Hukum Lavoisier

Hukum Lavoisier: Bunyi dan Contoh Soal

Artikel ini membahas tentang bunyi Hukum Lavoisier, serta contoh soal dan pembahasan Hukum Lavoisier.

Siapa sih, yang nggak familiar sama kalimat berikut ini: “Energi tidak dapat dimusnahkan, tapi dapat diubah ke dalam bentuk yang lain”? Yap, itu adalah bunyi dari Hukum Kekekalan Energi. Eh, tapi lo tahu nggak, kalau ada juga lho yang namanya Hukum Kekekalan Massa? Wah, apaan tuh? Yuk, langsung aja deh simak pembahasan di bawah ini!

Antoine-Laurent Lavoisier

Antoine-Laurent Lavoisier yang dikenal sebagai “Bapak Kimia Modern” merupakan seorang ahli kimia yang lahir pada 26 Agustus 1743 dan wafat pada 8 Mei 1794 Paris, Prancis.

Antoine-Laurent Lavoisier
Sumber: Science History

Lo tahu nggak, sih? Ternyata Lavoisier itu seorang lulusan hukum asal Collège Mazarin lho. Keluarganya termasuk ke dalam kelompok sosial borjuis, dengan ayahnya sendiri adalah seorang pengacara. Tapi, sebenernya dari dulu Lavoisier lebih suka sama sains nih, Sob. Makanya, setelah lulus dari fakultas hukum, ia memilih untuk mulai melakukan penelitian di bidang sains dan akhirnya bergabung dengan Academy of Sciences (komunitas filsuf alamiah di Paris) pada tahun 1768.

Sebuah buku berjudul Traité élémentaire de chimie yang dipublikasikan pada tahun 1789 menjadi pertanda dimulainya era baru dalam ilmu pengetahuan kimia. Yap, berbarengan dengan adanya peristiwa Revolusi Prancis. Melalui karyanya tersebut, Lavoisier memaparkan hasil penemuannya mengenai proses respirasi dan pembakaran yang terjadi karena adanya reaksi kimia dengan zat yang ada di udara. Lavoisier menyebutkan bahwa oksigen berperan besar dalam proses pembakaran. Hasil penelitian itu pulalah yang menjadi landasan atas terbentuknya “Hukum Kekekalan Massa” atau yang sering kali disebut sebagai “Hukum Lavoisier“.

Bunyi Hukum Lavoisier

Nah, sekarang lo udah tahu kan, kalau Hukum Lavoisier itu sama aja dengan Hukum Kekekalan Massa? Isinya tentang apa sih, emangnya?

“Jumlah massa zat sebelum reaksi, sama dengan jumlah massa zat setelah reaksi.”

Lavoisier sampai pada kesimpulan tersebut atas hasil percobaannya membakar raksa.

Percobaan Hukum Lavoisier
Dok. Zenius

Nah, ketika raksa tersebut dibakar, Lavoisier sempet kaget karena jumlah massa raksa tersebut bertambah dari jumlah massa ketika sebelum dibakar. Kok bisa? Padahal kalau kita lihat kayu yang dibakar, massanya justru akan berkurang ketika sudah menjadi abu. Memangnya pembakaran itu akan membuat massanya berkurang atau bertambah?

Percobaan Membakar Raksa Hukum Lavoisier
Dok. Zenius

Eits, jadi ternyata gini, Sob. Seperti yang udah sempet gue singgung di awal, bahwa oksigen itu berperan penting dalam proses pembakaran. Ternyata, massa raksa tersebut bertambah karena adanya oksigen.

Percobaan Membakar Raksa Hukum Lavoisier
Dok. Zenius

Kalau kita pakai contoh di atas, sebenernya bahkan sebelum terjadi pembakaran, jumlah massa raksa tersebut udah 572,4 gr. Yang luput dari perhitungan adalah keberadaan oksigen nih, Sob. Lavoisier berhasil membuktikan keterlibatan oksigen di dalam reaksi pembakaran tersebut. Oleh karena itu, massa raksa sebelum dan sesudah pembakaran tetap sama. Inilah yang dimaksud dengan hukum kekekalan massa itu, Sob.

Contoh Soal dan Pembahasan

Contoh Soal 1

Diketahui sebuah karbon dibakar dengan oksigen yang memiliki massa 30 gram. Pada akhir reaksi, masih ada karbon dengan massa 4 gram. Hasil pembakaran tersebut menghasilkan karbon monoksida dengan massa 58 gram. Hitunglah berapa massa karbon tersebut pada awalnya?

Pembahasan:

a). Total massa zat-zat hasil reaksi = massa karbon reaksi + massa oksigen

58 gram = massa karbon reaksi + 30 gram

Massa karbon reaksi = 58 gram – 30 gram

Massa karbon reaksi = 28 gram.

b). Massa awal karbon = massa karbon reaksi + massa karbon sisa

Massa awal karbon = 28 gram + 4 gram

Massa awal karbon = 32 gram.

Jadi, massa awal karbon tersebut adalah 32 gram.

Contoh Soal 2

Diketahui sebuah reaksi antara gas nitrogen dan hidrogen sebagai berikut.

Hukum Lavoisier: Bunyi dan Contoh Soal 41

Gas nitrogen dengan massa 10 gram bereaksi sempurna dengan gas hidrogen dengan massa sejumlah X. Reaksi tersebut kemudian menghasilkan amonia dengan massa 18 gram. Berapakah massa gas hidrogen pada awal reaksi?

Pembahasan:

Hukum Lavoisier: Bunyi dan Contoh Soal 41

Massa Hukum Lavoisier: Bunyi dan Contoh Soal 43 + massa Hukum Lavoisier: Bunyi dan Contoh Soal 44 = massa Hukum Lavoisier: Bunyi dan Contoh Soal 45

10 gram + X = 18 gram

X = 18 gram – 10 gram

X = 8 gram.

Jadi, massa gas hidrogen pada awal reaksi adalah sejumlah 8 gram.

***

Segitu dulu pembahasan kali ini tentang Hukum Lavoisier atau Hukum Kekekalan Massa. Semoga artikel ini bisa bermanfaat dan bikin lo ketagihan buat cari tahu lebih banyak lagi ya, Sobat Zenius!

Link Video

Hukum Lavoisier

Hukum Kekekalan Massa

Bagikan artikel ini: