jawaharlal nehru zenius

Jawaharlal Nehru, Perdana Menteri Pertama India Pencetus Gerakan Non Blok (1889-1964)

Artikel ini membahas tentang biografi Jawaharlal Nehru, Perdana Menteri pertama India yang menjadi tokoh pencetus Gerakan Non Blok.

Halo, Sobat Zenius! Hari Minggu gini, lagi pada ngapain nih? Mau liburan, atau lagi rebahan santuy?

Mungkin, lo lagi pada enak-enak rebahan santuy ya di rumah. Tapi, lo tahu nggak sih, tepat hari ini, 14 November, 132 tahun lalu, ada emak-emak yang nggak bisa santuy karena berjuang melahirkan anaknya yang akan jadi tokoh besar di dunia?

“Hah? Siapa tuh?”

Yap, anak yang dilahirin tepat pada hari ini, 14 November, 132 tahun sebelum lo lagi rebahan santuy di kamar sekarang, adalah Jawaharlal Nehru.

Udah pada tahu belum, siapa Jawaharlal Nehru?

View Results

Loading ... Loading ...

Oke, gue Citra, akan mengupas habis tentang dia. Yuk, langsung aja kenalan sama Jawaharlal Nehru!

Masa Kecil

Di suatu hari, pada 14 November 1889, lahirlah seorang anak laki-laki bernama Jawaharlal Nehru. Kala itu, Nehru lahir di Allahabad, Uttar Pradesh, India. Dia merupakan anak pertama dari empat bersaudara, dari pasangan bernama Motilal Nehru dan Swarup Rani Nehru.

Keluarga Nehru ini keluarga crazy rich India pada masanya. Nehru lahir dalam keluarga Kashmir Pandit atau Kashmiri Brahmana. Apaan tuh artinya? So, singkatnya, keluarga Nehru berasal dari satu-satunya komunitas Hindu asli Kashmir dari kasta tertinggi, yang hijrah ke Delhi pada abad ke-18.

Jawaharlal Nehru, Perdana Menteri Pertama India Pencetus Gerakan Non Blok (1889-1964) 57
Jawaharlal Nehru bersama ayah dan ibunya, Swarup Rani dan Motilal Nehru, 1894. (Foto: Wikimedia Commons)

Dari karier keluarga Nehru sendiri, nggak usah diragukan lagi. Ayahnya, Motilal Nehru, adalah seorang pengacara terkenal di Allahabad sekaligus Presiden Kongres Nasional India (INC), salah satu partai politik terbesar di India. Selain itu, ayah Jawaharlal Nehru juga jadi salah satu sohibnya Mahatma Gandhi. Pastinya udah tahu dong siapa Mahatma Gandhi? Kalau belum, kenalan lagi yuk sama Mahatma Gandhi di sini.

Di masa kecilnya, Jawaharlal Nehru homeschooling, jadi sekolah di bawah bimbingan guru privat gitu di rumah. Saat homeschooling, dia belajar sungguh-sungguh dengan tutor bahasa Inggris.

Pendidikan

Akhirnya, pada usia 16 tahun, Jawaharlal Nehru nggak homeschooling lagi. Dia ngelanjutin sekolahnya di Harrow School, Inggris, pada tahun 1905. Buat info aja nih, jadi Harrow School itu adalah sekolah bahasa Inggris yang terkenal di Inggris. Nehru pun sekolah di sana selama dua tahun.

Awalnya sih, akademisnya Nehru B aja ya. Setelah dia keluar dari Harrow School, Nehru lanjut sekolah di Trinity College, Cambridge. Selama tiga tahun di Trinity College, Nehru dapat gelar kehormatan dalam Ilmu Alam pada tahun 1910. Ya…belum kelihatan passion-nya di bidang politik dan pemerintahan.

Hingga akhirnya, Nehru nyoba nerusin jejak bapaknya. Dia kuliah jurusan Hukum di Inner Temple, London. Inner Temple ini emang tempat pencetak para pengacara masa depan gitu. Nehru sekolah di sana selama dua tahun.

Jawaharlal Nehru, Perdana Menteri Pertama India Pencetus Gerakan Non Blok (1889-1964) 58
Inner Temple, London. (Foto: Xiquinho Silva via Wikimedia Commons)

Selama kuliah, Nehru emang udah tertarik banget buat merjuangin bangsa-bangsa yang berada di bawah dominasi negara asing. Salah satu yang paling menginspirasi Nehru adalah Gerakan Sinn Fein. So, Sinn Fein yaitu organisasi di Irlandia yang membantu perjuangan masyarakat Kepulauan Irlandia buat merdeka dari Inggris pada saat itu. Hingga akhirnya, Sinn Fein berhasil membuat masyarakat Irlandia Selatan merdeka dari Inggris pada 1921.

Ketertarikannya buat merjuangin bangsa yang dikuasai asing membuat Nehru mikirin negaranya sendiri. Saat itu, India masih dijajah oleh Inggris. Nehru jadi sering surat-suratan sama ayahnya, ngobrolin tentang India. Dan ternyata, mereka punya tujuan yang sama ke depan, yaitu membebaskan India dari penjajahan. Gandhi lah yang jadi inspirasi duo Nehru buat memerdekakan India. Namun, saat itu, mereka baru ngide aja, belum eksekusi.

Nehru kemudian lulus dari Inner Temple dan lolos syarat sebagai pengacara, setelah dua tahun menempuh studi di sana. Selama tujuh tahun setelah lulus, Nehru masih pewe buat hidup dan berkarier di Inggris. Tapi, makin lama, Nehru ngerasa galau. Raganya ada di Inggris, tapi jiwanya kangen sama India. Lo pasti pernah kan, ngerasa fisik lo di mana, tapi hati lo di mana?

Meskipun dia udah bisa nyatu sama kebudayaan di Inggris, tapi separuh hatinya masih tertinggal di India. Apalagi, hidup di Inggris keras, lur…Nehru ngerasa banyak tekanan buat bersaing di dunia kerja di sana.

Nehru pun langsung flashback lagi sama gerakan Sinn Fein dan nengok realita kehidupan bangsa tanah kelahirannya sendiri yang masih dijajah Inggris.

Apa gue balik aja ke India ya?

Kayaknya gue harus merjuangin kemerdekaan bangsa negara gue sendiri deh…

Akhirnya, Nehru mutusin buat pulang kampung ke India pada tahun 1912.

Karier Awal

Setelah pulang ke India, Nehru mulanya kerja jadi pengacara di Allahabad High Court. Tapi ya….karier Nehru sebagai pengacara nggak sesukses ayahnya. Sebenarnya, Nehru emang nggak begitu suka jadi pengacara atau kerja di firma hukum. Nehru ngerasa, dia udah punya naluri sebagai nasionalis yang mendambakan kebebasan negaranya.

Nehru pun ninggalin dunia hukum dan nyemplung di dunia politik. Karier politiknya dimulai ketika dia menjadi delegasi di Kongres Bankipore pada tahun 1912, tahun yang sama sekembalinya dia dari Inggris. Di kongres itu, Nehru awalnya ragu buat ikut terlibat di INC, yang saat itu dipimpin oleh Mahatma Gandhi. Tapi, pada akhirnya, dia setuju buat mendukung INC memperjuangkan kemerdekaan rakyat India di Afrika Selatan. Setahun berikutnya, Nehru ikut menggalang donasi buat merjuangin hak-hak sipil.

Hingga akhirnya, tahun 1916 menjadi tahun yang membahagiakan buat Nehru. Gimana nggak? Ada dua momen penting di hidupnya dalam tahun itu.

Pertama, Nehru akhirnya ketemu sama idolanya, Mahatma Gandhi, pada pertemuan tahunan Kongres Nasional India, yang bikin Nehru makin ngefans berat sama Gandhi. Kedua, Nehru menikah sama pujaan hatinya, Kamala Nehru, yang merupakan aktivis kemerdekaan India.

Jawaharlal Nehru, Perdana Menteri Pertama India Pencetus Gerakan Non Blok (1889-1964) 59
Jawaharlal Nehru dan istrinya, Kamala Nehru, pada hari pernikahan mereka, 8 Februari 1916. (Foto: Wikimedia Commons)

Kurang bahagia gimana lagi coba, ketemu sama idola tercinta, dan menikah dengan perempuan tercinta yang punya passion yang sama dalam merjuangin kemerdekaan India? Goals banget dah tahun 1916 buat Jawaharlal Nehru.

Yang rezeki banget nih, setahun kemudian, Nehru dan Kamala ketambahan anggota keluarga baru, bayi perempuan bernama Indira Gandhi. Kelak, bayi perempuan itu juga jadi tokoh besar di India, penerus sang ayah.

Awal Karier Politik

Pada akhir Perang Dunia I, Nehru bergabung dengan All India Home Rule League. Eh btw, pada tahu belum kira-kira kapan akhir Perang Dunia I? Kalau belum pada tahu, bisa baca di sini ya…

Oke lanjut. Jadi, All India Home Rule League itu sebuah organisasi yang tujuannya pengen membentuk pemerintahan mandiri di bawah Kerajaan Inggris. Tapi, suatu peristiwa bikin minat Nehru buat gabung dengan All India Home Rule League seketika anjlok. Jadi, gini ceritanya…

Pada 13 April 1919, terjadi pembantaian di sebuah taman kota di Amritsar, Jallianwala Bagh. Dalam pembantaian itu, militer Inggris menembaki kerumunan besar orang India yang nggak bersenjata. Setidaknya, 379 demonstran tewas dan 1.200 orang terluka.

“Emang, ngapain ratusan orang pada saat itu ngumpul di Jallianwala Bagh, kok pada ditembakin sampai tewas?”

Jadi, mereka saat itu niatnya mau demo pemerintah Inggris yang ngadain wajib militer paksa tentara India. Mereka juga memprotes pajak perang yang berat, yang dikenakan ke rakyat India. Para demonstran pada protes, tapi justru mereka ditembaki militer Inggris sampai tewas.

Peristiwa itu bikin Nehru mikir ulang buat gabung dengan All India Home Rule League. Nehru rasanya kayak semakin dapat pencerahan saat dia lagi nge-trip naik kereta api. Di perjalanan itu, Nehru mendengar ucapan Kolonel Inggris yang bernama Reginald Dyer. Dyer bilang, dia bangga banget sama pencapaian timnya yang ngebantai di Jallianwala Bagh.

Mendengar Dyer dengan bangganya ngomongin pembantaian itu, Nehru nggak terima dong…Rakyatnya pada tewas semua gara-gara kelakuan pasukannya Dyer. Nehru pun bersumpah buat ngelawan Inggris dan batal gabung All India Home Rule League. Dan kejadian itulah yang kemudian mengubah jalan hidupnya…

Saat itu, situasi di India lagi panas-panasnya. Para nasionalis lagi sibuk-sibuknya merjuangin rakyatnya. Jiwa Nehru auto bergejolak dong…dia ingin segera membebaskan India dari tekanan Inggris. So, Nehru langsung gabung dengan INC pada tahun yang sama. Gandhi yang mendesak para anggotanya untuk segera bertindak ngebebasin India, semakin memacu tekad Nehru untuk segera membawa perubahan buat negaranya.

Nehru berkiprah selama 10 tahun di INC, dari tahun 1919-1929. Pada tahun 1923, Nehru menjadi Sekretaris Jenderal partai selama dua tahun. Nehru kemudian kepilih lagi di posisi yang sama pada tahun 1927, dan menjabat selama dua tahun lagi.

Jabatannya sebagai Sekjen membawa Nehru keliling India, khususnya di negara bagian Uttar Pradesh. Saat itu, masalah utama di wilayah tersebut adalah kemiskinan dan penindasan terhadap kaum tani. Nehru juga tur di beberapa negara, seperti Italia, Swiss, Inggris, Belgia, Jerman, dan Rusia. Posisinya yang penting di Partai INC juga membawanya hadir sebagai delegasi di beberapa Kongres penting di India maupun dunia.

Setelah bertahun-tahun memperjuangkan kemerdekaan India, Nehru akhirnya diangkat sebagai Presiden INC pada tahun 1928. Sebagai Presiden INC, Nehru memperjuangkan kemerdekaan penuh untuk negara India. Naiknya karier Nehru nggak terlepas dari dukungan Mahatma Gandhi. Gandhi berharap, dengan diangkatnya Nehru sebagai Presiden INC, para pemuda India akan ikut bergabung dengan INC.

Tahun berikutnya, Nehru memimpin sesi bersejarah di Lahore, India, yang memproklamasikan kemerdekaan penuh sebagai tujuan politik India.

Setelah ayahnya meninggal pada tahun 1931, Nehru pindah ke dewan INC dan jadi makin dekat sama Gandhi. Meskipun Gandhi nggak pernah secara resmi menunjuk Nehru sebagai penerusnya, tapi warga India melihat Nehru sebagai penerus alami Gandhi.

Jawaharlal Nehru, Perdana Menteri Pertama India Pencetus Gerakan Non Blok (1889-1964) 60
Jawaharlal Nehru dan Mahatma Gandhi pada pembukaan Kongres Nasional India, 1937. (Foto: Wikimedia Commons)

Peran Nehru yang ‘anak Gandhi banget’ dimulai sejak dia ikut menghadiri penandatanganan pakta Gandhi-Irwin. Seperti namanya, pakta itu ditandatangani oleh Mahatma Gandhi dan raja muda Inggris, Lord Irwin.

Pakta tersebut menyatakan gencatan senjata antara gerakan kemerdekaan Inggris dan India. Kalau lo belum tahu, gencatan senjata adalah penghentian tembak-menembak dalam perang untuk sementara waktu, yang disetujui oleh kedua pihak yang terlibat dalam konflik.

Jadi, dalam hal ini, Gandhi dan Irwin sama-sama sepakat tentang dua hal. Pertama, Inggris setuju untuk membebaskan semua tahanan politik. Kedua, Gandhi setuju buat mengakhiri gerakan pembangkangan sipil yang telah dia koordinasikan selama bertahun-tahun.

Sayangnya, pakta tersebut tidak berjalan dengan baik. Lord Willingdon yang menggantikan Irin justru menjarain Gandhi dan Nehru selama dua tahun, karena menganggap mereka kembali melakukan gerakan pembangkangan sipil.

Penangkapan

Flashback dikit pada tahun 1920. Waktu itu, Jawaharlal Nehru ikut Gerakan Non-Kooperasi. Apaan tuh Gerakan Non-Kooperasi? So, Gerakan Non-Kooperasi adalah kampanye politik yang dicetuskan oleh Mahatma Gandhi agar orang India mencabut kerja sama mereka dengan pemerintah Inggris.

Tujuannya? Ya…biar pemerintah Inggris peka buat ngasih pemerintahan dan kemerdekaan penuh kepada India. Gerakan ini muncul sebagai perlawanan terhadap Pembantaian Jallianwala Bagh yang udah gue ceritain tadi.

Meskipun gerakan ini udah jalan, tapi tidak semudah itu, Ferguso…Inggris masih aja bersikeras nggak ngeladenin tuntutan India untuk bebas dari jajahan negaranya. Alhasil, pada akhir 1921, INC dilarang beroperasi di beberapa provinsi. Pada saat inilah, Nehru masuk penjara untuk pertama kalinya.

Selama 24 tahun berikutnya, Nehru udah delapan kali dipenjara. Masa penjara terakhir dan yang paling lama adalah pada Juni 1945, ketika Nehru dipenjara hampir tiga tahun. Kalau ditotal, Nehru menghabiskan lebih dari sembilan tahun di penjara karena keterlibatannya dalam melawan pemerintah Inggris.

Saat di dalam penjara, Nehru belajar lebih dalam tentang Marxisme. Udah tahu belum, apa itu Marxisme? Yuk, pelajari dulu bentar di sini, sebelum lanjut…Dan sejak saat itu, pemikiran ekonomi Nehru cenderung mengikuti Marxisme.

Menuju Kemerdekaan India

Setelah Nehru bebas, dia merhatiin banget perkembangan di Eropa yang lagi otw Perang Dunia II. Pada tahun 1936, Nehru sekalian aja pergi ke Eropa buat jenguk istrinya yang lagi sakit. Nggak lama setelah itu, Kamala Nehru meninggal di Lausanne, Swiss, akibat penyakit tuberkulosis yang dideritanya.

Hidup Nehru setelah ditinggal istrinya semakin kayak roller coaster. Nehru, lagi dan lagi, dipenjara pada September 1939. Waktu itu, Perang Dunia lagi panas-panasnya. Raja muda Inggris, Lord Linlithgow, mulai ngajak India perang lagi tanpa ngobrol dulu. Gandhi langsung turun ke jalan sebagai bentuk pembangkangan sipil dong…begitu pula dengan Nehru, sampai akhirnya dia dipenjara.

Dibebasin lagi, dipenjara lagi, bebas lagi, penjara lagi, gara-gara kondisi negara yang nggak stabil, ditambah Perang Dunia II yang makin panas. Hingga akhirnya, pada tahun 1947, INC dan Liga Muslim India berseteru.

Apa itu Liga Muslim India? So, Liga Muslim India adalah partai politik di India yang waktu itu mendesak agar India dibagi atas dasar agama. Liga Muslim ingin adanya pendirian negara Pakistan yang terpisah dari India. So, Pakistan jadi negara Muslim, sedangkan India jadi negara yang didominasi penganut agama Hindu.

Waktu itu, Nehru mager banget buat setuju sama usulan itu. Tapi, raja muda Inggris terakhir, Louis Mountbatten, ngerasa nggak ada pilihan lain, biar situasi di India bisa stabil lagi. Nehru pun mau nggak mau setuju. Akhirnya, India dan Pakistan resmi pisahan pada 15 Agustus 1947. Dengan terpecahnya India dan Pakistan sebagai negara merdeka yang berdiri sendiri-sendiri, maka Inggris resmi pamit dari India. Momen itu pun ditandai sebagai Hari Kemerdekaan India.

Perdana Menteri Pertama India

Tadi udah gue ceritain kalau 15 Agustus 1947 jadi Hari Kemerdekaan India. Pada hari itu juga, Nehru resmi menjadi perdana menteri pertama di India, lho! Saat terpilih sebagai perdana menteri, Nehru nyampein pidato legendaris yang berjudul “A Tryst With Destiny”. Pidato ini dianggap sebagai pidato terbaik sepanjang abad ke-20.

Jawaharlal Nehru, Perdana Menteri Pertama India Pencetus Gerakan Non Blok (1889-1964) 61
Jawaharlal Nehru menyampaikan pidato berjudul “A Tryst With Destiny” pada 15 Agustus 1947, tengah malam. (Foto: Wikimedia Commons)

“Bertahun-tahun yang lalu kita membuat perjanjian dengan takdir, dan sekarang saatnya tiba ketika kita akan menebus janji kita, tidak seluruhnya atau sepenuhnya, tetapi sangat substansial. Pada jam tengah malam, ketika dunia tidur, India akan bangun menuju kehidupan dan kebebasan. Sebuah momen yang jarang datang dalam sejarah, ketika kita melangkah keluar dari yang lama ke yang baru, ketika sebuah zaman berakhir, dan ketika jiwa suatu bangsa, yang telah lama terpendam, menemukan ucapannya…”

Kutipan dari pidato “A Tryst with Destiny” oleh Jawaharlal Nehru, 15 Agustus 1947

Nehru menjadi perdana menteri pertama sekaligus terlama di India. Dia ngantor sebagai perdana menteri selama 17 tahun. Selama itu, Nehru pastinya ngelakuin banyak eksekusi. Ada beberapa kebijakan penting yang diterapin Nehru selama pemerintahannya, antara lain sebagai berikut:

Kebijakan Sosial

Dalam kehidupan sosial, Nehru ingin menanamkan nilai-nilai dan pemikiran modern yang dia dapat dari dunia Barat, tetapi tetap menyesuaikan dengan kondisi di India. Nehru juga terkenal sebagai tokoh yang menekan paham sekularisme.

Apa sih sekularisme itu? Singkatnya, sekularisme adalah paham yang berpendirian kalau institusi atau badan negara harus berdiri terpisah dari agama atau kepercayaan. So, Nehru lebih pengin nerapin persatuan dan kesatuan di negaranya dalam menghadapi keragaman etnis dan agama.

Nggak hanya itu, Nehru juga ingin ngebawa India menjadi lebih modern, baik secara teknologi maupun penemuan ilmiah.

Jawaharlal Nehru, Perdana Menteri Pertama India Pencetus Gerakan Non Blok (1889-1964) 62
Jawaharlal Nehru dan para penduduk Rajasthan. (Foto: Wikimedia Commons)

Kalau soal bermasyarakat sih…nggak usah ditanyain lagi. Nehru ini udah jadi idola masyarakatnya selama menjabat sebagai perdana menteri. Dia bener-bener ngedorong rakyatnya buat peduli sama orang miskin dan orang telantar di sekitarnya. Nehru juga menginspirasi masyarakat buat menghormati nilai-nilai demokrasi.

Salah satu pencapaian yang paling Nehru banggain adalah reformasi hukum sipil Hindu kuno. Dalam hukum tersebut, para janda yang beragama Hindu setara dengan laki-laki. Mereka berhak menikmati warisan dan harta benda.

Nehru juga ngubah hukum Hindu di India tentang diskriminasi kasta. Dalam hukum barunya, dia bakal mengkriminalisasi siapa aja yang mendiskriminasi orang berdasarkan kastanya. Emang bener deh, pejuang kesetaraan rakyat…

Kebijakan Pendidikan

Di bidang pendidikan, Nehru getol banget buat majuin negaranya. Nehru selalu berkeyakinan kalau pendidikan itu penting banget buat kemajuan India di masa depan. Buat memastikan sektor pendidikan di negaranya bener-bener jalan, pemerintahan Nehru ngawasin pendirian banyak institusi pendidikan tinggi, termasuk All India Institute of Medical Science (AIIMS), Indian Institutes of Technology, dan Indian Institutes of Management. Sekolah kejuruan dan teknik serta pusat pendidikan juga didirikan untuk orang dewasa.

Nehru juga punya rencana lima tahun yang bener-bener membantu pendidikan di India. Jadi, Nehru ngasih pendidikan sekolah dasar gratis dan wajib bagi semua anak India! Buat ngejalanin kebijakan ini, Nehru ngawasin pembuatan program pendaftarannya dan pembangunan ribuan sekolah. Layak aja sih kalau dia dipanggil sebagai Pandit Nehru, gelar kehormatan yang artinya “sarjana” atau “guru” dalam bahasa Hindi.

Ternyata, yang gratis nggak hanya pendidikan aja. Nehru juga meluncurkan program pemberian susu dan makanan gratis kepada anak-anak untuk memerangi kekurangan gizi. Salut buat Jawaharlal Nehru!

Kebijakan Keamanan Nasional dan Luar Negeri

Masih inget kan, ketika gue tadi ngomong kalau Pakistan sama India sempet konflik, sampai akhirnya Pakistan lepas jadi negara sendiri?

Ternyata, konflik antara Pakistan dan India nggak sampai situ aja. Nggak lama setelah India merdeka, di tahun yang sama, India konflik lagi sama Pakistan. Sekarang, masalahnya adalah negara bagian Kashmir. Kashmir jadi rebutan India dan Pakistan, dan bahkan sampai detik ini pun masih aja disengketakan. Ngelihat situasi yang lagi-lagi panas, Nehru ngirim pasukan ke Kashmir buat mendukung klaim India atas wilayah itu.

Hari Singh, maharaja Kashmir, saat itu mutusin negara mana yang akan diikuti, dan dia memilih India. Meskipun udah milih, tetap aja India sama Pakistan saling bertempur. PBB kemudian datang buat menengahi kedua negara, dan nyuruh buat menghentikan pertempuran di wilayah tersebut.

Nehru pun akhirnya ngasih solusi. Dia ngusulin garis teritorial buat misahin wilayah di Kashmir, mana yang diurus India dan mana yang diurus Pakistan, Meskipun udah deal pada saat itu, tetap aja konflik Kashmir ini masih terjadi sampai detik ini.

Oke, yang ini kayaknya menjadi pencapaian besar Jawaharlal Nehru selama jadi Perdana Menteri India. Jadi gini…

Pada akhir 1940-an, Amerika Serikat dan Uni Soviet lagi ngincer India nih buat diajak jadi sekutu dalam Perang Dingin. Tapi, Nehru justru mempelopori kebijakan non-blok dan ikut mendirikan Gerakan Non-Blok.

Apaan tuh?

So, Gerakan Non-Blok adalah organisasi internasional yang terdiri dari 120 negara, yang menegaskan bahwa mereka nggak beraliansi atau mengikat diri ke salah satu negara yang duel di Perang Dingin tersebut. Dengan kata lain, 120 negara itu nggak berpihak pada kekuatan besar mana pun.

Selain Jawaharlal Nehru, beberapa tokoh dunia yang ikut andil dalam mempelopori Gerakan Non-Blok adalah Presiden Ghana, Kwame Nkrumah; Presiden Mesir, Gamal Abdel Nasser, Presiden Yugoslavia, Josip Broz Tito, dan presiden pertama kita, Soekarno!

Jawaharlal Nehru, Perdana Menteri Pertama India Pencetus Gerakan Non Blok (1889-1964) 63
Jawaharlal Nehru  bersama Nasser dan Tito pada Konferensi Bangsa-Bangsa Non-Blok yang diadakan di Beograd, September 1961. (Foto: Wikimedia Commons)

Aksi Nehru lainnya dalam kancah internasional adalah mengakui kedaulatan Republik Rakyat China (RRC) dan jadi pendukung kuat PBB. Nehru juga berusaha membangun hubungan yang harmonis dengan negara tetangga.

Tapi, hubungan India dan China jadi renggang karena konflik perbatasan yang bikin China-India perang pada tahun 1962. Perang itu pun berakhir pada 20 November 1962, ketika China menyatakan gencatan senjata dan menarik pasukannya dari daerah yang disengketakan di Himalaya.

Wafatnya Nehru dan Peninggalannya

Konflik dengan China bikin kesehatan Nehru memburuk. Dia menderita stroke ringan pada tahun 1963. Nehru kemudian kena serangan stroke lagi pada Januari 1964. Hingga akhirnya, Nehru meninggal pada 27 Mei 1964 karena stroke ketiga yang fatal. Nehru dikremasi di Shantivan, di tepi Sungai Yamuna, Delhi.

Kematian Nehru bener-bener memukul seluruh masyarakat India. Tanpa Nehru, India serasa auto dark mode. Soalnya, citra India di dalam negeri maupun luar negeri itu udah Nehru banget. India = Nehru deh pokoknya.

Selama 17 tahun jadi perdana menteri, Nehru menekankan empat hal penting: demokrasi, sosialisme, persatuan, dan sekularisme. Pemerintahan Nehru dianggap sebagian besar berhasil dalam mempertahankan negara dengan empat hal tersebut.

Secara pribadi, Nehru dikagumi karena idealisme dan jiwa nasionalismenya. Nehru juga dikenang sebagai sosok yang cinta banget sama anak-anak. Nggak salah kalau ulang tahunnya tanggal 14 November dirayakan sebagai Hari Anak di India. Perayaan tersebut merupakan wujud pengakuan atas semangat dan dedikasi Nehru demi mewujudkan pendidikan yang lebih baik untuk anak-anak dan remaja India.

Selama hidup, Nehru juga menghasilkan karya-karya berupa buku, yang bahkan ada yang dia tulis saat di penjara. Beberapa bukunya yang legendaris seperti “Letters from a Father to His Daughter” (1929), “Glimpses of World History” (1934), “An Autobiography” (1936), dan “The Discovery of India” (1946).

Penutup

Nah, lo udah kenalan kan sama Jawaharlal Nehru? Udah tahu banget kan dia siapa? Namanya akan selalu dikenang buat masyarakat India, sejak kapan pun dan sampai kapan pun. Keringatnya buat merjuangin kebebasan India dari jajahan Inggris, sampai akhirnya India bisa berdiri sendiri sebagai sebuah negara yang merdeka, patut untuk selalu dikenang sebagai tokoh besar dunia yang membawa perubahan.

Semoga kecintaannya Nehru kepada bangsa dan negaranya bisa menginspirasi lo untuk terus belajar dan berkarya ya, demi kemajuan bangsa dan negara kita tercinta. Oke, segitu dulu tentang Nehru. Sampai jumpa di perkenalan sosok lainnya. See ya!

Baca Juga Artikel Lainnya

Winston Churchill, Perdana Menteri Inggris di Perang Dunia 2

Sukarno : Kehidupan & Perjuangan Sang Pendiri Bangsa

10 Film Biografi Sejarah yang Keren Banget

Referensi

Adryamarthanino, Verelladevanka. (2021). Gerakan Non-Blok: Latar Belakang, Pelopor, Tujuan, dan Prinsip. Diakses pada 10 November 2021, dari https://www.kompas.com/stori/read/2021/06/03/133931579/gerakan-non-blok-latar-belakang-pelopor-tujuan-dan-prinsip

BBC. Jawaharlal Nehru (1889-1964). Diakses pada 8 November 2021, dari https://www.bbc.co.uk/history/historic_figures/nehru_jawaharlal.shtml

Biography.com. (2014). Jawaharlal Nehru. Diakses pada 8 November 2021, dari https://www.biography.com/political-figure/jawaharlal-nehru

History.com. (2010). British and Gurkha troops massacre hundreds of unarmed demonstrators in Amritsar Massacre. Diakses pada 9 November 2021, dari https://www.history.com/this-day-in-history/the-amritsar-massacre

University of Cambridge. A Tryst with Destiny. Diakses pada 10 November 2021, dari https://www.cam.ac.uk/tryst_with_destiny

Utomo, Ardi Priyanto. (2018). Biografi Tokoh Dunia: Jawaharlal Nehru, PM Pertama India. Diakses pada 10 November 2021, dari https://internasional.kompas.com/read/2018/05/26/20493701/biografi-tokoh-dunia-jawaharlal-nehru-pm-pertama-india

Bagikan artikel ini