Akuntansi sebagai Sistem Informasi – Konsep dan Soal

akuntansi sebagai sistem informasi

Sobat Zenius, siapa yang di sini suka mencatat pengeluaran kalian? 

Sejak bertahun-tahun yang lalu, ibu gue suka banget koleksi bukti bayar dan bon buat melakukan pencatatan pengeluaran gitu deh.

Gue sendiri, juga melakukan pencatatan pemasukkan dan pengeluaran melalui sebuah aplikasi di smartphone gue sejak awal tahun 2022 ini. Tujuannya, supaya gue bisa melacak dan membatasi pengeluaran.

Sejak gue melakukan pencatatan, gue tuh jadi sadar apa saja yang membuat pengeluaran gue bengkak, sehingga gue bisa merencanakan pengeluaran di masa depan dengan lebih baik. 

Elo juga pernah nggak mencatat pengeluaran atau pemasukan elo?

View Results

Loading ... Loading ...

Di sekolah, pencatatan seperti itu, kita pelajari di pelajaran Akuntansi. Biasanya, pencatatannya lebih kompleks dan terorganisir ya, menggunakan sistem pembukuan ganda yang khas dengan istilah “debit” dan “kredit”.

Nah, pencatatan dengan model seperti itu biasanya digunakan badan usaha, baik itu usaha kecil maupun perusahaan besar. 

Soalnya, akuntansi sebagai sistem informasi itu penting banget dan sangat berpengaruh terhadap masa depan suatu usaha. Memangnya, seperti apa sih akuntansi sebagai sistem informasi itu?

Yuk, kita bahas bareng-bareng, sesuai dengan peta konsep akuntansi sebagai sistem informasi di bawah ini.

Peta konsep akuntansi sebagai sistem informasi.
Topik pembahasan sistem informasi akuntansi. (Arsip Zenius)

Pengertian Akuntansi Sebagai Sistem Informasi

Akuntansi itu sebenarnya apa sih, Sobat Zenius?

Kalau gue harus mendefinisikan akuntansi secara gamblang, tanpa melihat sumber manapun, gue bakal langsung bilang, “itu kan, yang pokoknya harus balance!”

Wkwkwkwk, membekas banget Akuntansi zaman SMA gue. Dulu gue tuh suka sama pelajaran Akuntansi, bahkan gue pernah kepikiran mau jadi seorang akuntan.

Kadang pusingnya ngerjain akuntansi itu, ketika sudah semangat-semangat ngerjain sistem pembukuan ganda sampai selesai, eh tahu-tahu ending-nya nggak balance.

Nah, kalau kita coba cek di KBBI, ada salah satu definisi akuntansi seperti ini, “seni pencatatan dan pengikhtisaran transaksi keuangan dan penafsiran akibat suatu transaksi terhadap suatu kesatuan ekonomi”. Jadi, erat banget ya hubungan akuntansi dengan pencatatan transaksi. 

Selain definisi dari KBBI, ada juga pengertian akuntansi dari American Accounting Association (AAA) dan American Institute of Certified Public Accountants (AICPA), yang biasa ditanyakan di soal. Apa saja?

Menurut American Accounting Association (AAA), akuntansi adalah proses pengidentifikasian, pengukuran, dan pengkomunikasian informasi ekonomi untuk digunakan pengguna informasi dalam penilaian dan pengambilan keputusan.

Sedangkan menurut American Institute of Certified Public Accountants (AICPA), akuntansi merupakan seni pencatatan, pengklasifikasian, pengikhtisaran, dan penafsiran suatu transaksi/peristiwa keuangan dengan cara tertentu yang dinyatakan dalam uang.

Biasanya pada soal, diberikan definisi plek seperti di atas, lalu elo akan ditanya definisi tersebut berdasarkan siapa.

Oke, jadi sekarang sudah clear ya, apa itu akuntansi. Nah, sejarah penggunaan akuntansi itu ternyata sudah terjadi sejak zaman dulu banget lho, Sobat Zenius. Seperti apa ya? Coba saja klik link dan nonton video di bawah ini.

Video: Penemuan Akuntansi Luca Pacioli

Video sejarah akuntansi dan sekilas kisah Luca Pacioli.
Video sejarah akuntansi. (Arsip Zenius)

Melalui video tersebut, kita jadi tahu tentang penggunaan akuntansi untuk perdagangan dari waktu ke waktu. Ternyata, peranan akuntansi sebagai sistem informasi akuntansi memang sangat krusial, ya.

Baca Juga: Biografi Luca Pacioli, Bapak Akuntansi Dunia

Sekarang, kita akan membahas lebih dalam soal apa yang dimaksud akuntansi sebagai sistem informasi. Akuntansi sebagai sistem informasi artinya gimana sih?

Coba sekarang bayangkan nih, Sobat Zenius. Misalnya elo punya sebuah usaha bikin es krim. Tentunya elo membuat sebuah laporan keuangan dong.

Perlu disadari, bahwa akuntansi itu bukan cuma soal catat mencatat pengeluaran dan pemasukan saja. Melainkan, ada proses sebuah sistem yang harus dilalui, sebagai berikut.

Mengidentifikasi transaksi, mencatat akuntansi, dan mengkomunikasikan laporan keuangan adalah aktivitas dasar akuntansi.
Aktivitas dasar akuntansi. (Arsip Zenius)

Pada awalnya, kita mengidentifikasi peristiwa transaksi serta bukti transaksi, baik dalam bentuk nota, bukti bayar, maupun dokumen lainnya.

Kemudian dengan input informasi tersebut, kita melakukan pencatatan, di mana siklus akuntansi terjadi. Simpelnya, siklus akuntansi itu mengacu pada kegiatan input, proses, dan output, yang pada akhirnya akan menghasilkan sebuah laporan keuangan.

Terakhir, kita mengkomunikasikan hasil laporan keuangan tersebut, setelah menganalisis dan memberikan interpretasi berdasarkan data yang ada.

Dengan laporan keuangan tersebut, kita jadi tahu nih gimana kondisi usaha saat itu. Misalnya, bisa saja kita jadi tahu bahwa ternyata ada pengeluaran yang kurang efisien, serta ternyata ada penurunan pendapatan.

Dari situ, para stakeholder (pemangku kepentingan) bisa memahami situasi usaha, dan mempertimbangkan langkah selanjutnya yang perlu dilakukan.

Nah, dari pembahasan di atas bisa kita simpulkan, bahwa akuntansi disebut sebagai sistem informasi karena akuntansi memberi informasi yang penting bagi pemangku kepentingan untuk memikirkan langkah di masa yang akan datang.

Itulah mengapa, akuntansi disebut sebagai sistem informasi. Next, kita bahas yuk, kira-kira siapa saja sih stakeholder yang memerlukan laporan keuangan akuntansi?

Pengguna Informasi Akuntansi

Manfaat akuntansi sebagai sistem informasi oleh dua pihak, yaitu pengguna internal dan eksternal, dengan menyediakan informasi akurat tentang keadaan keuangan sebuah perusahaan. Apa perbedaan pengguna internal dan eksternal?

Pengguna informasi akuntansi internal dan eksternal.
Contoh pengguna informasi akuntansi. (Asip Zenius)

Pengguna Internal

Pihak internal di sini mengacu pada kelompok yang bisa mengambil keputusan di dalam perusahaan. Misalnya pemilik, direktur, supervisor, manajer, dan lain sebagainya.

Memangnya, buat apa ya mereka membutuhkan laporan akuntansi? 

Misalnya, ada sebuah perusahaan baju. Pada pertengahan tahun, perusahaan tersebut membuka lima cabang baru. Ternyata, setelah diselidiki oleh manajer cabang, ada cabang yang terus merugi. Biaya yang dikeluarkan untuk perawatan toko justru lebih tinggi dibanding pemasukan.

Dari situ, direktur pusat dan pemilik usaha tersebut bisa mempertimbangkan strategi yang perlu mereka lakukan untuk memperbaiki situasi yang ada. Misalnya, mereka bisa mencoba membuat sebuah promosi atau bahkan pindah lokasi.

Pada kasus yang ekstrim, terkadang perusahaan menutup cabang, untuk mengedepankan efisiensi, bila ada gerai yang benar-benar nggak menguntungkan.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa, pihak internal itu menggunakan akuntansi untuk mengambil keputusan, membuat strategi, dan merencanakan langkah usaha. Selanjutnya, kita bahas pihak eksternal.

Pengguna Eksternal

Pihak ini merupakan kelompok yang berada di luar perusahaan, namun memiliki hubungan dengan perusahaan. Jadi, mereka biasanya tidak mengambil keputusan untuk sebuah usaha secara langsung.

Contohnya, seperti investor, pemerintah, ahli ekonomi, bank, dan lain sebagainya. Apa kegunaan laporan akuntansi bagi mereka?

Mereka juga memanfaatkan sistem informasi akuntansi untuk berbagai hal. Contohnya, investor dapat mengamati sebuah laporan, untuk memutuskan apakah ingin ikut mendanai sebuah perusahaan atau nggak.

Kalau seandainya ada perusahaan dengan laporan keuangan yang kurang baik, tentu investor akan berpikir lebih keras dan berhati-hati untuk memberi pendanaan.

Contoh lain lagi, pemerintah juga membutuhkan laporan akuntansi. Akuntansi sebagai sistem informasi memberikan kejelasan mengenai pajak yang perlu dibayarkan sebuah perusahaan terhadap negara.

Oke, sekarang kita sudah tahu nih siapa saja pihak-pihak yang menggunakan sistem informasi akuntansi. Kita lanjut membahas tentang kualitas informasi akuntansi, kuy.

Baca Juga: Jurnal Khusus – Pengertian, Manfaat, Macam-macam dan Contoh – Materi Ekonomi Kelas 12

Kualitas Informasi Akuntansi

Sebagai language of business, ada beberapa syarat akuntansi sebagai sistem informasi, agar laporan tersebut dapat dipahami dengan baik dan berguna bagi pihak yang membutuhkan.

Berikut ini beberapa syarat yang perlu dipenuhi untuk menghasilkan informasi akuntansi yang berkualitas dan memenuhi standar.

Yang paling pertama, tentunya sebuah laporan akuntansi harus bisa dipahami. Itulah mengapa, dibuat sebuah standar akuntansi keuangan, yang bisa diikuti agar laporannya sesuai dengan standar yang mudah dimengerti.

Kedua, manfaat dari laporan akuntansi harus lebih besar dari biaya pembuatan laporan. Maksudnya, misalnya nih kita punya usaha kecil. Nah, itu berarti kita hanya perlu satu akuntan, tidak seperti perusahaan besar yang punya banyak akuntan. Apabila kita mempekerjakan terlalu banyak akuntan, bisa-bisa malah jadi terlalu banyak pengeluarannya

Ketiga, informasi akuntansi yang disediakan haruslah relevan, dalam arti sesuai dengan keadaan sekarang, bisa digunakan untuk membandingkan laporan saat itu dengan laporan masa lalu, dan digunakan untuk acuan perencanaan masa depan.

Keempat, laporan harus dapat dipercaya, dengan memasukan informasi lengkap, tanpa bersembunyi apalagi dipalsukan. Selain itu, laporan juga harus terhindar dari bias, tidak boleh dibagus-baguskan maupun dijelek-jelekan.

Kelima, informasi harus aktual, jangan sampai ada kesalahan. Selain itu, informasi harus cepat, supaya pihak internal perusahaan bisa membuat strategi secepat mungkin.

Selain syarat-syarat tersebut, informasi akuntansi juga harus bisa diverifikasi, dalam arti laporan keuangannya bisa dicocokkan dengan kondisi aslinya.

Wah, keren banget ya syarat-syaratnya. Suatu saat nanti kalau elo jadi akuntan, ingat ya kualitas informasi akuntansi di atas, supaya laporan elo bagus.

Contoh Soal Akuntansi sebagai Sistem Informasi

Baik, Sobat Zenius. Kita sudah membahas pengertian, sejarah, pengguna informasi, serta kualitas informasi akuntansi. Sekarang, waktunya kita coba mengerjakan contoh soal tentang materi ini.

Contoh Soal 1

Lihatlah pernyataan di bawah ini.

(1) Untuk pengambilan keputusan investasi dan kredit perlu menyediakan informasi ekonomis suatu perusahaan.

(2) Pemberian gambar kondisi perusahaan dari suatu priode ke priode berikutnya.

(3) Pemberian potret yang dapat diandalkan tentang kemampuan untuk menghasilkan laba atau keuntungan.

(4) Sebagai media komunikasi antara manajemen dengan pengguna informasi.

(5) Sebagai bentuk evaluasi manajemen terhadap investor.

Peranan akuntansi sebagai sistem informasi akuntansi ditunjukkan oleh nomor di atas, kecuali….

  1. (1)
  2. (2)
  3. (3)
  4. (4)
  5. (5)

Pembahasan

Sebelumnya, kita telah membahas peran penting akuntansi sebagai sistem informasi. Sekarang coba kita lihat pernyataan-pernyataan di atas satu per satu, ya.

Dari yang pertama, betul ya bahwa informasi akuntansi itu dapat dijadikan acuan keputusan investasi bagi investor, dan kredit bagi kreditor.

Untuk yang kedua, juga benar, apalagi yang namanya laporan akuntansi itu memang harus bisa dibandingkan ke periode lainnya.

Pernyataan yang ketiga juga benar, karena informasi akuntansi dapat memperlihatkan hasil output sebuah perusahaan dan memberi interpretasi mengenai keadaan tersebut.

Lalu yang keempat, betul sekali bahwa informasi akuntansi sebagai language of business dapat dipakai oleh manajemen untuk mengkomunikasikan keadaan perusahaan terhadap pihak yang membutuhkan informasi.

Berarti tinggal pernyataan akhir nih. Waduh, salah banget ya, masa manajemen mengevaluasi investor. Terbalik nih, harusnya bentuk evaluasi investor terhadap manajemen.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa jawaban yang paling tepat adalah D ya, Sobat Zenius.

Contoh Soal 2

Pemegang kepentingan perusahaan yang memerlukan sistem informasi akuntansi untuk mengetahui kemampuan perusahaan dalam membayar utang adalah ….

  1. Debitur.
  2. Kreditur.
  3. Investor. 
  4. Pemerintah.
  5. Pemilik.

Pembahasan

Jawabannya adalah kreditur, yang merupakan pemberi pinjaman terhadap suatu perusahaan. Nah, sebelum meminjamkan uang, kreditur perlu mengecek laporan keuangan perusahaan, untuk mengetahui kemampuan perusahaan tersebut dalam membayar utang, serta mendapatkan jaminan.

Baca Juga: Dasar-dasar Akuntansi – Materi Ekonomi Kelas 12

*********

Oke Sobat Zenius, itulah pembahasan singkat mengenai sistem informasi akuntansi . Kalo elo ingin mempelajari materi Akuntansi lainnya dengan lebih dalam dan asyik, coba deh nonton video Zenius dan akses soal-soalnya.

banner zenius ekonomi

Pastikan elo log in akun Zenius elo ya supaya bisa akses video dan soalnya. Sampai di sini dulu artikel kali ini, dan sampai jumpa di artikel selanjutnya!

Referensi

Akuntansi – KBBI (n.d.)

Bagikan Artikel Ini!