zaman paleozoikum zenius education

Pengertian Zaman Paleozoikum, Ciri-Ciri, dan Pembagiannya – Materi Biologi Kelas 12

Bumi sudah terbentuk sejak miliaran tahun yang lalu. Nah, dalam perkembangannya terbagi menjadi beberapa zaman. Salah satunya adalah zaman paleozoikum.

Berapa usia bumi saat ini? Usia bumi saat ini diperkirakan berumur ± 4,6 miliar tahun. Namun, munculnya kehidupan di bumi baru ada sejak 3,5 miliar tahun yang lalu. Nah, dalam perkembangannya, ada beberapa rentang skala geologi yang kalau diuraikan akan seperti timeline berikut ini.

Timeline-Skala-Waktu-Geologi-Zenius
Rentang atau timeline skala waktu geologi sejak Bumi terbentuk hingga saat ini (Arsip Zenius)

Pembahasan mengenai timeline di atas udah pernah gue singgung di artikel “Mengenal Skala Waktu Geologi”.

Singkatnya, masa di Bumi terbagi menjadi beberapa eon, yaitu eon Hadean, eon Archaean, eon Proterozoic, dan eon Phanerozoic. Khusus untuk eon Phanerozoic, masanya terbagi lagi menjadi beberapa era, yaitu era Paleozoic, era Mesozoic, dan era Cenozoic.

Di artikel tentang skala waktu geologi, gue udah membahas semua eon tersebut secara general. Kali ini, gue akan membahas secara spesifik mengenai era Paleozoic atau zaman paleozoikum.

Apa yang Dimaksud dengan Paleozoikum?

Gue akan memulai pembahasan dengan waktu. Kapan zaman paleozoikum terjadi? Zaman ini berlangsung sekitar 541—251,9 juta tahun yang lalu. Bisa dibilang, zaman ini merupakan zaman primer. Mengapa zaman paleozoikum disebut juga zaman primer? Karena, pada zaman ini muncul banyak sekali kehidupan di bumi. 

Meskipun kondisi Bumi belum stabil, tapi banyak muncul kehidupan di bumi untuk pertama kalinya. Hmm …. Apa aja ya contohnya? Nanti elo akan tahu setelah membaca uraian-uraian di bawah ini.

Ciri-ciri zaman Paleozoikum yaitu adanya satu superbenua yang pecah, terbentuknya ice age atau zaman es yang membuat suhu di bumi menurun drastis, tersebarnya tanaman akibat ekspansi hutan, naiknya hewan vertebrata pertama dari lautan ke daratan, dan muncul banyak sekali bentuk kehidupan baru, termasuk munculnya Gymnospermae.

Dari uraian di atas, bisa kita peroleh sedikit kesimpulan tentang pengertian zaman paleozoikum.

Paleozoikum artinya kehidupan purba, yang merupakan awal dari tiga era di eon Phanerozoic. Rentang waktunya mulai dari 541—251,9 juta tahun yang lalu.

Gambar zaman paleozoikum zenius education
Gambar zaman paleozoikum. (dok. Live Science)

Baca juga: Ciri & Klasifikasi Kingdom Plantae – Materi Biologi Kelas 10

Pembagian Zaman Paleozoikum

Pada era paleozoikum, ada beberapa pembagian periode, yaitu periode Cambrian, Ordovician, Silurian, Devonian, Carboniferous, dan Permian. Elo juga bisa mengamati nih, ada apa aja sih, flora dan fauna pada zaman paleozoikum. Kita bahas satu per satu, ya.

pembagian zaman paleozoikum zenius education
Pembagian zaman Paleozoikum. (Arsip Zenius)

Periode Cambrian

Periode ini berlangsung pada rentang waktu ± 541ー485 juta tahun lalu. Pada periode ini terdapat peningkatan diversitas filum animalia seperti Hallucigenia, Anomalocaris, Opabinia, dan Pikaia yang termasuk dalam chordata pertama. Peningkatan diversitas animalia seringkali disebut dengan cambrian explosion. Oh iya, pada periode ini, mayoritas kehidupan berada di laut atau perairan.

Periode Ordovician

Periode Ordovician menggantikan periode Cambrian, yaitu berlangsung pada ± 485ー444 juta yang lalu. Pada periode ini, terdapat diversifikasi alga. Awalnya, alga bersifat uniseluler. Nah, di periode ini, alga udah mulai bersifat multiseluler, guys.

Selain diversifikasi alga, ternyata pada periode ini juga udah mulai ada migrasi fungi dan tumbuhan awal ke daratan. Sebelumnya, fungi dan tumbuhan hanya ada di laut atau perairan. Contoh organisme yang hidup pada periode ini adalah Phaeophyceae (rumput laut), Glomerales, dan Hepatophyta (lumut hati). 

Sayangnya, periode ini berakhir akibat kepunahan massal (mass extinction), karena kandungan karbon dioksida di atmosfer menurun. Hal itu menyebabkan suhu di bumi menurun drastis dan memasuki zaman es (ice age).

Periode Silurian

Memasuki periode Silurian yang berlangsung pada ± 444ー419 juta tahun yang lalu, ada kemunculan tumbuhan vaskuler pertama (tumbuhan dengan pembuluh sejati). Nah, pada periode ini, hewan atau animalia udah mulai naik ke daratan.

Pada periode Silurian, terbentuk juga deretan pegunungan yang melintasi Scandinavian, Skotlandia, dan Amerika Utara. Contoh organisme yang hidup pada periode ini yaitu Pteridophyta (tumbuhan paku), Diplopoda (kaki seribu), Eurypterid (kalajengking laut), dan Cooksonia.

Periode Devonian

Periode pun berganti menjadi Devonian, yang berlangsung ± 419ー359 juta tahun yang lalu. Pada periode ini, tumbuhan awal semakin beragam dan lautan dipenuhi dengan placodermi (spesies ikan purba) dan hiu purba.

Pada periode ini, muncul serangga untuk pertama kalinya. Ada penyempitan samudra akibat terbentuknya benua Gondwana yang menutupi Eropa, Amerika Utara, dan Greenland. Contoh organisme yang hidup pada masa ini yaitu Archaeopteris (pakis purba), Dunkleosteus (jenis placodermi), Tiktaalik (amfibi), dan Cladoselache (hiu purba).

Periode Carboniferous

Sesuai namanya, pada periode ini, kandungan oksigen di bumi meningkat. Hal itu dikarenakan terjadinya ekspansi hutan. Periode ini berlangsung ±  359ー299 juta tahun yang lalu. Pada periode ini ditandai dengan munculnya Arthropleura (arthropoda raksasa), Diplocaulus (amfibi), Hylonomus (reptil pertama), dan Lepidodendron (pepohonan tinggi).

Periode Permian

Periode permian merupakan akhir dari zaman Paleozoikum. Periode ini berlangsung ± 299ー252 juta tahun yang lalu. Nah, pada periode ini udah semakin muncul keberagaman amfibi dan reptil. Pokoknya, reptil dan amfibi meningkat pesat deh pada periode ini. Selain itu, muncul juga Synapsid (ancestor mamalia) dan Gymnospermae pertama. Masih ingat kan apa itu Gymnospermae? Yap, tumbuhan berbiji terbuka.

Contoh organisme yang hidup dan mendominasi periode ini yaitu Prionosuchus (amfibi mirip buaya), Dimetrodon, dan Gorgonops. Lalu, muncul pertanyaan, kenapa periode ini berakhir? Di akhir periode ini terjadi kepunahan massal juga, guys. Kepunahan tersebut diakibatkan oleh peningkatan aktivitas erupsi vulkanik dan pembentukan pangea (benua terpisah yang menjadi satu), sehingga suhu di bumi naik sebesar 5℃.

Uraian di atas juga bisa elo tonton di video belajar Zenius dengan klik banner di bawah ini.

belajar materi pelajaran biologi di zenius

Baca juga: Apa Betul Hewan Purba itu Moyangnya Hewan Sekarang? Tahu dari Mana?

Contoh Soal Zaman Paleozoikum dan Pembahasannya

Untuk menguji sejauh mana pemahaman elo mengenai materi di atas, gue ada beberapa contoh soal dan pembahasan yang bisa dijadikan sebagai referensi. Cekidot!

Contoh Soal 1

Bagaimana ciri kehidupan zaman paleozoikum dan mengapa pada zaman paleozoikum belum terdapat manusia purba?

Jawab: Ciri kehidupan zaman paleozoikum yaitu adanya satu superbenua yang pecah, terbentuknya ice age atau zaman es yang membuat suhu di Bumi menurun drastis, tersebarnya tanaman akibat ekspansi hutan, naiknya hewan vertebrata pertama dari lautan ke daratan, muncul banyak sekali bentuk kehidupan baru, termasuk munculnya Gymnospermae.

Lalu, untuk pertanyaan kenapa sih kok pada zaman paleozoikum belum ada manusia purba? Jawabannya simpel, karena pada zaman tersebut bumi belum stabil, masih terus berubah-ubah, seperti pecahnya benua atau menyatunya benua. Elo lihat aja uraiannya di setiap periode, masih banyak yang berubah kan? Bahkan benua pun belum stabil pada masa itu.

Contoh Soal 2

Jelaskan proses evolusi bumi pada masa paleozoikum!

Kali ini, gue nggak akan menampilkan pembahasannya, karena semua uraiannya udah gue tulis di atas. Jadi, elo coba jawab sendiri sesuai dengan bahasa dan pemahaman elo, ya. Bisa jawab di kolom komentar juga, lho.

*****

Gimana nih, sampai sini udah paham kan tentang zaman paleozoikum? Buat yang lebih menyukai belajar dengan nonton video, elo bisa belajar materi Biologi lainnya di video belajar Zenius menggunakan akun yang sudah didaftarkan di website dan aplikasi Zenius sebelumnya, ya!

Baca juga: Pengertian Zaman Neozoikum, Ciri-Ciri, dan Pembagiannya – Materi Biologi Kelas 12

Bagikan Artikel Ini!