mm

Penting gak sih TRY OUT dalam persiapan UTBK?

Sejauh mana Try Out diperlukan dalam persiapan UTBK? Artikel ini mengupas pentingnya try out UTBK, beserta panduan & Tryout UTBK dari Zenius.

Halo guys, ketemu lagi sama gue di artikel Zenius Blog. Kali ini gua mau bahas lagi-lagi tentang topik persiapan ujian, mengingat belakangan ini banyak banget siswa Zenius yang nanyain gue pertanyaan seputar tahap-tahap belajar yang bener untuk persiapan ujian, khususnya UTBK.

Okay, sebetulnya untuk topik tahap/langkah belajar UTBK itu udah pernah gua bahas di artikel sebelumnya yang berjudul 7 Langkah strategis untuk belajar UTBK. Kalo ada di antara lo yang belum baca, gua saranin banget untuk segera baca & bookmark artikel itu karena isinya penting banget. Untuk memudahkan pembahasan lebih lanjut, gua taro skema 7 langkah belajar UTBK itu di bawah ini:

Nah, untuk bahasan kita kali ini… sebetulnya gua ingin mengupas lebih mendalam salah 1 dari 7 langkah belajar SBMPTN itu, yaitu STEP 6: TRY OUT MANDIRI. Kenapa gua mau bahas topik itu secara khusus? Karena berdasarkan pengamatan gua, Step 6: TRY OUT MANDIRI itu adalah proses belajar UTBK yang paling sering diabaikan… padahal sebetulnya tahap itu adalah KUNCI KEBERHASILAN yang memberikan lo keunggulan signifikan dibandingkan para pesaing lo yang lain.

Wah keunggulan apaan tuh? Sabar, nanti gua jelasin semuanya di bawah. Tapi sebelum gua kupas lebih jauh, gua cuma mau sharing cerita dikit tentang pengamatan gua terhadap siswa-siswa Zenius yang lagi persiapan ujian UTBK. Hampir setiap tahun, gua suka iseng nanyain ke siswa Zenius yang inti pertanyaannya “Eh, lo suka nyobain TO sendiri gak sih? atau lo ikut TO bareng anak2 bimbel zenius yang lain? Gimana hasilnya, udah ada peningkatan?”. Setelah gua nanya tentang TO begitu, umumnya respon mereka ada 3 tipe, kurang lebih isinya kayak gini:

“Gua gak mau ikutan TO dulu ah! soalnya gua belum siap materinya. Nanti kalo nilai TO gue jelek kan malu sama temen-temen bimbel/peserta lain. Jangan2 kalo gua lihat nilai TO gua masih jelek aja, gua malah depresi trus ga mau belajar lagi.”

“Emang TO itu itu guna ya? Emang ngaruh ya? Gua sering denger ada cerita anak yang nilai TO-nya bagus terus tapi ga tembus SBMPTN. Jangan-jangan nanti kalo nilai TO gua bagus, terus malah gak tembus SBMPTN lagi! Gue jadi males ikut TO bareng maupun TO mandiri.”

“Gue sering kok TO mandiri! Maksudnya TO itu latihan soal biasa aja kan? Gue sering kok latihan soal UTBK sendiri. Latihan soal sendiri + review pembahasan itu sama aja dengan TO kan?”

Itulah ketiga tipe jawaban yang terus terulang dari tahun ke tahun. Sekarang coba lo renungkan, andaikan gua sendiri yang nanya ke lo, apakah lo juga akan ngasih respons seperti di atas?

persiapan SBMPTN

Biasanya sih abis denger respons begitu, gua langsung tarik nafas dalam-dalam terus jelasin tentang konsep TO yang bener ke mereka sampai mulut gua berbusa-busa. Nah, dengan adanya artikel ini moga-moga gua gak perlu lagi terus nerangin hal yang sama berulang kali tentang bagaimana pentingnya TRY OUT itu. Jadi kalo gua ditanya “Seberapa penting TO dalam persiapan ujian?” Jawaban gua singkat saja: TRY OUT itu penting banget! Saking pentingnya gua sangat menyarankan lo TO Mandiri sesering mungkin!

Tapi gua perlu menegaskan dulu definisi TO yang gua maksud dalam pembahasan ini, yang gua maksud dengan TO itu BEDA BANGET dengan “latihan soal campuran terus lihat pembahasan”. Lha, emang apa bedanya? Kata kuncinya, TO itu berfungsi sebagai SIMULASI UJIAN. Artinya, dalam TO lo perlu melakukan setidaknya 3 hal berikut ini:

  • Dalam TO Mandiri, lo betul-betul mempersiapkan komposisi susunan soal sesuai dengan format ujian, baik jumlah soal maupun tingkat kesulitannya. Jadi kalo misalnya lo TO UTBK, ya pastikan komposisi soalnya semirip mungkin sama UTBK aslinya yang kalau merujuk ke TPS UTBK 2019 berarti ada 80 soal.
  • Dalam TO Mandiri, lo perlu set waktu pengerjaan soal TRY OUT supaya persis seperti durasi waktu ujian yang akan lo hadapi. Kalo lo TO TPS UTBK merujuk ke UTBK 2019 ya berarti lo harus set waktu pengerjaan 120 menit.
  • Dalam TO Mandiri, sebaiknya lo membuat kondisi ujian semirip mungkin dengan yang nanti akan lo hadapi. Jangan TO sambil ngemil terus dengerin musik di kasur. Namanya simulasi ya berarti lo harus bikin situasinya semirip mungkin dengan ujian. Kalo bisa, bahkan lo ngerjain TO juga dengan sistem penjawaban soal yang sama dengan yang nanti akan lo hadapi. Buat dapetin itu semua lo bisa ikutan TO di Zenius App karena udah disetting semirip mungkin sama UTBK aslinya.

Nah, sekarang gua harap lo udah paham ya maksud gua tentang bedanya “latihan soal biasa” dengan TO. Kuncinya sekali lagi, TO berfungsi untuk mensimulasi ujian yang sesungguhnya. Ngomong-ngomong apa yang gua bahas di artikel ini juga berlaku di persiapan ujian penting lainnya, seperti UN, UM, TOEFL, IELTS, dsb… jadi bukan hanya terbatas pada konteks UTBK aja ya, cuma supaya praktis gua akan sering ngambil contoh konteks UTBK.

Oke, lo sekarang ada yang kepikiran, emangnya apa manfaatnya sih kalo kita sering melakukan TO (baca: simulasi ujian)? Di sini gua akan jelaskan satu per satu betapa besar manfaat dari TRY OUT terhadap kematangan diri lo untuk menghadapi ujian:

1. Dengan sering TO, lo jadi mengetahui dimana letak kelemahan lo.

“Gua gak mau ikutan TO dulu ah! soalnya gua belum siap. Nanti kalo nilai TO gue jelek kan malu sama temen-temen”. – para pejuang SBMPTN

Gua suka gemes kalo denger ada yang ngomong begitu. Kenapa? Karena rupanya masih banyak anak yang punya persepsi bahwa TO itu semacam ulangan harian atau bentuk kompetisi adu gengsi nilai. Padahal justru TO itu BUKAN sarana untuk berkompetisi! Lha, terus buat apa dong TO? Kegunaannya ada banyak, salah satunya untuk terus MENGEVALUASI sejauh mana kesiapan lo sampai saat ini.

Jadi kalo lo emang ngerasa belum siap ujian… justru dengan mengikuti TO, lo akan dapet banyak pencerahan karena jadi dapet gambaran topik-topik mana aja yang jadi kelemahan lo! Jadi, buat lo yang masih punya perasaan takut malu/stres karena nilai TO lo jelek. Please buang jauh-jauh pikiran seperti itu. Bodo amat nilai TO lo jelek, toh itu gak akan ngaruh sama penerimaan SBMPTN kok. Jadi sekali lagi gua tekankan, jangan lo jadikan TO itu sebagai semacam kompetisi karena memang bukan itu tujuannya. Justru semakin sering lo ikut TO, lo jadi lebih paham dimana titik kelemahan lo.. terus bisa mengatur siasat untuk mempersiapkan lebih matang materi yang belum lo kuasai dengan baik.

2. Dengan sering TO, lo tau topik materi mana yang masih perlu dievaluasi.

Point kedua ini masih rada nyambung sama point pertama. Kalo di point pertama lo bisa ngeliat hasil TO sebagai bentuk evaluasi kesiapan/ketidaksiapan lo. Nah, langkah berikutnya adalah mengulang materi-materi yang jadi kelemahan lo. Ada quotes  yang menurut gua relevan banget sama konteks ujian:

The strength of the chain lies in its weakest link” 

yang artinya, kekuatan sebuah rantai terletak pada sambungan yang paling lemah. Begitu pula dengan strategi menjawab soal dalam ujian. Kalo ternyata waktu lo coba TO TPS UTBK, terus hasilnya di materi Logika Analitik udah mantap… tapi justru di materi Pengetahuan Kuantitatif kacau balau. Artinya lo tau dong, topik materi apa yang perlu lo prioritaskan?

Dengan lo terus berusaha untuk memperkuat “sambungan rantai paling lemah” (misalnya: Pengetahuan Kuantitatif), nanti di hari-H SBMPTN lo bisa mendapat point yang jauh lebih optimal daripada para pesaing lo yang gak pernah nyoba TO ataupun TO secara mandiri.

3. Dengan sering TO, lo jadi terbiasa memanfaatkan durasi ujian dengan efektif.

Salah satu ciri yang paling membedakan anak yang rajin ikut TO sama anak yang males ikut TO adalah bagaimana mereka bisa memanfaatkan waktu ujian yang sangat terbatas dengan seoptimal mungkin.

Contohnya gimana sih? Nih kasus yang paling umum itu seperti ini, kita ambil contoh ujian TPS UTBK 2019 dengan komposisi soal & waktu ujian seperti gambar di bawah ini:

Komponen Jumlah Soal Waktu
Penalaran Umum 20 soal

  • 14 berdasarkan 2 bacaan,
  • 6 Penalaran Kuantitatif
35 menit
Pemahaman Bacaan dan Menulis 20 soal

  • berdasarkan 3 bacaan
25 menit
Pengetahuan dan Pemahaman Umum 20 soal

  • 12 Bahasa Indonesia berdasarkan 3 bacaan,
  • 8 Bahasa Inggris berdasarkan 2 bacaan
25 menit
Pengetahuan Kuantitatif 20 soal 35 menit

 

Lo bisa lihat bahwa TPS UTBK terdiri dari 80 soal dengan durasi waktu 120 menit. Artinya kalo dipukul sama rata, secara teori 1 soal dikerjain dengan waktu 90 detik. Tapi prakteknya gimana?

Buat anak-anak yang udah sering ikut TO atau rajin TO mandiri, pasti ngerasain sendiri deh kalo awalnya gak biasa ngatur waktu. Kesalahan umum yang sering kejadian, lo ngerjain soal TPS dengan santai dan hati-hati… Karena keasikan ngulik soal TPS, eehh gak kerasa waktu udah tinggal 15 menit lagi dan lo baru sadar kalo waktunya mau habis!

Begitu nyoba maksain ngebut dalam waktu 15 menit, lo baru sadar kalo menjawab soal pertanyaan dalam bacaan seperti Pemahaman Bacaan dan Menulis (PBM) itu hampir gak mungkin dilakukan dengan waktu yang mepet. Akhirnya, gak jarang banyak peserta ujian yang gak sempet nyentuh soal PBMs atau pasrah dengan asal nembak.

Nah buat mereka yang sering TO, pasti bisa nemu banyak insights dalam hal time management kayak gini. Next time, mereka akan lebih hati-hati memanfaatkan waktu sehingga seluruh topik materi senggaknya bisa dikerjakan secara optimal. Lo jadi bisa tau di topik materi mana yang bisa lo kebut, mana yang perlu hati-hati, mana yang perlu dikhususkan untuk waktu pengerjaan yang agak lama, dll. Makin sering lo ikut TO atau bikin TO mandiri, insting lo akan makin terasah untuk bisa manfaatin durasi waktu ujian untuk menjawab soal dengan optimal.

4. Dengan sering TO, otak lo jadi terbiasa fokus dengan kepadatan waktu ujian.

Untuk konteks UTBK sekarang, gua langsung bilang aja kalo lo perlu bener-bener mempersiapkan konsentrasi otak lo untuk bisa fokus dengan waktu yang lama. Serius deh, ujian UTBK yang sekarang itu beda sama tahun lalu yang bisa lo ikutin 2 kali. Untuk UTBK 2020 nanti, lo cuma punya kesempatan sekali! Artinya, lo harus siap konsentrasi berjam-jam ngerjain puluhan soal dengan tingkat kesulitan tinggi dalam satu kali kesempatan. Buat lo yang jarang/gak pernah ikut TO, pastinya susah ngebayangin betapa daya fokus dan konsentrasi akan dikuras habis-habisan dalam satu kali UTBK itu.

Nah, justru karena itulah gua bilang sejak awal bahwa TO akan sangat berguna dalam fungsinya sebagai SIMULATOR UJIAN. Dengan lo sering-sering ikut TO, otak lo akan semakin terlatih dan terbiasa untuk fokus dan konsentrasi dalam waktu yang lama. Kapasitas otak lo untuk menahan endurance juga jadi semakin terlatih seiring dengan jumlah TO yang lo lakukan. Sementara itu, anak-anak yang males/gak pernah ikut TO gimana? Tebakan gue, mereka yang gak ikut TO akan kaget banget pas hari H UTBK dengan tingkat kepadatan waktu dan jumlah soal yang buaaanyaak banget!

Nah, lo mau jadi anak yang kagetnya nanti pas hari H atau kagetnya sekarang pas nyobain TO? 😛

5. Dengan sering TO, mental lo jadi lebih kuat ketika hari-H ujian.

Dalam pertarungan ujian seleksi, apalagi kalo tingkat persaingannya seketat UTBK. Lo gak boleh punya pikiran bahwa keberhasilan dalam ujian hanya ditentukan oleh kesiapan materi doang. Kenapa? karena faktanya akan ada banyak faktor yang mempengaruhi performance lo waktu ujian, salah satu yang paling penting tapi sering disepelekan adalah FAKTOR MENTAL.

Sekarang lo bayangin deh, berbulan-bulan lo belajar dan entah berapa ratus jam yang lo habiskan untuk persiapan UTBK… terus hasilnya hanya ditentukan oleh beberapa jam di dalam satu hari yang sama. Impian lo untuk bisa kuliah di universitas yang lo idam-idamkan, hanya ditentukan oleh gimana performa lo selama beberapa jam di hari itu. Lo mungkin sekarang belum bisa ngebayangin betapa berat beban mental lo nanti pas hari-H UTBK.

Beberapa angkatan yang lalu, gua bahkan pernah dicurhatin salah satu siswa Zenius. Dia bilang sebetulnya UTBK waktu itu tuh relatif mudah dan dia seharusnya bisa ngerjain sebagian besar soal. Tapi sayangnya pas hari H dia mengontrol anxiety level dalam dirinya (tingkat kecemasan), bahkan sampai ngebuletin ngisi biodata aja tangan gemeteran (Untung sekarang udah berbasis komputer :p). Akhirnya pikiran dia banyak ngeblank dan akhirnya dia gak lolos SBMPTN, padahal waktu dia kerjain ulang soalnya setelah ujian… dia ngerasa harusnya banyak soal yang bisa dia kerjain tapi kelewat karena panik banget waktu ujian. Untungnya sih akhirnya dia belajar dari pengalaman, terus seminggu kemudian tembus SIMAK UI.

Nah loh, terus gimana dong caranya untuk mengatasi rasa panik pas hari-H ujian? Untuk masalah ini, gua punya 2 tips ampuh: Pertama, jangan pernah hanya menggantungkan kesempatan kuliah lo di satu kesempatan. Artinya, lo jangan cuma ikut UTBK doang, tapi juga ikut Ujian Mandiri. Kalo lo gak menggantungkan semua usaha lo dalam satu kesempatan, secara psikologis akan sangat membantu lo untuk lebih rileks pas hari H ujian.

Tips yang kedua adalah sering-sering ikut TO bareng atau TO Mandiri! Sebagaimana gua katakan di atas, TO adalah SIMULASI UJIAN. Jadi semakin sering lo simulasi ujian, tubuh, otak, dan mental lo akan semakin terbiasa dan beradaptasi dengan situasi yang sama. Lo bayangin kalo lo rajin banget TO UTBK sampai puluhan kali, gua yakin pasti di hari-H lo akan jauh lebih rileks karena udah mengalami hal yang kurang lebih sama puluhan kali sebelumnya.

6. Dengan sering TO, lo bisa lebih realistis milih jurusan kuliah.

Satu lagi manfaat terakhir dari TO yang jarang dipake adalah fungsi TO sebagai alat refleksi terhadap target jurusan dan universitas yang lo incer. Dari tahun ke tahun kalo gua perhatiin, ada banyak banget anak yang ngotot pengen masuk jurusan-jurusan yang tingkat persaingannya tinggi… tapi kalo dilihat dari nilai TO terakhir sebetulnya masih jauh dari target atau bahkan gak mau ikutan TO sama sekali. Lo bisa tebak sendiri mereka yang punya sikap ngotot seperti itu, kebanyakan gagal tembus SBMPTN.

Nah, di sinilah harusnya kita bisa memanfaatkan hasil dari TO secara gradual sebagai alat refleksi kita untuk menentukan pilihan yang realistis dalam memilih jurusan kuliah. Di sini, gua bukan berarti ingin supaya lo gak meraih cita-cita untuk masuk jurusan & universitas favorit ya. Tentu saja lo boleh masuk jurusan & universitas keren, ASALKAN dari nilai-nilai TO terakhir lo emang udah bisa meraih score yang bisa disebut layak untuk bersaing di level itu.

Nih, gua kasih salah satu contoh pemetaan nilai TO si Bahri (alumni Zenius) beberapa tahun lalu:

SCORE-TO-BahriCatatan: Waktu itu UTBK masih mengujikan mata pelajaran jurusan dan tidak seperti UTBK 2020 yang hanya mengujikan TPS

 

Dengan ngeliat perkembangan nilai TO dari waktu ke waktu, kita jadi bisa lebih sadar diri pada level mana kita bisa berkompetisi untuk meraih kursi SBMPTN. Kalo emang kita anggap kita layak dan siap, ya gak masalah kita coba berkompetisi di jurusan yang tingkat persaingannya sangat tinggi. Tapi kalo emang dari nilai TO kita belum istimewa banget, ya akan jauh lebih strategis kalo kita set target juga dengan tingkat persaingan yang sesuai. Bisa jadi sebetulnya banyak anak pinter yang gagal UTBK karena terlalu ngotot masuk jurusan top nasional, padahal sebetulnya nilai mereka gak jelek-jelek amat juga. Coba kalo misalnya mereka bisa set target lebih realistis, bisa jadi dengan nilai yang sama… mereka keterima di jurusan yang sebetulnya kualitas pendidikannya juga sama-sama dalam level top nasional.

“Oke deh kak Glenn. Mulai sekarang gua bertekad akan rajin ikut TO. Baik TO dari bimbel, event TO nasional, dan juga bikin TO Mandiri. Nah, tapi kalo bikin TO mandiri itu langkah-langkah seperti apa sih?”

Oke, emang sebaiknya kita jangan bergantung sama TO bimbel atau event TO lainnya terlebih di tengah kondisi seperti sekarang yang enggak memungkinkan kita buat ngadain kegiatan yang ramai. Meski di rumah aja, kita bisa bikin TO sendiri kok! Salah satunya bisa TO pakai Zenius App. Yuk kita mulai bahas langkah-langkahnya!

STEP 1:  PASTIKAN LO TAU KOMPOSISI SUSUNAN SOAL DAN DURASI UJIAN

Langkah pertama untuk persiapan TO mandiri, pastikan lo tau susunan komposisi soal dan durasi waktu ujian, untuk konteks UTBK berikut adalah rundown hari-H. Berikut adalah kompososi soal TPS mengacu pada UTBK 2019

 

Komponen Jumlah Soal Waktu
Penalaran Umum 20 soal

  • 14 berdasarkan 2 bacaan,
  • 6 Penalaran Kuantitatif
35 menit
Pemahaman Bacaan dan Menulis 20 soal

  • berdasarkan 3 bacaan
25 menit
Pengetahuan dan Pemahaman Umum 20 soal

  • 12 Bahasa Indonesia berdasarkan 3 bacaan,
  • 8 Bahasa Inggris berdasarkan 2 bacaan
25 menit
Pengetahuan Kuantitatif 20 soal 35 menit

 

Dengan mengetahui susunannya, kita jadi tau cara set up soal dan waktu pengerjaan. Hal yang sama juga berlaku kalo lo mau TO Ujian Mandiri, SIMAK UI, TOEFL, IELTS, dll.

STEP 2: PASTIKAN LO PUNYA SUMBER KUMPULAN SOAL YANG TEPAT

Untungnya, sekarang udah ada Zenius App. Di Zenius App, lo bisa dapetin akses ke buanyak banget kumpulan soal secara gratis. Kalo lo belum tau cara aksesnya bisa lihat panduan berikut:

  1. Download Zenius App di App Store atau Google Play
  2. Masuk ke Zenius App di HP kamu
  3. Pilih ‘TPS UTBK’ di menu Persiapan Ujian yang ada di halaman utama
  4. Pilih menu ‘Soal Tahun Lalu’
  5. Pilih soal yang ingin kamu kerjakan

Nah, kalau lo mau akses soal-soal di atas lewat PC, di bawah ini adalah kumpulan set soal yang gua rekomendasikan sebagai sumber bahan soal TO Mandiri buat lo di link berikut ini:

dari kumpulan link di atas, lo bisa download modul set latihan soal per topik terus lo print sendiri. Setiap kali lo mau try out, lo tinggal comot 80 soal sesuai dengan jumlah soal dalam ujian UTBK. Pastikan juga soal-soal tersebut memiliki komposisi yang seimbang antara tipe soal: Penalaran Umum, Pengetahuan Kuantitatif, Pengetahuan dan Pemahaman Umum, dan Pemahaman Bacaan dan Menulis (PBM).

STEP 3: JAWAB SOAL DENGAN BENAR SEBANYAK-BANYAKNYA

Kerjakan soal dengan benar sebanyak yang lo bisa di dalam TO. Tujuannya apa? Balik lagi ke poin kalau TO yang lo ikutin ini adalah simulasi dari UTBK yang asli. Kalau merujuk ke tahun-tahun terdahulu, setiap jawaban yang lo berikan ada perhitungannya masing-masing. Jawaban benar dapat 4, salah dapat (-1) dan jawaban kosong dinilai (0). Di sini lo mesti jawab dengan benar dan jangan asal nebak karena bisa aja jawaban asal nebak yang lo kasih ternyata salah dan enggak menutup kemungkinan lo jadi ga lolos gara-gara jawaban salah tadi. Makanya di sini lo harus jawab dengan benar dan sebanyak-banyaknya karena bagaimapaun juga ini adalah ujian seleksi dan hanya peserta terbaiklah yang bisa lolos dari seleksi ini.

 

STEP 4: KERJAKAN TO MANDIRI SECARA RUTIN DAN KONSISTEN

Hal terakhir yang perlu lo lakukan adalah ACTION! Persiapkan TO lo dengan serius, kerjakannya juga dengan serius. Gua sarankan lo bener-bener luangkan waktu 1-2x seminggu untuk TO Mandiri secara rutin. Jangan TO mandiri sambil tidur-tidur di kasur, dengerin earphone, atau sambil ngemil. Jadikan TO ini seperti simulasi ujian, persiapkan waktu khusus, kerjain dengan posisi duduk di kursi dan di depan meja belajar. Set up alarm di hape sesuai dengan durasi waktu ujian yang sesungguhnya. Kalo pas alarm bunyi tapi lo belum selesai, JANGAN LANJUT NGERJAIN karena ngerasa tanggung lagi ngerjain! Belajar disiplin, letakan alat tulis lo kalo emang waktunya udah habis. Lo bisa lanjut ngerjainnya nanti pas habis lo selesai ngitung PG kalo lo emang penasaran sama soalnya. Pas nanti hari H ujian, jangan harap pengawas memberi kelonggaran waktu karena lo lagi nanggung ngerjain nomor-nomor terakhir. Justru dengan TO ini lo harus belajar mengasah insting lo untuk mengalokasikan pengerjaan soal dengan cepat, tepat, dan efektif.

Lo bisa ikutan TO dari Zenius App buat lebih enaknya. TO-nya dibikin semirip mungkin dengan UTBK aslinya. Soal-soal yang dipakai tingkat kesulitannya setingkat sama UTBK. Buat lo yang belum pernah ikutan, berikut ini gue kasih tahu lo step-stepnya.

  1. Download Zenius App di App Store atau Google Play
  2. Masuk ke Zenius App yang ada di HP lo
  3. Masuk ke menu Tryout yang ada di halaman utama
  4. Pilih tryout yang ingin lo ikutin
  5. Baca instruksi yang tertera
  6. Selamat mengerjakan

****

Oke deh, sekian sharing “singkat” dari gue, moga-moga bisa bermanfaat buat lo semua. Melalui artikel ini, gua juga berharap lo jadi semakin termotivasi untuk pro-aktif melakukan TO Mandiri, mengingat ada begitu banyak manfaat yang luar biasa signifikan untuk bisa mengungguli para pesaing lo di luar sana yang males ngerjain TO. Semangat yak!

==========CATATAN EDITOR===========

Kalo ada di antara kamu yang mau ngobrol atau diskusi sama Glenn soal persiapan ujian khususnya topik TRY OUT, langsung aja tinggalin comment di bawah artikel ini ya. Bagi kamu yang dari sekarang udah mau mempersiapkan diri buat UTBK dan Ujian Mandiri, berikut di bawah ini ada beberapa link yang menurut gue akan sangat bermanfaat buat kamu semua:

Beasiswa Belajar dari Zenius dan Telkomsel

Dapatkan pengalaman belajar yang semakin seru dan bikin ketagihan dengan Zenius!

Download Zenius App di sini