Pengertian dan Fungsi Lembaga Keluarga – Materi Sosiologi Kelas 10

fungsi lembaga keluarga

Hai, guys! Ngomongin tentang lembaga keluarga, apa sih, yang ada di benak kalian mengenai hal ini? Apakah tentang ibu kalian yang sedang memasak di rumah? Ayah kalian yang sedang bekerja? Atau malahan adik kalian yang suka rewel di rumah? 

Well, pada dasarnya setiap anggota keluarga itu memiliki peran dan fungsinya masing-masing, lho! Nah, kira-kira ada apa saja ya, perannya? Yuk, kita bahas sama-sama, mulai dari pengertian lembaga keluarga hingga bentuk dan fungsinya. 

Pengertian Keluarga

pengertian keluarga
Keluarga terdiri dari dua orang atau lebih (Arsip Zenius)

Pengertian keluarga sendiri dapat dikatakan sebagai unit terkecil masyarakat yang terbentuk melalui kontrak sosial (pernikahan), yang terdiri dari dua orang atau lebih dengan peran dan fungsinya masing-masing. Maksudnya apa? Yuk, kita bahas satu-persatu. 

So, di dalam sosiologi, unit terkecil itu bukanlah individu melainkan keluarga, guys! Pasalnya, yang namanya masyarakat itu terdiri dari banyak keluarga sehingga dapat dikatakan keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat. 

Oke, terus apa yang dimaksud dengan kontrak sosial? Apakah sama halnya dengan mengontrak rumah? 

Well, kontrak sosial di sini berupa pernikahan, di mana dua orang yang memutuskan untuk menikah dan berkomitmen. Selain itu, lembaga keluarga haruslah terdiri dari dua orang atau lebih dengan peran dan fungsinya masing-masing. Misalnya adanya ayah, ibu, dan anak. 

Nah, itu dia guys, pengertian keluarga. Sekarang, kita masuk ke bentuk-bentuk pernikahan, yuk!

Baca Juga: Belajar Sosiologi buat Apa?

Bentuk-Bentuk Pernikahan

1. Berdasarkan Jumlah Pasangan

Salah satu bentuk pernikahan dilihat dari jumlah pasangannya, nih, Sobat! Ada yang namanya monogami, berarti menikah dengan satu pasangan. Lalu, ada juga yang namanya poligami yaitu menikah dengan lebih dari satu pasangan.

Poligami sendiri terbagi menjadi dua yaitu poligini dan poliandri. Poligini adalah pernikahan di mana sang laki-laki memiliki lebih dari satu pasangan. Sebaliknya, poliandri yaitu pernikahan di mana sang perempuan memiliki pasangan lebih dari satu. 

2. Berdasarkan Asal Pasangan 

Bentuk pernikahan selanjutnya dilihat dari asal pasangannya. Nah, bentuk ini terbagi menjadi dua yaitu endogami dan eksogami. 

Endogami adalah pernikahan antara kelompok sosial, etnis, atau ras yang sama. Contohnya ibu kalian berasal dari suku Jawa, lalu menikah dengan ayah kalian yang berasal dari suku Jawa juga. 

Sebaliknya, eksogami adalah pernikahan antara kelompok sosial yang berbeda. Misalnya, ayah kalian berasal dari suku Betawi, lalu menikah dengan ibu kalian yang berasal dari suku Sunda. 

Bentuk-Bentuk Keluarga

bentuk bentuk keluarga
Bentuk-bentuk keluarga (Arsip Zenius)

1. Keluarga Inti (Nuclear)

Keluarga inti atau disebut juga sebagai keluarga batih merupakan salah satu bentuk keluarga yang terdiri dari orang tua dan anak. 

2. Keluarga Besar (Extended)

Pada dasarnya, bentuk keluarga besar hampir sama dengan keluarga inti. Perbedaanya yaitu keluarga besar tidak hanya terdiri dari orang tua dan anak, melainkan ditambah dengan keluarga dari orang tua. Contohnya nenek, kakek, paman, bibi, dan sebagainya. 

3. Keluarga Poligamis (Polygamous)

Nah, terakhir ada yang namanya keluarga poligamis. Bentuk keluarga ini terdiri dari orang tua dan anak. Namun, di dalam keluarga poligamis orang tuanya lebih dari satu di dalam waktu yang bersamaan. Misalnya di dalam suatu pernikahan terjadi yang namanya poligami.

Baca Juga: Materi Sosiologi Kelas 10: Sosialisasi

Fungsi Lembaga Keluarga

fungsi lembaga keluarga adalah
Fungsi Lembaga Keluarga (Arsip Zenius)

1. Fungsi Ekonomi

Salah satu fungsi lembaga keluarga yaitu fungsi ekonomi yang berarti orang tua berkewajiban menafkahi anggota keluarganya dalam hal sandang, pangan, dan papan.

2. Fungsi Reproduksi

Fungsi reproduksi dalam lembaga keluarga berkaitan dengan pemberian keturunan. Namun, tidak sekedar orang tua melahirkan anak saja, tetapi memastikan jika perkembangan masyarakat terus berlangsung dengan adanya fungsi reproduksi. 

3. Fungsi Sosialisasi

Fungsi lembaga keluarga selanjutnya ada yang namanya fungsi sosialisasi, nih, Sobat! Di mana sebagai orang tua mempunyai fungsi sosialisasi untuk mengajarkan nilai dan norma kepada anak. 

4. Fungsi Afeksi

Fungsi afeksi adalah fungsi di mana orang tua memberikan kebahagiaan dan kasih sayang kepada anaknya. 

5. Fungsi Pengawasan

Fungsi pengawasan berarti mengawasi dan melindungi anaknya. 

6. Fungsi Proteksi

Fungsi proteksi berarti memberikan perlindungan kepada keluarga sehingga terhindar dari bahaya. 

7. Fungsi Pemberian Status

Fungsi pemberian status di lakukan oleh keluarga untuk mengidentifikasikan dirinya dengan status sosial. Contohnya, orang tuanya memiliki status bangsawan, maka sang anak akan mendapat gelar bangsawan juga. 

Pengin memahami fungsi lembaga keluarga lebih jauh? Cek video lewat klik banner di bawah ini deh!

Belajar sosiologi di video materi Zenius

Contoh Soal Lembaga Keluarga

  1. Unit terkecil dari masyarakat yang terbentuk melalui pernikahan disebut ….

A. lembaga ekonomi

B. lembaga keluarga

C. lembaga pendidikan

D. lembaga agama

E. lembaga politik

Jawaban: B. lembaga keluarga

Baca Juga: Materi Nilai dan Norma Sosial

Well, segitu dulu ya, guys, pembahasan kita hari ini. Menarik dan seru banget kan pembahasan mengenai lembaga keluarga ini? Btw, kalau kalian ingin tahu lebih banyak lagi mengenai pembahasan hari ini, kalian bisa langsung kunjungi aplikasi Zenius, ya!

Selain materi sosiologi, di Zenius juga menyediakan berbagai materi lainnya, lho. Maka dari itu, yuk, buat akun Zenius kalian sekarang juga!

Bagikan Artikel Ini!