Ingga-Anggi, si Kembar yang Melek Finansial Sejak Dini

Ingga-Anggi

Nama Ingga Nasution dan Anggi Nasution selama ini sering dikaitkan dengan sang kakak, yaitu Raditya Dika. Namun di balik nama Raditya Dika, sepasang kembar ini memiliki prestasi yang luar biasa, lho. 

Saat ini, Anggi sedang berkarier di dunia FMCG (fast-moving consumer goods) dan Ingga sempat berkarier di Big 4 (kelompok empat firma akuntan terbesar di dunia). Di usia yang masih muda, keduanya sama-sama memiliki ketertarikan di bidang financial planning. Seberapa perlu sih, terutama untuk Sobat Zenius yang masih sekolah, untuk melek keuangan? Yuk, simak cerita mereka berikut ini. 

Literasi dan Manajemen Keuangan

Sama-sama pernah mengenyam pendidikan di Jurusan Manajemen Universitas Indonesia, Ginanty Yunaztia Putri Nasution dan Kianty Yunaztia Putri Nasution atau lebih akrab dipanggil Anggi dan Ingga merupakan dua anak muda yang sering membagikan tips seputar financial planning pada channel YouTube-nya. 

Menurut Anggi, literasi keuangan merupakan bagaimana kita membaca dan memahami keuangan yang kita miliki dan mengerti apa tujuan dari mengatur keuangan tersebut. 

“Kalau menurut aku, manajemen keuangan yang baik itu tahu sih uang kita keluarnya bagaimana dan masuknya bagaimana,” ungkap Ingga menambahkan.

Ingga menambahkan bahwa penting juga untuk mengatur manajemen keuangan yang kita miliki, contohnya adalah kita harus paham dari mana dan ke mana uang kita tersebut keluar dan masuk. 

Untuk melakukan manajemen keuangan yang baik, Anggi dan Ingga melakukan tracking terhadap pemasukan dan pengeluaran yang mereka lakukan tiap bulannya. Keduanya mengaku melakukan budgeting keuangan tiap bulannya dan melakukan rekap tiap bulannya untuk mengetahui pemasukan dan pengeluaran tersebut apakah sudah sesuai dengan budgeting yang direncanakan sebelumnya atau melebihi budget bulan itu. 

“Manajemen keuangan yang baik itu tahu uang kita keluarnya bagaimana dan masuknya bagaimana, itu simple tapi impactful banget,” ungkap Ingga ketika menjelaskan cara manajemen keuangan yang baik. 

Anggi menambahkan, dalam manajemen keuangan penting juga untuk kita tahu tujuan dari keuangan kita, sehingga dari situ kita dapat mengetahui bagaimana cara mengatur keuangan yang baik untuk mencapai goals yang kita miliki. 

Infografis Ingga-Anggi
Infografis Ingga-Anggi (Arsip Zenius)

Tips Hemat Uang Jajan dari Ingga-Anggi

Untuk mengatur keuangan dengan lebih hemat dan mendukung budgeting mereka, Ingga dan Anggi membagikan beberapa tips untuk dibagikan berdasarkan pengalaman mereka. 

Mereka terbiasa untuk membawa bekal makanan dan minuman sendiri dari rumah untuk menghemat uang jajan. Selain itu mereka memilih untuk menggunakan buku-buku secondhand yang masih bisa digunakan daripada membeli buku baru, bisa juga meminta pada senior buku-buku pelajaran yang masih bisa digunakan. 

Menurut Ingga-Anggi, selama masih layak dan bisa digunakan mereka lebih memilih menggunakan buku bekas daripada membeli buku baru. Hal-hal kecil seperti ini tentu akan lebih menghemat pengeluaran, kan? 

Ingga dan Anggi membagikan pengalamannya dalam mencari uang tambahan. Antara lain mereka berdua mencoba berjualan makanan tradisional. Nah, cara ini bisa elo tiru juga, lho!

Saat kuliah di luar negeri, Ingga-Anggi punya pengalaman menarik dalam berhemat. Salah satunya, dengan cara memanfaatkan diskon makanan. Anggi menambahkan juga untuk kita melihat peluang yang bisa kita manfaatkan sebagai sumber uang tambahan. 

“Coba telaah aja skill yang kamu punya, kamu bagus di situ apa dan di-utilize sebanyak-banyaknya,” ungkap Anggi. 

Tidak lupa juga Ingga dan Anggi menambahkan pentingnya menabung dan investasi, contohnya investasi lewat reksadana. Ingga dan Anggi mengaku melakukan hal tersebut sejak dini karena awalnya termotivasi untuk membeli barang yang mereka inginkan tanpa meminta lagi uang tambahan ke orang tua. 

Contohnya, Ingga membagikan pengalamannya untuk membeli Nintendo DS, kemudian ia berusaha mengumpulkan uang sendiri. Sedangkan Anggi berkeinginan untuk bisa jajan makanan enak di akhir bulan. Tentunya motivasi tersebut kemudian berkembang seiring waktu. Sekarang Ingga dan Anggi melihatnya untuk rencana jangka panjang, contohnya untuk dana darurat. 

Baca Juga: Jehian Panangian Sijabat, Belajar dari Masa Krisis

Alasan Financial Planning Penting Sejak Dini

Ketika ditanya pentingnya financial planning untuk anak muda yang masih bersekolah, Ingga-Anggi kompak mengatakan bahwa hal tersebut penting untuk dilakukan. Malah, semakin baik bila sejak dini kita sudah mengenal financial planning. 

Menurut kedua bersaudara tersebut, financial planning tidak hanya membantu untuk mengatur keuangan, tapi juga dapat membantu kita untuk belajar tanggung jawab. Manfaatnya pun dapat kita rasakan ketika kita sudah bisa mencari uang sendiri, yaitu kita akan lebih mudah mengatur keuangan karena sudah terbiasa melakukannya sejak dini. 

Ingga-Anggi mengaku jika bisa kembali ke masa lalu, mereka pasti akan lebih awal melakukan usaha untuk mengatur keuangan mereka. Contohnya, dengan mencari uang tambahan dan melakukan investasi sejak dahulu. Tentunya, dibekali dengan ilmu yang cukup.

Dengan melakukan financial planning yang baik, mereka mengungkapkan kalau hal tersebut akan membantu kita untuk mencapai goals yang kita inginkan. Atau, paling tidak kemungkinan untuk mencapai tujuan kita tersebut akan lebih besar daripada ketika kita tidak melakukan financial planning. 

“Goals itu luas, tapi untuk goals keuangan, sebenarnya nggak bisa dikatakan mutlak, karena namanya juga financial planning. Tapi lebih baik untuk melakukan financial planning, karena kemungkinan yang melakukan financial planning tujuannya akan lebih kelihatan daripada yang belum ada financial planning.”

Baca Juga: Jerome Polin, Kegagalan Jadi Awal Kesuksesan

Lesson Learned

Sobat Zenius, dari pengalaman yang diceritakan oleh Ingga-Anggi di atas, kita bisa belajar kalau financial planning itu nggak cuma bisa kita lakukan ketika kita sudah masuk tahap sebagai pekerja, namun kita juga bisa memulainya bahkan semenjak di bangku sekolah lho. 

Cara memulainya pun bisa dimulai dengan hal-hal sederhana seperti yang udah dibagikan oleh Ingga-Anggi di atas. Jadi gimana, kapan nih mau mulai financial planning?

Nah, Sobat Zenius, itu tadi ngobrol-ngobrol kita dengan Ingga-Anggi. Kira-kira siapa lagi nih yang elo pengen ajak ngobrol di Exclusive Interview kita? Komen di bawah ya buat siapa yang elo pengen ajak ngobrol!

Pewawancara dan Editor: Dionysia Mayang Rintani

Baca Juga: Di Balik Karier Youtube Andovi da Lopez

Bagikan Artikel Ini!