Cara Lulus SBMPTN FK UI ala Jennyfer Febryna Widjaya

cara lulus sbmptn

Halo, Sobat Zenius! Lolos ke kampus impian sudah pasti menjadi semua keinginan para siswa kelas 12 maupun gap year. Elo sendiri ada yang punya keinginan buat masuk ke Universitas Indonesia nggak? Gue mau ngasih tahu cara lulus SBMPTN dan strategi lulus sbmptn dalam artikel ini.

Universitas Indonesia atau UI menjadi kampus nomor satu di Indonesia sampai sekarang. Peminatnya pun nggak pernah berkurang dari tahun ke tahun.

Seperti janji gue di awal artikel, gue mau ngasih tahu cara lolos UTBK SBMPTN kepada elo lewat artikel ini supaya punya persiapan yang matang. 

Akan tetapi, tips-tips kali ini sangat spesial, lho, karena tipsnya langsung dari Jennyfer Febryna Widjaya, salah satu alumni Zenius yang berhasil lolos ke Fakultas Kedokteran UI.

Penasaran seperti apa? Sebelum itu, gue juga mau ngasih tahu kalau elo juga bisa mempersiapkan UTBK SBMPTN dengan maksimal lewat paket Ultima dari Zenius, nih! Paket ini juga dipakai oleh Jennyfer, lho, sebagai teman belajarnya selama gap year!

Melalui paket tersebut, elo bakal mendapatkan banyak keuntungan, mulai live class UTBK/minggu, akses video premium UTBK, hingga try out premium UTBK.

Jadi, tunggu apa lagi? Segera berlangganan dengan klik banner di bawah ini, ya!

cta zenius ultima supreme
Klik banner di atas untuk berlangganan Zenius Ultima Supreme sekarang!

Cerita Alumni Zenius Jennyfer Febryna Widjaya Lolos FK UI

Jennyfer Febryna Widjaya, siswa SMAN 2 Tangerang merupakan seorang gap year. Buat Sobat Zenius yang masih belum paham istilah itu, gap year adalah seseorang yang menunda kuliahnya setelah lulus sekolah.

Di tahun pertamanya lulus sekolah, Jennyfer sudah mencoba berbagai macam jalur tes untuk bisa lolos ke Fakultas Kedokteran di PTN. 

Hasilnya? Selama 13 kali percobaan ia nggak kunjung lolos juga. Ia bahkan menjadi satu-satunya orang di keluarga yang menunda kuliah alias gap year.

Meski begitu, siswa SMAN 2 Tangerang ini tidak putus asa. Selama gap year, ia terus mengasah kemampuannya agar bisa lolos FK di tahun berikutnya. Jennyfer memilih paket Ultima dari Zenius untuk menemaninya saat gap year.

Dari paket Ultima tersebut, Jennyfer bisa belajar dengan maksimal serta mengubah mindset-nya bahwa kesuksesan itu ada di tangan kita sendiri. Ia juga belajar bahwa setiap orang mempunyai kesempatan kedua untuk mengejar impiannya.

cara lulus sbmptn
Ilustrasi testimoni dari Jennyfer (Dok. Zenius)

Alhasil, di tahun 2022 Jennyfer lolos FK UI lewat jalur SBMPTN! Perjuangannya yang keras mengantarkannya ke impian yang sudah diidam-idamkan. 

Salah satu alumni Zenius ini juga bercerita kalau playlist dari Zenius Learning sangat membuka matanya untuk tetap memperjuangkan impiannya.

Gimana? Menarik, kan, cerita dari Jennyfer? Oh iya, ia pun juga membagikan beberapa kesalahan yang membuatnya gagal lolos SBMPTN. Bagaimana cara lulus SBMPTN ala Jennyfer? Simak di pembahasan selanjutnya, yuk!

Baca Juga: Apa Itu Gap Year?

Kesalahan yang Membuat Jennyfer Gagal Lolos PTN

1. Kalah mental sebelum perang

Jennyfer mengakui bahwa mental menjadi salah satu senjata yang harus dipersiapkan dengan baik sebelum menghadapi ujian masuk PTN.

Selama kelas 12, ia merasa bahwa banyak sekali masalah yang timbul dari lingkungan sekolah yang membuatnya nggak fokus buat belajar.

Akibat hal tersebut, ia juga merasa nggak percaya diri dengan kemampuannya untuk bisa lolos ke FK di PTN. Ditambah, selama 6-7 tahun lulusan alumni sekolahnya nggak ada yang bisa masuk FK PTN.

Semua kekhawatiran tersebut membuat mental Jennyfer semakin drop dan akhirnya nggak bisa mengerjakan soal UTBK secara maksimal.

Oleh karena itu, cara lulus SBMPTN ala Jennyfer yaitu senantiasa menguatkan mentalnya saat memasuki kelas 12 supaya nggak merasa minder dan lebih percaya diri supaya lolos PTN.

2. Nggak punya rencana B, C, dan seterusnya

Jennyfer juga mengakui bahwa ia nggak mau gagal di SBMPTN. Sayangnya, hal tersebut juga tidak diimbangi dengan mencari tahu info jalur mandiri.

Alhasil, ketika pengumuman SBMPTN-nya keluar dan nggak lolos, ia merasa kebingungan dan kewalahan mencari jalur masuk yang sesuai.

Meski Jennyfer sempat mengikuti ujian mandiri, tetapi hasilnya nggak sesuai ekspektasi karena ia tidak belajar terlalu optimal setelah pengumuman UTBK.

Oleh karena itu, Sobat Zenius sebaiknya mulai merencanakan rencana B, C, dan seterusnya saat menghadapi beragam tes ujian masuk ke PTN. Hal tersebut akan membantu elo untuk membuat persiapan yang matang.

3. Salah strategi

Menurut Jennyfer, salah satu kegagalan yang ia alami saat masuk PTN yaitu terlalu idealis. Ia memilih dua pilihan jurusan FK sekaligus, pilihan pertama di FK UI dan pilihan kedua di FK Undip.

Dua pilihan FK itu ternyata membuat Jennyfer gagal. Pasalnya, kedua pilihan jurusan tersebut mempunyai Passing Grade yang mirip. Jadi, semisal gagal di pilihan pertama, otomatis pilihan kedua juga gagal.

Selain itu, Jennyfer juga mengungkapkan kalau ia salah strategi dikarenakan nggak ada alumni sekolahnya yang masuk FK dalam waktu itu.

Menilik hal tersebut, sebaiknya Sobat Zenius juga harus memikirkan cara lulus SBMPTN yang matang, utamanya dalam memilih jurusan.

Baca Juga: Informasi Seleksi dan Syarat Masuk Fakultas Kedokteran UI

4. Merasa belajar, padahal belum

Hampir kebanyakan siswa sudah merasa belajar dengan latihan soal dan membaca rangkuman.

Akan tetapi, soal yang dikerjakan hanya soal-soal yang mereka kuasai. Sedangkan, soal yang susah dihindari begitu saja. Cara ini jelas merupakan kesalahan strategi lulus SBMPTN.

Jennyfer menyadari hal tersebut dengan baik. Oleh karena itu, teruslah belajar materi-materi yang elo kuasai atau bahkan belum dikuasai sama sekali. Jangan merasa sudah puas dengan aktivitas belajar elo.

Terus merasa bahwa elo masih perlu belajar untuk menghadapi UTBK SBMPTN.

5. Terlalu percaya nilai IRT Try Out

Jennyfer juga mengaku sangat percaya diri karena nilai IRT-nya sempat naik dan hampir menyentuh passing grade di pilihan pertama sekitar 700-an.

Akan tetapi, Jennyfer menyadari kalau nilai IRT itu bukan segalanya. Sebab, nilai IRT naik belum tentu karena jumlah soal yang ia kerjakan betulnya banyak.

Menyadari hal tersebut, di tahun kedua Jennyfer mencoba untuk tidak terlalu memikirkan nilai IRT lagi. Ia berfokus untuk melihat peningkatan jumlah benar dan perankingan dari semua peserta TO sebagai tolak ukur progress belajarnya.

Sobat Zenius harus ingat kalau SBMPTN mengambil orang-orang dengan nilai yang paling tinggi di antara peminat prodi.

Jadi, jangan terlalu percaya dengan nilai IRT, ya! Tetap lihat juga rank elo dalam TO.

Itu dia cerita sekilas mengenai salah satu alumni Zenius, Jennyfer Febryna Widjaya beserta bagaimana cara lulus SBMPTN versi Jennyfer dengan menampilkan beberapa kesalahan yang telah ia lakukan di tahun pertama.

Cerita ini tentu saja bisa menjadi inspirasi bagi Sobat Zenius untuk bisa menggapai kampus impian nantinya. 

Isi data lo sebelum donwload!

Lengkapi proses pembelajaranmu dalam proses menuju kampus impian dengan paket Ultima dari Zenius, ya, supaya persiapannya semakin matang!

Bagikan Artikel Ini!