Lembaga Sosial: Materi Sosiologi Kelas 11

Artikel ini akan membahas tentang lembaga sosial, mulai dari pengertiannya, karakteristik, fungsi, hingga tipe atau macam-macamnya.

Hi, guys! Apa kabar? Aku sih berharapnya kamu sehat selalu dan bahagia tentunya. Kalau udah bahagia, pasti dalam menghadapi hari-hari akan lebih semangat, apalagi kalau udah belajar bareng sama Zenius. Beuhhh… kadar kebahagiaan meningkat drastis deh pokoknya. Artikel yang akan aku persembahkan kali ini juga menarik nih bahasannya, yaitu tentang lembaga sosial.

Tentu saja menarik, karena kita sebagai makhluk sosial gak terlepas dengan yang namanya interaksi dan membutuhkan orang lain. Keberadaan orang lain akan memudahkanmu dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Tapi, sebelum jauh membahas tentang lembaga sosial, ada baiknya kamu pelajari lagi materi tentang nilai dan norma. Lho, kenapa kak? Karena, pembahasan ini akan sambung-menyambung sama materi tersebut.

Pengertian Lembaga Sosial

Memangnya apa sih pengertian dari lembaga sosial? Lembaga sosial (social institution) atau pranata sosial menurut Alvin L. Bertrand, seorang penulis buku Basic Sociology, adalah kumpulan dari norma-norma sosial (struktur sosial) yang telah diciptakan untuk melaksanakan fungsi masyarakat. Kemudian, Soerjono Soekanto, penulis buku Sosiologi Suatu Pengantar, juga menyampaikan bahwa lembaga sosial merupakan seperangkat norma dari semua tingkatan, mulai dari yang pokok dalam kehidupan bermasyarakat.

Lembaga sosial ini bukanlah suatu bangunan, melainkan suatu sistem norma. Itulah mengapa di awal aku sampaikan bahwa sebelum masuk pembahasan ini, diharapkan kamu flashback lagi tentang materi nilai dan norma.

Karakteristik Lembaga Sosial

Lembaga sosial juga memiliki karakteristik atau ciri-ciri lho, guys. Hal ini untuk memudahkan kamu dalam membedakan mana yang termasuk dalam lembaga sosial atau bukan. Ini dia karakteristik dari lembaga sosial:

  1. Formalitas. Yap, lembaga sosial baik itu yang primer maupun sekunder pasti memiliki fungsi dan tujuan (ideologi) yang jelas. Selain itu, lembaga sosial memiliki aturan dan tata tertib baik yang tertulis maupun tidak tertulis. Seperti yang kita ketahui bahwa lembaga sosial itu ‘kan kumpulan nilai dan norma. Misalnya, di lembaga keluarga ada aturan tidak tertulis bahwa anak harus menghormati orang tuanya.
  2. Hierarki. Lembaga sosial memiliki suatu pola kekuasaan dan wewenang berbentuk piramida. Ada kedudukan dan kekuasaan di dalamnya, semua itu membentuk struktur yang teratur sesuai dengan peranannya masing-masing.
  3. Durasi. Lembaga sosial memiliki kekekalan atau jangka waktu di dalamnya. Bahkan, lembaga sosial memiliki durasi yang lebih lama dibandingkan dengan anggota yang tergabung di dalamnya.
  4. Simbol. Yap, setiap lembaga memiliki simbol yang akan merepresentasikan suatu lembaga. Contohnya apa? Pada lembaga keluarga ada cincin pernikahan. Kemudian di lembaga pendidikan ada simbol OSIS di saku baju.
  5. Alat atau kelengkapan. Untuk mencapai tujuannya, maka lembaga sosial harus memiliki alat dan perlengkapan. Contohnya pada lembaga pendidikan yaitu seragam sekolah dan alat tulis. Pada lembaga ekonomi contohnya nelayan memiliki alat berupa jala, petani memiliki cangkul. Kalau lembaga politik berarti ada partai.

Fungsi Lembaga Sosial

Secara umum, fungsi dari lembaga sosial adalah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Tapi, ada gak sih fungsi lainnya? Jelas ada donk. Berikut ini merupakan fungsi dari lembaga sosial:

Fungsi Manifes

Fungsi manifes atau nyata merupakan fungsi yang diinginkan dan disadari dari suatu fenomena sosial. Contohnya di lembaga pendidikan, fungsi manifesnya adalah mendapatkan ilmu, pembelajaran, pengembangan diri, bisa untuk mencari pekerjaan/nafkah, memperoleh ijazah, dll.

Fungsi Laten

Sedangkan, fungsi laten adalah fungsi yang tidak diinginkan dan tidak disadari dari suatu fenomena sosial di dalam masyarakat. Contohnya pada lembaga pendidikan yaitu mendapatkan teman dan nilai-nilai baru. Jadi, fungsi laten ini semacam fungsi yang akan kamu dapatkan di luar fungsi utamanya.

Agar semakin mudah dalam memahami fungsi lembaga sosial sesuai dengan tipe atau bentuknya, kamu bisa langsung mengaplikasikannya pada tipe-tipe di bawah ini. Setelah itu, coba kamu klasifikasikan mana saja fungsi di dalam lembaga tersebut yang termasuk fungsi manifes dan mana yang fungsi laten.

Tipe-tipe Lembaga Sosial

Peranannya dalam mengatur kehidupan masyarakat, membuat lembaga sosial terdiri dari lima lembaga, yaitu lembaga keluarga, pendidikan, politik, agama, dan ekonomi. Berikut merupakan penjelasan lengkapnya, guys.

contoh lembaga sosial di Indonesia
Gedung MPR RI merupakan contoh lembaga politik (sumber gambar: setkab.go.id)

Lembaga Keluarga

Tipe lembaga sosial pertama dan yang paling dasar adalah keluarga. Keluarga adalah kebutuhan dasar atau primer bagi masyarakat dan merupakan yang terpenting. Fungsinya adalah sebagai tempat yang paling dasar untuk memperoleh perhatian, perlindungan, pembelajaran, dan pembinaan. Tentu saja ada interaksi di dalamnya. Nah, kalau lembaga ini udah terbentuk, maka lembaga-lembaga lain bisa terbentuk juga.

Berikut ini adalah beberapa fungsi dari lembaga sosial:

  • Fungsi biologis. Fungsi ini berhubungan erat dalam mengembangkan keturunan, yaitu pemenuhan kebutuhan seksual bagi pasangan suami istri.
  • Fungsi religius. Pendidikan religi perlu dikembangkan sejak dini kepada anak-anak. Hal itu supaya mereka bisa menjalankan agamanya dengan penuh ketakwaan.
  • Sosialisasi anak. Keluarga memang memegang peranan penting dalam tumbuh kembang anak. Dengan adanya fungsi ini, diharapkan keluarga bisa menyiapkan bekal untuknya. Contohnya adalah keyakinan, tingkat laku atau sikap dan cita-cita.
  • Fungsi ekonomis. Suatu keluarga harus bisa memenuhi kebutuhan pokok anggotanya, misalnya makan dan minum, tempat tinggal, hingga pakaian. Pokoknya sandang, pangan, papan deh. Lengkap ‘kan? Hihihi.
  • Fungsi rekreatif. Fungsi ini membuat anggota keluarga senantiasa memiliki suasana hati yang gembira.
  • Fungsi Laten. Fungsi ini mengharuskan setiap anggota keluarga harus senantiasa menjaga nama baik keluarganya.

Lembaga Pendidikan

Selanjutnya, ada lembaga pendidikan. Wah, kalau ini sih aku tau, contohnya sekolah ‘kan? Iya betul sekali. Tapi, lembaga pendidikan itu bukan hanya sebatas sekolah ya, guys. Karena, yang dimaksud dengan lembaga pendidikan menurut Hasbullah, dalam bukunya yang berjudul Dasar-dasar Ilmu Pendidikan, adalah tempat berlangsungnya proses pendidikan yang meliputi pendidikan keluarga, sekolah, dan masyarakat.

Fungsi dari adanya lembaga pendidikan itu apa sih? Berikut adalah beberapa fungsi dari lembaga pendidikan:

  1. Meningkatkan pengetahuan anggota masyarakat.
  2. Mempersiapkan anggota masyarakat untuk mengembangkan bakat dan menanamkan keterampilan.
  3. Mempersiapkan anggota masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan/mencari nafkah.
  4. Melestarikan kebudayaan.

Lembaga Politik

Tipe selanjutnya adalah lembaga politik. Kalau ada kata politik, pasti hubungannya sama pemerintahan nih. Kamu kenal tiga bentuk pemerintahan, yaitu republik, monarki, dan kekaisaran. Nah, Indonesia sendiri menganut bentuk pemerintahan republik. Ada lembaga eksekutif (presiden), legislatif (MPR, DPR, DPD), dan yudikatif (MA, MK, KY). 

Berikut ini fungsi dari lembaga politik:

  • Internal order. Pemerintah memberikan perlindungan dan pemeliharaan di dalam internalnya, seperti mengatur, mengawasi, dan melindungi masyarakat dengan undang-undang dan peraturan-peraturan lainnya.
  • External order. Merupakan tugas dari lembaga politik juga untuk melindungi dan memelihara negaranya dari ancaman luar.
  • General welfare. Lembaga politik memberikan kesejahteraan bagi anggota masyarakatnya.
  • Mengawasi. Fungsi selanjutnya adalah mengawasi jalannya proses politik itu sendiri, contohnya pelaksanaan dan pengawasan pilkada dan pemilu.

Lembaga Agama

Lembaga yang tidak kalah pentingnya dalam mengatur kehidupan manusia adalah lembaga agama. Lembaga agama berisi nilai dan norma yang berkaitan dengan kepercayaannya terhadap Tuhan. Selain itu, lembaga agama juga punya beberapa unsur simbol, seperti pakaian, tulisan, tindakan, maupun ucapannya. Unsur praktik seperti salat, puasa, kebaktian, semedi, dll juga terdapat dalam lembaga agama. 

Lembaga Ekonomi

Lembaga sosial yang terakhir akan dibahas di sini adalah lembaga ekonomi. Lembaga ekonomi itu yang mengatur apa aja sih? Lembaga ekonomi adalah lembaga yang mengatur proses produksi, konsumsi, hingga distribusi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Lembaga ekonomi ini memiliki pola politik ekonomi lho, guys. Pola-pola tersebut adalah feodal, merkantilisme, kapitalisme, komunisme, dan sosialisme.

Sedangkan, ketika kita berbicara struktur lembaga ekonomi, berarti ada tiga struktur umum. Struktur tersebut adalah agraris (pertanian, peternakan, perikanan), industri (produksi barang), dan perdagangan (distribusi). Di awal kita udah membahas bahwa lembaga ekonomi itu yang mengatur proses produksi, konsumsi, hingga distribusi. Nah, di agraris semua bahan dihasilkan. Kemudian, masuk ke industri dan diolah. Setelah jadi, baru didistribusikan secara luas.

Nah, demikian penjelasan mengenai lembaga sosial. Kamu akan mempelajari materi ini di kelas 11 mata pelajaran sosiologi. Gimana, guys, udah paham belum mengenai lembaga sosial? Tenang, kamu bisa belajar lebih dalam lagi mengenai lembaga sosial dengan menonton video pembelajaran Zenius yang pastinya seru banget, yuk langsung klik di sini! Semoga penjelasan di atas bermanfaat ya buat kamu. Have a nice day, guys!

Baca Juga Artikel Lainnya

Materi Nilai dan Norma

Beberapa Sistem Pemerintahan yang Ada di Dunia

Sosialisasi

Bagikan artikel ini