Pengertian, Fungsi, Macam, dan Struktur RNA – Materi Biologi Kelas 12

Ilustrasi siswa sedang mempelajari RNA dan DNA.

Selain DNA, ada juga keberadaan RNA yang memiliki peran sentral dalam tubuh kita. Simak pengertian, fungsi, macam, dan struktur RNA di sini, yuk!

Halo, Sobat Zenius! Seringkali kita mendengar tentang salah satu penyusun kehidupan yang sangat penting, yaitu DNA. Hal ini dikarenakan, DNA memegang peran sentral dalam pewarisan sifat.

Namun, pernah nggak, sih, elo membayangkan bahwa ada juga penyusun kehidupan yang memiliki peran cukup sentral, lho. Kita seringkali mendengar komponen yang satu ini dalam tubuh virus. Siapa lagi kalau bukan RNA.

RNA memainkan peran penting dalam mengubah informasi genetik menjadi protein di tubuh kita. Komponen yang satu ini juga membawa instruksi genetik untuk para virus. Seperti DNA, kali ini, kita akan bahas tentang salah satu golongan asam nukleat, yaitu RNA. Cekidot!

Apa Itu RNA?

Seperti yang sudah gue singgung sebelumnya, bahwa RNA merupakan salah satu golongan asam nukleat. Nah, sebelum ke pengertian RNA secara detail, elo perlu tahu dulu kepanjangan RNA itu sendiri, yaitu ribonucleic acid atau asam ribonukleat.

Dengan begitu, kita bisa mendefinisikan bahwa RNA adalah salah satu dari tiga makromolekul utama penyusun tubuh bersama dengan DNA dan protein.

RNA merupakan materi genetik rantai polinukleotida yang tersusun dari fosfat, gula ribosa, dan salah satu dari basa nitrogen (A, U, G, C).

Baca Juga: Substansi Genetika dan Istilahnya

Struktur RNA

Secara molekuler, struktur RNA hampir sama dengan DNA. Di mana, DNA dan RNA memiliki persamaan dalam hal kandungannya, keduanya memiliki masing-masing satu gugus fosfat, pentosa atau ribosa, dan basa nitrogen.

Perbedaannya terletak pada gugus ribosanya. Nih, coba elo perhatikan gambar RNA berikut ini!

Gambar struktur RNA.
Ini dia gambar struktur RNA. (Arsip Zenius)

Untuk lebih merincikan gambar di atas, elo bisa lihat tabel perbedaan RNA dan DNA berikut ini.

DNARNA
DNA hanya ditemukan di dalam nukleus (kromosom, mitokondria, plastida, dan sentriol).Letak RNA ada di sitoplasma, terutama di ribosom. Ada juga di dalam nukleus.
Berupa rantai panjang dan ganda (double helix).Berupa rantai pendek dan tunggal.
Fungsi DNA berhubungan erat dengan penurunan sifat dan sintesis protein.Fungsi RNA berhubungan erat dengan sintesis protein.
Kadar DNA tidak dipengaruhi oleh aktivitas sintesis protein.Kadar RNA dipengaruhi oleh aktivitas sintesis protein.
Basa nitrogennya terdiri atas adenin (A), guanin (G), timin (T), dan sitosin (C).Basa nitrogennya terdiri atas adenin (A), guanin (G), urasil (U), dan sitosin (C).
Komponen gulanya deoksiribosa (ribosa yang kehilangan satu atom oksigen).Komponen gulanya ribosa.
Bentuknya double stranded.Bentuknya bervariasi tergantung struktur sekundernya, ada yang double stranded, single stranded, bulged, hairpin, dan loop.

Nah, setelah memahami tabel di atas, elo juga jadi tahu bahwa perbedaan antara RNA dan DNA yang benar adalah seperti di atas. Bisa dilihat dari bentuk, fungsi, kadar,  letak, dan penyusun basa nitrogennya.

Biasanya, soal yang sering muncul mengenai konsep RNA itu ya struktur RNA-nya, guys. Intinya, elo perlu ingat bahwa basa nitrogen pada RNA mempunyai pasangan yang khusus yaitu A berpasangan dengan U, dan C berpasangan dengan G. Hal itu karena RNA berupa untai tunggal, nggak seperti DNA yang double helix. Paham, ya, sampai sini?

Gimana, udah nggak bingung lagi, kan, kalau elo ditanya tentang perbedaan antara RNA dan DNA?

Baca Juga: Manfaat DNA Fingerprinting dan Prosedur Kerjanya

Macam-Macam RNA

Secara garis besar, RNA memiliki dua tipe atau macam-macamnya, guys. Nah, elo pernah dengar tentang mRNA, tRNA, dan rRNA, belum? Ketiganya merupakan contoh RNA yang terbagi dalam RNA coding dan RNA non-coding.

Macam-macam RNA.
Jenis-jenis RNA ada tRNA, mRNA, dan rRNA. (Arsip Zenius)

1. RNA Coding

RNA yang mengkodekan suatu sifat (ditranslasikan). Contoh dari RNA ini adalah mRNA (messenger-RNA). Sesuai namanya, kita juga bisa menyebutnya dengan RNA kurir atau RNA duta.

Nah, seringkali muncul juga pertanyaan mengenai triplet basa nitrogen. Elo sendiri pernah mendengar istilah tersebut, belum? Triplet basa nitrogen yang terdapat pada RNA duta disebut kodon triplet.

Kodon itu kode genetik, ya, guys. Mereka itu saling berpasangan tiga-tiga, oleh karena itu disebut dengan kodon triplet. Oh iya, bentuk dari mRNA adalah single stranded seperti ini.

Ilustrasi mRNA yang berbentuk single stranded.
Bentuk mRNA adalah single stranded, jadi ini yang paling simpel. (Arsip Zenius)

2. RNA Non-coding

RNA non-coding merupakan RNA yang nggak ditranslasikan menjadi protein. Jenis inilah yang memiliki berbagai struktur sekunder bervariasi. Contohnya adalah tRNA dan rRNA.

tRNA merupakan singkatan dari transfer-RNA. Fungsinya untuk membawa dan mentransfer asam amino. Jadi, ingat-ingat bahwa RNA yang berperan membawa asam amino dalam sintesis protein adalah tRNA, ya, guys.

 Bentuk struktur tRNA terbilang unik, ada sekitar 3 struktur hairpin pada jenis RNA yang satu ini.

Ilustrasi tRNA yang terdiri dari 3 struktur sekunder berbentuk hairpin.
Bentuk tRNA unik, terdiri dari 3 struktur hairpin. (Arsip Zenius)

Selain tRNA, ada juga contoh lainnya dari RNA non-coding, yaitu rRNA.

rRNA merupakan singkatan dari ribosomal-RNA. Sesuai namanya, RNA ini adalah penyusun ribosom. Di sinilah tempat berlangsungnya proses sintesis protein, lebih tepatnya proses translasi. Itulah mengapa ribosom tersusun atas RNA dan protein.

Saat translasi mRNA dan tRNA akan menempel pada dua sub unit rRNA. Sub unit tersebut adalah sub unit besar (sebagai tempat menempelnya tRNA) dan sub unit kecil (sebagai tempat menempelnya mRNA).

Jadi, jika suatu RNA ribosom atau rRNA tidak memiliki sub unit besar, maka tRNA tidak akan bisa menempel pada ribosom atau rRNA tersebut.

Uraian di atas bisa elo pelajari menggunakan video belajar Zenius dengan klik banner di bawah ini.

klik banner ini untuk mempelajari materi biologi lebih lanjut

Contoh Soal Konsep RNA dan Pembahasannya

Untuk menguji sejauh mana pemahaman elo mengenai pengertian, fungsi, dan struktur RNA, gue ada beberapa contoh soal dan pembahasan yang bisa dijadikan sebagai referensi. Langsung kita cek bareng-bareng, yuk!

Contoh Soal 1

Komponen RNA yang tidak dimiliki DNA adalah….

A. Gula pentosa.

B. Basa nukleotida.

C. Fosfat.

D. Timin.

E. Urasil.

Jawab: E. Urasil.

Pembahasan:

Perlu elo ingat, bahwa struktur penyusun rantai RNA adalah gula pentosa, fosfat, dan basa nukleotida. Nah, basa nukleotida pada RNA adalah adenin, urasil, guanin, dan sitosin.

Sedangkan, pada DNA, basa nukleotidanya tersusun atas adenin, timin, guanin, dan sitosin. Jadi, yang nggak hanya ada di RNA dan nggak ada di DNA adalah urasil.

Contoh Soal 2

5’ AUUAGCCGCU 3’

Urutan di atas merupakan urutan pada sekuen….

A. DNA.

B. RNA.

C. Gen.

D. Kromosom.

E. Benang kromatin.

Jawab: B. RNA.

Pembahasan:

Coba elo perhatikan lagi urutannya. Pada sekuen tersebut, terdapat basa nitrogen adenin (A), urasil (U), guanin (G), dan sitosin (C). Kira-kira apa ciri khasnya? Yaps, ada urasil di sana, berarti urutan tersebut merupakan urutan pada sekuen RNA. Karena, di DNA nggak ada urasil, adanya timin (T).

Baca Juga: Prinsip Kerja Elektroforesis DNA

*****

Gimana nih, sampai sini udah paham kan tentang pengertian, fungsi, dan struktur RNA? Buat yang lebih menyukai belajar dengan nonton video, elo bisa mengakses materi Biologi kelas 12 lainnya di video Zenius. Elo juga bisa mencoba melatih kemampuan dengan level soal yang mirip UTBK beneran dengan klik link di bawah ini!

Try Out bareng Zenius.

Bagikan Artikel Ini!