Ilustrasi Materi Garis TPS UTBK

Pengertian Garis, Ruas, dan Macam-Macam Garis

Kalau elo melihat sekeliling, pasti elo bisa menemukan berbagai macam benda yang memiliki elemen garis. Yuk, berkenalan dengan apa yang dimaksud dengan garis, fungsi, dan macam-macam garis!

Coba deh, bayangin kompetisi badminton tanpa ada garis lapangannya. Waduh, terus nggak ada batas jauh pukulan koknya dong? Kalau begitu, bisa-bisa pemainnya sempoyongan ngejar koknya dong, ya?

Contoh fungsi garis pada lapangan badminton dan kok
Ilustrasi lapangan badminton (Arsip Zenius)

Nah, dari situ elo bisa dapet gambaran nih, apa yang terjadi jika tidak ada garis dalam kehidupan kita. Pastinya, banyak kegiatan manusia yang tidak akan seteratur saat ini. Memangnya apa saja sih, fungsi garis dalam kehidupan sehari-hari kita?

Pada artikel kali ini, gue akan sharing informasi seputar apa yang dimaksud dengan garis dan ruas garis, fungsi garis, hingga macam-macam garis, nih. Gue juga akan bagikan beberapa contoh soal dan pembahasan untuk membantu elo memahami konsep garis yang diujikan di TPS UTBK ini, lho.

Jadi, kalau elo penasaran dengan apa saja manfaat garis dan macam-macamnya, yuk, cari tahu informasinya di sini! 

Apa yang Dimaksud dengan Garis?

Coba deh, elo lihat benda-benda di sekeliling elo, seperti kursi, meja, buku, HP, atau pun laptop elo. Pasti semuanya memiliki garis tepi, bukan?

tepian buku dan hp berupa garis.
Ilustrasi tepian buku dan hp. (Arsip Zenius)

Garis tepian itu tuh, salah satu contoh adanya garis dalam kehidupan kita. 

Lalu, sebenarnya garis itu apa, sih? Dalam buku Modul Belajar Mandiri Calon Guru (2021) pengertian garis adalah suatu bentuk lurus, memanjang ke dua arah dengan panjang yang tidak terbatas. 

Gimana, bisa bayangin, nggak? Misalnya nih, elo gambar satu garis mendatar. Garis itu pasti tidak membentuk sudut, kan? Maka dari itu, bentuknya adalah lurus. Lalu, kalau elo ingin menambahkan panjangnya, ya elo bebas bisa menambahkan ke arah kanan atau mau ke arah kiri. 

Seberapa panjangnya? Bebas, nggak ada batas karena yang ada batas hanya kesabaran elo aja. Hehehe.

Ya, batasnya bisa jadi kebutuhan aja. Kalau elo butuhnya hanya sepanjang 5 cm saja, ya nggak perlu juga buat lebih dari itu. Tapi pada dasarnya garis itu nggak ada batasnya. Oleh karena itu biasanya kedua ujungnya diberi tanda panah sesuai arahnya, seperti di bawah ini.

Ciri garis dengan panjang tak terhingga dilambangkan dengan anak panah.
Ilustrasi tanda panah penanda panjang garis yang tak terbatas. (Arsip Zenius)

Sekarang kalau elo menggambar sebuah kotak. Kotak kan, terbentuk dari 4 garis di masing-masing sisinya, kan? Nah, kalau mau nyebutin satu saja gimana caranya? Apakah dengan menyebutkan garis sisi kanan, sisi kiri, dan seterusnya begitu? Nggak gitu dong, ya?

Ntar kalau gambar kubus, bingung deh nyebutnya karena garisnya banyak. Lalu, gimana cara menyebut atau menamai sebuah garis? Gampang. Ada dua cara nih, yang bisa elo gunakan.

Pertama, elo tinggal menamainya dengan satu huruf kecil, seperti garis a, garis b, garis c, dan seterusnya. Atau, elo juga bisa mengganti huruf kecil itu dengan gabungan dua huruf kapital, yang mewakili dua titik di ujung garis itu. Contohnya, garis AB, garis BC, garis CD, dan garis DA.

Dua cara penamaan garis lurus.
Ilustrasi penamaan garis (Arsip Zenius)

Selain berbentuk lurus, panjangnya tidak terhingga, dan merupakan gabungan dari titik-titik, ciri-ciri garis yang lainnya adalah nggak memiliki ketebalan. Kok bisa? Bisa, karena dia kan kumpulan dari titik nih, nah titik itu juga nggak punya ketebalan. 

Jadi, sebuah garis hanya punya unsur panjang aja, deh. Itulah kenapa garis juga disebut sebagai unsur geometri satu dimensi. 

Baca Juga: Penjumlahan dan Pengurangan Sudut (Matematika Kelas 7)

Apa itu Ruas Garis?

Gambar ruas garis atau segmen garis.
Ilustrasi ruas garis A dan C (Arsip Zenius)

Tadi kan sudah disebutkan tuh kalau garis adalah kumpulan dari titik-titik. Nah, kalau kita memilih dua titik, misalnya titik A dan C, seperti gambar di atas. Elo bisa melihat jarak di antara kedua titik itu, kan?

Jarak antara kedua titik itulah yang disebut dengan ruas garis atau segmen garis, oleh Euclid, yang disebut sebagai Bapak Geometri. Melansir dari Encyclopedia Britannica (2010), definisinya tentang segmen garis kemudian juga dianggap sebagai definisi dari garis itu sendiri.

Ruas garis juga memiliki sistem penamaannya sendiri, yaitu dengan menggambarkan garis di atas nama kedua titiknya.

penamaan ruas garis
Ilustrasi penamaan ruas garis atau segmen garis (Arsip Zenius)

Fungsi Garis

Seperti yang gue bilang di awal tadi, kalau nggak ada garis di dunia ini, pasti cara manusia beraktivitas bakalan beda banget. Kenapa? Karena dalam berbagai bidang kehidupan, kita memanfaatkan  garis.

Marka lalu lintas, contoh penggunaan garis dalam kehidupan sehari-hari
Ilustrasi garis marka (Arsip Zenius)

Apa saja sih, manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari kita? Misalnya nih, dalam bidang lalu lintas. Elo pasti mengenal yang namanya marka jalan, kan? Marka jalan merupakan garis memanjang yang digunakan sebagai rambu-rambu lalu lintas.

Adanya garis marka, bisa menjaga keselamatan kita saat berkemudi di jalan raya. Tanpa garis marka, pengemudi kendaraan pun akan seenaknya aja mendahului pengemudi lain dan pindah jalur.

Contoh penggunaan garis pada hasil tes swab Covid-19 dan termometer.
Ilustrasi garis hasil tes swab dan termometer. (Arsip Zenius)

Dalam bidang kesehatan, misalnya, garis digunakan untuk penunjuk tinggi rendahnya suhu pada termometer. Marak-maraknya Covid-19 saat ini, siapa sangka kalau ternyata garis juga digunakan sebagai indikasi status tertular atau tidaknya seseorang saat menjalani tes swab.

Dengan adanya garis, saat ini pun kita juga bisa mengenal bidang studi persamaan linear, yang juga mencakup tentang persamaan linear. Persamaan linear sendiri merupakan kunci penting dalam sains, lho. 

Melansir dari Visionlearning (2013) aljabar linear bisa membantu elo dalam tim forensik untuk mengidentifikasi pasukan perang Amerika Serikat yang menjadi korban dalam Perang Dunia II, hanya dengan pengukuran panjang sample tulang yang ditemukan.

Contoh fungsi garis dalam desain arsitektur.
Ilustrasi garis desain arsitektur. (Arsip Zenius)

Selain itu, garis itu termasuk elemen dasar dalam bidang desain arsitektur. Lalu, apa yang terjadi jika tidak ada garis? Ya kemungkinan besar, kita belum bisa melihat desain rumah-rumah yang umum pada saat ini.

Jadi, sekarang sudah bisa kebayang dong, kalau fungsi garis sangatlah berpengaruh dalam kehidupan sehari-hari manusia. Selanjutnya, kita mengenal tentang macam-macam garis, yuk! 

Baca Juga: Persamaan Linear Satu Variabel dan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel

Macam-Macam Garis

Ada beberapa macam garis yang bisa kita temui sehari-hari. Kali ini, gue membagi jenis garis ke dalam dua kategori, yaitu jenis yang berdasarkan penampakannya dan berdasarkan hubungan antara dua garis.

Tanpa berlama-lama, langsung saja kita ke macam-macam garis berdasarkan penampakannya.

1. Garis Lurus

Sesuai namanya, pasti tampilannya pun membentuk garis lurus dengan ciri tidak membentuk sudut dan panjangnya tak terbatas. 

Garis lurus bisa kita bedakan menjadi dua nih, Sobat Zenius. Yang pertama adalah garis vertikal dan yang kedua adalah garis horizontal.

Hayo, inget nggak garis horizontal itu yang mendatar atau tegak?

View Results

Loading ... Loading ...

Apa nih, jawabannya? Yak, garis horizontal itu yang mendatar, ya. Cara mengingatnya gampang. Huruf pertama horizontal kan “H” tuh, nah di bagian tengah huruf itu membentuk garis mendatar. Jadi, kalau horizontal ya mendatar.

Bentuk garis horizontal dan vertikal.
Ilustrasi garis horizontal dan vertikal (Arsip Zenius)

Lalu, kalau garis horizontal itu mendatar, berarti kalau garis vertikal adalah yang tegak.

2. Garis Patah-Patah

Dari tampilannya maka garis ini terbentuk dari kumpulan beberapa garis yang dipisahkan oleh jarak antar satu sama lain.

Contoh garis patah-patah atau putus-putus.
Ilustrasi garis patah-patah. (Arsip Zenius)

Garis putus-putus juga sering digunakan dalam materi geometri, nih. Misalnya, untuk menunjukkan daerah yang memotong suatu bidang, seperti gambar di bawah ini.

garis memotong sebuah kubus
Ilustrasi garis memotong suatu bidang (Arsip Zenius)

3. Garis Lengkung

Garis yang satu ini memang spesial, karena yang biasanya luruhs, kali ini malah bentuknya menyerupai setengah lingkaran. 

Garis ini juga sering disebut dengan kurva.

Contoh garis lengkung.
Ilustrasi garis lengkung. (Arsip Zenius)

Selanjutnya, kita masuk ke jenis-jenis garis berdasarkan hubungan antara dua garis, ya.

1. Garis Sejajar

 Garis sejajar adalah hubungan dua garis yang identik dan letaknya sejajar seperti di bawah ini.

contoh garis sejajar.
Ilustrasi garis sejajar. (Arsip Zenius)

Ciri dari garis sejajar adalah sepanjang apapun garis itu dibuat, tidak akan pernah terjadi perpotongan antara dua garis. 

Biasanya garis sejajar dilambangkan dengan simbol “//”. Jadi, kalau menuliskan garis sejajar pada gambar, bisa dengan AB // BC.

2. Garis Berpotongan

Garis berpotongan adalah garis yang terletak dalam satu bidang dan dapat bertemu di satu titik yang sama. Titik pertemuan itu disebut titik perpotongan.  Contohnya adalah pada tanda silang “x”.

Contoh garis berpotongan.
Ilustrasi garis berpotongan. (Arsip Zenius)

Oh iya, masih ingat nggak, sama apa yang dimaksud dengan bidang? Kalau lupa, elo bisa cek dulu materinya melalui materi di bawah ini, ya. Memahami apa yang dimaksud dengan bidang akan sangat membantu dalam mengenal jenis-jenis garis ini, lho.

Konsep Titik,Garis, Dan Bidang

3.Garis Berimpit

Jenis garis yang berikutnya adalah garis berimpit. Berimpit sendiri menurut KBBI memiliki arti rapat dan berdesakan. Sesuai dengan arti katanya, garis berimpit merupakan hubungan dua garis dimana mereka saling menutupi satu sama lain karena berada di lintasan yang sama.

Contoh garis berimpit.
Ilustrasi garis berimpit. (Arsip Zenius)

Jadi, seakan-akan saling tumpang tindih gitu. Kalau dilihat dari satu sisi kelihatannya hanya ada satu garis saja.

4. Garis Bersilangan

Jenis garis yang terakhir adalah garis bersilang. Bersilang seperti apa yang dimaksud? Apakah bersilang seperti tanda silang? Ternyata bukan gitu konsepnya, Sobat Zenius. Karena, ciri garis bersilang ini justru tidak akan membentuk garis potong antara garisnya.

Yang disebut dengan garis bersilang itu ketika dua garis berada pada bidang yang berbeda, Seperti gambar di bawah ini.

Itu tadi beberapa macam-macam garis. Apakah penjelasannya sudah cukup membuat elo paham? Sip, kalau sudah! Tapi kalau belum, elo bisa coba cek penjelasannya dalam bentuk video dengan mengklik banner di bawah ini, ya.

Konsep Titik,Garis, Dan Bidang

Contoh Soal Garis

Oke, karena sudah mengenal apa itu garis dan macam-macamnya, coba deh kerjakan soal di bawah ini untuk mengecek pemahaman elo. Coba dikerjakan sendiri sebelum melihat jawaban di bagian pembahasannya, ya.

  1. Berikut ini merupakan contoh penggunaan garis horizontal pada kehidupan sehari-hari, kecuali ….
    A. rel kereta api
    B. tiang bendera
    C. garis marka
    D. trotoar di tepi jalan

    Pembahasan:

    Garis horizontal itu mendatar atau tegak, sih? Yak, benar sekali. Garis horizontal itu mendatar. Nah, kira-kira, dari pilihan di atas mana ya yang bukan merupakan garis mendatar? 

    Dari pilihan di atas yang merupakan penerapan garis horizontal adalah rel kereta api, garis marka, dan juga trotoar. Semuanya digambar atau diletakkan secara mendatar di atas permukaan jalan. 

    Sehingga, jawaban yang benar adalah B. tiang bendera.

  2. Perhatikan gambar berikut ini.

    Ilustrasi contoh soal garis dalam kehidupan sehari-hari.
    Ilustrasi contoh soal garis (Arsip Zenius)


    Pernyataan berikut ini yang tepat sesuai gambar adalah ….
    A. garis a dan b adalah garis yang sejajar
    B. garis c dan d adalah garis yang berpotongan
    C. garis d dan b adalah garis yang sejajar
    D. garis c dan d adalah garis yang sejajar

  3. Perhatikan gambar berikut ini.

    Ilustrasi contoh soal garis dalam kehidupan sehari-hari.
    Ilustrasi contoh soal garis (Arsip Zenius)

    Jika diketahui titik A, B, C, D, E, F, dan G, maka pernyataan berikut tepat, kecuali ….
    A. garis FC dan AD berpotongan
    B. garis AD dan BE sejajar
    C. garis AF dan CD sejajar
    D. garis AC dan BE berpotongan

Benar berapa nih, jawaban elo?

View Results

Loading ... Loading ...

Kalau elo sudah berhasil untuk menjawab soal-soal di atas dengan benar, dan butuh latihan soal tentang garis yang lebih menantang, coba cek contoh tes pengetahuan kuantitatif UTBK dengan mengklik link di bawah ini.

Soal Pengetahuan Kuantitatif

Referensi

Contoh Soal dan Pembahasan Materi Tentang Garis dan Penggunaannya – Bobo (2021)

Line – Encyclopedia Britannica (2022)

Linear Equations in Science: Relationships with Two Variables – Visionlearning (2013)

Mengenal Marka Jalan dan Artinya – Dinas Perhubungan (2017)

Modul Belajar Mandiri Calon Guru – Tim GTK DIKDAS (2021)

Modul Pembelajaran SMP Terbuka, Matematika – Direktorat Sekolah Menengah Pertama Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini (2020)

Bagikan Artikel Ini!