lembaga pendidikan

Lembaga Pendidikan – Pengertian, Jenis, dan Fungsinya

UTBK makin dekat nih, elo udah paham belom soal lembaga pendidikan? Ini bagian dari materi TKA lho. Kita bahas pengertian, jenis, dan fungsi lembaga pendidikan yuk.

Waktu gue duduk di SMP, gue pernah nonton anime (animasi Jepang) tentang berbagai murid departemen musik di Akademi Seiso.  

Mereka punya keahlian main alat musik yang berbeda-beda seperti biola, clarinet, celo, piano, suling, dan terompet. 

Nama dan ilustrasi alat musik
Nama dan ilustrasi alat musik. (Arsip Zenius)

Singkat cerita, gue terpesona banget sama tokoh utama perempuan dan laki-lakinya, yang memainkan berbagai lagu klasik dengan biola.

Alhasil, setelah penuh pertimbangan dan penghakiman, ibu gue tercinta mengabulkan keinginan gue untuk mencoba belajar main biola.

Selama beberapa bulan, gue sempat nyoba les biola di sebuah lembaga pendidikan musik. Tempatnya kecil, dan relatif dekat rumah gue.

Rasa pegal di dagu dan sakit pada jari-jari gue pada akhirnya terbayarkan, gue berhasil menyelesaikan satu buku lagu klasik untuk pemula, dan tampil di acara musik lembaga pendidikan tersebut.

les lembaga pendidikan informal
Ilustrasi gue mengagumi tokoh pemain biola di animasi Jepang . (Arsip Zenius, Dok. fanpop n.d.)

Sobat Zenius, tempat les musik yang gue ceritain tadi merupakan contoh lembaga pendidikan nonformal

Elo pernah nggak sih menimba ilmu di lembaga pendidikan lain selain sekolah kayak gue? Ceritain dong pengalaman elo di kolom komentar.

Nah, kali ini dalam rangka menyambut UTBK yang semakin dekat, gue bakal ngebahas salah satu subtopik pelajaran Sosiologi kelas 10, yaitu lembaga pendidikan.

Baca Juga: Pengertian, Fungsi, dan Contoh Lembaga Ekonomi 

Apa itu Lembaga Pendidikan

Sebenarnya, apa yang dimaksud dengan lembaga pendidikan?

Coba kita bedah per kata ya.

lembaga pendidikan adalah
Definisi lembaga dan pendidikan. (Arsip Zenius)

Dari situ, kita bisa simpulkan ya, lembaga pendidikan adalah tempat terjadinya pendidikan untuk mengubah sikap dan tingkah laku, mengembangkan potensi diri, dan mengasah keterampilan. Melalui proses pendidikan, peserta didik bisa mendapatkan ilmu pengetahuan dan budaya (nilai dan norma).

Proses pendidikan ini dapat terjadi melalui interaksi sosial dan pengaruh lingkungan, terutama keluarga, sekolah, dan masyarakat. Nah, itulah definisi lembaga pendidikan. Selanjutnya, kita bahas jenis lembaga pendidikan ya.

Jenis Lembaga Pendidikan

Jenis lembaga pendidikan dapat dibagi menjadi tiga, yaitu lembaga pendidikan formal, nonformal, dan informal. Apa perbedaannya?

Jenis Lembaga Pendidikan
Jenis lembaga pendidikan. (Arsip Zenius)

Lembaga Pendidikan Formal 

Lembaga pendidikan formal adalah lembaga yang menyediakan pendidikan secara formal, dalam arti memiliki struktur dan jenjang yang jelas untuk peserta didiknya. Contoh yang paling umum dari jenis lembaga pendidikan formal adalah sekolah, baik dari kelompok bermain hingga perguruan tinggi.

Kalo kita lihat pendidikan sekolah, ada beberapa ciri khas yang membedakan lembaga pendidikan formal dengan lembaga pendidikan lainnya.

Misalnya, kelas-kelas di sekolah itu dilaksanakan secara terpisah berdasarkan jenjangnya. Selain itu, ada persyaratan usia, jangka waktu belajar yang jelas, materi sesuai kurikulum tertentu, dan sistem evaluasi serta rapor.

Pemerintah mewajibkan rakyat Indonesia untuk bersekolah seenggaknya selama 12 tahun. Kebijakan wajib belajar ini sudah dirintis sejak 2015. Harapannya, peserta didik bisa mendapatkan ilmu serta ijazah SMA atau SMK yang kemudian bisa digunakan untuk bekerja dengan baik.

Lembaga Pendidikan Nonformal 

Lembaga pendidikan nonformal adalah lembaga yang memberikan pendidikan di luar pendidikan formal. 

Berbeda dengan lembaga pendidikan formal, lembaga ini menyediakan materi dan program dalam waktu yang relatif singkat sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Usia peserta didik bisa berbeda-beda, dan jenjang kelas nggak menentukan tingkat kelas. Misalnya, bisa saja seorang anak SMP sudah mencapai tingkat level yang lebih tinggi di les piano, dibandingkan kakaknya yang sudah SMA, yang kebetulan baru saja mulai belajar piano. 

Tujuannya untuk mengganti, menambah, dan melengkapi pendidikan formal. Contohnya seperti Zenius Education dan kursus berbagai keterampilan.

Lembaga Pendidikan Informal

Yang dimaksud dengan lembaga pendidikan informal adalah lembaga yang menyediakan pendidikan di dalam keluarga dan masyarakat.

Peran lembaga pendidikan informal itu penting lho untuk kehidupan seseorang. Soalnya, berbagai pendidikan seperti pendidikan agama, etika, dan budi pekerti seringkali didapatkan dari keluarga dan lingkungan juga.

Berhubung pendidikan informal ini dilakukan pada lingkungan keluarga dan masyarakat, proses pendidikannya nggak terikat tempat, waktu, dan usia.

Selamanya, dalam kehidupan sehari-hari, kita bisa belajar dengan keluarga dan masyarakat di sekitar kita.

Oke, Sobat Zenius, kita udah ngebahas tiga jenis lembaga pendidikan nih. Kira-kira, apa ya fungsi lembaga pendidikan ini?

Fungsi Lembaga Pendidikan

Menurut Horton dan Hunt (1962), fungsi lembaga pendidikan itu dibagi menjadi dua, yaitu fungsi manifes dan fungsi laten. Gimana tuh maksudnya?

Fungsi Manifes Lembaga Pendidikan 

Fungsi manifes bisa dibilang merupakan fungsi primer atau utama dari lembaga pendidikan. Jadi, fungsi ini terlihat jelas, Sobat Zenius.

Artinya, ketika kita melihat lembaga pendidikan secara fisik gitu ya, kita langsung sadar dan kepikiran … oh iya itu fungsi lembaga pendidikan.

Coba kita pikirkan bareng-bareng. Di sekolah, jelas banget kita menimba ilmu pengetahuan dan pendidikan karakter, untuk mempersiapkan peserta didik menghadapi lingkungan kerja dan sosial di masa depan.

Nah, berikut ini beberapa contoh fungsi manifes lembaga pendidikan.

  • Mempersiapkan masyarakat untuk mencari nafkah dan bekerja
  • Mengajarkan dan melestarikan budaya, nilai, dan norma
  • Mengembagkan bakat, potensi, dan keterampilan
  • Menanamkan keterampilan peserta didik agar bisa berpartisipasi dalam demokrasi dengan baik (Misal melalui pemilihan OSIS)
  • Adaptasi di lingkungan sosial (beragam murid)

Lalu, gimana dengan fungsi laten lembaga pendidikan?

Fungsi Laten Lembaga Pendidikan 

Berbeda dengan fungsi manifes, fungsi laten biasanya nggak disadari oleh masyarakat. Makanya, fungsi ini bisa disebut sebagai fungsi sekunder lembaga pendidikan.

Berikut ini contoh fungsi laten lembaga pendidikan.

  • Mengurangi pengendalian orang tua
  • Mempertahankan kelas sosial
  • Memperpanjang masa remaja
  • Ada sarana dalam berpikir kritis

Sobat Zenius, tanpa kita sadari, sekolah maupun lembaga pendidikan lainnya mengurangi pengendalian orang tua. 

Ketika kita di sekolah, peran orang tua sebagai pengendali dan pengawas berada di tangan guru. Selain itu, lembaga pendidikan juga mempertahankan kelas sosial lho. Di sekolah, peserta didik belajar soal perbedaan status di masyarakat.

Selanjutnya, lembaga pendidikan juga memperpanjang masa remaja dan menunda masa dewasa. Soalnya, ketika masih sekolah, peserta didik biasanya fokus belajar tanpa mengurusi hal-hal dewasa seperti bekerja dan menikah.

Gue masih ingat, dulu pas SD gue pernah jualan kartu Pokémon ke temen gue … wkwkwkwk. Namun, beberapa waktu kemudian, ada larangan berjualan di sekolah gue. Jadi kangen masa-masa itu deh, lucu juga kalo inget.

Terakhir, secara nggak langsung, peserta didik diajarkan bagaimana cara menyelesaikan masalah dan mencari solusi dengan kritis di sekolah.

Contoh Lembaga Pendidikan

Berdasarkan ciri-ciri dan pembahasan dari tiga jenis lembaga pendidikan tadi, kira-kira apa aja ya contoh lembaga pendidikan?

Contoh Lembaga Pendidikan Formal

Seperti yang udah pernah disebutkan di artikel “Lembaga Sosial – Materi Sosiologi Kelas 11”, berikut ini beberapa contoh lembaga pendidikan formal.

  • Kelompok Bermain (KB)
  • Taman Kanak-kanak (TK)
  • Sekolah Dasar (SD)
  • Sekolah Menengah Pertama (SMP)
  • Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)
  • Sekolah Menengah Atas (SMA)
  • Madrasah Aliyah (Sekolah menengah Islam setara SMA)
  • Universitas

Contoh Lembaga Pendidikan Nonformal

  • Zenius Education
  • Kursus bahasa, musik, dan keterampilan lainnya

Contoh Lembaga Pendidikan Informal

  • Keluarga (orang tua)
  • Lingkungan (tetangga dan masyarakat)

Baca Juga: Pengertian dan Fungsi Lembaga Keluarga

Soal Tentang Lembaga Pendidikan dan Pembahasannya

Berikut ini beberapa soal yang cukup sering ditanyakan, berikatan dengan lembaga pendidikan. Yuk, kita bahas bareng-bareng!

Jelaskan dengan singkat apa yang dimaksud dengan Lembaga Pendidikan!

Untuk menjawab ini, elo nggak perlu plek ngehafalin definisi lembaga pendidikan. Ingat aja dua kata, yaitu lembaga dan pendidikan.

Lembaga mengacu pada tempat, badan, atau wadah. Sedangkan, pendidikan merujuk pada proses belajar untuk mendapatkan ilmu pengetahuan, pengenalan budaya,dan pendidikan karakter.

Nah, udah deh, elo langsung aja rangkai pemahaman elo menjadi definisi. Misalnya, lembaga pendidikan adalah tempat proses belajar untuk a,b, dan c.

Horton dan Hunt membagi fungsi pendidikan menjadi 2, sebutkan dan jelaskan!

Masih ingat nggak sama dua fungsi tadi? Terkadang, soal tentang fungsi nggak langsung nanya dua fungsi sekaligus.

Bisa juga bunyinya seperti “Apa yang dimaksud dengan fungsi manifest pendidikan?” atauJelaskan fungsi laten pendidikan!”.

Nah, kalo ini, Sobat Zenius langsung saja ingat kata kunci ini.

Manifes → primer, utama, terlihat, disadari

Laten → sekunder, nggak terlihat, nggak disadari

Kemudian, langsung gunakan pemahaman elo, fungsi yang terlihat dan nggak terlihat dari lembaga di bidang pendidikan seperti sekolah itu apa sih?

Soal Lainnya: Contoh Soal Lembaga Pendidikan

*********

Oke, Sobat Zenius. Itulah pembahasan singkat mengenai lembaga pendidikan. Kalo elo ingin mempelajari lembaga pendidikan dan lembaga sosial lainnya dengan lebih dalam dan asyik, coba deh tonton video persiapan UTBK Zenius dan akses soal-soalnya.

CTA video belajar zenius sosiologi

Pastikan elo login akun Zenius elo ya supaya bisa akses video dan soalnya. Sampai di sini dulu artikel kali ini, dan sampai jumpa di artikel selanjutnya.

Baca Juga: Fungsi Lembaga Agama dan Pengertiannya! – Materi Sosiologi Kelas 10

Referensi

Sociology – Chester L. Hunt dan Paul B. Horton (1962)

Video Materi Lembaga – Zenius (n.d.)

Bagikan Artikel Ini!