Mengenal Unsur Kimia: Pengertian, Klasifikasi dan Lambang Unsur – Materi Kimia Kelas 10

Mengenal Unsur Kimia: Pengertian, Klasifikasi dan Lambang Unsur - Materi Kimia Kelas 10 25

Hai, Sobat Zenius! Sebelum membahas topik utama kita, yaitu unsur kimia. Coba deh elo perhatiin benda-benda yang ada di sekitar elo, ada apa aja? Well, mungkin saat ini di sekitar elo ada benda-benda yang sifatnya padat, cair, atau bahkan gas. Tapi, elo tau gak, sih? Sebenarnya benda-benda yang ada di sekitar elo, kayak buku, pensil, kursi, dan lain-lain itu tersusun oleh apa, ya? Hmm.

Para ilmuwan menyebut semua benda yang ada di bumi kita ini tersusun dari materi. Mereka menggolongkan materi ini berdasarkan komposisi dan sifatnya, yaitu ada zat tunggal (murni) dan campuran.  Zat Tunggal (murni) yang ada di alam dibagi menjadi dua jenis, yaitu unsur dan senyawa.

Baca Juga:

Larutan Senyawa Ionik dan Kovalen

Pada artikel ini, gue akan mengajak elo untuk membahas lebih dalam mengenai unsur sebagai salah satu jenis zat tunggal (murni), mulai dari pengertian, klasifikasi, hingga nama dan lambangnya. Nggak sabar, kan? Yuk, langsung kita bahas!

Apa itu Unsur Kimia?

Unsur Kimia
Arsip Zenius

Sobat Zenius, elo tahu nggak sih emas kalau dipotong hingga menjadi bagian terkecil, akan tetap menjadi emas, loh. Sama juga kayak besi, mau diperkecil sampai ukuran terkecil pun akan tetap menjadi besi. Wuih, kok bisa gitu, ya?

Yup, kedua benda tersebut merupakan contoh dari zat murni yang masuk ke dalam jenis unsur. Benda-benda seperti emas dan besi akan akan tetap mempertahankan karakteristik aslinya walaupun diperkecil sampai ukuran terkecil. Hal ini dikarenakan mereka zat murni yang belum tercampur zat-zat lainnya.

Nah, dari penjelasan di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa unsur merupakan zat tunggal yang tidak dapat diuraikan lagi menjadi zat yang lebih sederhana, baik melalui proses kimia maupun proses fisika. 

Bagian terkecil dari suatu unsur yang udah nggak bisa dibagi lagi disebut dengan atom. Jadi, kalau ditanya apa nama bagian terkecil dari unsur besi? Jawabannya adalah atom besi. Dengan catatan, tiap unsur memiliki jenis atom yang berbeda, mulai dari ukuran, massa jenis, hingga sifat kimianya.

Klasifikasi Unsur Kimia

Tabel Periodik
Tabel Periodik (Arsip Zenius)

Apakah elo pernah melihat tabel di atas? Atau bahkan elo udah pernah mempelajari tabel tersebut? Yup, tabel di atas dinamakan tabel periodik. Tabel ini memudahkan gue, elo, dan kita semua untuk mengetahui karakteristik dari segala unsur yang ada di alam semesta.

Saat ini, jumlah jenis unsur yang tersebar di alam semesta  adalah 118 unsur. Mulai dari 1 – 94 unsur utama dapat kita temui di alam. Sedangkan, dari 95 – 118 unsur selanjutnya merupakan unsur buatan. Nah, unsur buatan ini bisa terbentuk karena adanya reaksi nuklir pada unsur alami.

Kalau elo perhatiin dengan baik tabel periodik di atas, elo akan menyadari bahwa unsur-unsur yang memiliki sifat yang hampir sama diletakkan dalam satu kolom dan diberi warna yang sama. Misalnya, warna biru untuk unsur logam, warna kuning terang untuk unsur non-logam, dan warna kuning tua untuk unsur semi-logam (metaloid).

Oke, oke. Pasti elo bingung kan jenis-jenis unsur yang gue sebutin di atas itu apa dan ciri-cirinya seperti apa? Langsung kita bahas aja yuk, satu per satu!

Baca Juga:

Ikatan Kimia dan Jenisnya

Unsur Logam

Pada umumnya, unsur logam memiliki bentuk yang padat (kecuali pada raksa (Hg)), berwarna putih, titik didih dan titik lelehnya tinggi, mengkilap, bersifat konduktor (menghantarkan listrik), penghantar panas (kalor) yang baik, dan dapat diregangkan ataupun ditempa. Beberapa contoh dan kegunaannya, antara lain:

  • Besi (Fe), biasa digunakan dalam pembuatan baja dengan campuran karbon.
  • Tembaga (Cu), biasa digunakan untuk bahan pembuatan listrik, perhiasan, dan uang logam.
  • Emas (Au), biasa digunakan untuk pembuatan perhiasan.
  • Nikel (Ni), biasa digunakan untuk lapisan pelindung karena nikel tahan terhadap air dan udara dalam suhu sedang.
  • Seng (Zn), biasa digunakan sebagai atap rumah.
  • Khrom (Cr), biasa digunakan untuk membuat bumper mobil dan bahan campuran baja untuk alat-alat stainless steel.
  • Platina (Pt), biasa digunakan untuk membuat bagian knalpot mobil atau kontak listrik.

Unsur Non Logam

Wujud dari unsur non logam cukup beragam, yaitu padat, cair, dan gas. Kemudian, unsur non logam juga memiliki sifat yang rapuh (kecuali pada intan) dan non konduktor (kecuali grafit), serta nggak bisa ditempa. Beberapa contoh dan kegunaannya, antara lain:

  • Flour (F), dalam bentuk senyawa biasa digunakan sebagai salah satu bahan campuran pasta gigi. Selain itu bisa digunakan sebagai alat pendingin, seperti kulkas atau AC.
  • Brom (Br), dalam bentuk senyawa biasa digunakan sebagai bahan baku obat penenang saraf.
  • Yodium (I), dalam bentuk senyawa biasa digunakan sebagai bahan baku obat antiseptik dan garam dapur.
  • Oksigen (O), diperlukan seluruh makhluk hidup untuk bernapas.

Unsur Semi-Logam (Metaloid)

Seperti namanya, jenis unsur ini memiliki sifat perpaduan antara unsur logam dan non logam. Beberapa contoh dan kegunaannya, antara lain:

  • Silicon (Si), biasa digunakan sebagai bahan pembuat alat-alat pemotong dan pengamplas
  • Germanium (Ge), dapat digunakan tergantung tingkat suhu yang diberikan. Misalnya pada suhu tinggi digunakan sebagai konduktor. Sedangkan pada suhu rendah digunakan sebagai isolator. Hal ini dikarenakan germanium memiliki sifat semi-konduktor.

Itu tadi penjelasan gue mengenai klasifikasi dari unsur kimia. Sobat Zenius, kalau elo perhatiin, dari tadi setiap gue nyebutin suatu unsur, pasti di sampingnya gue tulis simbol atau lambang unsur tersebut. Emangnya buat apa, sih? Nah, selanjutnya gue akan mengajak kalian untuk membahas kenapa unsur harus diberikan lambang atau simbol.

Baca Juga:

Ikatan Logam: Ciri-Ciri, Sifat dan Proses Terbentuknya

Nama dan Lambang Unsur Kimia

Pada kegiatan sehari-hari, sering banget kita nemuin yang namanya simbol atau lambang, seperti di lalu lintas perjalanan, saat bermain musik, berbagai mata pelajaran di sekolah, dan nggak terkecuali pada unsur kimia.

Emangnya kenapa unsur kimia harus diberi lambang? 

Singkatnya, yaitu untuk menunjukkan perbedaan antara unsur kimia yang satu dengan yang lainnya dan mempermudah kita untuk menyebut nama unsur tersebut. Hal ini sudah dilakukan oleh para ilmuwan sejak abad ke-9 (pertama kali unsur kimia ditemukan) dan terus berkembang secara bertahap sampai abad ke-20. Udah lama banget, ya?

Berikut gue tampilkan beberapa contoh unsur beserta lambangnya. Lebih lengkapnya, elo bisa lihat di tabel periodik, ya!

Contoh Nama dan Lambang Unsur
Contoh Nama dan Lambang Unsur (Arsip Zenius)

Lambang unsur didapatkan dari nama unsur itu sendiri. Biasanya, unsur diberi nama dengan menggunakan Bahasa Latin. Tapi, ada juga unsur yang diberi nama berdasarkan nama penemunya atau tempat ditemukannya.

Saat ini, penamaan lambang unsur yang digunakan secara internasional adalah lambang unsur yang diusulkan oleh Jöns Jacob Berzelius. Menurutnya, cara pemberian lambang unsur memiliki ketentuan tertentu, antara lain:

  • Setiap unsur dilambangkan dengan satu huruf, yaitu huruf awal dari nama latinnya.
  • Huruf awal ditulis dengan huruf kapital atau huruf besar.
  • Untuk unsur yang memiliki huruf awal sama, diberikan satu huruf kecil dari nama unsur tersebut.

Contohnya, yaitu Karbon (nama latinnya Carbon), dilambangkan dengan (C), Kalsium (nama latinnya Calcium) dilambangkan dengan (Ca).

Baca Juga

Sistem Periodik Unsur

Contoh Soal

Contoh Soal 1

Berikut ini pernyataan yang benar mengenai unsur adalah….

A. Partikel terkecil yang tidak dapat dibagi lagi

B. Zat tunggal yang terdiri dari atom-atom sejenis

C. Zat yang terdiri dari atom-atom yang tidak sejenis

D. Zat tunggal yang terdiri dari atom-atom dengan perbandingan yang tetap

E. Tidak ada jawaban yang benar

Pembahasan:

Unsur merupakan zat tunggal yang tidak dapat diuraikan lagi secara fisika dan kimia dan terdiri dari atom-atom yang sejenis.

Jawaban: B. Zat tunggal yang terdiri dari atom-atom sejenis

Contoh Soal 2

Ciri-ciri unsur logam adalah….

A. titik leleh tinggi

B. mengkilap

C. tidak dapat ditempa

D. a dan b benar

E. a dan c benar

Pembahasan:

Ciri-ciri logam yaitu padat, titik leleh tinggi, mengkilap, konduktor, dapat ditempa.

Jawaban: D. a dan b benar

Penutup

Oke, Sobat Zenius! Itu tadi pembahasan gue tentang unsur kimia. Setelah ini, gue berharap elo akan lebih jago kalau ditanya mengenai unsur kimia beserta lambang dan sifatnya.

Kalau elo ada pertanyaan, jangan segan untuk tulis di kolom komentar, ya! Elo juga bisa belajar materi ini melalui video pembelajaran, loh. Klik banner di bawah ini untuk bisa nonton video-video dan akses kumpulan soalnya, ya!

Mengenal Unsur Kimia: Pengertian, Klasifikasi dan Lambang Unsur - Materi Kimia Kelas 10 26

Selain itu, Sobat Zenius juga bisa, lho, belajar mata pelajaran lainnya melalui video pembelajaran lewat paket belajar Aktiva Sekolah dari Zenius. Dengan paket belajar ini, elo berkesempatan ikut try out sekolah, sesi live class, serta mendapat akses rekaman dari live class tadi. Klik banner ini untuk informasi lebih lanjut, ya!

Mengenal Unsur Kimia: Pengertian, Klasifikasi dan Lambang Unsur - Materi Kimia Kelas 10 27

Penulis: Atha Hira Dewisman

Bagikan Artikel Ini!