Menentukan Judul yang Akan Digunakan dalam Riset

5 Tips Menulis Puisi yang Baik – Materi Bahasa Indonesia Kelas 10

Artikel ini menjelaskan tentang tips menulis puisi yang baik dan benar agar mudah diterima oleh pendengar/pembaca.

Hi, guys! Aku mau tanya dulu nih, apakah kamu suka membaca atau mendengarkan puisi? Banyak yang menyukai puisi karena keindahan tata bahasanya, sehingga bisa menyentuh perasaan. Iya, puisi itu bisa menyentuh perasaan atau bikin baper lho, guys. Nih, coba kamu baca puisi dari Sapardi Djoko Damono dalam buku Hujan Bulan Juni.

tips menulis puisi yang baik
Puisi Hujan Bulan Juni oleh Sapardi Djoko Damono.

Hayoo, baper gak? Pada dasarnya, puisi itu memang bentuk dari ekspresi kreatif atau curahan jiwa seorang penyair. Jadi, gak heran kalau perasaan kamu ikut terbawa ketika membaca atau mendengarkan puisi.

Setelah mengetahui unsur pembangun puisi, apa kamu tertarik untuk mencoba menulis puisi? Nah, jika kamu tertarik untuk menuangkan perasaanmu dalam bentuk puisi, artikel ini sedikit banyak akan membantumu tentang tips menulis puisi yang baik dan benar. 

1. Baca dan Dengarkan Puisi Orang Lain

Langkah pertama dari tips menulis puisi adalah dengan membaca banyak-banyak puisi orang lain. Konsepnya sama dengan menulis buku, untuk bisa menulis buku, kamu harus membaca buku-buku karya orang lain terlebih dahulu.

Dengan membaca puisi orang lain, khususnya karya-karya sastrawan seperti Chairil Anwar, Sapardi Djoko Damono, W.S Rendra, dll, maka kamu bisa merasakan dan menganalisis puisi seperti apa yang baik untuk pembaca.

Selain itu, kamu juga bisa memperkaya gaya bahasa kamu dalam menulis puisi. Dan kamu juga perlu untuk mendengarkan orang lain ketika sedang membacakan puisinya. Baik dengan melihat secara langsung maupun melihat rekamannya.

Dengan begitu, kamu bisa melihat ekspresi mereka, artikulasi dan konsonannya, bagian mana yang perlu diberi penekanan, dll.

Mendengarkan orang lain membacakan puisi juga bisa membuat kamu menemukan keindahan dari konstruksi puisi tersebut.

Ketika kamu menemukan pembacaan puisi yang baik dan menyentuh hatimu, kamu bisa mempraktikannya sendiri setelah puisimu selesai dibuat.

2. Tentukan Tema dan Judul

Menentukan Judul yang Akan Digunakan dalam Riset
Kalian bisa menentukan judul puisi dengan menulis terlebih dulu di secarik kertas (Photo by Kaboompics.com from Pexels).

Mulailah dengan menulis puisi yang sederhana. Kamu baru memulai tips menulis puisi yang baik dan benar. Jadi, tidak perlu untuk terlihat sempurna di awal. Kamu hanya perlu untuk belajar secara kontinu dan penuh semangat.

Mulailah memilih tema yang sederhana, seperti keseharian kamu, keluarga, sahabat, atau gurumu. Setelah itu, barulah tentukan judulnya. Untuk awal-awal, kamu bisa menulis puisi pendek yang hanya memiliki 7 baris. It’s okay, guys. Yang terpenting adalah memulai.

3. Menentukan Kata Kunci

Setelah kamu menentukan tema dan judulnya, langkah selanjutnya dari cara menulis puisi adalah menentukan kata kunci. Misalnya, tadi kamu mengambil tema guru.

Nah, sekarang kata kunci yang cocok untuk digunakan dalam puisi guru itu apa ya? Yap, contohnya kata “jasa” atau bisa juga “kesabaran”.

Setelah menentukan kata kunci, mulailah menulis puisimu! Jangan terobsesi dengan baris pertama ya, guys.

Kalau kamu bingung kata-kata apa yang akan kamu gunakan untuk baris pertama puisimu atau untuk mengawalinya harus bagaimana. Jangan menyerah!

Kamu bisa loncat dulu ke baris-baris selanjutnya. Lho, emangnya boleh? Siapa yang melarang? Terlalu fokus dengan baris pertama akan membuatmu stuck dan membuang-buang waktu. Kamu bisa menulis baris pertama tersebut ketika udah ada ide lagi untuk menyusunnya.

4. Menggunakan Gaya Bahasa

Puisi Berjudul "Dengan Puisi, Aku" Karya Taufiq Ismail
Puisi yang dibacakan di depan orang lain pasti tidak lepas dari penggunaan gaya bahasa. (Foto: Taufik Ismail. Source: Wikipedia).

Tips menulis puisi nomor empat ini penting karena gaya bahasa seperti majas dan pemilihan diksi akan membuat puisimu terlihat indah dan unik. Para sastrawan juga tidak melewatkan bagian ini lho, guys. Misalnya menggunakan majas metafora, alegori, repetisi, dll.

Pastikan juga dalam pemilihan kata (diksi) dan majas yang akan kamu gunakan dalam puisimu, kamu paham maknanya.

5. Kembangkan Puisi

Setelah semua tips menulis puisi di atas udah kamu lakukan dengan baik, selanjutnya adalah kembangkan puisi tersebut. Cara mengembangkannya bagaimana?

Coba kamu susun lagi kata-kata di dalam puisi yang udah kamu buat agar lebih enak dibaca dan indah. Perhatikan lagi konstruksi puisi tersebut, majas, diksi, bait, hingga rimanya.

Meskipun puisi yang kamu buat itu sederhana, tapi tidak menutup kemungkinan puisi tersebut akan sampai ke hati para pembaca dan pendengar jika kamu bisa mencurahkan ekspresi dan cerita di dalam puisi tersebut.

Itulah mengapa tahapan ini penting agar kamu bisa mengevaluasi sendiri karya sendiri. Dan teruslah berlatih menulis puisi dan kembangkan kemampuanmu dengan menganalisis karya para sastrawan.

Demikian tips menulis puisi yang bisa kamu aplikasikan sendiri. Yuk, semangat ya nulis puisinya!

Oh iya. Kalau kalian mau belajar lebih lanjut tentang apa itu puisi, kalian bisa klik link video ini. Di sana, nggak cuma ada tips menulis puisi aja, tapi juga ada penjelasan tentang konsep sampai ke fungsi puisi, loh! Tertarik untuk mencoba? Langsung aja klik tautannya. Have a nice day, guys!

Baca Juga Artikel Materi Bahasa Indonesia Lainnya

Unsur Pembangun Puisi

Unsur Buku Fiksi dan Non Fiksi

Cerita Pendek

Sobat Zenius juga bisa menonton materi terkait Bahasa Indonesia lainnya di Youtube Channel Zenius:

Bagikan artikel ini