pengertian, jenis, dan contoh nomina zenius education

Pengertian, Ciri-Ciri, Jenis, dan Contoh Nomina

Apa yang dimaksud dengan nomina? Apa saja contoh nomina? Penasaran nggak sih? Langsung meluncur ke uraian di bawah ini, yuk!

“Eh Zahra, elo udah coba ngerjain soal-soal UTBK di buku yang kemarin gue pinjemin belum?”

“Udah, makanya gue nyariin elo buat nanyain soal yang bikin gue bingung nih. Bantu jelasin ke gue dong! Soalnya gini: teh, hujan, laptop, dan bunga termasuk dalam kata benda apa? Nah, ada pilihan konkret dan abstrak, kan gue bingung ya, gimana sih maksudnya?”

apa itu nomina zenius education
Kata benda konkret atau abstrak ya? (Arsip Zenius)

Nah, ada yang kebingungan juga seperti Zahra nggak? Iya, soal sejenis itu sering muncul di UTBK lho, guys. Tepatnya di dalam soal TPS (Tes Potensi Skolastik) untuk mengukur kemampuan kognitif siswa. Ternyata, tipe soal yang ditanyakan oleh Zahra termasuk dalam kelas nomina.

Mau bantuin Zahra supaya dia bisa tahu jawabannya bareng gue nggak? Yuk, telusuri jawabannya di sini!

Apa Itu Nomina?

Ini dia pengertian nomina.

Nomina adalah kata yang mengacu pada suatu nama, seperti nama orang, hewan, benda, dan gagasan atau ide.

Jadi, nomina itu bukan hanya kata benda yang mengartikan sebagai barang ya. Melainkan lebih luas lagi. Jenis kata ini perlu elo perhatikan nih, karena sangat penting dalam struktur kalimat dan sering digunakan sebagai subjek dalam kalimat. Contohnya pada soal UTBK 

Baca Juga: Mengenal TPS UTBK, Materi dan Jenis Soal yang Diujikan

Ciri-Ciri Nomina

Gimana cara kita membedakan antara nomina dan kelas kata yang lain? Duuh … Kenapa sih, bahasa banyak banget jenis dan aturannya? Mengcapek ….

Tenang, bestie! Karena sekarang, elo bisa mengetahui ciri-ciri nomina, sehingga bisa elo gunakan untuk membedakan nomina dengan kelas kata lainnya, seperti noun, pronomina, verba, adjektiva, konjungsi, dan preposisi.

  • Bisa Diingkarkan dengan Kata Bukan

Ciri-ciri yang pertama adalah dengan mengidentifikasi bahwa nomina itu bisa diingkarkan atau dijadikan bentuk negatif menggunakan kata “bukan”. Maksudnya, elo bisa menambahkan kata bukan untuk menolak suatu kebenaran.

Supaya lebih jelas, elo coba lihat contoh nomina di bawah ini.

contoh nomina bisa diingkarkan zenius education
Contoh nomina. (Arsip Zenius)

Tapi, perlu elo perhatikan juga, nomina ini nggak bisa diingkarkan dengan kata “tidak”. Secara logika aja udah aneh nggak sih? Nih, gue coba pakai kata tambahan tidak ya: gue tidak Insi, gue tidak Uti, gue tidak meja, dan gue tidak kursi. Gimana? Nggak bisa seperti itu kan? Jadi, untuk menolak suatu kebenaran, elo bisa gunakan kata bukan.

  • Didahului dengan Kata Ada, Semua, dan Sebagian

Nomina didahului dengan kata: ada, semua, dan sebagian. Contohnya bisa dilihat pada ilustrasi berikut ini.

ciri-ciri nomina zenius education
Salah satu ciri ciri nomina, yaitu terdapat kata ada, semua, dan sebagian. (Arsip Zenius)

Selain kedua identifikasi di atas, ada lagi lho ciri-ciri nomina lainnya, yaitu:

  • Jika dalam suatu kalimat predikatnya verba, maka nomina cenderung menduduki fungsi subjek, objek, dan pelengkap.
  • Kata benda biasanya diikuti oleh kata sifat, baik langsung maupun dengan kata hubung yang.

Baca Juga: 15 Jenis Kata dalam Bahasa Indonesia

Jenis-Jenis Nomina dan Contoh Nomina

Setelah mengetahui pengertian dan ciri-cirinya, elo perlu tahu nih jenis-jenis nomina yang seringkali muncul dalam soal UTBK.

Nomina Konkret dan Abstrak

Coba elo bandingkan kelompok kata di bawah ini!

Meja, pintu, dinding, Sabda, udara

Ide, pikiran, generasi, agama

Menurut elo, apa perbedaan dari kedua kelompok kata di atas? Yap, kelompok pertama itu punya bentuk, sehingga elo bisa lihat dan raba. Sedangkan, kelompok kata kedua itu nggak punya bentuk. Artinya, elo nggak bisa melihat atau meraba hal itu. Misalnya generasi, nggak ada bentuknya kan? Hanya sebuah ide di otak kita yang mengelompokkan umur manusia.

Nah, itulah perbedaan antara nomina konkret dan abstrak. Nomina konkret itu sesuatu yang bisa elo rasakan dengan kelima panca indra, seperti melihat, merasakan, mencium baunya, mendengar, dan meraba. Sedangkan, nomina abstrak merupakan sesuatu yang nggak ada bentuknya. Ada istilahnya, ada implementasinya, tapi kita nggak tahu bentuknya seperti apa.

Di Bahasa Inggris juga sama ya, contoh kata benda nomina konkret yaitu doll, glass, dan chair, karena ada bentuknya. Nah, kalau ideas, thought, dan democracy merupakan nomina abstrak.

Nomina Umum dan Khusus

Supaya lebih mudah, gue kasih contoh katanya dulu seperti pada nomina konkret dan abstrak ya.

Negara, kursi, sofa, pintu, wall, ice cream

Indonesia, Malaysia, Zahra, Marc Marquez, Zenius

Apa perbedaan dari kedua kelompok kata di atas? Ada kelompok umum dan khusus, iya nggak? Nah, untuk kelompok pertama, benda-benda yang gue sebutkan itu umum (common). Misalnya negara, kita nggak tahu nih negara mana yang dimaksud, intinya ya negara secara luas. Umum banget kan?

Kelompok kata yang satunya lagi yaitu sesuatu yang bersifat spesifik (proper). Misalnya Indonesia, itu kan sudah jelas ya negara yang dimaksud ya Indonesia. Kemudian, nama orang juga termasuk nomina khusus.

Kalau kita simpulkan, nomina umum adalah kata benda yang sangat umum. Biasanya, nomina umum ini kalau di dalam kalimat nggak ditulis kapital pada kata pertamanya (kecuali di awal kalimat).

Sedangkan, nomina khusus adalah kata benda yang spesifik, yaitu tentang nama tertentu. Bisa nama orang, nama negara, dan nama tempat. Jadi, kalau di dalam kalimat, kelompok kata ini kata pertamanya ditulis kapital, baik di awal kalimat atau di tengah kalimat. Jelas ya sampai sini?

Contoh kalimat nomina umum dan khusus:

Ayahku akan terbang ke luar kota bulan depan → contoh nomina umum.

He can go home → general nominal

Ayahku akan terbang ke Semarang bulan depan → contoh nomina khusus.

He can go to Paris → specific nominal.

Nomina Dasar dan Turunan

Sama seperti sebelumnya, coba elo perhatikan kelompok kata di bawah ini!

Kursi, meja, kantor, buah, bakso

Makanan, kekasih, tersangka, penulis

Hayoo … bisa bedakan nggak kedua kelompok kata di atas? Kira-kira di mana sih perbedaannya? Ternyata, perbedaannya terletak dari bentuknya, guys.

Kelompok kata pertama termasuk dalam nomina dasar. Nomina dasar adalah kata dasar yang bisa berdiri sendiri. Jadi, nggak disertai dengan kata imbuhan. Nah, kelompok kedua merupakan nomina turunan. Nomina turunan adalah kata yang menggunakan berbagai macam imbuhan, seperti ke-, ter-, pe-, per-, dan -an.

Contoh kalimat nomina dasar dan turunan, yaitu:

Bakso berbentuk bulat dan memiliki rasa yang lezat → contoh nomina dasar.

Zahra memiliki kekasih yang keren dan pintar → contoh nomina dasar dan turunan.

Kalimat yang kedua itu kok ada turunannya dari mana? Berasal dari kata kekasih ya. Jadi, kata dasarnya itu “kasih”, supaya artinya sesuai, maka diberi imbuhan ke- di depan katanya. Sehingga, kekasih termasuk dalam nomina turunan.

Uraian di atas bisa elo pelajari juga menggunakan video belajar Zenius dengan klik banner di bawah ini, lho.

CTA video materi belajar zenius bahasa indonesia

Baca Juga: Mengenal Soal Bahasa Panda yang Sering Muncul di UTBK

Contoh Soal Nomina dan Pembahasannya

Gimana nih, sudah paham dengan uraian di atas? Kurang lengkap rasanya kalau ngomongin materi TPS UTBK tanpa ada contoh soalnya. Untuk menguji sejauh mana pemahaman elo mengenai materi contoh nomina, gue ada beberapa contoh soal dan pembahasan yang bisa dijadikan sebagai referensi. Cekidot!

Contoh Soal 1

Raden Mas Djokomono Tirto Adhi Soerjo merupakan perintis Pers Nasional Indonesia dan tokoh kebangkitan Nasional Indonesia.

Berdasarkan kalimat di atas, berapakah jumlah nominanya?

A. 1.

B. 2.

C. 3.

D. 4.

E. 5

Jawab: E. 5.

Pembahasan: Jumlah nomina pada kalimat di atas ada 5, yaitu: Raden Mas Djokomono Tirto Adhi Soerjo, perintis, Pers Nasional Indonesia, tokoh kebangkitan, dan Nasional Indonesia.

Contoh Soal 2

Which noun is an abstract one?

A. Doll.

B. Glass.

C. Water.

D. Christine.

E. Generation.

Jawab: E. Generation.

Pembahasan: Generation atau generasi merupakan sesuatu yang nggak ada bentuknya. Istilah itu hanya ada di kepala kita aja yang mengelompokkan umur manusia. Sisanya merupakan nomina konkret, yaitu bisa dirasakan dengan 5 panca indra.

*****

Wah, ternyata bahasa itu punya banyak kelas kata ya. Tapi, elo nggak usah bingung, karena elo bisa mempelajari semua kelas kata seperti nouns, contoh nomina, verba, konjungsi, dan lainnya yang sering muncul di UTBK lewat video belajar Zenius. Elo juga bisa lho, mencoba melatih kemampuan dengan level soal yang mirip UTBK beneran di Try Out bareng Zenius.

Baca Juga: Materi dan Contoh Soal Pengetahuan Kuantitatif – TPS UTBK

Bagikan Artikel Ini!