Latar Belakang, Penyebab, dan Akibat Invasi Teluk Babi

Invasi Teluk Babi

Havana ooh na-na~

Half of my heart is in Havana ooh na-na~

Eh, apa nih? Kok, malah nyanyi hahaha. Hayo jujur, pasti elo pernah dengar lagu dari penyanyi Camila Cabello ini, kan?

By the way, elo tau nggak sih Havana tuh, letaknya di mana?

Jadi, bagi kalian yang belum tau, Havana itu letaknya ada di Kuba. Kuba ini pulau yang terletak di bagian utara Karibia, tepatnya di pertemuan Laut Karibia, Teluk Meksiko, dan Samudra Atlantik.

Nggak heran, sih, si Camila Cabello sendiri lahirnya juga di Kuba. Selain jadi tempat lahir Camila Cabello, dilansir dari Britannica, Havana juga merupakan ibu kota, pelabuhan utama, dan sentra perekonomian di Kuba.

Sekarang sih, negara itu sering banget jadi tempat wisata selebritas. Soalnya, memang punya pesona laut yang cantik betul! Tapi, elo tahu nggak, sebelum secantik sekarang, si Kuba ini pernah diinvasi, lho.

Lho, kapan?

Kalau invasi yang akhir-akhir ini kita dengar kan tentang Rusia dan Ukraina. Nah, kalau invasi di Kuba ini terjadinya udah lama, sekitar 1960-an. Nama invasinya invasi Teluk Babi. 

Kenapa ya, namanya kok, babi? Memang teluk itu ada banyak babinya gitu? Terus, apa dampaknya untuk kehidupan sekarang? 

Tenang … tenang, gue bakalan jawab pertanyaan elo soal invasi Teluk Babi di Kuba sampai detail banget. Jadi, elo pantengin artikel gue sampai habis, ya!

Latar Belakang Invasi Teluk Babi di Kuba

Sebelum lanjut, gue mau tanya, nih. Kira-kira kenapa invasi ini disebut Teluk Babi? Atau, kalau dalam bahasa Inggris dikenal sebagai Bay of Pigs.

Jadi, Teluk Babi merupakan arti dari bahasa Spanyol yaitu Bahia de Cochinos. Kata cochino itu sendiri memiliki dua arti. Bisa berarti pig (babi), bisa juga triggerfish (jenis ikan yang menghuni terumbu karang di Teluk Babi).

Wah, ternyata nggak ada hubungannya dengan keberadaan hewan babi, ya. Teluk ini semata-mata dinamakan Teluk Babi, karena kata cochino yang double meaning, yaitu babi dan triggerfish.

Nah, sekarang kan udah tau, nih, kenapa invasi ini disebut Teluk Babi. Sekarang kita cari tau, apa sih penyebab Peristiwa Teluk Babi di Kuba? Apa latar belakang Invasi Teluk Babi di Kuba? Dan siapa saja tokoh yang terlibat dalam Peristiwa Teluk Babi?

Jadi, Invasi Teluk Babi ini terjadi pada 17 April 1961 dan dilakukan pertama kali oleh Amerika Serikat. Lho, kok, ada Amerika Serikat? Mengapa Amerika melakukan Invasi Teluk Babi? Apa tujuan amerika serikat menginvasi pulau-pulau di teluk babi?

Melansir dari History, Amerika Serikat memiliki berbagai bisnis yang menyediakan berbagai kebutuhan seperti gula, tembakau, beras, dan kopi di Kuba. Selain itu, Amerika juga membantu kaum revolusioner Kuba untuk mendapatkan kemerdekaannya dari penjajahan Spanyol pada 1898.

Berangkat dari hal tersebut, muncullah ratusan bisnis milik Amerika di Kuba. Maka dari itu, Amerika menganggap bahwa Kuba penting untuknya. Demi menjaga keberlangsungan bisnisnya di Kuba, Amerika membangun hubungan diplomatik dengan Kuba.

Amerika juga mendominasi perekonomian di Kuba pada saat itu, di mana Amerika memiliki setengah dari perkebunan gula dan sebagian besar peternakan dan tambang.

Lalu, terjadi sebuah kudeta di Kuba yang dilakukan oleh Fulgencio Batista, diktator yang kasar dan suka menindas, pada 1952. Kudeta yang dilakukan ini sangat menguntungkan Amerika, karena kepentingannya diutamakan oleh Batista.

Selain itu, kudeta ini juga menyebabkan berbagai kekacauan di Kuba, kayak berhentinya proses pemilihan presiden, orang-orang miskin di Kuba makin melarat, dan muncul berbagai bisnis ilegal di Kuba, seperti bisnis narkoba, perjudian dan prostitusi dengan bantuan mafia Amerika. 

Nah, setelah pemerintahan Batista berjalan kurang lebih selama 6 tahun, sejak 1952. Pada 1959, muncul seorang tokoh pemimpin yang membawa paham sosialis-komunis pertama di Kuba, yaitu Fidel Castro.

Tokoh dalam Invasi Teluk Babi, Fidel Castro.
Fidel Castro (Arsip Zenius)

Yap, jadi Fidel Castro ini tokoh yang berhasil menjatuhkan kekuasaan Fulgencio Batista. Kemunculannya, didukung oleh kelompok komunis di Kuba yang jelas memiliki perbedaan ideologi dengan Amerika. Hal ini tentu membuat Amerika Serikat mengalami panic attack

Gimana Amerika Serikat nggak panik, selain dikenal sebagai sosok yang berkharisma, berintelektual dan pemikiran politik yang revolusioner, Fidel Castro juga memiliki “tangan besi”. Ia dinilai berhasil mengubah Kuba yang tadinya merupakan sumber kekayaan bagi orang-orang Amerika Serikat, menjadi simbol manusia yang menolak kekuasaan negara tersebut. 

Peristiwa Teluk Babi memiliki arti penting bagi negara Kuba dan Fidel Castro, hal ini disebabkan karena hal ini dapat memperkuat kedudukan Fidel Castro sebagai Presiden Kuba yang berhaluan komunis.

Hmm, kurang lebih kayak gitu, sih latar belakang yang menyebabkan Invasi Teluk Babi di Kuba. Nah, sampai di sini elo udah mulai kebayang dong gimana sih Invasi Teluk Babi ini bermula? Lanjut, gue bakal bahas tentang kronologi atau jalannya Invasi Teluk Babi. 

Penasaran dong pasti, gimana sih jalannya Invasi Teluk Babi itu? Yuk, simak terus ya artikel ini!

Baca juga: Paham Komunisme itu Gimana sih?

Jalannya Invasi Teluk Babi

Yuhu! Pembahasan semakin menarik, nih. Tadi kan udah gue jelasin kudeta yang dilakukan Batista, kemunculan Fidel Castro, sampai Amerika yang merasa terancam. Kayaknya, elo udah siap ya kalau gue ceritain bagaimana jalannya Invasi Teluk Babi?

Ya udah deh, langsung aja cus kita bahas!

Nah, cekcok antara Amerika dan Kuba ini terjadi sejak munculnya Fidel Castro (1959-1961) untuk menentang intervensi yang dilakukan oleh Amerika. Castro mulai mengurangi dominasi yang dilakukan Amerika.

Melansir dari Kompas, Castro secara tiba-tiba mengambil hak milik 166 perusahaan Amerika Serikat dan mengambil alih 383 perusahaan swasta. Selain itu, Castro juga menyuruh Amerika untuk menarik 200 karyawan di kedutaan besar Amerika.

Wah, Amerika panik, dong. Akhirnya, Amerika menghambat perekonomian Kuba dengan melarang impor gula dari Kuba.

Selain itu, Amerika juga memutus hubungan diplomatik dengan Kuba. Soalnya saat itu Castro menjalin hubungan dengan musuh Amerika Serikat, yaitu Uni Soviet.

Karena Amerika merasa semakin terancam, akhirnya Amerika menyiapkan invasi melalui jalur laut untuk menggulingkan Fidel Castro. 

Gimana, caranya?

Keadaan warga Amerika saat jalannya Invasi Teluk Babi.
Protes warga Amerika kepada CIA. (Dok. Flickr)

Jadi, Amerika tuh, ngandelin si Central Intelligence Agency (CIA). CIA melatih sekitar 1.500 orang Guatemala yang sedang dalam pelarian dan membuat pasukan yang diberi nama Brigade 2506.

Pada 17 April 1961, Brigade 2506 diperintahkan untuk melakukan penyusupan untuk memprovokasi masyarakat Kuba untuk melakukan penggulingan Castro.

Sayangnya, rencana yang dijalankan oleh CIA gagal total, sekitar 1.200 pasukan Brigade 2506 menyerahkan diri dan 100 orang tewas dalam proses invasi.

Kenapa ya, kok, rencana CIA bisa gagal. Padahal kalau dilihat di film-film, anggota CIA tuh, keren-keren banget. Rencana yang disusun juga out of the box gitu.

Hmm, kalau gitu coba kita lanjut bahas kali ya, mengapa Invasi Teluk Babi yang dilakukan Amerika Serikat mengalami kegagalan.

Baca juga: Konsep Perang Dingin atau Cold War – Materi Sejarah Kelas 12

Mengapa CIA Bisa Gagal?

Iya ya, kalau dipikir-pikir CIA ini powerful banget. Sebelumnya, CIA emang punya jejak sukses dalam penggulingan pemerintahan negara lain. Terus, kenapa kali ini gagal?!

Sebelumnya gue sempat singgung tentang pasukan Brigade 2506. Itu lho pasukan orang-orang Guatemala yang sedang dalam pelarian. Nah! Ternyata itu salah satu strategi Amerika, biar mereka nggak dikira campur tangan dalam rencana penggulingan ini.

Kalau elo belum tau, sebenarnya rencana penggulingan ini awalnya disusun saat masa kepemimpinan Presiden Eisenhower. Namun, rencana invasi ini baru berjalan pada masa pemerintahan John F. Kennedy.

Sebenarnya, rencana yang disusun pada masa pemerintahan Kennedy sudah cukup matang, lho. Nyatanya saat hari pelaksanaan invasi oleh Brigade 2506 tiba, banyak kejadian tidak terduga, antara lain:

  1. Castro mengetahui rencana kamuflase pengeboman markas angkatan udara, sehingga sebelum hari pelaksanaan, Castro telah memindahkan puluhan pesawatnya.
  2. CIA kurang menelusuri wilayah Teluk Babi, sehingga saat hari pelaksanaan, kapal milik CIA terhambat banyaknya terumbu karang yang berada di sekitar Teluk Babi. Bahkan, salah satu kapal milik CIA ada yang karam.
  3. Puncak dari kegagalan penggulingan yang dijalankan CIA ini adalah ketika Presiden Kennedy tidak memberikan bantuan kepada Brigade 2506 saat mereka dalam keadaan terdesak. Hal ini dikarenakan Kennedy tidak mau negara lain tau kalau Amerika terlibat dalam rencana penggulingan ini.

Nah, karena kegagalan rencana penggulingan ini, Presiden Kennedy mendapat banyak cercaan, sebab dianggap nggak becus dalam menangani Invasi Teluk Babi ini.

Kira-kira kalau elo jadi warga AS saat itu, kesal juga apa nggak? Hahaha.

Baca juga: Kenapa Amerika Serikat Menjatuhkan Bom Atom di Jepang?

Dampak Peristiwa Teluk Babi

Kalau ada sebab, pasti ada akibat, dong. Setelah perjalanan panjang, akhirnya kita sampai di pembahasan yang terakhir. Asik!

Terus, apa aja dampak dari peristiwa Teluk Babi ini untuk Kubu dan Amerika Serikat?

Pertama, akibat dari adanya peristiwa ini adalah hubungan diplomatik antara Kuba dan Amerika yang terputus. Sebenarnya hubungan ini putus sejak Amerika mempersiapkan invasi untuk penggulingan Fidel Castro.

Soalnya, saat itu Amerika sudah tau, kalau Kuba akhirnya menjalin hubungan dengan negara musuhnya, Uni Soviet. Karena kegagalan invasi tersebut, hubungan Uni Soviet dengan Kuba semakin erat.

Hubungan erat antara Uni Soviet-Kuba juga memiliki akibat. Akibatnya, ada krisis misil di Kuba, pada 1962. Oh iya, buat yang belum tau, krisis misil di Kuba adalah peristiwa ketika Uni Soviet dan Amerika adu kekuatan rudal mereka.

Setelah peristiwa invasi tersebut, Amerika tetap nggak menyerah lho. Kennedy menjalani operasi lain yang dinamakan Operasi Mongoose, pada 30 November 1961. Mengetahui itu, Uni Soviet mengancam Amerika. Apabila Amerika kembali menyerang Kuba, maka Uni Soviet akan menyatakan perang.

Peta instalasi rudal yang ditanam oleh Uni Soviet di wilayah Kuba.
Ilustrasi Peta Instalasi Rudal oleh Uni Soviet (Arsip Zenius)

Akhirnya, untuk berjaga-jaga Uni Soviet menempatkan pasukan militer dan menanam rudal nuklir di Kuba. Ancaman-ancaman ini memang terjadi hanya dalam rentang waktu 13 hari. Nah, kalau elo penasaran tentang krisis misil ini, elo bisa baca artikel “Awal Mula Krisis Misil Kuba dan Berakhirnya, Hampir Mengancam Dunia!” juga.

Wah, finally setelah cerita panjang tadi, elo sekarang udah tau kan kronologi peristiwa ini. Elo juga udah tau siapa saja tokoh yang terlibat dalam peristiwa Teluk Babi ini. Kalau masih penasaran dan mau menggali lebih dalam, elo bisa tonton materinya lewat aplikasi Zenius. Yuk, langsung aja klik banner di bawah ini!

Latar Belakang, Penyebab, dan Akibat Invasi Teluk Babi 9

Ditulis oleh: Karina Dwi Agustina dari Universitas Indonesia, bagian dari Kampus Merdeka 2022

Diperbaharui oleh: Mentari Januari

Editor: Santi Dwi Jayanti

Referensi:

Bay of Pigs Invasion – History (2020)

Bay of Pigs invasion – Britannica (2021)

Invasi Teluk Babi di Kuba (1961) – Kompas (2020)

Havana – Britannica (2022)

A Timeline of US-Cuba Relations – History (2021)

Invasi Teluk Babi, Skandal Memalukan AS yang Gagal Mengkudeta Castro – Tirto.id (2021)

Awal Mula Krisis Misil Kuba dan Berakhirnya, Hampir Mengancam Dunia! – Zenius (2021)

Bagikan Artikel Ini!