Mengenal Ada Lovelace, Sejarah Programmer Pertama di Dunia!

ada lovelace adalah programmer pertama di dunia

Halo, Sobat Zenius! Apakah kalian termasuk orang yang sering menggunakan komputer? Entah itu untuk keperluan sekolah, bekerja, atau bahkan bermain game seharian. Saat ini, komputer memang sudah menjadi kebutuhan bahkan menjadi bagian dari hidup kita. Nah, jika melihat kecanggihan komputer saat ini, pernahkah terbesit di pikiran kalian bagaimana awal mulanya komputer bisa diciptakan?

Mungkin sebagian dari kalian sudah tahu, nih, bahwa penemu komputer ialah Charles Babbage ilmuwan asal Inggris. Namun, di dalam penemuannya ini Charles Babbage tidak sendiri, lho! Melainkan dibantu oleh Ada Lovelace, ilmuwan wanita asal Inggris yang turut berjasa dalam mengembangkan komputer. Wanita inilah yang menemukan bahasa pemrograman pertama kali sejak 100 tahun lalu.

Nah, Sobat Zenius pasti penasaran dengan kisah sang programmer pertama di dunia ini, kan? Maka dari itu, yuk, langsung saja kita bahas!

Profil Ada Lovelace

ada lovelace adalah programmer pertama di dunia
Ada Lovelace | Sumber: listelist

Ada King Countess of Lovelace atau lebih dikenal dengan sebutan Ada Lovelace adalah programmer pertama di dunia, nih, guys! Tak hanya itu, ia juga menciptakan bahasa pemrograman pertama kali di dunia.

Bahkan, penemuannya ini jauh sebelum adanya nama-nama programmer terkenal seperti Bill Gates pencipta Microsoft dan Mark Zuckerberg pencipta Facebook. Keren banget, kan?

Oh iya, bicara mengenai programmer, Sobat Zenius sudah tahu belum, nih, apa yang dimaksud dengan programmer? Hehe.

Well, dapat dikatakan programmer itu merupakan sebuah profesi atau seseorang yang memiliki keahlian dalam mengenali dan merancang kode program-program untuk menciptakan suatu perangkat lunak komputer.

Oh iya, kalian tahu gak,sih, kalau ternyata Ada Lovelace itu bukan nama aslinya, lho! Jadi, nama aslinya itu adalah Augusta Ada Byron. Ia dilahirkan pada tanggal 10 Desember 1815 di kota London dan merupakan seorang putri dari Lord Byron, penyair terkenal kala itu.

Sementara itu, ibunya Annabella Milbanke Byron merupakan seorang matematikawan asal Inggris. Sayangnya, dua bulan setelah kelahiran Lovelace, orang tuanya memutuskan untuk berpisah, nih, guys!

Setelah itu, ayahnya pun dikabarkan pergi meninggalkan London sehingga semasa hidupnya Lovelace tidak mengenal sosok ayahnya secara pribadi. Akhirnya, ia pun dibesarkan oleh ibunya. Ibunya yang tidak ingin putrinya mengikuti jejak ayahnya sebagai penyair, memastikan jika Lovelace menerima les matematika dan musik sejak kecil.

Ada Lovelace sempat dibimbing oleh Augustus De Morgan, seorang ahli matematika dan logika yang menjadi profesor matematika pertama di Universitas London. So, bisa dibayangkan, bukan? Bagaimana kepintaran dari Ada Lovelace, secara gurunya merupakan profesor yang sangat hebat.

Btw, kalo kalian mau pintar matematika seperti Ada Lovelace, kalian bisa kok, ikut kelas matematika yang ada di Zenius. Apalagi, tutor-tutor di Zenius semua kece-kece dan keren. Hehe.

Menjadi Programmer Pertama di Dunia

Di tahun 1833, saat Ada Lovelace berusia 17 tahun, temannya Mary Somerville mengenalkan dirinya kepada Charles Babbage, seorang profesor matematika di Cambridge. Saat itu, Babbage pun menceritakan tentang Difference Machine, alat mesin hitung yang sedang ia kembangkan. Lovelace yang mendengar hal tersebut pun merasa sangat tertarik.

ada lovelace adalah programmer pertama di dunia
Charles Babbage | Sumber: en.wikipedia.org

Hingga akhirnya, Babbage pun mengundang Lovelace mengunjungi rumahnya untuk melihat prototipe Difference Machine. Adapun Difference Machine ini merupakan alat hitung atau kalkulator otomatis pertama di dunia yang sedang dikembangkan oleh Charles Babbage.

ada lovelace adalah programmer pertama di dunia
Difference Machine, kalkulator pertama di dunia | Sumber: wikipedia.org

Nah, jika kalian lihat gambar di atas, itu merupakan mesin buatan Charles Babbage yang disebut sebagai Difference Machine. Mesin inilah yang menjadi cikal bakal dari perkembangan komputer yang ada saat ini. Mesin tersebut memiliki ukuran 72 cm x 74 cm x 49 cm yang terbuat dari logam dan kayu. Well, memang ukurannya sangat besar jika dibandingkan dengan komputer yang ada sekarang. 

Saat ini, mesin tersebut disimpan di Museum Sains di London. Jadi, kalau penasaran dengan bentuk aslinya, Sobat Zenius harus terbang dulu, nih, ke London.

Babbage membuat mesin ini karena saat itu perhitungan manual dengan menggunakan tabel matematika masih sering mengalami kesalahan. Oleh karena itu, Babbage ingin mengembangkan perhitungan mekanik dengan harapan dapat mengurangi kesalahan yang dilakukan oleh manusia.

ada lovelace adalah programmer pertama di dunia
Catatan Charles Babbage tentang Difference Machine miliknya | Sumber: wired.com

Setelah melihat mesin buatan Charles Babbage, Lovelace pun merasa sangat terkesan. Di lain sisi, Babbage pun juga merasa terkesan dengan kecerdasan yang dimiliki oleh Ada Lovelace. Hingga akhirnya, Lovelace dan Babbage pun mulai menjadi akrab dan sering bertukar pikiran. 

Setahun kemudian, Ada Lovelace sempat menghentikan studi matematikanya nih, guys! Ini dikarenakan Lovelace memutuskan untuk menikah dengan William King, Raja Baron ke-8 pada tanggal 8 Juli 1835. Kemudian, setelah suaminya diangkat menjadi earl (gelar kebangsawanan Inggris) di tahun 1838, maka sebagai istrinya Lovelace pun mendapat gelar Countess Lovelace. Walaupun sempat menghentikan studi matematikanya, tetapi tak lama kemudian ia melanjutkannya kembali.

Lalu, di tahun 1834, Babbage telah merencanakan untuk membuat mesin penghitung baru yang disebut dengan Analytical Machine. Yap, meskipun Difference Machine miliknya belum selesai, ia tetap berambisi untuk membuat mesin penghitung baru.

Di tahun 1840, Babbage memberikan seminar tentang Analytical Engine di Universitas Turin, Italia. Seorang ahli matematika asal Italia Luigi Federico Menabrea pun menyalin isi seminar tersebut.

Lalu, di tahun 1842, Menabrea pun menerbitkan artikel dalam bahasa Prancis yang menggambarkan tentang Analytical Engine milik Babbage. Artikel tersebut berjudul “Notions sur la machine analytique de Charles Babbage” yang artinya Sketsa Mesin Analitik Charles Babbage.

ada lovelace adalah programmer pertama di dunia
Analytical Engine buatan Charles Babbage | Sumber: britannica.com

Baca Juga: Biografi Christiaan Barnard: Kisah Transplantasi Jantung Manusia Pertama di Dunia!

Setelah terbitnya artikel tersebut, Babbage pun meminta Lovelace untuk menerjemahkan artikel tersebut ke dalam bahasa Inggris. Lovelace mengerjakannya selama sembilan bulan yaitu dari tahun 1842-1843. Tak hanya menerjemahkannya saja, namun Lovelace juga menambahkan beberapa catatan yang terdiri dari catatan A hingga catatan G.

Tujuh catatan inilah yang menjadi cikal bakal sejarah komputer dan dianggap sebagai program komputer pertama. Catatan tersebut berisi perspektif modern dan pemikiran visioner dari Ada Lovelace. Selain itu, di dalam catatan G, ia juga menguraikan algoritma yang digunakan untuk menghitung angka Bernoulli.

ada lovelace adalah programmer pertama di dunia
Diagram algoritma Ada Lovelace dari “catatan G” | Sumber: wikimedia commons

Ada Lovelace berspekulasi bahwa kelak mesin tidak hanya digunakan untuk menghitung saja, melainkan juga dapat digunakan untuk membuat sebuah musik atau menghasilkan suatu karya ilmiah. 

Ada Lovelace merupakan orang pertama yang menemukan gagasan tersebut, bahkan Babbage pun tidak memiliki pemikiran seperti itu. Pemikiran Lovelace pun terbukti karena sekarang komputer sudah sangat canggih dan hampir bisa melakukan semua hal.

Ketika melihat hasil tulisan Ada Lovelace yang hasilnya tiga kali lebih panjang dari tulisan Menabrea, Babbage pun merasa sangat kagum. Oleh karenanya, Babbage pun menyarankan jika artikelnya tersebut sebaiknya dipublikasikan secara luas.

Sejak saat itu, Ada Lovelace pun dianggap sebagai orang pertama yang mempublikasikan algoritma dan disebut juga sebagai programmer komputer pertama di dunia. 

Tak ketinggalan, di dalam catatan G, Lovelace juga memberikan sebuah penolakan tentang komputer yang memiliki kecerdasan manusia, nih, guys! Penolakan ini pun menjadi banyak perdebatan oleh para ahli, misalnya saja oleh Alan Turing. Pasalnya, Alan Turing percaya bahwa setiap komputer universal harus bisa berpikir seperti manusia (kecerdasan buatan).

Alan pun menulis sebuah makalah tentang ‘Mesin Komputasi dan Kecerdasan’ yang berisi ketidaksetujuan atas pendapat Lovelace dan berpendapat bahwa penyimpanan otak sangat mirip dengan komputer. 

Wafatnya Ada Lovelace

Sayangnya, Ada Lovelace meninggal pada tanggal 27 November 1852 di usia yang masih muda yaitu di umur 36 tahun. Ia meninggal disebabkan oleh penyakit kanker yang dideritanya. Setelah meninggal, ia pun dimakamkan di sebelah makam ayahnya.

ada lovelace adalah programmer pertama di dunia
Potret Ada Lovelace | Sumber: indiatoday.in

Untuk menghormati Ada Lovelace, maka setiap tahunnya pada hari selasa kedua di bulan Oktober ditetapkan sebagai Ada Lovelace Day. Adapun, tujuan dari perayaan internasional ini adalah untuk meningkatkan kesadaran atas pencapaian wanita di bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Math).

Selama ini mungkin masih banyak stereotip yang mengatakan jika wanita tidak cocok berada di bidam STEM. Padahal, sebagai perempuan kita harus berani, lho, mengambil bagian dalam dunia STEM. Coba deh kita lihat Ada Lovelace saja bisa menjadi programmer pertama di dunia. 

Selain itu, Mooriso Tjokro, wanita asal Indonesia pun telah bekerja sebagai Engineer di Tesla, perusahaan yang mengembangkan teknologi mobil listrik. So, Sobat Zenius yang perempuan juga pasti bisa, dong? Hehe. 

Kemudian, di tahun 1979 Departemen Pertahanan AS pun mulai mengembangkan bahasa pemrograman komputer yang diberi nama ’Ada’ sebagai bentuk penghormatan terhadap Ada Lovelace. 

Baca Juga: Biodata Charles de Gaulle, Kisah Presiden Prancis dalam Perang Dunia ke-2

Well, itu dia kisah mengenai Ada Lovelace sang pelopor dalam pemikiran sejarah awal komputer. Meskipun di kala itu pria lebih mendominasi bidang sains dan matematika, namun Ada Lovelace menjadi salah satu wanita yang memiliki wawasan luas dan mempunyai pandangan yang visioner terhadap potensi komputer.

Nah, kalau Sobat Zenius ingin menjadi seperti Ada Lovelace, maka harus rajin belajar, nih! Agar kelak bisa menjadi seorang ilmuwan yang bisa memajukan negara kita tercinta. Hehe. Oke deh, sekian dulu pembahasan hari ini, sampai jumpa di artikel selanjutnya. See you!

Referensi:

Britannica. 2021. Ada Lovelace. Diakses melalui situs https://www.britannica.com/biography/Ada-Lovelace

CHM. 2021. Ada Lovelace. Diakses melalui situs https://www.computerhistory.org/babbage/adalovelace/

SDSC Edu. 2021. Ada Lovelace. Diakses melalui situs https://www.sdsc.edu/ScienceWomen/lovelace.html

Finding Ada. 2021. Who was ada. Diakses melalui situs https://findingada.com/about/who-was-ada/

History Computer. 2021. Ada Lovelace – Complete Biography, History and Inventions. Diakses melalui situs https://history-computer.com/ada-lovelace-complete-biography/

History Extra. 2021. Ada Lovelace: a visionary of computing. Diakses melalui situs https://www.historyextra.com/period/modern/ada-lovelace-stem-women-computing-science-facts-life/

Thought Co. 2021. Biography of Ada Lovelace, First Computer Programmer. Diakses melalui situs https://www.thoughtco.com/ada-lovelace-biography-5113321

Primo. 2016. 8 Ways Ada Lovelace Changed the Face of Computing. Diakses melalui situs https://www.primotoys.com/adalovelace/

Bagikan Artikel Ini!