cara membuat kesimpulan

7 Cara Membuat Kesimpulan yang Baik dan Tepat

Elo kadang suka bingung nggak, sih, memahami buku pelajaran yang seabrak-abrek dan terdiri dari belasan bab? Jika iya, membuat kesimpulan dari materi yang elo pelajari bisa membantu, lho. Tapi, emangnya bagaimana cara membuat kesimpulan itu? 

Sebelum kita mulai pembahasan cara membuat kesimpulan, ada baiknya elo tahu dulu definisi dari kesimpulan. Jadi, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kesimpulan adalah simpulan dari uraian, pidato, dan sebagainya atau pendapat terakhir yang berdasarkan pada uraian sebelumnya. 

Kesimpulan ini memiliki berbagai manfaat, lho. Pertama, kesimpulan dapat membantu elo dalam memahami materi pelajaran. Hal ini dikarenakan bentuknya yang singkat, padat, dan jelas sehingga poin-poin penting dari materi mudah dipahami. 

Kedua, membuat kesimpulan juga dapat melatih kemampuan membaca elo karena cara ini akan mengasah kemampuan elo dalam menentukan topik utama dari tiap materi yang elo baca. Tak hanya itu, kemampuan menulis dan pengenalan kosakata elo pun juga akan ikut terasah, lho.

Lantas, seperti apa, ya, langkah-langkah membuat kesimpulan itu? Apakah caranya tinggal mengubah tulisan dari buku ke dalam kertas saja? Supaya kita sama-sama paham, ini dia 7 cara membuat kesimpulan yang bisa elo terapkan. 

Ciri-ciri Kesimpulan yang Baik

ciri-ciri kesimpulan yang baik
Ilustrasi Membuat Kesimpulan (Arsip Zenius)

Nah, cara membuat kesimpulan ini pun ternyata nggak bisa sembarangan. Terdapat 4 ciri-ciri kesimpulan yang baik yang bisa elo jadikan pedoman. Keempat ciri tersebut adalah komprehensif, ringkas, koheren, dan mandiri. 

  • Komprehensif, yaitu kesimpulan yang elo buat harus merangkum keseluruhan materi dalam teks utama. Masukkan seluruh poin penting dalam kesimpulan dan pastikan topik utama yang hendak disampaikan nggak terlewatkan. 
  • Ringkas, walaupun mencakup seluruh materi, kesimpulan yang elo buat harus ringkas. Hilangkan kata-kata bertele dalam kesimpulan dan juga pengulangan materi. Ingat, kesimpulan elo harus singkat dan jelas, ya. 
  • Koheren, pastikan tiap kalimat dalam kesimpulan elo saling berkaitan, ya, sehingga nggak terkesan “patah”. 
  • Mandiri, yaitu kesimpulan harus dibuat dengan menggunakan kata-kata elo sendiri. Pastikan elo nggak menyalin tulisan penulis ke dalam kesimpulan. 

7 Cara Membuat Kesimpulan

cara membuat kesimpulan
Ilustrasi Cara Membuat Kesimpulan (Arsip Zenius)

Setelah kita sama-sama tahu ciri-ciri kesimpulan yang baik, sekarang gue mau ngasih tau 7 cara membuat kesimpulan, nih. Catet, ya! 

1. Baca Tulisan dengan Teliti

Namanya saja membuat uraian tulisan, jadi, sudah pasti cara membuat kesimpulan pertama yang harus elo lakukan adalah baca tulisan dengan teliti. 

Berbeda dengan meringkas yang mengubah teks dalam bentuk singkat, cara membuat kesimpulan adalah dengan mencatat informasi dan menjelaskan kembali keseluruhan materi dalam bentuk tulisan baru yang lebih singkat. 

Oleh karena itu, kalau elo nggak paham dan teliti dengan teks yang akan elo simpulkan, proses membuat kesimpulan pun akan sulit. 

2. Tandai Topik Utama dan Poin Penting

Nah, untuk mempermudah proses merangkum elo, menandai poin penting dalam teks dengan stabilo atau spidol menjadi cara membuat kesimpulan selanjutnya, nih. 

Dengan memberi highlight spidol atau stabilo, kalimat atau paragraf yang ingin elo cari pun akan lebih mudah ditemukan. Jadi, elo nggak perlu baca berkali-kali materi yang sedang elo rangkum. 

Selain memberikan highlight stabilo, elo juga bisa menandai poin penting dengan menuliskannya kembali dalam bentuk list. Cara membuat kesimpulan ini akan mempermudah elo dalam memahami materi uraian, lho. 

3. Bagi Pembahasan dalam Beberapa Sub

Cara membuat kesimpulan selanjutnya adalah dengan membagi pembahasan ke dalam beberapa sub topik. Cara membuat kesimpulan ini dapat membantu elo dalam memahami materi yang hendak disampaikan penulis. 

Selain itu, cara ini juga bisa membantu elo untuk tetap fokus dengan hal yang mau disampaikan, apalagi kalau uraian yang mau elo rangkum cukup banyak pembahasannya. 

Coba tulis tiap sub topik yang ingin elo bahas sehingga membentuk kerangka teks rangkuman. Setelah itu, baru deh, elo tulis hasil rangkuman elo sesuai kerangka tersebut. Dengan begitu, pembahasan pun akan lebih tersusun rapi ke dalam beberapa sub. 

4. Seleksi Informasi Relevan Tiap Topik

Terkadang, saking banyaknya materi yang harus disimpulkan membuat kita bingung menentukan mana topik yang penting dan mana yang nggak terlalu penting. Oleh karena itu, cara membuat kesimpulan selanjutnya adalah seleksi informasi yang relevan dengan topik. 

Elo bisa mulai menyeleksi informasi untuk kesimpulan dengan memisahkan informasi utama dan informasi tambahan terlebih dahulu. Setelah itu, seleksi kembali informasi tambahan yang dirasa kurang penting atau bisa digabungkan dengan informasi lainnya. 

Kurangi juga contoh kasus atau isu terkait untuk membuat kesimpulan lebih ringkas. Dengan begitu, informasi yang elo masukkan pun jadi “padat” dan mudah dipahami. 

5. Tulis Kesimpulan Sesuai Bahasa Sendiri

Setelah seluruh materi siap, cara membuat kesimpulan selanjutnya adalah mulai menulis kesimpulan dengan bahasa elo sendiri. Lakukan parafrase dengan gaya bahasa dan penyampaian elo sendiri juga. Ingat, salah satu ciri kesimpulan yang baik dan benar adalah mandiri. 

Mulai tulis kesimpulan dari pemaparan ringkasan umum dari keseluruhan uraian. Setelah itu, baru elo tambahkan paragraf terkait dengan informasi tambahan yang sudah elo seleksi sebelumnya. 

6. Gunakan Kata Transisi untuk Menghubungkan Poin Penting

Di awal tadi kan gue sempat mengatakan bahwa cara membuat kesimpulan adalah dengan mengumpulkan informasi dalam bentuk poin untuk lebih mudah dipahami. Nah, untuk membuat poin-poin informasi itu berubah menjadi paragraf yang padu, coba gunakan kata transisi untuk menghubungkannya. 

Kata transisi atau konjungsi yang umum digunakan untuk menghubungkan paragraf adalah namun, kemudian, oleh karena itu, selanjutnya, selain itu, dan sebagainya. Cara membuat kesimpulan ini penting, lho, untuk membuat penjelasan kesimpulan elo nggak terkesan patah-patah. 

7. Lakukan Evaluasi Terhadap Kesimpulan

Cara membuat kesimpulan terakhir adalah baca kembali kesimpulan yang sudah elo buat. Lakukan evaluasi untuk memastikan bahwa tulisan elo mudah dipahami. Kalau itu untuk tugas, ingat juga pastikan sesuai dengan sistematika yang disyaratkan termasuk penggunaan bahasa formal atau informal.. 

Evaluasi bisa elo lakukan dengan memeriksa apakah seluruh ciri-ciri kesimpulan yang baik sudah ada dalam tulisan elo. Kalau belum, lakukan revisi. Kalau elo sudah yakin dengan kesimpulan yang elo buat, baru, deh, elo bisa berikan kepada guru sebagai tugas sekolah. 

Sobat Zenius, itu dia 7 cara membuat kesimpulan yang bisa elo terapkan. Seperti yang sudah gue bilang sebelumnya, ternyata membuat kesimpulan dapat melatih kemampuan membaca dan menulis elo yang termasuk dalam kemampuan verbal logic, lho. 

Tertarik mengasah lagi verbal logic dan fundamental skills elo? Zenius punya fitur Zencore, nih, yang bisa elo coba. Melalui Zencore elo bisa mengasah fundamental skills yang berguna untuk meningkatkan cara berpikir elo. Informasi lengkap seputar Zencore bisa elo cek di sini, ya! 

Baca juga:

5 Cara Menulis Essay Supaya Menarik dan Mudah Dipahami

5 Cara Meresensi Buku – Mulai dari Unsur Hingga Strukturnya

Bagikan Artikel Ini!