Biografi Christiaan Barnard

Biografi Christiaan Barnard: Kisah Transplantasi Jantung Manusia Pertama di Dunia!

Siapa di sini yang mau jadi dokter? Atau tertarik dengan dunia medis? Nah, bagi kalian yang tertarik dengan dunia medis pasti sering membaca artikel-artikel mengenai medis, bukan? Namun, pernahkah terlintas di benak kalian siapa yang melakukan transplantasi jantung pertama kali?

Well, kalian pernah mendengar nama Christiaan Barnard, gak? Ia adalah seorang dokter asal benua Afrika yang berhasil melakukan transplantasi jantung manusia-ke-manusia pertama di dunia. Keren banget, ya? Oke, biar gak makin penasaran, yuk, kita simak sama-sama kisahnya!

Awal Kehidupan Christiaan Barnard

Biografi christiaan barnard
Christiaan Barnard dengan keluarganya Sumber: ncbi.nlm.nih.gov

Christiaan Neethling Barnard atau lebih akrab disebut Christiaan Barnard lahir pada 8 November 1922 di Beaufort West, sebuah kota kecil di Provinsi Cape. Di wilayah tempat ia tinggal merupakan daerah padang rumput sehingga aktivitas utamanya adalah peternakan domba. 

Christiaan Barnard merupakan anak ketiga dari seorang pengurus gereja. Saat itu, dapat dikatakan penghasilan ayahnya tidak begitu besar sehingga tidak cukup untuk membiayai kuliah Barnard. 

Namun, setelah Barnard lulus sekolah di tahun 1940, ia memperoleh beasiswa untuk melanjutkan pendidikan kedokteran di University of Cape Town (UCT). Banyak yang berspekulasi alasan Barnard ingin menjadi seorang dokter bedah yakni karena adiknya memiliki penyakit jantung dan tewas di usia 5 tahun. Namun, Barnard mengatakan jika ia ingin menjadi seorang dokter karena ingin menghasilkan uang.

Lalu, di tahun 1946, Barnard pun meraih gelar sarjana kedokteran. Setelah itu, ia bekerja sebagai dokter umum di Ceres, Provinsi Cape. Tak lama berselang, di tahun 1948, Barnard menikah dengan seorang perawat yang bernama Aletta Louw.

Biografi christiaan barnard
Christiaan Barnard. Sumber: ncbi.nlm.nih.gov

Namun, pekerjaan yang ia jalankan tidaklah berjalan lancar. Barnard harus menghadapi masalah dengan rekan kerjanya sehingga ia memutuskan untuk mengundurkan diri. Kemudian, ia kembali ke Cape Town untuk melanjutkan sekolah kedokterannya ke jenjang yang lebih tinggi. Kemudian, pada 1953, ia lulus dan meraih gelar doktor kedokteran dari Universitas Cape Town.

Lalu, di tahun 1956, Barnard ditawari sebuah beasiswa di departemen bedah University of Minnesota di bawah bimbingan Owen Wangensteen. Barnard pun menerima tawaran tersebut, meski harus memisahkan dirinya dengan istri dan anaknya. Pasalnya, Christiaan barnard merasa jika tawaran ini merupakan kesempatan ia untuk mengubah karis medisnya. 

Sampai di Minneapolis, Barnard kemudian bergabung dengan layanan klinis dan mulai terlibat dalam berbagai proyek. Saat itu, ia dibimbing oleh Prof. W. Lillehei yang mempelopori teknik bedah jantung terbuka dan perfusi. Di sini, ia juga bertemu dengan Norman Shumway yang banyak melakukan riset mengenai transplantasi jantung manusia.

Kemudian, di tahun 1958, Barnard memilih untuk kembali Cape Town. Lalu, ia memulai program operasi jantung terbuka pertama di benua Afrika. Dalam beberapa tahun, program ini terus berkembang dan menjadi sangat sukses. Setelah, lebih dari 1000 operasi jantung terbuka yang dilakukan di GSH, Barnard pun mulai beralih fokus pada transplantasi jantung pada awal 1960-an. 

Operasi Transplantasi Jantung Pertama di Dunia

Pada 3 Desember 1967, Barnard melakukan operasi transplantasi jantung manusia-ke-manusia pertama kali di dunia. Ia menanamkan jantung Denise Darvall, perempuan berusia 25 tahun yang meninggal akibat kecelakaan tragis, ke tubuh Louis Washkansky. Saat itu, Louis Washkansky berusia 53 tahun dan menderita gagal jantung stadium akhir. 

Biografi christiaan barnard
Louis Washkansky setelah menjalani operasi transplantasi jantung. Sumber: ncbi.nlm.nih.gov

Proses operasi transplantasi jantung ini berlangsung hingga 9 jam dan melibatkan tim yang terdiri dari 30 profesional. Namun, 18 hari kemudian, sayangnya Louis Washkansky dinyatakan meninggal karena Pneumonia (radang paru-paru) yang disebabkan obat Imunosupresan. Kelangsungan hidupnya yang singkat pun menimbulkan keraguan oleh para kritikus.

Biografi christiaan barnard
Denise Darvall, pendonor jantung pertama. Sumber: ncbi.nlm.nih.gov

Meski begitu, keberhasilan transplantasi jantung ini tetap mendapat pujian dari seluruh dunia, sehingga nama Christiaan Barnard pun mulai terkenal. 

Lantas, kalian penasaran gak, sih? Kenapa operasi jantung baru ditemukan pertama kali oleh Christian Barnard?

Well, konsep transplantasi organ sebenarnya sudah dieksplorasi selama berabad-abad, loh! Awalnya, penelitian yang dilakukan hanya sebatas mentransplantasikan organ hewan serta organ yang diambil dari mayat.

Namun, di tahun 1900-an, dokter dan ahli bedah mencoba melakukan berbagai eksperimen pada hewan. Selama bertahun-tahun, Shumway dan Richard Lower menyempurnakan teknik mereka, sebelum melakukan transplantasi jantung dari manusia-ke-manusia.

Hingga akhirnya, pada tahun 1967 Barnard berhasil melakukan transplantasi jantung manusia-ke manusia dengan menggunakan teknik yang dikembangkan oleh Shumway dan Richard Lower. 

Untuk melakukan operasi transplantasi jantung manusia-ke manusia bukanlah hal yang mudah dilakukan. Terlebih lagi, untuk menemukan donor yang tepat sangatlah sulit. Kemudian, setelah melakukan transplantasi jantung tubuh harus didukung dengan obat yang disebut Imunosupresan seumur hidup. 

Sebab, tanpa obat Imunosupresan ini, tubuh akan mengenali jantung baru sebagai benda asing sehingga menimbulkan reaksi penolakan. Obat Imunosupresan juga memiliki efek samping seperti penambahan berat badan dan masalah pada ginjal. 

Selain itu, risiko lainnya dari transplantasi jantung yaitu penyempitan arteri yang mensuplai jantung atau jantung yang disumbangkan tidak dapat bekerja dengan baik.

Christiaan Barnard Menjadi Sangat Populer

Christiaan Barnard  Transplantasi Jantung Manusia Pertama
Christiaan Barnard dengan Muhammad Ali. Sumber: researchgate

Tak dapat dipungkiri bahwa transplantasi jantung merupakan salah satu kemajuan penting dan suatu prestasi terbesar kedokteran modern pada saat itu. Berkat prestasinya tersebut, Barnard pun mulai menjadi selebriti internasional dalam semalam. 

Wajah sang dokter ini pun menghiasi sampul-sampul majalah, seperti majalah Time. Tak hanya itu, ia juga mendapatkan banyak undangan dari para pejabat hingga kepala negara. Wah, keren banget, ya! Barnard pun disukai oleh banyak orang karena gaya bicaranya dan wajahnya yang tampan. 

Transplantasi Jantung yang Kedua

Biografi christiaan barnard

Berkat kesuksesannya di operasi sebelumnya, Barnard pun ingin melakukan operasi transplantasi jantung lainnya. Pasien kedua Barnard adalah seorang ahli bedah gigi berusia 58 tahun yang bernama Dr. Bleiberg. Pasien kedua Barnard ini mampu bertahan selama 19 bulan lamanya.

Meski operasi yang dilangsungkan berhasil, tetapi kesulitan utama dalam operasi transplantasi adalah perawatan pasca operasi. Seiring dengan perkembangan teknologi, pada pertengahan 1970-an dan 1980-an operasi transplantasi jantung dapat bertahan selama 5 tahun. Kemudian, di akhir 1970, tingkat kelangsungan hidup pun meningkat hingga lebih dari 20 tahun. Bahkan, saking terkenalnya Christiaan Barnard, kisahnya sampai dijadikan sebuah buku, loh! 

Akhir Karir Sebagai Dokter

Di tahun 1983, Barnard mengalami Rheumatoid Arthritis yakni peradangan sendi yang dipengaruhi oleh sistem kekebalan tubuh yang menyerangan jaringan. Karena hal itulah, Barnard terpaksa untuk pensiun menjadi seorang dokter. 

Kemudian, Barnard pun mulai mendirikan lembaga transplantasi Baptist Medical Center di Oklahoma. Tak hanya itu, Barnard juga mendirikan Yayasan Christiaan Barnard untuk membantu anak-anak yang kurang mampu di seluruh dunia. Selain itu, Barnard juga menulis beberapa buku, diantaranya yaitu The Donor, The Second Life, dan lain-lainnya. 

Lalu, di tahun 2001, pada usia 78 tahun Christiaan Barnard meninggal akibat penyakit asma yang dideritanya. Ia meninggal di kota pesisir Paphos, Cyprus. 

Baca Juga: Siapa sih Penemu Vaksin Polio?

Well, itu dia kisah dari Christiaan Barnard yang berhasil melakukan operasi transplantasi jantung pertama di dunia. Setelah membaca kisah Christiaan Barnard pastinya kalian jadi semakin termotivasi, dong? Apalagi, bagi kalian yang punya cita-cita jadi seorang dokter. 

Nah, untuk menjadi orang yang berhasil seperti Christiaan Barnard kuncinya yakni belajar dengan giat! Kalian juga gak perlu khawatir kalau mengalami kesulitan saat belajar, karena tutor-tutor dari Zenius siap membantu. Jadi, gak ada alasan lagi untuk malas belajar, ya!

Siang Yong Tan, MD, JD, Katy Linskey. 2019. Christiaan Barnard (1922–2001): First heart transplant surgeon. Dalam jurnal Singapore Med J.

Raymond Hoffenberg. 2002. Christiaan Barnard: his first transplants and their impact on concepts of death. Dalam Jurnal BMJ.

David K.C. Cooper. 2018. Christiaan Barnard—The surgeon who dared: The story of the first human-to-human heart transplant. Dalam jurnal Glob Cardiol Sci Pract.

Maximilian Y Emmert, MD PhD. 2018. Christiaan Barnard The Surgeon Who Dared. Dalam Jurnal European Heart Journal

Britannica. 2021. Christiaan Barnard South African Surgeon. Diakses melalui https://www.britannica.com/biography/Christiaan-Barnard

ACLS. 2020. A History of Heart Transplants. Diakses melalui https://www.acls.net/a-history-of-heart-transplants

Nhs. 2019. Heart Transplant. Diakses melalui https://www.nhs.uk/conditions/heart-transplant/

Bagikan artikel ini: