Tips Belajar Menghadapi UN SMA Biologi

Mark Twain penulis besar di Amerika Serikat, penulis cerita Tom Sawyer dan Huckleberry Fin, yg terkenal dengan komentar-komentarnya yang pedes tapi bener, pernah nulis kayak gini :

I have never let my schooling interfere with my education

-Mark Twain-

Pak De Twain kesel karena kita cuma mau belajar kalau kita mau ujian aja, padahal ilmu pengetahuan itu sebenernya menarik banget buat dipelajari tanpa keterpaksaan karena ada ujian. Inilah poin pertama dari tulisan persiapan UN Biologi yang mau gw sampein sekarang, berawal dari pertanyaan:

Emang beda ya belajar buat ujian sama belajar karena kita emang pengen dapetin ilmu?

Jelas banget beda, karena belajar itu sendiri adalah mengetahui hal-hal asing yang kita ga tau sebelumnya. Cara kerja otak untuk nerima informasi dan fakta baru bisa gw jabarin secara sederhana jadi 3 bagian:

  1. Pertama adalah proses mengetahui fakta-fakta baru yg sebelumnya lu ga paham, gw sebut tahap Introduksi. Di tahap ini biasanya beda-beda untuk tiap orang, ada yg cepet ada juga yg lambat. Klo lu udah tau sedikit bahasan yg ada dari pengetahuan lu sebelumnya, maka neuron yg udah ada akan bikin koneksi baru. Lain halnya klo sebelumnya kita ga ada pengetahuan apa-apa. Kaya lu masukin spesies baru ke dalam ekosistem, penolakannya bakal gede, begitu juga otak lu akan lebih sulit menerima informasi baru.
  2. Kedua, adalah proses Koneksi antara fakta baru dengan fakta lama. Kalo kita udah punya koneksi gimana? Tahap ini bakal bikin koneksi informasi di otak lo lebih kuat yang  memungkinkan bikin koneksi baru. Jumlah Neuron di otak kita setelah umur 18 tahun cenderung lebih banyak yang mati ketimbang yg membelah. Artinya kita makin umur, makin bego donk? Engga juga, yg penting untuk kerja otak bukan semata jumlah Neuron, tapi koneksi antar neuron yg ada.
  3. Tahap tiga adalah Internalisasi pengetahuan, semua yg lu pelajari akan terintegrasi di keseluruhan bangunan pengetahuan di otak lu. Bangunan yg terdiri dari bahan-bahan dari pengetahuan sebelumnya ditambah fakta dan skill baru dan selanjutnya bakal kepake buat fondasi belajar selanjutnya.

Ribet amat ya? Enggak juga klo gw kasih contoh berikut: Lu belajar bab Metabolisme di kelas XII yg kelihatannya ribet. Pas awal lu bingung dengan istilah, reduksi, fosforilisasi, fofolipid membrane, gradient difusi atau ethanol. Hal-hal itu harusnya lu dapet dari pengetahuan kimia di kelas X tentang reaksi redoks dan organel sel & transport sel di Biologi kelas XI. Klo lu kesulitan berarti ada yg bolong di pengetahuan sebelumnya. Klo lu lancar, berarti lu bisa koneksi lanjut antara Anabolisme yg pake fotosistem panjang gelombang 680 nm & 700 nm ke bagian Fisika tentang gelombang elektromagnetik. Kalo gitu kesimpulannya.. Belajar buat beneran mendalami ilmu dan bukan cuma buat lulus ujian doank, efeknya akan kerasa sampai jangka panjang, dari mulai kuliah, dunia kerja, bahkan sampai lu mati. Makanya kalo lu belajar cuma buat ujian itu sebenarnya bukan hanya ga enak di prosesnya, tapi juga menunda masalah.

Nah, balik kali ke belajar buat UN nih. Sebenarnya ujian UN itu nggak usah ditakutin banget. Sayangnya banyak sekolah make cara ini untuk bikin siswa belajar keras dapetin nilai UN tinggi. Pengalaman gw di beberapa sekolah yg gw ajar, kira-kira 1 bulan menjelang UN akan banyak pendalaman materi di kelas ampe sore, TO terus-terusan ampir tiap minggu, baik dari sekolah, dinas atau pusat yang jelas bikin cape otak. Bahkan ada yang rame-rame nangis-nangisan tobat di halaman sekolah dan berdoa supaya lulus, biasanya yg ga pernah belajar dulunya, adalah yg paling kenceng nangisnya. Mungkin dia berharap dengan nangis sejadi-jadinya bakal jadi lulus UN kali yah..

Filsuf Jerman Nietszche pernah bilang: “What doesn’t kill me, makes me stronger”. So, ujian bukan untuk ditakuti, tapi gerbang untuk kita lebih maju. Kemampuan kita bakal tumbuh dan berkembang kalo kita mulai nemuin hambatan, growth comes at the point of resistance. Trus apa yg bikin kita takut? Karena ketidaktahuan tentang apa itu sebenarnya Ujian Nasional.

Sekarang coba liat gambar berikut:

ujian seleksi dan ujian evaluasi

Gambar 1: Kuadran untuk Tipe-Tipe Ujian

 

Coba liat UN ada di kuadran mana? Ada di kiri bawah, lokasi ujian Evaluasi dan Simple. Ok mari kita bedah satu-satu kuadrannya.

Maksudnya ujian evaluasi & seleksi

Ujian Evaluasi bertujuan untuk menguji kembali pemahaman yang udah lu dapetin dengan standar nilai minimum tertentu dari bahan materi yang jelas

Ujian Seleksi bertujuan untuk menyaring calon/kandidat peserta ujian yang pantas atau layak untuk bisa lulus.

Bedanya jelas lah ya, ujian evaluasi nih.. orang-orang di sekitar lu, baik guru di sekolah, guru les, temen-temen, orangtua, bahkan sampe pemerintah akan sama-sama mendukung lu untuk supaya bisa lulus dari standar minimum yang udah ditentukan. Sedangkan di ujian seleksi, ada kompetisi antar peserta untuk dapat terpilih siapa yang layak buat masuk.

Maksudnya rumit dan simpel

Simpel disini maksudnya adalah soal yang dikeluarkan cenderung untuk menguji kemampuan umum yang penting untuk mengetahui bahwa udah cukup tau gambaran besar dari suatu cakupan ilmu

Rumit yang dimaksud karena tingkat kesulitan diarahkan untuk menguji pemahaman siswa untuk suatu topik yang mendalam dan detail.

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Nah, karena sekarang kita lagi bahas Ujian Nasional, gua akan langsung bahas kategori kuadran UN.

KATEGORI UJIAN NASIONAL = EVALUASI & SIMPEL , Ujian Nasional tujuannya adalah untuk nguji materi yg SUDAH DIPELAJARI dan SOALNYA BISA DIPREDIKSI.

Nah, sekarang lo udah tau tipe Ujian Nasional itu masuk ke kategori yang paling ringan, maka ga usahlah stress apalagi sungkem ke ortu sambil nangis bombay. Kita cool aja sambil maen Flappy Bird. Kalo lu masih liat temen stress ampe ke dukun segala cuma buat lulus UN, lu bisa tolongin temen lu dengan ngasih liat artikel ini ke dia.

Nah, sebelum kita coba telusuri satu per satu bahan materi ujian nasional biologi, kita coba susun dulu yuk strategi belajar yang tepat dan efisien.

STRATEGI BELAJAR BUAT UJIAN NASIONAL

 

Nah strategi pertama buat belajar efektif di UN adalah dengan menggali dan menganalisa lebih dalam soal-soal yang keluar dari tahun-tahun yang lalu. Grafik di bawah ini adalah perbandingan jumlah soal yang keluar dari UN tahun-tahun lalu yang gw bagi berdasarkan jenjang pendidikan kelas 10, 11, dan 12.

 komposisi soal 1

Gambar 2, Komposisi soal UN yang keluar di 4 tahun terakhir
 

Sebagaimana lu bisa lihat grafik di atas adalah komposisi soal dari materi kelas X, XI dan XII  yg keluar dari soal-soal UN dari tahun 2010 - 2013. Kalo secara rata-rata gua ringkas persentase jumlah soal dari 4 tahun di atas, jadinya kayak gini:

Kelas 10 = 20% = 8 soal

Kelas 11 = 30% = 12 soal

Kelas 12 = 50% = 20 soal

Nah, dengan ngeliat komposisi persentase dan jumlah soal di atas, gua yakin lu udah bisa kebayang lah ya kira-kira gimana lu harus membagi usaha dan waktu belajar lo untuk materi per jenjang kelas.

Terus gimana prediksi di tahun 2014 ? Kalo kita lihat dari data-data tahun sebelumnya, maka harusnya 2014 juga ga akan berbeda jauh. Fluktuasi ada di soal-soal kelas X dan XI. Tapi, nggak gitu banyak juga, cuma 1--2 soal.

Nah, setelah kita tau komposisi tiap kelas, yuk kita coba bedah lebih detail lagi soal yang keluar untuk setiap materi per bab sesuai dengan SKL. Nah tabel di bawah ini adalah persebaran komposisi soal yang tersebar dari tahun 2010 - 2013 yang udah gw susun untuk setiap jenjang kelas lengkap dengan indikator SKL-nya

komposisi soal 2

Gambar 3 : Peta Sebaran soal UN 4 tahun terakhir sesuai SKL
 

Berhubung pembuat soal pasti akan bikin sesuai SKL, kita bisa "baca pikiran" mereka dengan menganalisa soal per bab dari tahun ke tahun kayak gini. Gw ambil contoh, SKL di kelas X ada Indikator yang nguji tentang keanekaragaman hayati, detilnya ada di tentang Avertebrata. Coba liat buku kelas X tentang Avertebrata, buanyak banget kan? Nggak efektif klo kita fokus semuanya. Maka dari itu, untuk jawab bener indikator Avertebrata ini, kita lihat soal-soal dari 4 tahun, tipe kaya apa yg banyak keluar.

Nah, dengan mengetahui persebaran pola soal dari tahun ke tahun, sekarang pastinya lu jadi lebih efektif buat mengalokasikan waktu belajar lu untuk fokus ke materi yang mana aja. Terlepas dari data yang gua coba kupas di atas, gw yakin yang terbersit di kepala lu saat ini adalah pertanyaan…

Prediksinya akurat apa enggak, nih?

Well, gw emang bukan ahli statistik yang bisa prediksi dengan akurat, tapi gua berani bilang bahwa selama pemerintah nggak ngubah SKL, maka 95% soal yang keluar akan mirip dengan prediksi. 

Kemungkinan ngubah SKL kecil banget, dan kemungkinan perubahan tipe ujian UN pindah kuadran juga kecil banget. Jadi kemungkinan untuk sama dari tahun lalu akan besar. Terus 5% nya gimana? Soalnya bakal beda banget kan? Yah itu kemungkinan klo pembuat soalnya baca blog ini dan mau bikin sensasi. Hehehe..

======================================================================

Oke, sekarang lu jelas-jelas udah dapet gambaran strategi belajar yang tepat dengan mengetahui komposisi soal dan materi yang perlu lu pelajarin, tapi yang lebih penting adalah BAGAIMANA LU MENGASAH SETIAP MATERI DENGAN CARA YANG TEPAT.

Coba bayangin, kita jadi pelatih PSSI mau lawan negara tetangga. Udah berbusa-busa analisis dan diskusi tentang pilih strategi main dengan Total football-nya Belanda, Tiki-taka nya Spanyol, atau counter-attack Catenaccio ala Italia. Ujung-ujungnya kalah 3-0. Apa yg salah? Ternyata ujung-ujungnya hal mendasar seperti stamina pemain ga cukup kuat, baru lari 60 menit udah ngos-ngosan, passing bola salah mulu, rebutan bola kalah fisik, gak kompak waktu bertahan, dlsb. Intinya, klo dasar nggak kuat, ya strategi jadi obrolan ringan aja yang nggak membawa hasil konkret.

Hal yang sama juga dengan belajar Biologi, akan percuma kalo kita cuma ngomongin strateginya tapi nggak pernah latihan dan dalemin materinya satu per satu. Nah, untungnya nih, tahun lalu gw udah bikinin lu semua artikel tentang Persiapan UN Biologi SMA yang isinya akan terus relevan setiap tahun, selama nggak ada perubahan kebijakan dari pemerintah. Di artikel itu, gua udah bikinin panduan video materi zenius yang musti lu tonton sesuai dengan setiap materi indikator dalam SKL pemerintah. Bahkan gw buat menu per hari sampai seminggu, bagaimana lu bisa ngatur waktu nguatin dasar-dasar teori per SKL yang akan diujikan. Nah, sekarang langsung aja lo liat link artikel panduan gua di bawah ini :

>> Latihan Soal Lengkap untuk UN SMA Biologi <<

Kalo lu udah ikutin panduan langkah belajar UN Biologi SMA di link di atas, lu bisa mulai coba jajal kemampuan lo dengan ngerjain soal-soal tahun lalu. Nah, di zenius kita udah sediain soal tahun-tahun lalu lengkap beserta video pembahasannya dan juga prediksi soal UN SMA, selengkapnya bisa dilihat di link berikut ini :

 

Nutup tulisan ini, gw mau bilang kerjain soal-soal UN dan ujian lainnya dengan jujur. Nggak usah repot-repot cari dan beli bocoran sana-sini, ntar lu juga yg repot. Udah keluar duit, salah jawab, nggak lulus, bahkan bisa-bisa dikeluarin dari sekolah. Ada paragraf bagus yg gw ambil dari buku novel karya Pramudaya Ananta Toer, tentang pergerakan pemuda Indonesia di tahun 1908, begini bunyinya…

Berbahagialah dia yang makan dari keringatnya sendiri, berusaha karena usahanya sendiri, dan maju karena pengalamannya sendiri..” -Nyai Ontosoroh, Bumi Manusia.

 

[Catatan EditorKalo di antara lo ada yang mau ngobrol sama Pras, langsung aja kasih comment di bawah artikel ini. Pastiin juga lo dapetin voucher zenius.net buat bisa akses seluruh video materi dan pembahasan soal UN SMA Biologi maupun SBMPTN tahun-tahun lalu]

Tertarik belajar dengan zenius.net? Kamu bisa pesan vouchernya di sini.

  • yessy yosephine

    words!

  • bela

    Trus buat simak sm sbmptn gmn kak?

  • joshua

    fisika ada nggak kak ?
    nilai yang anjlok selalu fisika nih -_-

    • Glenn Ardi

      sabar yak, dalam waktu dekat fisika akan menyusul 🙂

  • vera

    aduhhh ngena bangett nihh.. thanks!

  • Duma DS

    bang skrg gue sadar lah, kalo soal UN tuh ga sesusah yang dibayangin, dan skrg gue jarang bgt belajar buat UN, karena gue yakin kalo udah nguasain materi buat persiapan SBMPTN, UN pun akan mudah kita lewati 😀 tapi sayangnya, ketika gue ngobrol sm temen2 gw disekolah, mereka sibuk buat nyiapin UN.

    • Prasdianto

      Komentar 1 dari sisi kanan: "Ya udah temen2 lu suruh baca blog ini dan ajak ngobrol klo belajar buat nilai UN aja, itu bakalan nyusahin nantinya. Komentar 2 dari sisi kiri: "Heh biarain aja pada fokus ke UN, ntar pada rugi sendiri di tes PTN, lumayan ngurangin saingan" 😀

      • Duma DS

        hahaha iya bang, keren juga tuh komentar dari sisi kiri hahaha 😀 nyuri start gitu ya ceritanya 😀
        bang lo lulus masuk UI jalur apa nih? SIMAK UI? , SBMPTN? (entahlah jaman lo apa namanya :D) atau mungkin jalur undangan??

        • Prasdianto

          Gw dibawa bango trus diturunin di Stasiun UI he he. Gw lulus waktu jamannya masuk ke kampus negeri cuma ada dua pintu. Pertama,PMDK buat yg rajin dan berprestasi semasa SMA. Dan kedua, UMPTN untuk yg sukanya dadakan. Nah gw yg kedua.. 🙂

  • Lisa yuliarti

    Kak gimana cara bagi waktu buat bljr sm sekolah sdngkan skolahnya aku pulangnya sore kak, jdi kl pulang pasti udh capek. Kl kayak gitu gmn ya kak?

  • Putri Kh

    Kak efektif ga ngejar UN dengan kerjain soal 5 tahun belakangnya aja di zenius ? Atau gue mesti ngereview semua bab bab UN ? Tolong di balas kak

    • Prasdianto

      Ngerjain soal efektif klo udah tau dasar teori dan konsep. Yg bagus, negrajin 1 set trus liat salahnya dimana aja. Nah dari sana kuatin teori dan konsep bab-bab yg salah. Tapi klo udah mendesak, misalnya tinggal sebulan. Saran gw adalah mulai dari ngerjain soal2 terdahulu aja. Paling engga kita dapet pola soal yg keluar.

  • Ardi Holmes

    mmg SIMAK UI rumit ya bang ?

    • Prasdianto

      Tahun lalu, tahun 2013, malah gw pikir SBMPTN yg aga ribet. Dan anehnya justru SIMAK UI yg soalnya jadi "beradab". Tapi apapun itu, klo kuat dasar-dasarnya, tipe ujian apapun kita ga kagetan..

      • Ardi Holmes

        Banyak kejutan kata bang faisal 😀
        coba dong zenius blog ngebahas SIMAK hehe

  • Guest

    tutor yg baik, tolong ya konten materi geografi buat sbmptn ditambah, trus sama pembahasan sbmptn 2013-nya blm ada tolong diproses. hehe thankyou.

  • Sony

    makasih banyak bang, ane jadi semakin semangat menyongsong UN. btw bang, katanya soal UN yang sulit akan ditambah, soalnya nilai UN dipertimbangkan untuk SNMPTN, kira-kira level kesulitannya apakah seperti SBMPTN?

  • Lisa yuliarti

    Kak menurut kk, lisa belajar per-bab dri kelas 1 smpe kelas 3 atau cuman latihan-latihan soal UN kak?

    • Prasdianto

      Coba satu set UN dulu, trus liat yg salah atau kurang yakin nomor berapa aja. Bab-bab soal yg salah tonton lagi materi teori dan konsepnya. Untuk tes pemahaman, liat pembahasan soal per bab. Nah terakhir coba satu set UN tahun beda, liat ada peningkatan prosentase nilai atau engga.

  • citra

    ka, saya kurang suka pelajaran hafalan. gimana caranya pelajaran semacam biologi mudah di ingat?

    • Prasdianto

      Gw juga ga suka hafalan, makanya gw suka Biologi. Karena Biologi yg bener itu bukan yg ngapalin tanpa tau arti. Tapi belajar mekanisme kerja sistem hidup dari dasarnya. Karena yg bikin kurikulum pada ga ngerti Biologi, jadinya pelajaran Biologi di Indonesia mengarah ke hafalan yg dibenci semua orang. Trus cara belajar yg benernya gimana? coba tonton video tips belajar Biologi 😀

  • Syifa

    UN 2014 benar nggak sih ada orang PTN-nya?

  • Alda

    Persiapan yang buat Fisika nya belum ya Kak? :'(

  • Felicia

    kak kalo matdas liatnya dimana ya?

  • Rayi Maulida

    but artikel untuk yang smp dong kak..

  • Tommy Chandra

    Kak H-1 UN saya blom siap buat UN bio nih, baru tau klo ada blog sejenius ini TT

  • Rifki Septian

    Predikisinya gak akan bikin lagi nih?

  • AR.H

    Tolong diperbaharui lagi dong pembahasan seperti ini untuk yang persiapan UN 2016 nanti kak, kan sekarang kurikulumnya dua tuh, apakah pembahasan diatas masih tetap akan relevan? kalaupun iya atau enggak, tolong dikonfirmasi dan diperbaharui artikelnya untuk persiapan UN biologi 2016 nanti, terima kasiihh...