dampak buruk bagi makhluk hidup:

  1. Entamoeba Gingivalis, merupakan Rhizopoda parasit dalam tubuh manusia. Organisme ini menyebabkan kerusakan gigi dan gusi yang biasa disebut penyakit gingivitis.
  2. Entamoeba Histolytica, merupakan kelompok Rhizopoda penyebab penyakit disentri atau penyakit amebiasis. Penyakit ini merupakan infeksi yang disebabkan karena parasit pada usus. 
  3. Trichomonas Foetus, menyebabkan keguguran spontan pada ternak.
  4. Trypanosoma Cruzi, menyebabkan penyakit chagas atau anemia pada anak-anak.
  5. Trypanosoma Brucei, menyebabkan penyakit nagana pada hewan ternak.
  6. Giardia Lamblia, protozoa usus yang menimbulkan penyakit disentri, diare, dan kejang-kejang di bagian perut.
  7. Balantidium Coli, merupakan anggota Ciliata yang bersifat parasit pada manusia, dapat menyebabkan penyakit diare berdarah yang gejalanya sama seperti penyakit diare biasa.
  8. Plasmodium, merupakan anggota dari Sporozoa yang menyebabkan penyakit malaria.
  9. Saprolegnia Parasitica, merupakan protista mirip jamur yang bersifat parasit pada sisik dan insang ikan yang terluka.
  10. Phytophthora Nicotine, parasit yang menyebabkan penyakit pada tanaman tembakau.

Oke sip, itu dia materi mengenai peranan protista dalam kehidupan sehari-hari. Fungsi protista yang ternyata banyak mengingatkan kita bahwa setiap makhluk hidup di bumi ini memiliki peranan masing-masing. 


Nah, kalau elo gimana? Apa peran elo? Kalau gue, mengingatkan elo kalau ingin mempelajari materi ini dalam bentuk video, elo tinggal klik banner di bawah ini! Jangan lupa sign-in dulu ya ke akun Zenius lo.

Peranan Protista dalam Kehidupan 26

Last but not least, supaya proses belajar elo semakin efektif,  gue ada beberapa rekomendasi paket belajar yang dapat elo pilih sesuai kebutuhan elo! Langsung aja klik banner di bawah ini

Peranan Protista dalam Kehidupan 27

Sekian dari gue, semoga bermanfaat dan semangat belajarnya!

Penulis : Yunita Widyaningsih

Bagikan Artikel Ini!